Tag Archive | "BLOGGERCRONY"

Mencicipi ‘Welcome to the Premier Life’ di Best Western Premier Solo Baru

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

bwp3

Minggu lalu, saya berkesempatan mencicipi ‘surga dunia’ yang memiliki motto Welcome to the Premier Life di sebuah hotel mewah bintang lima di Best Western Premier Solo Baru. Saya bisa berkunjung ke hotel yang berdiri di bulan Maret 2015 itu dalam acara bloggerview, saya salah satu dari 10 blogger dari BloggerCrony. Kali ini, pertama kalinya, saya datang ke hotel sebagai blogger melalui passion, menulis. Biasanya kalau keluar masuk hotel dalam rangka jalan-jalan dengan sponsorship Mas Partner. 😀

Berkisah tentang sebuah hotel, pastilah akan membicarakan fasilitas-fasilitas yang tersedia karena memang itulah yang dicari untuk akhirnya memutuskan hotel mana yang akan disinggahi. Nah, fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh Best Western Premier Solo Baru inilah yang bagi saya bisa jadi favorit dan pertimbangan. Harganya pasti mahal bukan? Yah, jika saya akan menjawab itu soal relatif. Ada rupa ada harga (kualitas) yang harus dibayar. Dengan fasilitas dan pelayanan yang baik berapapun harganya tak akan ada apa-apanya jika kita merasa puas dan membuat orang yang kita ajak menikmatinya juga ceria dan bahagia.

Best Western Premier Solo Baru mampu memberikan itu, rasa bahagia dan puas. Berbagai macam fasilitas utama atau pun fasilitas pendukung yang sangat bagus dan mewah. Saat kita datang ke sana, kita bak raja atau pun ratu dalam istana dan inilah pengalaman saya sebagai ‘ratu’ di Best Western Premier Solo Baru.

Violan Meeting Room

Violan meeting room berada di lantai dasar dan terdiri atas delapan ruang. Violan meeting room bisa memuat 60 hingga 80 orang dengan sistem round-table yang dilengkapi dengan koneksi internet yang cepat, proyektor LCD, whiteboard and Flipchart dengan markers, writing pads and pencils, dan air mineral botol dan permen.

Skyline 88-89

Skyline 88-89 berada di lantai 21 dan memiliki beranda yang merupakan spot terbaik untuk menikmati Solo dari ketinggian. It has been a big deal, guys! Saya berkesempatan makan malam, menikmati konser mini akustik sambil menikmati aneka jamuan makan malam. Hembusan angin yang tak hanya semilir, tapi cukup kencang dan tetap saja, romantis! Skyline 88-89 ini biasanya digunakan untuk ruang rapat juga, yang bisa memuat 120 hingga 140 orang dengan fasilitas yang sama dengan Violan Meeting Room. Hanya saja, Skyline 88-89 menawarkan pemandangan yang berbeda, ia menawarkan keromatisan dari sebuah ketinggian.

Ruby Convention Hall

bwp1

BWP Solo Baru memiliki convention hall bernama Ruby. Ruangan ini bisa dibagi menjadi dua ruangan, disesuaikan dengan kebutuhan si pemesan. Satu ruang penuh bisa memuat 1200 orang dengan sistem raound-table dan 1800 orang dengan sistem theater. Jika dibagi menjadi dua ruangan, Ruby Convention Hall 1 dan Ruby Convention Hall 2 maka bisa memuat 450-650 orang dengan sistem round-table dan 700-1000 dengan sistem theater. Ruangan yang nyaman dan dingin dengan hiasan lampu yang mewah. Convention hall ini biasanya dipakai untuk acara perusahaan, konser, dan pesta pernikahan. Ohya, hari ini (26/10) Raisa menggelar konser di convention hall Best Western Premier Solo Baru.

Kamar yang Mewah

Yippii, cerita tentang kamar, saya mendapat kesempatan menikmati tiga hari dua malam di kamar deluxe lantai 18 dengan nomor kamar 1807. Nyaman banget. AC dingin, kamar mandi bersih, meski shower sempat nggak nyala karena mungkin putaran leher si shower agak longgar, semoga bisa diperbaiki dan lebih lancar lagi ^^, ada air panas dan air dingin, segala macam perlengkapan untuk mandi tersedia dengan lengkap termasuk shower cap dan pelengkapan grooming, handuk yang setiap hari diganti, kamar yang selalu dibersihkan, ada mini di kamar dengan beberapa makanan dan minuman ringan, welcome fruit and cake, tv, sandal, tissu, sangat lengkap.

BWP Solo Baru memiliki lima ragam kamar dengan rincian superior terdiri atas 66 kamar, deluxe terdiri atas 256, super deluxe 15 kamar, suite terdiri atas 10 kamar, dan premier ada 1 kamar. Kamar Premier ini yang paling besar dan mewah yang berada di lantai 22.

Spa dan Sauna

Spa dan sauna berada di lantai 3. Ruang spa terdiri dari 6 ruang, seingat saya. Ada satu ruang yang spesial karena digunakan untuk menikmati spa dengan pasangan. Ruangannya ini bisa bikin baper 11 purnama. *haha

Ruang sauna ada 2 area, area perempuan dan laki-laki. Ruang sauna bisa digunakan satu atau dua orang. Sauna ini bisa dinikmati gratis saat menginap, berbeda dengan spa yang memang harus merogoh kocek lagi.

Infinity Swimming Pool

Kolam renang BWP Solo Baru berada di lantai 3 dengan pemandangan yang menawan. Saya yang hanya bisa gaya batu akhirnya memilih menikmati kolam renang ini dari pinggirannya saja. *haha 😀

Fitness Center

Area fitness center ini berada di lantai 3. Selain menyediakan sarana gym, fitness center juga menyediakan trainer untuk membersamai tamu yang akan berolah raga di sana.

Restoran

Ini dia, bagi saya yang suka makan, restoran adalah adalah telaga pelepas segala lapar dan dahaga. Restoran BWP Solo Baru terletak di lantai 2 dengan menyediakan menu yang bisa dibilang komplit. Ada buah potong, salat buah, beragam masakan berat, makanan khas solo, bubur, dan masih banyak lagi. Ohya, bagi teman-teman yang menganut Food Combining sangat mendukung program FC kalian di sini. Kalau bagi saya, semua menu sangat memuaskan namun bagi teman yang vegetarian mungkin sedikit kurang bersahabat karena menu masakan sayuran masih terbatas, semoga akan ditambah aneka olahan sayuran yang lebih banyak lagi.

Menu favorit saya adalah laksa, enak banget, apalagi ditambah sambal dan kecap. Ada aneka jus yang segar, aneka yogurt, aneka pastries modern dan tradisional, aneka puding, sushi, dan masih banyak lagi, bahkan angkringan pun ada dengan menu lengkap hingga minuman hangat wedang uwuh dan jahe. Welcome drink pun juga ada dibuat dari teh, jahe, dan pandan. Saya lupa namanya, yang jelas bikin haus pergi dari tenggorokan.

Mini Bar

Mini bar berada di lantai dasar dekat lobi. Mini bar ini menyediakan aneka koktail dan moktail.

Meja Bilyar

bwp2

Meja bilyar ini bisa dijumpai di lantai dasar depan mini bar di antara sofa empuk area lobi. Meja bilyar ini disediakan bagi tamu untuk mengurangi rasa jenuh jika harus menunggu seseorang atau misal menunggu kamar yang sedang dibersihkan. Namun, fasilitas meja bilyar ini dikenakan charge Rp 50.000/jam.

Bussiness Center

Bussiness Center berada di antara lobi, mini bar, meja bilyar, dan violan meeting room. Bussiness center melayani akses internet hingga jika tamu membutuhkan printer untuk menyetak surat atau berkas penting lainnya. Asik kan? 😀

Musola

Musola di Best Western Premier Solo Baru cukup luas, bersih, dan nyaman, salah satunya terletak di dekat violan meeting room.

Lobbi yang Nyaman

Lobi adalah ruang yang pertama kali dituju oleh tamu jika berkunjung ke sebuah hotel. Jadi, lobi memang seharusnya dibuat dengan nyaman. Lobi hotel Best Western Premier Solo Baru menyediakan sofa yang nyaman jika harus menunggu, staff lobi yang ramah, dan juga disediakan cemilan. *hahaha ujung-ujungnya makanan 😀

Tempat Parkir yang Luas

Salah satu kelebihan Best Western Premier Solo Baru adalah memiliki parkir yang luas di bagian basement. Jika sudah tidak memungkinkan menampung kendaraan para tamu, maka akan diarahkan di space parking Hartono Mall yang ada pintu penghubung menuju hotel. Jadi jangan khawatir jika hotel sedang ramai atau ada event besar kena mimpi buruk nggak dapat jatah parkir ya..

Laundry

Ada fasilitas yang mungkin dianggap remeh tapi esensial banget, salah satunya adalah laundry. BWP Solo Baru menyediakan sameday-laundry dan drycleaning-laundry. Jadi bisa membantu meringankan beban pikiran tamu dari bayang-bayang cucian kotor. *hehehe

Toilet yang Bersih

Bagi saya, ini juga fasilitas yang bisa dianggap remeh namun keberadaannya sangatlah penting. Di BWPSolo Baru hampir di setiap sudut terutama di lantai dasar, area lobi terdapat toilet yang bersih serta toilet yang berada di dekat musola yang bersebelahan dengan violan meeting room. Jadi, kalau tiba-tiba kebelet nggak harus lari ke kamar untuk menyelesaikan hajat.

Para Staff yang Ramah

Tamu adalah raja dan ratu yang harus mendapatkan keramahan dan senyuman di wajah para staff. Bagi saya, ini mutlak harus ada. Di Best Western Premier Solo Baru para staffnya sangat ramah, bahkan ketika saya berpapasan dengan staff cleaning service yang telah selesai merapikan kamar tetangga menyapa saya dengan senyum yang ramah. Itu posisinya hanya berpapasan dan tidak secara langsung melayani saya lho. Jadilah saya makin senang akan totalitas pelayanannya.

Di sisi lain, selain bicara tentang fasilitas yang sempat saya cicipi, saya dan teman-teman blogger mendapat kesempatan belajar origami dengan bahan handuk. Dipraktekkan langsung oleh Mas Nuryanto dan kami juga mempraktekkannya melalui mini lomba dadakan. Sayangnya, tangan saya ini bukan terlatih untuk hal-hal kreatif yang penting udah nyoba dan tahu, oh, ternyata begitu! 😀

Banyak ilmu yang saya dapat, banyak teman yang luar biasa, relasi yang profesional dan sangat ramah, mengunjungi tiga tempat destination tourism di Solo Raya. Yeah, your passion can bring you to everywhere you want!

Baca juga: Menziarahi Tiga Warisan Budaya di Solo Raya 🙂

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Posted in Life-StyleComments (0)

Jangan Jadi Blogger Nyebelin

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Well, sebenarnya tulisan ini sudah siap dari semalam (19/6) saat nunggu suami tarawih sudah saya susun sedemikian rupa sehingga (insyaAllah) enak dibaca, nggak bikin iritasi mata, dan tentunya semoga bermanfaat. Namun, baru bisa muncul di blog karena saya terkendala belum menemukan judul, semoga judulnya ‘klik’ dengan isi tulisan yang  sudah saya rapikan. 😀

13445379_998422840206334_5613665139417195702_n

Sedikit intro dulu ya 🙂
Tulisan ini saya tulis sesudah purna memenuhi undangan dari Mbak Wawa, Founder BloggerCrony Community, dalam rangka  #BloggerHangout yang merupakan acara rutin dari BloggerCrony Community. Tujuan diadakannya #BloggerHangout ini adalah untuk meningkatkan kualitas teman-teman blogger yang dinaungi oleh BloggerCrony. #BloggerHangout (19/6) kemarin adalah acara yang keempat dan pertama kali diadakan di Community Coffee Bintaro ditambah dengan konsep yang berbeda dari acara #BloggerHangout sebelumnya yang selalu diadakan di SCTV Tower dengan konsep potluck. Dari segi jumlah peserta, #BloggerHangout yang keempat pesertanya lebih banyak daripada sebelumnya. Spesial lagi, #BloggerHangout diadakan tepat di Bulan Ramadlan serta didukung oleh Toska PR dan Momeira Apparel.

Tema yang diangkat dalam acara kemarin adalah “Kepribadian Yang Mendukung Personal Branding” khususnya untuk para blogger dan seberapa penting personal branding bagi para blogger. Menarik bukan?

Karakter atau kepribadian (personality) seseorang itu layaknya sebuah ‘aura’ yang terpancar dari dalam diri. Karakter sebenarnya sudah ada dalam diri setiap orang dengan kadar yang berbeda. Oleh karena itu, setiap orang memiliki effort yang berbeda dalam usaha menguatkan karakter yang nantinya akan menjadi ciri khasnya atau sesuatu yang spesial maupun kesan yang akan diingat oleh orang yang pernah mengenalnya. Karakter yang sudah kita miliki adalah bagian dari brand. Menggambarkan siapa diri kita. Brand itu berupa keahlian, kemampuan, keterampilan, keunggulan yang ada pada diri kita dalam bidang yang kita tekuni.

Dari sana akan terlihat bahwa branitu harus dibangun yang artinya harus ada effort yang besar yang harus dikeluarkan, termasuk dalam membangun personal brand bagi diri kita. Modal utama dan pertama yang harus dimiliki dalam rangka membangun  personal brand adalah harus memiliki attitude yang baik serta  positive-thinking. Selanjutnya, Mbak Atiek menambahkan 3 tips cara membangun personal brand yaitu,

  1.  One Word
    Caranya adalah sejenak kita tutup mata, pikirkan, renungkan lalu putuskan satu kata sifat yang benar-benar mewakili diri kita. Misal, kalau saya kemarin ditanya kata sifat yang ada dalam benak saya adalah cerdas. Cerdas dalam segala hal, mengambil keputusan, wawasan, sikap, adab, tutur kata, emosi, dan kawan-kawannya. Setelah kita memutuskan satu kata sifat yang akan menggambarkan diri kita, saat itulah kita harus fokus membangunnya.
  2. Meningkatkan kelebihan pada diri
    Nah, ini adalah poin penting. Sebagian orang merasa tidak memiliki kelebihan kecuali kelebihan berat badan *hahaha, becanda 😀
    Setiap orang memiliki kelebihan, disadari atau belum disadari. Semoga segera menyadari kelebihan masing-masing yang Allah titipkan. Kelebihan ini banyak sekali ragamnya, misalnya jago berniaga, menulis, mendongeng, berbicara, bersyair, bernyanyi dan banyak hal lainnya. Nah, saat kita sudah menyadari apa kelebihan ditambah lagi itu bagian dari passion kita, mari fokus untuk terus berusaha meningkatkan kualitasnya.
  3. Quantity/Repitisi/Latihan
    Nah, sudah teridentifikasi apa kelebihan yang kita miliki? Langkah selanjutnya adalah latihan yang berulang-ulang dengan kuantitas yang banyak. Misalnya, service dari seorang blogger adalah melalui tulisan. Tulisan yang bagus dan berkualitas tidak terlahir begitu saja. Dibalik tulisan yang bagus ada proses yang panjang dalam banyak latihan. Kalau kata dosen matakuliah Komposisi Arab, menulis adalah sebuah keterampilan yang harus diasah dengan latihan. Sense of Writing (biasanya diucapkan dalam bahasa Arab) juga harus dihadirkan dalam sebuah tulisan agar tidak hambar. Yap, kunci utamanya adalah latihan. Tidak hanya menulis, saya pikir apapun keahlian yang kita miliki harus setiap saat dilatih, dilatih, dan terus dilatih.

Begitulah 3 tips atau cara membangun personal brand ala Mbak Atiek Moerino. Jika membicarakan personal brand saya pikir tidak akan terlepas dari keberadaan apa itu yang disebut dengan kepribadian atau personality. Iya kan? Nah, selanjutnya Mbak Ririn memberikan 10 tips bagaimana membangun kepribadian yang baik, khususnya untuk para blogger agar makin ciamik.

  1. Sopan santun itu penting
    Poin yang (sangat) penting ini bisa dilakukan dengan dimulai dengan hal-hal yang sangat sederhana. Contohnya, mudah berkata maaf, permisi, terimakasih. Jika terlambat datang ke sebuah acara, ucapkanlah maaf.
  2. Respect
    Misalnya: datang ke sebuah acara mengajak (beberapa) partner tanpa konfirmasi. Hal ini bisa membuat panitia merasa tidak maksimal dalam persiapan. Jika tidak bisa datang harus ada konfirmasi, bukan dengan tanpa kabar.
  3. Assective
    Berani berkata lugas dengan mengungkapkan pendapat atau pandangan dengan cara yang lebih baik. Misal, sebaiknya begini, sebaiknya begitu, sepertinya itu kurang pas. Pendapat atau saran yang kita susun dalam kalimat yang baik akan mendarat dengan mulus tidak hanya di pikiran tetapi juga di hati yang kita ajak bicara.
  4. Empati
    Simpati yang disertai dengan tindakan atau aksi nyata.
  5. Attentive
    Memiliki perhatian pada orang lain. Biasanya perhatian ini bisa ditunjukkan denganhal-hal yang sederhana. Saling sapa atau dengan memberi kado juga boleh banget. 😀
  6. Ketulusan
    Mengatakan apa pun atau bertindak dengan tulus, di depan mau pun di belakang sama, bukan sekedar basa-basi belaka.
  7. Optimis
    Kalau saya, optimis menjadi seorang blogger adalah optimis bisa berpartisipasi menyediakan konten bacaan yang berkualitas dan bermanfaat di tengah cibiran media ini begini, media itu begitu.
  8. Self-Confident
    Percaya diri ini penting dimiliki seorang blogger agar mudah belajar dan meningkatkan kualitas diri, menjalin dengan banyak komunitas dan bertemu dengan banyak orang/klien.
  9. Hospitality & friendly
    Dengan sebuah keramahtamahan yang kita suguhkan itu akan membuat orang lain nyaman di dekat kita.
  10. Attention to look
    Ini dia, penampilan itu penting meskipun bukan yang utama, karena hal yang utama adalah personality atau kepribadian kita. Penting karena penampilan itu seperti pintu pertama untuk menilai seseorang. Dalam berpenampilan tidak perlu memakai barang-barang mewah atau branded. Kita hanya butuh strategi kecil untuk berpenampilan yang bagus dan enak dipandang. Misalnya, menyesuaikan pakaian yang kita kenakan sesuai dengan acara atau agenda yang akan dihadiri jangan sampai salah kostum :D, padu padan warna dan motif, rapi, dan sesekali wangi bolehlah asal nggak berlebihan. Contohnya, memakai kaos kaki yang bersih, krudung dan baju yang disetrika rapi. Membuat penciuman dan pandangan orang lain nyaman itu juga ibadah lho, meski dengan berpenampilan sederhana, tidak berlebihan, apa adanya ya bukan adanya apa, itu sih masih asal-asalan. Yap, itu semua sudah lebih dari cukup.

Semoga bisa jadi bahan berbenah bagi kita semua, tulisan ini meski kemarin bertajuk untuk blogger tapi bisa banget diterapkan oleh siapa pun yang bukan blogger. Semoga kita para blogger bisa jadi blogger yang nyenengin ya, bukan blogger yang nyebelin…hehehe
Semoga membawa manfaat bagi kita semua yaaa… 🙂

Baju Momeira

Oleh-oleh dari #BloggerHangout dipersembahkan Momeira Apparel

Community Coffee 3

Bersama para blogger keren, sumber foto dari Buncha

Community Coffee 4

Sumber foto dari Buncha

nb: 1. Foto-foto kegiatan menyusul ya, karena selama kegiatan saya sibuk nyatat *bukan pencitraan…hahaha* karena sudah ada fotografer dan videografer. 2. Ulasan tentang Community Coffee Bintaro akan diposting terpisah. ^^

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Posted in TipsComments (23)

Pertemuan: Jodoh, Passion, dan Blogging

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

DSC_0001 (3)*dokumentasi pribadi: diambil dari gedung SCTV Tower lantai 14 saat Blogger Gathering BloggerCrony dan Liputan6*

  • Judul Buku: Blogging: Have Fun And Get The Money
  • Penulis: Carolina Ratri
  • Penyunting: Herlina P Dewi
  • Penerbit: Stiletto Book
  • Tebal: 246 halaman
  • ISBN: 978-602-7572-44-7
  • Cetakan I, Desember 2015

Bicara tentang jodoh, saya yakin topik ini akan menduduki ranking pertama di kalangan pemuda pemudi Indonesia. Jodoh yang hampir selalu diidentikkan dengan pasangan hidup. Namun, bagi saya jodoh tak hanya soal pasangan hidup semata, mimpi yang terwujud dengan proses dan jalan yang menyenangkan juga sebuah jodoh. Saling melengkapi dan saling menggenapkan.

Sudah Sewindu saya memiliki blog, sudah sedari kecil saya mencintai aktifitas menulis yang pada akhirnya saya menyadari itulah passion. Sesuatu yang keluar dari hati dan dengan hati. Menentramkan dan menawarkan kedamaian. Sejak 2008, saya memiliki blog dan hanya saya isi yang sebagian besar adalah remah-remah curhatan :D. Kemudian, suatu ketika di tahun 2013 saya memiliki mimpi bahwa saya ingin sekali jalan-jalan dan menjemput pengalaman melalui aktifitas menulis dari blog. Punya keinginan tulisan-tulisan di blog akan lebih memberi manfaat bagi saya ataupun orang yang iseng-iseng main ke blog saya.

Ada semangat menulis, tapi malas untuk nge-blog. Ada berjuta alasan yang akhirnya tulisan-tulisan numpuk di laptop. Lalu diam-diam saya memiliki pinta agar passion saya bertemu dengan jodohnya dalam bentuk apa pun asal dalam kebaikan, gitu aja. Sangat sederhana.

Suatu hari, di sebuah klub baca sebut saja Stiletto Book Club ada pengumuman buku baru yang akan segera terbit. Sampulnya eye-catching dengan paduan warna yang pas dengan judul yang memikat bagi pencari jodoh seperti saya. Dengan kemajuan teknologi yang semakin memudahkan, akhirnya saya mendapatkan jodoh untuk passion saya di dunia blogging tanpa adegan-adegan dramatis tapi tetap romantis. *haha :D. Yuk, kenalan dengan jodoh saya yang satu ini Blogging: Have Fun And Get The Money.

Sebuah buku  yang sangat saya butuhkan layaknya pendamping sebagai bekal untuk merawat dan mengembangkan passion menulis di dunia blogging. Saya pikir, sebagian besar orang akan menganggap bahwa nge-blog itu hal yang mudah: tulis lalu upload. Beres. Bagi saya sendiri, aktifitas nge-blog itu susah-susah-gampang. Susah menjaga mood yang naik turun, melawan segala macam pembenaran menunda nge-blog yang sampai sekarang saya masih berperang melawannya (doakan saya menang*hahaha), menyalurkan manfaat lewat tulisan, cara membuatnya tetap asyik dibaca hingga sebuah kenyataan bahwa nge-blog itu seperti passive income. Yap, bisa mendatangkan rejeki yang ternyata tak hanya materi.

Dalam buku Blogging: Have Fun And Get The Money, sang penulis Mbak Carolina Ratri menjelaskan dengan sangat rinci dan rapi. Mulai dari langkah yang sangat awal tentang sebuah alasan kenapa nge-blog, cara membuat blog, menentukan mau dibawa ke mana blog kita, hingga membuka kenyataan bahwa sebuah blog bisa menjadi ladang passive income bagi pemiliknya.

Saya pribadi sangat menikmati buku Blogging: Have Fun And Get The Money. Yaah, seolah-olah saya berjodoh dengan buku ini ketika 2016 ini saya memiliki keinginan untuk semakin fokus nge-blog meski bukan money-oriented tapi lebih kepada mendapat kepuasaan dari nge-blog.

Salah satu dari banyak hal bermanfaat yang disajikan oleh Mbak Carolina Ratri dalam Blogging: Have Fun And Get The Money yang berkesan sangat mendalam untuk saya adalah bagian Memelihara Semangat Nge-Blog. Di bagian ini ada 6 tips yang membuat saya senyum-senyum sendiri karena saya seakan memiliki jeda untuk praktek. Lebih-lebih di poin yang terakhir Menghadiri acara-acara yang mengundang para blogger, karena di poin ini seakan sangat ajaib menjawab keinginan-keinginan yang sudah lama ada. Hingga buku ini akhirnya saya bawa ke mana-mana saat berkesempatan mengikuti blogger gathering. Di poin itu Mbak Carolina Ratri mengatakan bahwa hadir di sebuah blogger gathering akan membuat kita memiliki bahan untuk menulis di blog, bisa memperluas networking, saling sharing antar blogger hingga mendapat kenalan dengan agensi secara langsung (yang mungkin nantinya akan menawarkan job review), pulang membawa bahan tulisan hingga mendapat suntikan semangat (halaman 113). Bagi saya, it works!

DSC_0002.jpg*dokumentasi pribadi: diambil di news-meeting room SCTV Tower lantai 14 saat Blogger Gathering BloggerCrony dan Liputan6*

Selain semangat menulis, diam-diam buku ini juga memberi suntikan untuk terus banyak membaca karena memperbanyak membaca adalah salah satu cara mencari ide tulisan yang ditawarkan dalam buku Blogging: Have Fun And Get The Money. Sebagai penulis, Anda pasti sudah tahu, bahwa tak mungkin orang bisa menulis dengan baik tanpa membaca buku-buku yang bagus. Ini juga berlaku untuk para penulis blog. (Ratri, 2015:97)

Hal menyenangkan lainnya dari buku ini dalam hal mencari ide adalah Go out and socialize. Bagi saya yang seperti layang-layang, kegiatan Go out and socialize adalah hal yang menyenangkan. Belajar bersosialisasi di dunia maya dan di dunia nyata. Menulis jangan sampai membuat seseorang apatis karena terlalu sering di depan laptop. Bersosialisasi di dunia nyata menawarka banyak hal yang bisa dilihat, dirasa, dan didengar. Bersosialisasi di lingkungan bisa menumbuhkan rasa peka yang memang harus dilatih terus menerus serta jangan malas memerhatikan sekitar kita di manapun kita berada. Begitu pesan sang penulis di halaman 96 hingga 97.

Nah, masuk di chapter 4 di buku Blogging: Have Fun And Get The Money adalah memasuki inti dari mengapa buku ini dilahirkan. Dalam chapter 4, dibahas secara mendalam tentang apa itu job review, how to get job review, seluk-beluk ratecard, menulis artikel, when it’s published, dan bookmarking. Setiap poin dijelaskan secara detail dan dilengkapi dengan contoh langkah-langkahnya dalam bentuk gambar tutorial. Jadi jangan khawatir dan takut tidak paham. Dalam buku ini juga dijelaskan tentang Google Adsense dan Program Afiliasi.

Buku ini disajikan dalam susunan yang runut, rapi, dan detail di setiap chapter. Jadi benar-benar sangat mudah dipahami dan memudahkan ketika dipraktekkan. Bahasanya ringan dan mengalir. Kalau saya pribadi, bahagia dan puas berjodoh dengan buku ini. Namun, ada kesalahan teknis atau typo, misal di daftar isi tertulis Google Adesense yang seharusnya tertulis Google Adsense meskipun demikian itu tidak mengubah kualitas buku serta kualitas isi materi. Bukankah typo juga hal yang wajar? Buku ini benar-benar layak dimiliki oleh para blogger khususnya bagi yang memiliki keinginan untuk menjadi seorang blogger yang profesional.

Yuk, semangat ngeblog, semangat berbagi! ^^

 

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Posted in Life-StyleComments (18)

Inspiring Mom: Di Balik Tangan Dingin JeDar Couture

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Don’t judge the book by its cover.

Saya pikir, kata bijak tersebut benar adanya dan semakin menyadarkan saya bahwa segala penilaian harus dimulai dengan berbagai macam pendekatan. Salah satu cara pendekatan yang bisa dilakukan adalah membangun komunikasi yang baik. Itu pun juga banyak jalannya, misalnya dengan ngobrol santai atau bahasa kekiniannya ngobrol cantik.

Nah, bertepatan pada peringatan Hari Kartini pada 21 April lalu, saya berkesempatan ngobrol cantik dengan sosok di balik tangan dingin JeDar Couture. Kesempatan tersebut saya dapat dari event BloggerCrony spesial blogger view bertajuk “Inspiring Mom: Look Great Think Smart”. Panasnya Ibukota benar-benar semakin membakar semangat saya untuk berangkat meskipun akan jadi kali pertama serta harus mencari alamat. Alhamdulillah, bukan alamat palsu.*hahaha*

DSC_0007 (1).jpg*dokumentasi pribadi*

Bicara tentang Inspiring Mom tentu saja tidak akan ada habisnya dan tentu saja memiliki standar ukuran masing-masing. Di kesempatan Kartinian kali ini, saya berkesempatan mengikuti acara ngobrol cantik bersama ibu muda yang dari tangannya terlahir sebuah karya bernama JeDar Couture. JeDar Couture bernaung di bawah PT. Buana Lautan Mas Garmindo yang terletak di pusat belanja sejuta umat ibukota bahkan dari luar ibukota.

JeDar Couture adalah sebuah brand clothing line yang dilahirkan oleh Jessica Iskandar. Iya, Jessica Iskandar yang sering terlihat di layar kaca sebagai public figure. Ibu Muda kelahiran tahun 1988 ini memulai karir di dunia modelling dan sebagai bintang layar lebar “Dealova”. Jessica Iskandar atau yang lebih akrab di sapa JeDar yang membangun personal brandingnya di dunia hiburan sebagai sosok yang terlihat tidak begitu cerdas. Namun, setelah ngobrol cantik di acara Blogger Gathering ternyata di luar dugaan. JeDar selain memang benar-benar cantik, bahkan lebih cantik dari pada saat di layar televisi, ia juga seorang sosok yang cerdas dan kuat.

Ibu muda yang pernah mengenyam pendidikan di Universitas Trisakti memulai melebarkan sayap di dunia bisnis di akhir tahun 2015, yang awalnya dirintis bersama-sama dengan Raffi Ahmad. Tidak hanya ajimumpung karena JeDar adalah seorang artis dan public figure, tetapi JeDar memang memiliki darah seni di bidang desain sesuai dengan jurusan yang pernah diambilnya ketika kuliah. Kemampuannya di bidang desain dan kecermatannya menjemput peluang tidak disia-siakan olehnya. Apalagi JeDar telah memiliki putra yang menjadi pusat segala semangatnya.

DSC_0001 (2).jpg*dokumentasi pribadi*

Menjadi single mom, mompreneur sekaligus public figure bukanlah hal yang mudah. Perlu manajemen waktu yang sangat ketat untuk menjalankan semuanya. Perlu mental kuat dan mental pemenang untuk menggerakkannya, itulah yang dimiliki oleh JeDar. Apa sajakah itu?

  • Pandai mengatur waktu. JeDar menjelaskan bahwa mengatur waktu untuk menjangkau semua rutinitas untuk menjalani hari-hari memang melelahkan. Oleh karena itu, JeDar benar-benar membaginya dengan secermat mungkin, terlebih sudah ada El Barrack yang membutuhkannya. JeDar memanfaatkan waktu senggangnya misal saat di perjalanan sambil menikmati kemacetan, ia manfaatkan untuk membalas chat yang masuk pemesanan JeDar Couture. Weekend adalah waktu yang dimanfaat untuk El Barrack, putranya dan JeDar mulai mengurangi shooting sinetron kejar tayang agar bisa tetap membesarkan JeDar Couture dan lebih banyak meluangkan waktu untuk El.
  • Fokus. Dalam menjalankan bisnisnya, JeDar mengatakan bahwa fokus adalah kunci utama. Salah satunya fokus untuk memilih media marketing. Misalnya, JeDar lebih fokus menggunakan Instagram sebagai campaign untuk mengenalkan brandnya.
  • Bangga dan bersyukur menggunakan brand hasil karya sendiri. Sebagai artis dan pusat perhatian, gaya busana JeDar pun tak lepas dari seribu pasang mata yang melihatnya. Style yang terlihat casual namun tetap elegan banyak melahirkan pertanyaan padanya. Dari sanalah, salah satu alasan JeDar Couture dilahirkan. Agar tidak hanya JeDar yang bangga memakai brand karya sendiri tetapi juga masyarakat luas ikut bangga mengenakan clothing karya anak negeri.
  • Ringan tangan dalam berbagi ilmu. JeDar menyadari bahwa segala pencapaian dan kerja kerasnya bisa tercapai dan dijalani dengan mudah juga karena keberadaan teman-teman dan para fans-nya. Di mana pun, dengan siapa pun, ia pun siap berbagi ilmu tentang bisnis clothing line-nyaKarena dengan berbagi itulah sebenarnya JeDar sedang membangun relasi, begitu ungkapnya.
  • Aktif berperan. JeDar melahirkan JeDar Couture tidak sendirian, ada tim yang hebat yang senantiasa mendukung dan membantunya. Namun, ikut aktif di dalamnya adalah hal yang penting. Bukan tidak percaya, namun ada sebuah bahagia ketika ikut aktif di dalamnya dan JeDar mendesain sendiri JeDar Couture. Menuangkan semua kreatifitas dan imajinasi dalam karyanya secara langsung sehingga brand yang ia miliki benar-benar mencerminkan pemiliknya.
  • Memenuhi Hak Anak. Menajdi ibu muda dengan segudang aktifitas, JeDar tidak lantas melupakan hal El Barrack untuk mendapatkan ASI eksklusif. Inspiring Mom ini juga selalu berupaya agar El Barrack lulus ASI hingga 2 tahun. Kebayang kan gimana tantangan yang harus ditaklukkan?

Yap, itulah sosok tangan dingin dibalik JeDar Couture yang hangat, ceria, dan penuh semangat. Lalu, apa sih JeDar Couture itu?

DSC_0010.jpg*dokumentasi pribadi: Koleksi JeDar Couture*

JeDar Couture adalah sebuah brand fashion yang dirintis oleh Jessica Iskandar. Koleksi JeDar Couture terdiri atas T-shirt, jogger, pants, denim, dress, juga jumpsuit. Nyot Nyot adalah sebuah nama celana denim strict yang ringan dan elegan. Celana Nyot Nyot ini salah satu produk yang paling hits, lhooo. Bahannya lembut dan bagus. Tidak hanya celana, JeDar juga mengeluarkan aneka T-shirt yang bahannya sangat lembut dan menyerap keringat, nyaman dipakai dan cocok dikenakan di negara tropis seperti Indonesia yang mendapat cahaya matahari terus-menerus. Modelnya juga kekinian, bisa dipakai oleh kalangan remaja, wanita dewasa, bahkan ibu-ibu sekalipun tetapi tetap up to date dan memancarkan semangat jiwa muda.

Harga JeDar Couture antara Rp 149.000 hingga Rp 700.000. Ada harga ada rupa ya :D. Tenang, kualitas dijamin bahkan JeDar yang memilih, menentukan, dan mengawasinya secara langsung. Di waktu-waktu tertentu juga tersedia diskon yang menggoda iman, jadi sering-seringlah stalking ke instagramnya @jedar_superbintangid.

Produk brand JeDar Couture juga mudah didapatkan kok, bisa pemesanan langsung via LINE, Instagram, blibli.com, Lazada, dan Zalora. Bisa juga didapatkan di offline market, yaitu di Ramayana dan Lotus.

Bulan ini rasa-rasanya saya sedang dididik oleh Tuhan lewat beragam cara dengan beragam hikmah tentang hidup. Salah satunya yang dikatakan JeDar adalah jangan pernah merasa lelah, terus berjuang memberikan yang terbaik karena kebaikan yang kita lakukan tidak hanya untuk kita melainkan untuk orang lain. Selain itu, saya juga belajar tentang penilaian bahwa jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan dalam menilai seseorang. Semoga semangat JeDar sebagai seorang ibu dan mompreneur menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk tidak mudah menyerah dan terus semangat menciptakan kebaikan-kebaikan. ^^

FB_IMG_1461240685907
*sumber foto: kiriman*

Screenshot_2016-05-04-22-28-13.png
*sumber: Instagram @jedar_superbintangid*

 

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Posted in Community, ReviewComments (4)

BloggerCrony Meets Up: 'Branding You and Your Blog' Bersama Dya Loretta & Forum Liputan6 SCTV

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Pertama-tama, saya ingin mengheningkan cipta terlebih dahulu untuk sejenak bersyukur atas kesempatan yang saya terima melalui Blogger Crony Community. Kedua, mau sungkem dulu ke Mbak Wawa biar jadi anak yang berbakti *hehe* dan mengucap salam pada Mas Satto Raji karena ‘melirik’ saya hingga saya bisa punya kesempatan ‘main’ ke SCTV Tower.

DSC_0001 (1)*Dokumentasi Pribadi*

Di penghujung minggu kedua di bulan April ini, saya mendapat kesempatan untuk belajar tentang personal branding khususnya blog dengan judul ‘Branding You and Your Blog’ bersama Dya Loretta –Dosen Komunikasi dan Marketing Communication Expert di 5 universitas- & Forum Liputan6. Workshop hari ini adalah salah satu agenda program Capacity Building BloggerCrony untuk D’Cronys menambah softskill. 

DSC_0003*Dokumentasi Pribadi*

Blogger meets up dalam workshop ‘Branding You and Your Blog’ diselenggarakan di News Meeting Room lantai 14 SCTV Tower Senayan City. It was a great chance to me, betapa tidak, kapan lagi bisa masuk kantor SCTV dengan keamanan yang super oke *hahaha*. Acara di buka dari Forum Liputan6 SCTV tentang beberapa program Forum Liputan6 termasuk menjelaskan tema lomba Liputan6 tentang Kartini (Kekinian) serta sambutan hangat untuk para peserta.

DSC_0013*Dokumentasi Pribadi*

Sesi selanjutnya materi personal branding disampaikan oleh Mbak Dya Loretta yang diawali dengan sebuah kisah inspiratif seorang gadis cilik yang akrab disapa Icha, dia adalah salah satu gadis cilik yang sukses membangun personal branding di usia 7 tahun, usia yang masih sangat muda. Mbak Dya Loretta menurut saya sangatlah bagus menyampaikan setiap poin materi sehingga saya khususnya sebagai salah satu peserta mampu menyerap dengan baik sambil flashback kejadian atau peristiwa yang pernah saya lalui, lihat, ataupun saya dengar yang memiliki kemiripan atau sama persis dengan apa yang disampaikan MbaDya Loretta.

DSC_0011*Dokumentasi Pribadi*

Suksesnya membangun personal branding akan sangat berpengaruh kepada blog yang sudah kita bangun. Ketika kita semakin memahami konsep diri kita maka akan semakin puas dan merasa nyaman dengan diri kita di mana kita akan menemukan ciri khas dari diri kita yang akan jadi kekuatan kita dalam rangka self promotion jika kita sebagai blogger maupun sebagai entrepreneur. Ada beberapa elemen personal brand identity yaitu, attribute, personality, value and benefit, uniqueness, outlook, dan consistence. Personal Branding berangkat dari soul (jiwa) yang ada dalam diri.

DSC_0014*Dokumentasi Pribadi*

Setelah kita mampu mengenali siapa diri kita dan mampu membangun sebuah personal branding, maka tahap selanjutnya adalah menentukan elemen media sebagai media komunikasi yang akan mendukung kita. Mbak Dya Loretta membaginya dalam 5 hal yaitu, lingkungan, makna, simbol, proses, dan sosial.

DSC_0009*Dokumentasi Pribadi*

Sekarang ini, saya benar-benar mengakui bahwa dunia media digital sangatlah mengalami kemajuan bahkan hampir-hampir tak terbentung. Kemajuan itulah yang seharusnya kita mampu menangkap peluang untuk dimanfaatkan sebagai media online kita memperkenalkan diri kita. Beberapa media digital yang familiar telah kita kenal, seperti Facebook, Twitter, Periscope, Linkedin, Instagram, blog dengan berbagai platform, dan kawan-kawannya. Semua media online itu bisa kita jadikan sebagai media promosi yang menampilkan image tentang diri kita.

DSC_0012*Dokumentasi Pribadi*

DSC_0016*Dokumentasi Pribadi*

Lalu, apa tahap selanjutnya? Tahap selanjutnya adalah memahami dan menentukan target pembaca. Misalnya, beauty blogger memberikan tips make up dan review produk kecantikan dengan target pembaca usia 18-25, make up untuk ke kantor, make up untuk hang out, dan seterusnya.

Setelah semua dilakukan, hal yang paling terakhir adalah harus konsistensi dan fokus. Fokus meningkatkan branding yang sudah dibangun di media sosial yang kita gunakan serta konsisten mengunggah tulisan kita sebagai komitmen dari sebuah konsistensi.

DSC_0019*Dokumentasi Pribadi*

Daaaan, you can say proudly, “Yes, it’s me!”

DSC_0017*Dokumentasi Pribadi*

Nah, tibalah saatnya saya cuap-cuap tentang workshop yang telah menyalakan semangat saya untuk terus bisa meng-upgrade kualitas diri saya di dunia per-blogging-an, konsisten, dan fokus. Poin-poin yang susah-susah gampang.

Saya teringat bahwa ‘rumah’ aksara saya ini telah saya bangun sejak April 2008. Yap, telah berusia satu windu. Namun, usia dan kualitas yang saya hasilkan belumlah sebanding. Dari workshop “Branding You and Your Blog” akhirnya saya mensyukuri bahwa saya memiliki ilmu dan pengalaman sebagai bekal ‘mau dibawa ke mana blog ini’ *sambil dinyanyiin* Saya pun seharusnya sudah harus memulai untuk mengurangi segala macam pembenaran yang membuat saya menunda untuk menulis. Sayang banget kan, ilmu ada, para coaches yang hebat ada, dan teman-teman yang saling menularkan semangat ‘ayo menulis’ pun ada. Selain tentang menulis, pengalaman hari ini telah membawa saya ‘melihat’ Jakarta melalui passion sekaligus sama bisa belajar tentang public speaking dari Mbak Dya Loretta dan seni berkomunikasi dengan teman-teman yang baru saya temui. Ah, this happiness is unspoken conclusion.

Daaaan, terimakasih BloggerCrony Community ^^

13006734_1128087470566669_7245607578012198827_n*Foto dari Fatiha Fathan Fara*

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Posted in CommunityComments (9)

BloggerCrony Meets Up: 'Branding You and Your Blog' Bersama Dya Loretta & Forum Liputan6 SCTV

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Pertama-tama, saya ingin mengheningkan cipta terlebih dahulu untuk sejenak bersyukur atas kesempatan yang saya terima melalui Blogger Crony Community. Kedua, mau sungkem dulu ke Mbak Wawa biar jadi anak yang berbakti *hehe* dan mengucap salam pada Mas Satto Raji karena ‘melirik’ saya hingga saya bisa punya kesempatan ‘main’ ke SCTV Tower.

DSC_0001 (1)*Dokumentasi Pribadi*

Di penghujung minggu kedua di bulan April ini, saya mendapat kesempatan untuk belajar tentang personal branding khususnya blog dengan judul ‘Branding You and Your Blog’ bersama Dya Loretta –Dosen Komunikasi dan Marketing Communication Expert di 5 universitas- & Forum Liputan6. Workshop hari ini adalah salah satu agenda program Capacity Building BloggerCrony untuk D’Cronys menambah softskill. 

DSC_0003*Dokumentasi Pribadi*

Blogger meets up dalam workshop ‘Branding You and Your Blog’ diselenggarakan di News Meeting Room lantai 14 SCTV Tower Senayan City. It was a great chance to me, betapa tidak, kapan lagi bisa masuk kantor SCTV dengan keamanan yang super oke *hahaha*. Acara di buka dari Forum Liputan6 SCTV tentang beberapa program Forum Liputan6 termasuk menjelaskan tema lomba Liputan6 tentang Kartini (Kekinian) serta sambutan hangat untuk para peserta.

DSC_0013*Dokumentasi Pribadi*

Sesi selanjutnya materi personal branding disampaikan oleh Mbak Dya Loretta yang diawali dengan sebuah kisah inspiratif seorang gadis cilik yang akrab disapa Icha, dia adalah salah satu gadis cilik yang sukses membangun personal branding di usia 7 tahun, usia yang masih sangat muda. Mbak Dya Loretta menurut saya sangatlah bagus menyampaikan setiap poin materi sehingga saya khususnya sebagai salah satu peserta mampu menyerap dengan baik sambil flashback kejadian atau peristiwa yang pernah saya lalui, lihat, ataupun saya dengar yang memiliki kemiripan atau sama persis dengan apa yang disampaikan MbaDya Loretta.

DSC_0011*Dokumentasi Pribadi*

Suksesnya membangun personal branding akan sangat berpengaruh kepada blog yang sudah kita bangun. Ketika kita semakin memahami konsep diri kita maka akan semakin puas dan merasa nyaman dengan diri kita di mana kita akan menemukan ciri khas dari diri kita yang akan jadi kekuatan kita dalam rangka self promotion jika kita sebagai blogger maupun sebagai entrepreneur. Ada beberapa elemen personal brand identity yaitu, attribute, personality, value and benefit, uniqueness, outlook, dan consistence. Personal Branding berangkat dari soul (jiwa) yang ada dalam diri.

DSC_0014*Dokumentasi Pribadi*

Setelah kita mampu mengenali siapa diri kita dan mampu membangun sebuah personal branding, maka tahap selanjutnya adalah menentukan elemen media sebagai media komunikasi yang akan mendukung kita. Mbak Dya Loretta membaginya dalam 5 hal yaitu, lingkungan, makna, simbol, proses, dan sosial.

DSC_0009*Dokumentasi Pribadi*

Sekarang ini, saya benar-benar mengakui bahwa dunia media digital sangatlah mengalami kemajuan bahkan hampir-hampir tak terbentung. Kemajuan itulah yang seharusnya kita mampu menangkap peluang untuk dimanfaatkan sebagai media online kita memperkenalkan diri kita. Beberapa media digital yang familiar telah kita kenal, seperti Facebook, Twitter, Periscope, Linkedin, Instagram, blog dengan berbagai platform, dan kawan-kawannya. Semua media online itu bisa kita jadikan sebagai media promosi yang menampilkan image tentang diri kita.

DSC_0012*Dokumentasi Pribadi*

DSC_0016*Dokumentasi Pribadi*

Lalu, apa tahap selanjutnya? Tahap selanjutnya adalah memahami dan menentukan target pembaca. Misalnya, beauty blogger memberikan tips make up dan review produk kecantikan dengan target pembaca usia 18-25, make up untuk ke kantor, make up untuk hang out, dan seterusnya.

Setelah semua dilakukan, hal yang paling terakhir adalah harus konsistensi dan fokus. Fokus meningkatkan branding yang sudah dibangun di media sosial yang kita gunakan serta konsisten mengunggah tulisan kita sebagai komitmen dari sebuah konsistensi.

DSC_0019*Dokumentasi Pribadi*

Daaaan, you can say proudly, “Yes, it’s me!”

DSC_0017*Dokumentasi Pribadi*

Nah, tibalah saatnya saya cuap-cuap tentang workshop yang telah menyalakan semangat saya untuk terus bisa meng-upgrade kualitas diri saya di dunia per-blogging-an, konsisten, dan fokus. Poin-poin yang susah-susah gampang.

Saya teringat bahwa ‘rumah’ aksara saya ini telah saya bangun sejak April 2008. Yap, telah berusia satu windu. Namun, usia dan kualitas yang saya hasilkan belumlah sebanding. Dari workshop “Branding You and Your Blog” akhirnya saya mensyukuri bahwa saya memiliki ilmu dan pengalaman sebagai bekal ‘mau dibawa ke mana blog ini’ *sambil dinyanyiin* Saya pun seharusnya sudah harus memulai untuk mengurangi segala macam pembenaran yang membuat saya menunda untuk menulis. Sayang banget kan, ilmu ada, para coaches yang hebat ada, dan teman-teman yang saling menularkan semangat ‘ayo menulis’ pun ada. Selain tentang menulis, pengalaman hari ini telah membawa saya ‘melihat’ Jakarta melalui passion sekaligus sama bisa belajar tentang public speaking dari Mbak Dya Loretta dan seni berkomunikasi dengan teman-teman yang baru saya temui. Ah, this happiness is unspoken conclusion.

Daaaan, terimakasih BloggerCrony Community ^^

13006734_1128087470566669_7245607578012198827_n*Foto dari Fatiha Fathan Fara*

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Posted in CommunityComments (17)


BLOGGER PEREMPUAN

Blogger Perempuan

MY ARCHIVES

FOLLOW ME

SHARING