Tag Archive | "yogyakarta de jang geum"

Memanjakan Lidah ala Cita Rasa Korea di Dae Jang Geum Jogja

Memanjakan Lidah ala Cita Rasa Korea di Dae Jang Geum Jogja

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Dokumentasi Pribadi

Jogja menawarkan segala keindahan dalam balut kenangan. Komposisinya begitu sempurna yang terdiri atas nostalgia, rindu, dan pulang. Jogja mampu memikat dengan beragam cara. Menyentuh indera rasa atas nama perasaan dan ingatan hingga indera rasa dalam cecap lidah beragam cita rasa yang begitu menggoda. Cita rasa masakan yang menjadi lambang Jogja mau pun cita rasa internasional yang ikut bertumbuh dengan Jogjakarta.

Dokumentasi Pribadi

Salah satu restoran dengan menu makanan yang menyajikan nuansa internasional dalam balutan cita rasa masakan Asia salah satunya adalah Dae Jang Geum Jogja. Suasana restoran satu ini ditata dan dikondisikan hampir mendekati asalnya dengan nuansa klasik ala Korea. Para pramusaji juga memakai kostum hanbok yang merupakan baju khas dari Korea Selatan.

Dokumentasi Pribadi

Tata ruang Dae Jang Geum ada dua yaitu nuansa indoor dan outdoor. Tata ruang indoor segala macam interiornya didesain seperti kerajaan-kerajaan yang digambarkan dalam drama-drama korea *ini kenyataan bukan khayalan…haha :D* sedangkan bagian outdoor terdapat taman yang bersih dan begitu terawat beserta gasebo-gasebo berkursi mau pun berleseh-lesehan untuk menikmati hidangan yang telah kita pesan sekaligus tempat yang nyaman untuk berdiskusi ataupun bercanda ria.

Dokumentasi Pribadi

Bicara tentang cita rasa, bagi saya Dae Jang Geum masih menyajikan cita rasa yang sangat mendekati rasa asli dari negara asalnya, meskipun saya belum pernah benar-benar ke Korea Selatan tapi saya sempat mendengar testimoni teman-teman dari Korea yang sedang belajar di Jogja yang saya kenal saat belajar bahasa Korea di Pusat Studi Korea maupun testimoni teman-teman yang sudah pernah berkunjung ke sana. Semoga saya suatu saat juga kecipratan bisa ke sana 😀

Dokumentasi Pribadi

Adalah Teobokki makanan khas Korea yang sangat saya suka. Terbuat dari tepung beras yang disajikan dengan saos merah, beberapa irisan daging, dan wortel sebagai tambahan. Jika dalam drama, Teobboki diceritakan sebagai street food yang dinikmati saat masih hangat. Sederhananya, Teobokki itu ciloknya orang Indonesia. *haha 😀

Selanjutnya, adalah Bibimbap. Semacam nasi campur yang disajikan dalam hot bowl. Terdiri atas nasi, daging, sayuran, saus kedelai, dan telur kuning setengah matang. Ketika akan menyantapnya, semua yang ada di hot bowl diaduk hingga rata tercampur setalah itu siap disantap selagi hangat. Aromanya seperti nasi terbakar, rasanya saya tak bisa menerjemahkannya. Pokoknya level terpujilah wahai engkau Bibimbap.

Dokumentasi Pribadi

Menu yang ditawarkan tak hanya Teobokki dan Bibimbap, ada juga Kimbap yang sangat mirip dengan Sushi dari Jepang, sup rumput laut (yang saya lupa nama Koreanya), Bulgogi, Kimchi (menu gratis), Acar (menu gratis), Ca Jang Bap (nasi dengan bumbu tauco goreng), Yuk Ge Jang (sop daging sapi yang dicampur dengan sayuran jamur tiram, tauge, daun bawang, bombay), Kim Chi Cige dan masih banyak menu yang lainnya. Range harganya mulai dari harga dua puluh ribuan hingga seratusan ribuan. Keuntungan makan di Dae Jang Geum adalah bisa nyicip pesanan teman yang makan bareng kita alias bisa joinan karena menunya disajikan dengan ukuran untuk dinikmati bersama-sama.

Untuk menikmati hidangan di Dae Jang Geum, saya lebih senang malam hari daripada siang hari karena romantismenya terasa dan tak kalah penting dengan siapa kita menikmati setiap cecapnya. 😀

Tertarik? Datang langsung ke Dae Jang Geum jika teman-teman sedang piknik ke Jogja di Jalan Palagan Tentara Pelajar KM. 8.5 Donoharjo Ngaglik Sleman DIY.

Selamat menikmati romantisme makan malam di sana yaaa ^^

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Posted in Life-StyleComments (24)


BLOGGER PEREMPUAN

Blogger Perempuan

MY ARCHIVES

FOLLOW ME

SHARING