Categorized | Life-Style

Pengalaman Tujuh Hari Pertama Merawat Tumit Kaki Dengan Bio-Oil Dry Skin Gel

Catatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi BesarFacebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Halohaaa…

Sebelumya terimakasih sudah main ke sini ^^. Apa kabar? Apa udah merasakan turun hujan? Atau masih berjibaku dengan cuaca yang panas membara? Alhamdulillah, saya masih bisa menyapa panas yang akhir-akhir ini mencapai angka 40 derajat celsius, masih bisa merasakan jemur baju tanpa pengering tapi bisa kering secara ekspress, masih bisa menikmati air putih sejuk yang baru keluar dari kulkas. 😀
Rutinitas tiap tahun saat musim kemarau yang panas dan panjang ini selalu berdampak di tumit kaki yang selalu kering dan pecah-pecah. Nggak bermasalah sih tapi mengganggu aja kan ya? Katanya harus banyak minum air putih, udah sih, sampai Mas Galon langganan heran kok bisa cepat sekali order untuk pengantaran galon air yang baru demi kulit nggak jadi kering. Ternyata oh ternyata, nggak hanya minum air lhoo tetapi juga harus dirawat dari luar juga.

Lalu, Solusinya Apa Dong?

Dua tahun lalu, setelah hamil dan melahirkan, saya pakai Bio-Oil untuk mengurangi stretch mark dan merawat bekas luka sesar. Nah, ingatlah saya dengan Bio-Oil yang saya pakai, awalnya saya pakai Bio-Oil Skincare Oil untuk melembapkan tumit yang keringnya parah banget. Beberapa hari pemakaian yang memang terasa lebih baik, iseng-iseng saya scroll Instagram dan menemukan bahwa Bio-Oil baru-baru ini mengeluarkan produk untuk kulit kering dalam bentuk gel. Yaudahlah yaa capcus nyari ulasannya dan ‘bingo’ akhirnya kumenemukanmu *autonyanyidongya* 😀

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Berlanjut dengan memutuskan melanjutkan perawatan tumit kaki dengan produk baru Bio-Oil, yaitu Bio-Oil Dry Skin Gel. Selama satu minggu pemakaian, kulit mati yang ada di tumit seperti mengelupas, seperti melembut, digosok dengan lembut pakai jari tangan bisa rontok atau mengelupas digantikan dengan lapisan kulit baru yang lebih lembap dan halus. Sama sekali nggak sakit atau menyisakan rasa perih di tumit, sama sekali nggak.

Kulit mati di tumit kaki yang mengelupas.

Dari sisi penampakan saat menggunakan, menurut saya, Bio-Oil Dry Skin Gel ini cukup cantik dengan warna pink tetapi cenderung berwarna pink bening atau pink pucat, bisa juga disebut baby pink. Selain penampakan, pasti penasaran juga dengan aromanya. Bio-Oil Dry Skin Gel memiliki aroma chamomile yang bermanfaat menenangkan, pun aromanya juga tidak menyengat.

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Ada satu hal lagi yang menurut saya cukup ajaib adalah Bio-Oil Dry Skin Gel ini ketika sudah diaplikasikan ke kulit yang kering, gelnya itu langsung ‘meleleh’. Dari yang awalnya berbentuk gel, langsung ‘meleleh’ saat diaplikasikan, gelnya ‘nggak lari-lari’ gitu jadi mudah dan hemat waktu pemakaian serta menurut saya mudah meresap, mungkin karena langsung ‘meleleh’ tadi ya…

Dari sekian hal yang saya suka dan cocok dengan Bio-Oil Dry Skin Gel ini, saya juga memiliki ketidaknyamanan dengan satu hal yaitu petunjuk teknis pemakaiannya yang kurang lengkap. Bisa jadi karena kemasannya tanpa box, jadi tidak disertai brosur yang menerangkan ideal pemakaiannya berapa kali dalam sehari. Namun, petunjuk penggunaan seberapa banyak atau seberapa sedikit sudah tertera di kemasan.

Sekilas Tentang Bio-Oil (Dry Skin Gel)

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Nah, tak kenal maka tak sayang, eh, maka kenalan yuk lah…

Bio-Oil ini menurut saya salah satu produk skincare yang super simpel. Gimana nggak simpel kalau pemakaiannya aja nggak menghabiskan waktu berjam-jam. Bio-Oil ini adalah produk perawatan kulit yang juga sudah dikenal dalam hal menyamarkan dan membantu memperbaiki kulit yang terdapat bekas luka. Nah, Bio-Oil ini secara garis besar terdapat dua varian, Bio-Oil Skincare Oil dan Bio-Oil Dry Skin Gel. Secara penampakan jelas beda, satu berbentuk oil dan satu lagi berbentuk gel. Dari segi kemasan pun juga berbeda ya, Bio-Oil Skincare Oil dikemas dalam wadah botol dan packaging box sedangkan Bio-Oil Dry Skin Gel langsung dalam wadah cup tanpa box, tapi dikemas rapi dan tentu saja aman. Oh iya, Bio-Oil Dry Skin Gel ini dihadirkan juga untuk pemilik kulit sensitif dan non-comedogenic.

Harganya Berapa?

Ini tak kalah penting ya dalam hal memilih dan memilah produk perawatan kulit, yaitu harga. Harga Bio-Oil Dry Skin Gel menurut saya cukup terjangkau, it is so so worth it. Pengalaman saya kemarin, Bio-Oil Dry Skin Gel  100 ml saya dapatkan seharga seratus tiga puluh ribu rupiah, itupun masih dapat bonus Bio-Oil Skincare Oil 25ml. Senang apa senang? Senang bangetlah ya apalagi kalau belanja dengan prinsip ibu-ibu, beli murah dapat bonus. 😀 Pas banget aja sih kemarin beli di Watson Galeria Mall Yogya yang sedang ada promo. Gitu aja girang banget lho… 😀

Bagi yang masih akan coba-coba, jangan khawatir karena Bio-Oil Dry Skin Gel ini tersedia dalam tiga varian size yaitu 50ml, 100ml, dan 200ml. Cukup ekonomis juga karena size 50ml ini masih di bawah seratus ribu rupiah. Menurut saya untuk ukuran 50ml dan 100ml ini travel size, jadi bagi yang memiliki hobi traveling, Bio-Oil Dry Skin Gel ini nggak memakan banyak ruang di tas. Meski dalam keadaan traveling masih bisa sambil merawat tubuh, khusus saya sih tumit kaki.

Kandungan Bio-Oil Dry Skin Gel

Bio-Oil Dry Skin Gel ini bekerja dengan baik di tumit saya yang keringnya kebangetan karena memang mengandung bahan-bahan yang diklaim bisa membantu melembapkan permasalahan yang dihadapi kulit kering. Bio-Oil Dry Skin Gel dipercaya menggunakan mineral oil sebagai bahan dasar yang memiliki fungsi sebagai pengganti air. Kandungannya yang mampu memberikan kelembapan pada kulit bisa dilihat dari bahan aktif seperti dalam gambar yang saya sertakan di bawah ini.

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Cara Pemakaian Bio-Oil Dry Skin Gel

Cara pemakaian Bio-Oil Dry Skin Gel ini sangatlah simpel. Saya memakai Dry Skin Gel ini dua kali dalam sehari, pagi dan malam. Sebelum mengaplikasikan gel ke tumit, terlebih dahulu dengan membersihkan tumit. Cuci kaki hingga memastikan kebersihannya, keringkan dengan handuk, lalu aplikasikan Bio-Oil Dry Skin Gel ke tumit secara merata. Sebenarnya untuk hasil yang lebih optimal, menyempatkan untuk menggosok tumit kaki dan waktu yang pas untuk melakukannya menurut saya adalah ketika mandi. Tumit kaki bisa digosok dengan pumice brush atau dengan batu alam yang biasa kita jumpai di sekitar rumah, tapi jangan lupa, pastikan saja tingkat kehalusan batu yang mau dipakai. Oh iya, Bio-Oil Dry Skin Gel ini tidak hanya dikhususkan perawatan tumit ya tetapi seluruh tubuh termasuk wajah yang dirasa kering karena fungsi Bio-Oil Dry Skin Gel melembapkan dan memperbaiki kulit kering agar tidak mudah pecah-pecah. Kalau saya sih memang bermasalah dengan tumit yang super kering tiap masuk musim kemarau. Benar-benar terbantu dengan adanya Bio-Oil Dry Skin Gel ini. Secara garis besar, saya puas dengan produk Bio-Oil Dry Skin Gel.

Nah, simpel kan untuk ukuran perawatan? ^^

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba merawat kulit kering kita dengan maksimal ^^

Then, let’s say #NoMoreDrySkin with #BioOilDrySkinGel happily ^^

Facebooktwitterlinkedinrssyoutubeby feather
Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby featherCatatan Perjalanan si Kecil, Pemimpi Besar

Leave a Reply

BLOGGER PEREMPUAN

Blogger Perempuan

MY ARCHIVES

FOLLOW ME