Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Kuliner Tengah Kota Nuansa Hutan di Alas Café Ngawi

Salah satu destinasi kuliner yang wajib dikunjungi di tengah Kota Ngawi adalah Alas Café. Kesan pertama saat melihat kedai ini adalah adem. Selain suasananya yang nyaman, kedai ini juga instagrammable. Setiap sudut Alas Café sungguh unik dan cantik saat diabadikan dengan mata kamera.

 

Alas Café bisa menjadi pilihan kuliner untuk bersantai saat berada di Kota Ngawi. Terlebih jika ingin menikmati kopi atau hidangan dengan suasana yang adem dan tenang. Beberapa kali melewati Alas Café, saya penasaran karena tampak sejuk dan tenang. Akhirnya memutuskan untuk mampir dan beneran dong, tempatnya nyaman banget!

 

Lokasi

 

Alas Café berada di tengah Kota Ngawi dan di sekitaran Ngawioboro. Beralamat di Jalan Yos Sudarso No. 10, Margomulyo, Ngawi. Tepatnya berada di lingkungan Kantor Perhutani Ngawi, karena itu bisa jadi suasana Alas Café jadi terasa sejuk, anti panas-panas gitu 😀

 

Jam Operasional

 

Jam operasional Alas Café ini menurut saya cukup ‘ramah’. Cocok untuk tujuan sarapan di jam akhir atau makan siang di waktu awal. Kedai mulai buka pukul 10.00 hingga 23.00 WIB. Kabar bahagia selanjutnya adalah buka setiap hari. Asik kan?

 

Menu

 

Bicara menu dan harga menjadi hal istimewa di Alas Café karena kedai ini menyajikan menu makanan dan minuman yang lezat dengan harga terjangkau. Menu makanan yang bisa dipesan di antaranya aneka penyetan (lele, ayam, tahu, tempe, terong, ati ampela), ada juga menu ayam bakar, gado-gado, nasi goreng dan rica-rica.

 

Saat di Alas Cafe, saya memesan gado-gado dan Bilgi memesan nasi goreng yang ternyata menjadi menu best seller. Selain menu ‘berat’ ada juga aneka camilan seperti bakso bakar, sosis, tempe kemul, pisang coklat, kentang goreng dan beragam pilihan roti bakar. Untuk menu minumannya bisa dipilih mulai dari menu teh, kopi, jus atau milkshake.

 

Fasilitas

 

Ragam menu yang menarik dan tempat yang strategis, lalu ada fasilitasnya nggak? Tentu. Ada beberapa fasilitas unggulan di Alas Café di antaranya adalah area parkir. Tersedia wifi dan live music saat malam apalagi weekend. Kenyamanan pengunjung pun juga terjamin bagi saya ya. Ruang interior di Alas Café ini unik karena didominasi dengan meja kursi kayu jati yang bentuknya beragam. Menambah kesan estetik dan unik.

 

Baca juga: Nongkrong Santai di Ngawioboro, Ngawi.

Resto dengan Rooftop yang Cantik di Adess Cafe

Hari Jumat kemarin adalah hari terakhir untuk Bilgi, anak saya, belajar di TK bersama teman-temannya. Saya pikir anaknya santai aja, ternyata dia juga merasakan gundah gulana. Sepulang sekolah hari itu cukup drama, nggak mau langsung pulang. Dia meminta saya untuk ditemani ke Perpusda lalu baca majalah Bobo. Setelah menghabiskan membaca satu majalah, dia bilang kalau dial apar dan ingin makan di luar.

 

Saya ajukan beberapa pilihan padanya. Siang itu, dia memilih untuk makan siang di Adess Café. Sebuah kedai berkonsep rooftop yang nyaman untuk sekadar makan atau ngopi. Sayang, saat saya dan Bilgi ke sana adalah siang hari jadi rooftop lagi panas-panasnya. Akhirnya kami berada di Adess lantai dua yang tak kalah nyaman.

 

Lokasi

 

Adess Café berada di tengah Kota Ngawi, dekat dengan Alun-Alun Ngawi. Berada di Jalan Teuku Umar Barat No. 9 Ngawi. Adess Café berada di lantai dua. Jam operasional Adess Café mulai dari pukul 10.00 hingga 21.30 buka setiap hari.

 

Menu

 

Adess Café menyediakan berbagai macam menu yang bisa dipilih. Mulai dari menu iga, sambal gami, steak, mentai, nasi goreng hingga rice bowl. Kemarin Bilgi memilih menu Nasi Goreng Seafood untuk makan siang dan saya memilih single chicken steak.

 

Menu minuman di Adess Café juga beragam, mulai dari kopi dan non kopi. Pesanan saya tetap sama, ice coffee latte sugar free  dan lemon tea. Saya pribadi merasa cocok dan suka dengan racikan kopinya.

 

Fasilitas

 

Adess Café menyediakan area parkir yang cukup lega untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Tersedia toilet, wifi dan colokan yang juga mendukung untuk work from café. Selain itu juga terdapat kolam renang di bagian belakang, masih di satu area. Yang tak kalah penting, Adess Café ini memiliki area yang luas dan nyaman beserta area rooftop. Jika ingin mengadakan acara atau pesta di Adess Café ini sangat mendukung.

 

Baca juga: Menikmati Mie Pedas Level di Mie Gacoan Cabang Ngawi.

Menikmati Mie Pedas Level di Mie Gacoan

Bagi para menikmati mie khususnya mie pedas, tentu nama Mie Gacoan sudah sangat familiar. Mie Gacoan yang hadir berupa restoran mie dengan menawarkan level pedas sesuai selera. Beberapa sumber menyebutkan bahwa Mie Gacoan adalah pelopor mie pedas di Indonesia.

 

Mie Gacoan juga memiliki nama yang unik. Dalam Bahasa Indonesia, ‘Gaco’ berarti andalan atau jagoan. Ini pun terbukti ya bahwa Mie Gacoan jadi pelopor mie pedas yang sukses memikat hati para penikmatnya. Benar saja, Mie Gacoan menjangkau berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa dan keluarga. Seperti saat saya berada di restoran Mie Gacoan dan banyak pengunjung didominasi oleh para pelajar.

 

Lokasi

 

Mie Gacoan telah memiliki banyak cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak hanya di kota-kota Pulau Jawa tetapi juga telah menyebar hingga Sumatra dan Bali. Di Ngawi, Mie Gacoan memiliki resto yang besar. Mie Gacoan berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 19, Ketanggi, Ngawi. Lokasinya dekat Pasar Besar Ngawi dan sangat mudah ditemukan.

 

Menu

 

Dulu, seingat saya saat berada di lokasi yang lama, nama menu Mie Gacoan menggunakan nama iblis atau setan hahaha 😀 Tetapi sekarang nama-nama menunya telah diganti dan terdengar menjadi ‘manis’ 😀

 

Ada menu Mie Suit yang cita rasanya manis, Mie Hompimpa dengan cita rasa gurih pedas dan Mie Gacoan dengan cita rasa manis pedas. Tentu saja level pedasnya bisa kita pilih sesuai kemampuan yaaa 😀 Mulai dari level 1-4 hingga level 6-8.

 

Selain menu mie pedas, juga ada menu tambahan seperti lumpia udang, dimsum, pangsit goreng, udang keju dan udang rambutan. Menu minumannya juga tersedia dengan beberapa pilihan di antaranya es gerobak sodor, es teklek, es sluku bathok, es petak umpet, lemon tea hingga air mineral. Untuk harganya sangat terjangkau dan ramah di kantong. Kemarn saat saya memesan Mie Gacoan level 3, es teh tawar dan lumpia udang, saya membayar total semuanya Rp 25.000,00 saja.

 

Fasilitas

 

Seperti yang kita tahu, Mie Gacoan hadir dengan menawarkan konsep restoran yang menarik, keren, tempat yang lega serta fasilitas penunjang lain yang memadai. Begitu juga dengan outlet Mie Gacoan di Ngawi. Tersedia area parkir yang luas, musola dan toilet. Oh iya, di sini memiliki aturan yaitu tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman dari luar jadi sebagai pengunjung kita juga harus menaatinya.

 

Jadi, apa nih menu favorit kalian di Mie Gacoan?

 

Baca juga: Sup Matahari Khas Solo Ada di Ngawi, Yuk Mampir di Dapoer Sangit!

Menikmati Kopi Favorit di Kopi Tuku Bogor

Brand kopi ini belakangan sedang viral karena buka cabang di Gangnam, Korea. Di Indonesia sendiri, kopi ini sudah lama berdiri dan punya banyak cabang yang tersebar di berbagai kota. Saya sendiri berkesempatan mencoba Kopi Tuku di area Bogor. Di Bogor sendiri, ada dua lokasi Kopi Tuku, di Tanah Sareal dan di Sentul. Uniknya, lokasi kedai Kopi Tuku biasanya ada dalam satu komplek dengan Pom Bensin BP (British Petroleum). Saya mencoba Kopi Tuku di Sentul, dan memang berada dalam satu komplek dengan Pom Bensin BP.

 

Outlet kopinya sendiri tidak terlalu besar, bahkan bisa dibilang cukup kecil dan nampaknya hanya bisa take away. Bangku-bangku yang tersedia lebih difungsikan sebagai tempat menunggu kopi pesanan selesai dibuat. Jadi, kedai kopi ini tidak cocok bagi kalian yang ingin ke kedai kopi sambil ngobrol dengan kawan atau sambil kerja di depan laptop. Tapi antriannya cukup panjang, kadang-kadang bisa sampai luar pintu.

 

Menu

Menu yang ditawarkan tidak terlalu banyak. Minuman hanya seputar kopi beserta variannya dan non kopi, serta sedikit makanan cemilan pendamping kopi, seperti donat, bolu, lumpia, tahu schotel, kukis, martabak linting, onigiri, dan segowo (nasi bungkus dengan porsi kecil). Dari menu yang disajikan, nampaknya kopi ini ingin lebih menonjolkan khas nusantara di tengah gempuran coffee shop lain yang biasanya menyajikan menu western sebagai pendamping kopi, seperti croissant, cheese cake, dan sejeninsnya.

 

Saya sendiri memesan menu kopi dengan nama Kopi Susu Tetangga, perpaduan antara kopi, susu, dan gula. Sebetulnya saya tidak terlalu suka banyak campuran dalam kopi yang saya minum, paling kalau sedang tidak ingin minum kopi hitam pahit, saya memilih latte (kopi + susu). Tapi karena di Kopi Tuku ini menu Latte yang simpel lebih mahal dibanding menu Kopi Susu Tetangga, maka saya memilih menu yang lebih murah saja. Dan rasanya lumayan enak. Bagi kalian pecinta kopi yang cenderung manis dengan rasa cream yang kental, kopi susu tetangga ini cocok untuk kalian. Memang, yang namanya rumput tetangga selalu lebih hijau, hehe.

 

Selain menjual minuman dan makanan, di sudut outlet Kpi Tuku juga menjual berbagai merchandise khas Kopi Tuku, seperi totte bag, mug, tumbler, t-shirt, dan payung.

 

Menikmati Sup Matahari Khas Solo di Dapoer Sangit Ngawi

Saya merasa memiliki keterikatan dan ketertarikan dengan Solo karena masa putih abu-abu saya habiskan di kota itu. Tentu saja banyak cerita dan banyak kenangan. Termasuk juga ada rasa rindu yang seringnya melintas begitu saja. Entah itu tempat-tempat yang dulu saya kunjungi atau makanan-makanannya.

 

Selain Tahu Kupat, Selad Solo, Timlo dan Nasi Liwet, Sop Matahari Khas Solo juga bagian dari kenangan yang tetap akan selalu saya rindukan. Sebenarnya, Solo dan kota tempat saya tinggal saat ini jaraknya cukup dekat. Berkendara via tol hanya butuh waktu sekitar kurang dari 1,5 jam. Tapi yaaaa, ternyata nggak bisa selalu langsung cusss ke Solo kalau ingin makan ini dan itu. 😀

 

Betapa senang hati saya, saat menemukan menu Sop Matahari Khas Solo dapat dinikmati di Ngawi. Yap, salah satu resto yang menyediakan menu spesial ini ada di Dapoer Sangit. Nama restonya pun unik ya? Sangit dalam Bahasa Indonesia berarti aroma gosong. Padahal saat ke Dapoer Sangit nggak ad aitu aroma-aroma sangit. Hahaha…

 

Lokasi

 

Dapoer Sangit berada di Jalan Patiunus No. 17, Pelem, Ngawi. Letaknya berada di tengah Kota Ngawi dan sangat mudah dijangkau. InsyaAllah nggak akan nyasar kok. 😀 Untuk jam bukanya mulai pukul 11.00 hingga 20.30 WIB. Dapoer Sangit tutup setiap Hari Jumat, selain itu buka yaa…

 

Menu

 

Soal menu, Dapoer Sangit memiliki menu istimewa. Ada dua menu best seller di sini yaitu Sop Matahari dan Sop Rambutan. Sop Matahari di Dapoer Sangit ini citarasanya nyaris seperti Sop Matahari Khas Solo. Enak dan wajib pesan saat ke Dapoer Sangit.

 

Sop Matahari ini rasanya gurih, light karena kuahnya bening dan bentuknya cantik seperti matahari. Matahari yang terbuat dari telur dadar dengan 4 atau 5 isian di dalamnya. Disajikan dalam keadaan hangat, tanpa tambah nasi pun sudah bikin perut kenyang.

 

Selain menu andalan di atas, ada beberapa menu lain yang bisa dipesan. Seperti nasi ayam penyet, lele penyet, steak dan lainnya. Menu minumannya juga beragam mulai dari es teh hingga es campur.

 

Fasilitas

 

Dapoer Sangit menyediakan area semi indoor dengan pilihan area meja kursi, lesehan dan gazebo. Tersedia area parkir beserta juru parkir. Tak lupa juga, tersedia tempat cuci tangan yang bersih dan toilet.

 

Baca juga: Menikmati Kopi Lokal Ngawi di Kedai Omah Jengki, Ngawi.

Mencicipi Kopi Lokal Ngawi di Kedai Omah Jengki

Saya tumbuh dan besar di Ngawi meski bukan kelahiran Ngawi dan sejak SMA telah merantau dari Ngawi tapi Ngawi menjadi tempat pulang untuk saya. Ya, saya merasa telah melewati banyak waktu di Ngawi. Di sisi lain, saya ternyata belum banyak mengenal soal kota ini. Termasuk juga, saya baru tahu belakangan ini bahwa Ngawi juga memiliki kopi yang menjadi khasnya.

 

Salah satu kedai kopi di Ngawi yang menyediakan kopi lokal Ngawi adalah Kedai Omah Jengki. Kedai ini merupakan pelopor kopi lokal Ngawi. Bagi Teman-Teman yang sedang berada di Ngawi, boleh banget datang ke Kedai Omah Jengki untuk menikmatinya.

 

Lokasi

 

Kedai Omah Jengki berada di Jalan Patiunus No. 8, Pelem, Ngawi. Tepatnya berada di seberang kepatihan Ngawi. Lokasinya mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum. Oh iya, jam buka Kedai Omah Jengki mulai dari 16.00 hingga 23.00 WIB dan buka setiap hari.

 

Menu

 

Menu kopi istimewa di kedai ini ada kopi Selondo, kopi Sarangan dan kopi Jengki. Kopi Selondo adalah ekselsa single origin milik Ngawi dengan aroma dan rasa Nangka. Kopi Sarangan adalah kopi Arabika Kedai Omah Jengki spesial untuk penikmat kopi fruity dan asam. Kopi Jengki adalah house blend Kedai Omah Jengki yang dominan robusta bagi penikmat pahit sejati.

 

Selain menu tiga kopi itu, pengunjung juga bisa memesan kopi susu atau non kopi. Pilihan menu non kopi juga tersedia banyak pilihan mulai dari menu wedangan, susu, soda ceria, dan aneka menu minuman coklat.

 

Menu makanan juga tersedia ya, mulai menu makan berat hingga menu cemilan seperti otak-otak, tempura, kentang, sosis dan teman-temannya. Menunya lengkap dan bisa jadi tujuan untuk ngopi sambil makan juga.

 

Fasilitas

 

Soal pilihan menu tentu cukup menyenangkan ya? Fasilitasnya juga kok, kedai ini memiliki area parkir yang lega, memiliki ruang yang cukup luas untuk menikmati semua yang kita pesan. Tak hanya itu, di sini tersedia akses wifi dan toilet.

 

Baca juga: Belikopi, Kedai Kopi Ekspress di Ngawi.