Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Tur Istimewa di Museum dan Pabrik Cokelat Monggo Jogja

Museum Cokelat Monggo Jogja

Museum Cokelat Monggo Jogja

Charlie and The Chocolate Factory. Yap, novel karya Roald Dahl tahun 1964 sekaligus film yang tayang di tahun 2005 ini adalah kesan pertama saya saat tiba di Museum dan Pabrik Cokelat Monggo. Saya teringat ketika Charlie membawa Kakek Joe untuk menemaninya dalam tur Pabrik Cokelat Wonka bersama empat pemenang sayembara yang diadakan oleh Willy Wonka. Scene itu bagi saya sangat asik dan terbayang tur saya di Museum dan Pabrik Cokelat Monggo kala itu akan seasik perjalanan Charlie dan Kakek Joe. 😀

Museum Cokelat Monggo Jogja

Sebenarnya, kedatangan saya ke Museum dan Pabrik Cokelat Monggo tanpa rencana dan memang baru tahu saat melewatinya. Kala itu, di pertengahan tahun 2019 perjalanan saya bersama suami ke Jogja bukan untuk piknik meski tetap ada senang-senangnya. Apapun tujuannya, ke Jogja tetaplah menyenangkan. Perjalanan kami saat itu memiliki tujuan utama untuk mengurus pecah sertifikat dan balik nama properti yang kami beli dari pemilik sebelumnya. Ternyata oh ternyata, posisi properti dan Museum Cokelat Monggo ini tetanggaan, satu desa. Apakah senang? Alhamdulillah senang banget. 😀

Museum Cokelat Monggo Jogja

Museum dan Pabrik Cokelat Monggo ini terletak di Jalan Tugu Gentong RT. 03 Sribitan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Museum bergaya arsitektur Jawa ini memang terletak cukup jauh dari pusat kota. Perjalanan menuju museum dari pusat kota sekitar 30 menit dengan jarak kurang lebih 12 KM. Meskipun jauh dari pusat kota, museum ini tetap memiliki daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana baru menikmati kuliner Jogja selain bakpia. Museum dan Pabrik Cokelat Monggo buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 18.00 WIB dengan tiket masuk museum yang murah meriah mulai Rp 10.000,00/orang tergantung aktifitas tur di lokasi.

Museum Cokelat Monggo Jogja
Salah satu sudut di dalam showroom Cokelat Monggo.

Pengelola Museum dan Pabrik Cokelat Monggo menawarkan empat aktifitas tur, yaitu mandiri (seperti yang saya ambil), chocolate making experience, chocolate tasting experience, dan gabungan chocolate making and tasting experience. Dari ketiga aktifitas tur tersebut didampingi oleh seorang pemandu. Saya pikir sangat cocok untuk anak-anak jika berkunjung ke Museum dan Pabrik Cokelat Monggo.

Museum Cokelat Monggo Jogja

Museum Cokelat Monggo Jogja

Museum dan Pabrik Cokelat Monggo terdiri atas empat bangunan. Pertama, museum sebagai gedung inti. Di dalam museum terdapat gambar dan infografik tentang semua informasi seputar cokelat yang ditata dan dipajang rapi di dinding museum. Terdapat display beragam biji cokelat yang bisa dilihat secara langsung. Selain biji cokelat, terdapat koleksi alat-alat tradisional pembuat cokelat.

Museum Cokelat Monggo Jogja

Museum Cokelat Monggo Jogja

Museum Cokelat Monggo Jogja

Di dalam museum, pengunjung disuguhi semacam diorama sejarah cokelat pertama kali oleh Suku Meso Amerika Kuno yang menjadi ahli sekaligus penikmat cokelat. Bagian tengah museum pengunjung akan dimanjakan diorama tentang perkebunan cokelat dan sejarah cokelat Monggo mulai dari berdiri hingga desain kemasan dari masa ke masa. Jadi di dinding akan terlihat berbagai macam desain kemasan Cokelat Monggo dan menurut say aini hal yang unik. Di salah satu ruangan di dalam museum, saya juga menjumpai sebuah vespa klasik di sudut ruangan. Kesan klasik dari masa lalu jadi semakin terasa. 😀

Museum Cokelat Monggo Jogja
Desain kemasan Cokelat Monggo dari masa ke masa.

Kedua, adalah bangunan yang berada tepat berhadapan dengan pintu museum yaitu showroom berbagai produk cokelat siap makan dengan harga yang beragam. Di showroom ini tempat pengunjung membeli tiket masuk museum. Ketiga, bangunan berikutnya adalah sebuah kedai yang berada di samping showroom cokelat. Di kedai ini menyediakan minuman dari cokelat, gelato, maupun minuman non-cokelat. Keempat, bagian terakhir yang terletak di bagian belakang adalah pabrik cokelat di mana para pengunjung bisa melihat proses pembuatan cokelat secara langsung.

Museum Cokelat Monggo Jogja
Di showroom Cokelat Monggo juga menyediakan packing cokelat dalam bentuk parcel.
Museum Cokelat Monggo Jogja
Salah satu sudut di showroom Cokelat Monggo.
Museum Cokelat Monggo Jogja
Area pabrik di bagian belakang.

Secara menyeluruh, tur di Museum dan Pabrik Cokelat Monggo ini bagi saya terasa istimewa ditambah dengan fasilitasnya yang mendukung. Ada musala untuk melaksanakan salat, area parkir yang luas dan toilet yang bersih serta suasana yang nyaman dan tenang.

Museum Cokelat Monggo Jogja
Bagian dalam showroom Cokelat Monggo.
Museum Cokelat Monggo Jogja
Kedai di Museum dan Pabrik Cokelat Monggo.

Mengingat tur saya ke Museum dan Pabrik Monggo saat itu sebelum pandemi tentu akan ada sedikit perubahan aturan terutama dalam hal menjaga prokes. Jika teman-teman berkunjung ke sana, tetap kenakan masker ya ^^ Selain itu, hal yang sangat penting juga adalah teman-teman harus memastikan daya baterai handphone dan kamera yang dibawa terisi penuh karena setiap sudut Museum dan Pabrik Cokelat Monggo sangat estetik dan instagramable.

Selamat berkunjung di Museum dan Pabrik Cokelat Monggo, teman-teman 🙂

Museum Cokelat Monggo Jogja
Salah satu produk Cokelat Monggo berbentuk candi/stupa.

Museum Cokelat Monggo Jogja

 

Selain Museum dan Pabrik Cokelat Monggo, teman-teman juga bisa lanjut berkunjung ke Buku Akik dan Mam’s Well Cafe, lho ^^