Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Ayam Lodho, Sajian Khas Kota Trenggalek

Ayam Lodho

Sedari kecil, Ayam Lodho selalu menjadi menu yang saya incar tiap pulang ke kampung halaman, Trenggalek dan Tulungagung. Dalam Bahasa Jawa, lodho berarti empuk. Dinamakan Ayam Lodho karena daging ayam yang dinikmati terasa empuk dari proses memasak yang lama.

 

Ayam Lodho ini belum sepopuler menu-menu masakan Jawa Timur yang lain. Menu ini juga masih susah didapatkan di kota lain. Awalnya, menu Ayam Lodho ini dihadirkan dalam acara besar seperti hajatan di Trenggalek. Kemudian menjadi menu idola tiap keluarga di momen khusus seperti hari raya.

 

Setiap hari raya, Ayam Lodho menjadi menu yang disantap bersama selepas salat ied di masjid. Disajikan bersama nasi gurih dan urap dengan beraneka macam sayur. Aduuhh, enak banget! 😀

 

Proses Memasak Ayam Lodho

 

Ayam Lodho merupakan salah satu masakan khas Jawa Timur yang lezat karena mengalami dua proses memasak. Pertama, ayam dipanggang terlebih dahulu hingga matang. Kedua, ayam yang telah dipanggang dimasak bersama santan dan para bumbu yang telah dihaluskan.

 

Deretan bumbu yang digunakan memasak Ayam Lodho diantaranya bawang merah, bawang putih, jintan, jahe, kencur, merica, ketumbar, kunyit dan cabai. Lalu masih ditambah dengan daun jeruk, daun salam dan lengkuas.

 

Tips Memasak Ayam Lodho

 

Ayam Lodho paling enak dinikmati dengan rasa yang pedas maksimal. Namun, saat kumpul keluarga besar tidak semua bisa menikmati Ayam Lodho dengan rasa pedas. Biasanya nenek menyiasati dengan membiarkan para cabai utuh, tidak dihaluskan bersama para bumbu yang lain. Jadi bagi yang ingin menikmati Ayam Lodho dengan rasa pedas, cabai bisa dihakuskan sendiri.

 

Hal penting lagi untuk mendapatkan sajian Ayam Lodho yang enak adalah pemilihan ayam yang akan dimasak. Kata nenek, masyarakat Trenggalek atau Tulungagung menggunakan ayam kampung karena dagingnya lebih gurih dan lebih padat. Ayam kampung yang digunakan tidak terlalu tua, dalam pikiran saya, mungkin ayam kampung usia remaja gitulah 😀

 

Seiring dengan perjalanan waktu, Ayam Lodho ini sangat mudah ditemukan terutama di dua kota yaitu Trenggalek dan Tulungagung. Dari penampakannya seperti Opor Ayam tapi memang beda sekali citarasanya. Tak hanya itu, saat menjelang lebaran, memasak Ayam Lodho menjadi lebih mudah karena di pasar biasanya ada yang menjual ayam kampung yang sudah dipanggang. Jadi tinggal memasak di proses kedua saja bersama rempah dan kuah santan. Kata nenek, udah nggak ribet menyembelih ayam dan memanggang sendiri 😀

 

Baca juga: Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Trenggalek

Rekomendasi Oleh-Oleh dari Kota Trenggalek

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya Kariim. Mohon maaf lahir batin ya Teman-Teman ^^ Bagaimana libur lebarannya?

Tahun ini akhirnya mudik lagi setelah tiga kali lebaran tanpa mudik dan dua lebaran kemarin saya rayakan di tanah rantau. Merasakan lagi mudik ke Kota Trenggalek. Makan-makan lagi dengan menu khas keluarga dan tentunya cemal-cemil jajanan khas lebaran dan jajanan khas kota ini. Iya ya, makanan akan selalu jadi sesuatu yang mengesankan. Termasuk juga oleh-oleh jajanannya. Iya kan ya?

Oleh-Oleh Kota Trenggalek
Salah satu toko di pusat oleh-oleh Khas Trenggalek di Kranding, Bendorejo, Pogalan. Berada di jalan utama menuju Trenggalek kota dari arah Tulungagung.

Nah, ini ada beberapa rekomendasi oleh-oleh dari Kota Trenggalek yang menurut saya jadi favorit.

 

Manco

Oleh-Oleh Kota Trenggalek
Manco dengan dua varian.

Bagi saya jajanan ini khas, cemilan ringan macam krupuk. Bentuknya bulat tetapi bagian dalamnya kopong. Luarnya dilapisi gula dan krupuk nasi kering seperti remahan reginang dan ada juga yang berupa wijen. Jadi rasanya itu perpaduan gurih dan manis.

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Opak Kali

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Opak Kali jadi salah satu favorit saya karena saya pikir ini rendah kalori 😀 Opak Kali ini digoreng dengan pasir, tanpa minyak. Dimakan dengan sambel pecel. Tiap anjangsana ke rumah-rumah saudara atau tetangga-tetangga mbah biasanya disediakan Opak Kali ini. Makan Opak Kali sambil ngobrol sana-sini sungguh menyenangkan. 😀

Alen-Alen

Alen-Alen khas Trenggalek ini bentuknya bulat seperti cincin. Ada yang bagian dalamnya kopong dan ada yang berisi atau nggak kopong tapis ama-sama empuk dan renyah. Kalau dari rasanya, saya pikir berbeda dengan Lanting khas Kebumen.

Oleh-Oleh Kota Trenggalek
Alen-Alen dari Kota Trenggalek yang berwarna kuning, pojok kiri paling bawah.

Tempe Kripik

Tempe Kripik mungkin akan dengan mudah kita jumpai di beberapa kota, tetapi Tempe Kripik Khas Trenggalek ini bentuknya mirip tempe mendoan, bukan tempe kripik yang tempenya diiris gitu. Jadi bentuk tempe kripiknya seperti tempe dibungkus daun, berukuran cukup besar dan tipis. Rasanya gurih dan renyah.

 

Apakah Teman-Teman sudah pernah mencoba salah satu dari oleh-oleh Kota Trenggalek?

 

Baca juga: Mendol Tempe Khas Kota Malang.