Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Menunggu Wijayakusuma di Warung Sastra Kota Jogja

Warung Sastra

Warung Sastra

Toko buku bagiku adalah surga. Tempat ilmu pengetahuan dan hiburan tersedia. Tempat di aku bisa merasakan kenyamanan sekaligus kedamaian. Bukankah semua itu ada di surga? AL Dhimas, Penulis.

Warung Sastra

Alasan Harus ke Warung Sastra

Warung Sastra

Pilihan Buku Beragam, Kopi dan Makan

Warung Sastra

Hari itu, Jumat yang penuh berkah, saya menunggu waktu sore di sebuah tempat yang saya banget. Tempat dengan nuansa rumahan dan lingkungan yang cukup tenang. Tak kalah penting ada banyak buku berderet di rak-rak ruang utama. Yap, seperti itulah betapa menyenangkan berkunjung ke toko buku terlebih toko buku indie yang memiliki ciri khas masing-masing. Seperti kata AL Dhimas, layaknya sedang bermain di surga. Apakah ada yang merasakan hal yang sama? ^^

Warung Sastra

Selama kurang lebih dua jam, saya menikmati detik demi detik waktu saya di sebuah toko buku indie yang berada di tengah Kota Jogja. Warung Sastra namanya. Waktu dua jam rasanya sangat singkat. Sembari menunggu pukul 16.40 demi war tiket kereta jarak jauh untuk pulang ke Ngawi, saya menikmati sore itu dengan dua buku yang saya beli di Warung Sastra dan segelas Coffee Latte.

Warung Sastra

Warung Sastra ini merupakan toko buku three in one menurut saya. Tidak hanya menjual buku-buku berkualitas tetapi juga kedai kopi dan warung makan dengan menu penyetan. Buku yang dijual di sini berupa buku non-fiksi dan fiksi dengan banyak pilihan judul. Udah ada menu kopi dan non kopi plus ada menu makan berat juga. Komplit!

Warung Sastra

Paling menyenangkan jika saya ingat lagi adalah berkunjung ke Warung Sastra ini memang di luar rencana. Adik Angkatan semasa kuliah yang merekomendasikan sekaligus mengantar saya ke sini karena awalnya dia pikir lokasinya dekat ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Alasan ini pula yang membuat kunjungan ke Warung Sastra menjadi makin berkesan.

Memiliki Perpustakaan

Warung Sastra

Selain menjual buku-buku berkualitas, Warung Sastra juga memiliki perpustakaan dengan koleksi buku yang nggak sedikit. Ruang perpustakaan di sini nyaman untuk para pembaca. Di dalam ruang perpustakaan terdapat satu sofa, dua rak buku ukuran besar yang penuh dengan buku dan TV LED berukuran besar.

Warung Sastra

Ruang perpustakaan ini ada dua, satu ruang berikutnya terdapat dua rak ukuran besar tanpa sofa dan di ruang perpustakaan yang ini bisa sekaligus digunakan untuk salat. Di ruang perpustakaan yang ini terdapat buku anak-anak juga. Misal nggak ingin beli buku, tetap bisa baca sambil minum kopi atau makan.

Ada Merchandise

Warung Sastra

Di Warung Sastra juga menyediakan merchandise kaos lengan pengen dengan desain yang tidak jauh dengan buku. Tipe-tipe kaos antimainstream gitu deh ya.. Harganya juga masih terjangkau.

Ada Diskusi Buku

Nah, satu lagi kegiatan literasi yang asik di Warung Sastra berupa diskusi buku atau bedah karya. Kegiatan ini biasanya diadakan setiap Jumat malam. Saat itu saya pun rasanya pengen nginap aja tapi apa daya, nggak bisa. 😀 Kan asik bisa saling bersua dengan teman-teman bookworm plus bisa meluaskan genre bacaan ya…

Alamat dan Jam Operasional Warung Sastra

Warung Sastra

Warung Sastra berada di lingkungan perumahan sepengamatan saya dan cukup tenang walaupun tepat di pinggir jalan. Perjalanan saya ke Warung Sastra dari UGM melewati Jalan Monjali, tepat di seberang Hotel Tentrem masuk gang ke arah timur. Tepatnya, terletak berhadapan dengan Indonesia College, Blunyahrejo TR II No. 1180 Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta.

Warung Sastra

Jam operasionalnya dari Hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 15.00 sampai pukul 22.00 WIB. Hari Minggu tutup ya Teman-Teman ^^

Akhirnya, tepat pukul 17.15 WIB saya mengakhiri waktu saya di Warung Sastra setelah menang war tiket kereta Wijayakusuma. Sangat menyenangkan menikmati dua jam di Warung Sastra.

Warung Sastra

Baca juga:

Toko Buku Natan, Toko Buku Indie Heritage di Sudut Mondorakan

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan

Saya sangat terobsesi dengan toko buku indie. Alasannya simpel karena setiap toko buku indie memiliki nilai dan suasana yang berbeda. Di setiap kota, saya selalu mencari tahu kemudian membuat daftar untuk mengunjunginya. Termasuk momen kali ini, akhirnya satu toko buku indie di Jogja sudah saya centang dari daftar. Alhamdulillah…

Toko Buku Natan

Cerita ke Toko Buku Natan: Lokasi dan Jam Operasional

 

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan namanya. Terletak di Jalan Mondorakan No. 5, Prenggan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta. Sebenarnya nggak persisi di sudut Jalan Mondorakan ya tapi memang sangat dekat dengan pertigaan Jalan Mondorakan, samping outlet HS Silver. Toko Buku Natan mulai buka pinti pukul 09.00 hingga 18.00 WIB setiap hari. Yap, kali ini mlipir ke selatan main-main ke toko bukunya. 😀

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan ini menurut saya unik, memasuki halamannya sudah langsung disuguhi suasana klasik. Toko Buku Natan berada dalam sebuah bangunan nuansa Jawa klasik yang ternyata telah dikukuhkan sebagai bangunan cagar budaya. Toko buku ini berada di komplek bangunan Natan’s Royal Heritage atau dalam Bahasa Jawa disebut Ndalem Natan yang menurut informasi dibangun sejak 1857.

Toko Buku Natan

Bagi saya, senang sekali rasanya akhirnya bisa ke Toko Buku Natan dan menikmati buku-buku yang ada. Menenggalamkan diri dengan menelusuri rak demi rak, buku demi buku. Ada banyak sekali buku yang ada di Toko Buku Natan bahkan ada judul-judul yang menurut saya jarang saya temui justru ada di sini.

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan menawarkan beberapa genre buku diantaranya sejarah, filsafat, seni rupa, politik, budaya hingga fiksi dan komik pun tersedia. Ada juga buku-buku resep masakan nusantara hingga buku traveling. Ada juga buku-buku karya penulis Indonesia ternama yaitu Dee Lestari, Eka Kurniawan, Ahmad Fuadi, Leila Chudori dan lain-lain. Selain buku berbahasa Indonesia, di Toko Buku Natan juga menyediakan buku-buku berbahasa Inggris.

Toko Buku Natan

Nah, kalau saya kemarin memang dari awal ngincar buku anak yang ada di Toko Buku Natan. Buku anak yang ada pun termasuk cukup lengkap. Oh iya, semua buku yang dijual di Toko Buku Natan juga bisa dibeli secara daring melalui pesan whatsapp atau melalui marketplace Toko Buku Natan. Saya akui, memang lebih puas saat bisa berkunjung langsung ke sana. No debate! 😀

Toko Buku Natan

Tips Ketika Berkunjung Ke Toko Buku Natan

Toko Buku Natan

Tips ketika ke Toko Buku Natan adalah bawalah totebag. Toko Buku Natan tidak menyediakan kantong plastik untuk wadah belanjaan buku. Jadi kalau Teman-Teman bawa tas kecil maka bawalah serta totebag. Kalau lupa kayak saya kemarin, bisa beli totebag khas Toko Buku Natan seharga Rp 30.000,00. Tasnya simpel dengan desain bagus dan bisa dipakai berulang-ulang.

Toko Buku Natan

Selain toko buku, di komplek Ndalem Natan ini juga ada penginapan, kafe, ruang pameran untuk karya-karya seni dan juga museum. Di satu alamat tetapi bisa menikmati lebih dari satu hal selain ke toko buku.

Gimana? Adakah Teman-Teman ingin berkunjung juga ke Toko Buku Natan? ^^

Toko Buku Natan

Baca juga: Buku Akik, Toko Buku Indie di Jogja Utara, Sleman dan Bawa Buku, Toko Buku Indie Dekat Tamansari.

Berakhir Pekan di Muslim Life Fair Jogja Setelah Pandemi

Muslim Life Fair Jogja

Muslim Life Fair Jogja

Dengan tagar Mlaku Meneh rasanya ada sebuah harapan baik yang besar dan bahagia di Muslim Life Fair chapter Jogja. Bertempat di Jogja Expo Center event Muslim Life Fair ternyata memiliki magnet yang besar dan menarik perhatian. Saya berkesempatan berkunjung di hari pertama menemui suasana yang ramai. Rasanya dapat gitu ‘euforia’-nya apalagi setelah pandemi yang lumayan dan lebih spesial lagi bagi saya pribadi adalah mumpung sementara balik tinggal di Jawa. 😀

Muslim Life Fair Jogja

Selayang Pandang Muslim Life Fair

Muslim Life Fair Jogja

Event ini sebenarnya bukan sekadar event untuk senang-senang saja tetapi juga menjadi pameran produk halal dan gaya hidup syariah. Muslim Life Fair dibuka mulai hari Jumat (9/6) hingga hari ini, Minggu (11/6). Pameran ini diikuti 150 exhibitors dari berbagai kategori produk di antaranya kuliner, modest fashion & accessories, kids & baby products, komunitas dan hobi, Islamic book & publisher, kosmetik halal, travel, multi product & Islamic finance.

Muslim Life Fair Jogja

Selain menjadi kesempatan untuk mengenal berbagai produk dan jasa, Muslim Life Fair juga menjadi sebuah kesempatan mendukung percepatan sertifikasi halal. Hal itu menjadi penting karena sertifikasi halal menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas produk-produk UMKM yang lebih kompetitif dan memudahkan meluaskan jaringan usaha secara global.

Stan Favorit di Muslim Life Fair Versi Pribadi

Kuliner

Muslim Life Fair Jogja

Ada banyak stan di Muslim Life Fair tapi pasti setiap pengunjung akan memiliki tempat-tempat favorit yang dituju yaa termasuk saya. Saya paling suka di area kuliner hahaha 😀 Kemarin sempat jajan kebab, salad, dan segelas jus buah tanpa tambahan gula. Di area kuliner ini diikuti banyak stan yang menawarkan bermacam-macam menu mulai menu nusantara, menu Timur Tengah seperti nasi kebuli, kebab dan nasi mandhi hingga menu jajanan Korea yang ada di stan Lawson. Ada stan Kopi Kenangan dan Waroeng Steak juga. Di area kuliner ini juga dilengkapi meja kursi dalam jumlah yang banyak.

Muslim Life Fair Jogja

Namla dan Pinisi

Namla dan Pinisi adalah penerbit buku anak-anak islami. Saya tentu senang sekali menemukan mereka membuka stan di Muslim Life Fair. Jadilah kemarin saya mampir dan memboyong dua buku. Lebih menyenangkan lagi, kemarin ada diskonnya lho Teman-Teman 😀

Muslim Life Fair Jogja

Kaktusqu Lucu

Muslim Life Fair Jogja

Stan yang satu ini bagi saya bukan sesuatu yang baru. Saya mengenal Kaktusqu Lucu sejak 2020 seingat saya saat awal-awal Kaktusqu Lucu lahir hingga sebesar sekarang. Kaktusqu Lucu juga menjadi bagian dari usaha menjaga kewarasan masa-masa pandemi yang harus tetap tinggal di rumah saja. Memelihara kaktus saat itu adalah hal yang menyenangkan. Kemarin pun sebenarnya ingin ikut mewarnai di stan Kaktusqu Lucu tapi barengan sama anak-anak kicik yang imut-imut sedang asik mewarnai pot pilihan mereka.

Muslim Life Fair Jogja

Fasilitas di Muslim Fair Jogja

Muslim Life Fair Jogja
Salah satu produk yang menurut saya lucu sih ini..

Fasilitas yang disiapkan penyelenggara Muslim Life Fair menurut saya sangatlah rapi hingga terasa nyaman. Ada toilet yang bersih, tempat salat yang nyaman, hingga disediakan tempat sampah yang sangat mudah dijangkau. Tak lupa, area parkir yang disediakan pun juga sangat luas dan tentu saja aman ya..

Muslim Life Fair Jogja
Gerai Angelina Atelier langsung penuh dan dari obrolan saya bersama Kak Kartina memang karena harganya lebih murah daripada biasanya. Tentu saja juga jasa titip.

Overall, saya senang dan bersyukur bisa berakhir pekan di Jogja dan mengunjungi Muslim Life Fair. Kalau Teman-Teman, stan favorit kalian apa di Muslim Life Fair?
Muslim Life Fair Jogja

Baca juga: Ke Jogja, Jangan Lupa ke Arka Coffee Space dan Bawa Buku. 

Safari Menjelang Ramadhan Bersama Anak di Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM

Telat! Pasti itu kesan pertama saat baca judul blogpost saya kali ini. 😀 Tulisan yang harusnya tayang saat Ramadhan tetapi baru naik di Bulan Syawal, hehehe. Safari Jogja ini sendiri saya dan Bilgi lakukan H-2 menjelang Ramadhan. Salah satu tujuan kami adalah Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada atau lebih dikenal MasKam UGM.

Masjid Kampus UGM

Terletak di Jalan Prof. DR. Drs. Notonagoro, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY. Masjid Kampus UGM terletak di lingkungan Universitas Gadjah Mada tepatnya sebelah barat Grha Sabha Pramana, Fakultas Ilmu Budaya, dan tepat di pintu belakang Fakultas Psikologi UGM.

Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM

Safari kali ini tidak hanya sekadar main ke Masjid Kampus UGM tapi sekaligus menyusuri jalan kenangan untuk saya hahaha. MasKam UGM ini adem, nggak hanya adem suasana tapi bikin adem hati juga. Masjid dengan tipe terbuka dan terdiri dari dua lantai. Toilet pria dan wanita terpisah. Toilet wanita terdiri dari kamar mandi yang tersedia cukup banyak jumlahnya disertai dengan tempat wudlu yang juga banyak, kalaupun antri nggak perlu terlalu lama menunggu. Sisi taman di MasKam UGM ini luas, saat Ramadhan bisa untuk ngabuburit sambil ikut kajian dilanjut buka puasa ala piknik gitu. Ada kolam yang lumayan besar dan air mancur. Ada gerbang yang biasa disebut dengan gerbang dan tangga cinta. Di MasKam ini sering ada yang merayakan pernikahan dan akad di MasKam. Dulu menikah dengan di MasKam ini jadi salah satu mimpi saya kalau menikah dengan sesame KAGAMA tapi ternyata saya dinikahi alumni STAN. 😀

Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM
Menara Masjid Kampus UGM.

Tak hanya itu, di lingkungan MasKam ini juga ada lembaga pengelola amal, zakat, dan infaq. Berdiri juga Bank Muamalat (sekarang sepertinya jadi BSI). Masjid yang menyediakan kenyamanan untuk beribadah atau sekadar sejenak melepas penat. Dulu, saat saya kuliah antara tahun 2008 hingga 2012 ada yang jualan buku-buku dan majalah islami di MasKam UGM. Terakhir saya datang Maret kemarin sudah tidak ada yang berjualan buku di sana.

Masjid Kampus UGM

Alasan saya mengajak anak mengunjungi masjid ini antara lain ingin mengenalkan ragam masjid bahwa masjid memiliki banyak gaya dari segi bangunan, menanamkan rasa cinta pada masjid dan ingin membuatnya nyaman ketika berada di masjid. Hal terpenting lagi adalah rasa tanggung jawab pada diri sendiri ketika di masjid dengan tetap tenang karena fungsi utama masjid adalah untuk beribadah. Jadi memang untuk bekal anak mengikuti serangkaian kegiatan Ramadhan terutama salat berjamaah lima waktu dan tarawih.

Masjid Kampus UGM
Sedang ada perawatan masjid menjelang Ramadhan.

Adakah Teman-Teman yang sudah pernah singgah di Masjid Kampus UGM ini? Yuk, bagi pengalaman teman-teman…

 

Baca juga: Ke Jogja? Jangan lupa ke Bawa Buku dan Arka Coffee Space dan Menginap di Carani Hotel.

Pengalaman Menginap di Carani Hotel Yogyakarta

Carani Hotel

Carani Hotel

Carani Hotel adalah salah satu hotel yang terletak di Jalan Prof. Herman Yohanes No. 16 Terban, Yogyakarta. Salah satu area yang menurut saya sangat strategis, dekat dengan salah satu pusat perbelanjaan dan banyak di sekitar dekat hotel terdapat deretan kuliner yang legendaris. Misalnya, depan Carani Hotel ada Gudeg Yu Djum, sampingnya ada Lotek Bu Bagyo, ada juga Gudeg Sagan hingga Ayam Geprek Keprabon. Selain itu juga ada banyak pilihan kedai kopi di sepanjang Jalan Prof. Herman Yohanes. Lokasi Carani Hotel juga sangat dekat dengan UGM dan UNY.

Carani Hotel

Carani Hotel

Carani Hotel

Fasilitas Carani Hotel

Tempat strategis disertai dengan fasilitas yang memuaskan tentu akan menarik peminat termasuk saya. Saya dua kali memutuskan menginap di Carani Hotel salah satu alasannya adalah lokasi yang dekat dengan kuliner-kuliner yang enak. Termasuk juga ada Bakmi Jawa saat malam dekat hotel.

Carani Hotel

Bicara fasilitas, Carani Hotel memiliki fasilitas yang bagus. Di dalam kamar sudah tersedia water heater, gula, teh, kopi, cangkir, dan sendok. Oh iya, tidak ada air minum dalam botol plastik. Carani Hotel menerapkan sistem eco-friendly, pihak manajemen telah menyiapkan teko air dan kita bisa mengisinya dari dispenser yang sudah disiapkan di tiap sudut lorong hotel. Air dalam dispenser tersedia dingin dan panas. Fasilitas lain ada brankas, TV dan alat mandi lengkap beserta hair dryer dan air hangat. Tak kalah penting, Carani Hotel juga menyediakan akses wifi secara gratis dengan akses yang lumayan cepat.

Carani Hotel

Tipe Kamar di Carani Hotel

Ada tipe kamar yang bisa dipilih di Carani Hotel yaitu, pertama, Twin Bed (Room Only) atau Twin Bed with breakfast dengan harga antara Rp 322.222,00/malam hingga Rp 377.778,00/malam. Kedua, tipe Hollywood yang memiliki dua pilihan yaitu Room Only atau With Breakfast dengan kisaran harga yang sama dengan tipe twin bed. Bedanya, Hollywood menggunakan 1 double bed. Ketiga, adalah tipe Family with breakfast dengan kisaran harga Rp 433.333,00/malam dengan ukuran kamar yang lebih luas.

Carani Hotel

Menurut saya, sistem pesannya juga sangat mudah dengan pesan langsung di Carani Hotel dan melalui aplikasi online seperti Traveloka. Untuk pemesanan langsung bisa tetap dapat kamar jika tidak sedang musim liburan yaa, kalau musim liburan sebaiknya pesan melalui aplikasi daring aja biar aman. Iya nggak?

Carani Hotel

Baca juga: Bakmi Jawa MIROSO dekat Carani Hotel.