Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Galeri Kue Masariku, Toko Oleh-Oleh di Ngawi

Di Ngawi, selain destinasi wisata alam dan sejarah, juga tersedia wisata kuliner. Salah satunya adalah toko oleh-oleh yang menyediakan berbagai pilihan jajanan khas Ngawi atau setidaknya mengingatkan akan Kota Ngawi. Kali ini, saya ingin merekomendasikan salah satu toko oleh-oleh yang bisa dikunjungi saat di Ngawi adalah Galeri Kue Masariku.

 

Lokasi

 

Galeri Kue Masariku berada di pusat kota Ngawi. Lokasinya tak jauh dari Tugu Gading Kartonyono. Berada di sisi barat Tugu Gading, Galeri Kue Masariku beralamatkan di Jalan A. Yani No. 72, Margomulyo, Ngawi.

 

Lokasi yang strategis ini bisa dijangkau dengan transportasi umum juga lho. Kita bisa naik bus, becak motor, ojek online, angkot dan memang paling enak, naik kendaraan sendiri 😀 Jam operasional Galeri Kue Masariku mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Karena buka pagi, Galeri Kue Masariku selama ini menjadi andalan untuk saya membeli kue-kue untuk bingkisan.

 

Menu

 

Menu idola di Galeri Kue Masariku adalah bolen pisang, sekaligus ini favorit saya juga 😀 Rasanya enak, gurih manisnya pas. Bolen pisang di sini berisi pisang, coklat dan keju. Fresh tiap hari, bahkan jika kita membeli saat jam sore, bolen yang kita beli baru diproses masak saat siang.

 

Selain bolen pisang, ada pilihan lagi seperti bolu gulung Kartonyono yang menurut saya cute sekali. Di permukaan bolu terdapat gambar iconic-nya Ngawi, Tugu Gading. Ada juga bolu keju, salah satu varian favorit saya untuk bingkisan. Ada juga bolu pandan, tahu bakso, krumpul, bolu vanila dan lapis pisang.

 

Galeri Kue Masariku juga menyediakan aneka camilan kering produksi sendiri dan produk UMKM. Di antaranya kembang goyang, keju kriwil, banana crunchy, keripik tempe sagu, peyek kacang, telur asin dan makaroni khas Masariku. Selain aneka bakery dan camilan kering, tersedia juga menu minuman seperti kunyit asam, peach gum dan lainnya.

 

Baca juga: Rekomendasi Resto dengan Suasana Tenang di Ngawi.

Porta Fighter Roastery, Ngopi dengan Suasana Tenang

Ngawi meski area kotanya tidak terlalu besar tapi kota ini memberi beberapa pilihan kedai kopi bagi penikmatnya. Setiap kedai kopi menawarkan suasana yang berbeda. Kita terutama saya tinggal menyesuaikan sesuai kebutuhan aja. Misal ingin menikmati kopi dengan suasana tengah saat siang atau sore hari, salah satunya bisa ke Porta Fighter Roastery.

 

Lokasi

 

Pertama kali saya berkunjung ke Porta Fighter Roastery ini di awal tahun 2022 saat mudik dari Palu, Sulawesi Tengah. Lokasinya berada di tengah kota, dekat Tugu Gading Kartonyono. Tepatnya, berada di Jalan Brawijaya No. 13, Margomulyo, Ngawi.

 

Jam Operasional

 

Porta Fighter mulai buka pada pukul 11.00 hingga 23.00 WIB setiap hari. Dilihat dari jam bukanya termasuk kedai kopi yang buka siang hari ya. Oh ya, pun enak juga untuk ngopi saat malam terutama saat malam mingguan.

 

Menu

 

Favorit saya di sini tidak berubah coffee latte tanpa gula. Namun, seingat saya saat pertama kali ke sini, menu pertama yang saya cicipi adalah hot cappuccino. Enak semua kok! 😀 selain kedua minuman tersebut ada juga varian menu kopi lainnya seperti americano, espresso, hazelnut latte, caramel latte, mocca latte dan lainnya.

 

Selain menu kopi ada juga aneka menu minuman berbahan dasar dari teh dan susu. Porta Fighter juga menyediakan menu makanan dan beberapa menu snack untuk menemani pesanan kopi kita.

 

Ada hal yang menarik juga di sini yaitu kita bisa memesan menu minuman kita ke barista bahkan kita bisa meracik sendiri. Porta Fighter juga berkonsep open bar. Asyik banget, kan?

 

Fasilitas

 

Fasilitas di Porta Fighter Roastery termasuk oke, menurut saya. Mulai dari area parkir yang luas terutama untuk pengunjung yang datang mengendarai roda 4. Ada toilet dan musola juga. Selain fasilitas tersebut, Porta Fighter juga menang banyak dengan suasananya yang tenang meski di tengah kota dan lokasinya tepat di pinggir jalan. Bukan termasuk jalan besar namun jalan penghubung dua jalan besar tapi beneran suasananya tenang.

 

Area di Porta Fighter Roastery terbagi atas dua area yaitu indoor dan outdoor. Area indoor tentu saja ber-AC sedangkan area outdoor memang enak digunakan saat sore atau malam. Tersedia juga akses wifi yang bisa digunakan bagi para pengunjung. Cocoklah ya untuk work from café ^^

 

Baca juga: Rekomendasi Kedai Kopi di Kota Ngawi.

Bakso Goendoel, Rekomendasi Bakso Prasmanan di Bogor

Kali ini saya berkunjung ke sebuah warung bakso. Ya, kalian tidak salah baca, memang warung bakso. Namun yang agak beda dengan warung bakso kebanyakan adalah warung bakso ini mempunyai konsep prasmanan. Jadi ada beragam jenis bakso dan pangsit yang tersedia, kalian tinggal pilih mana yang disuka. Di samping bisa menyesuaikan dengan selera kalian, konsep bakso prasmanan ini juga bisa menyesuaikan dengan tingkat rasa lapar kalian. Kalau lagi lapar ya lebih banyak ambil baksonya.

 

Lokasi

Nama warung baksonya adalah Bakso Goendoel, yang beralamat di Jl. Villa Duta III No. 12, Kota Bogor. Dilihat dari luar, konsep warung bakso kebanyakan yang sederhana dan minimalis tidak berlaku di warung Bakso Goendoel. Sekilas, warung bakso ini nampak seperti restoran atau café. Tempat duduk pengunjung cukup luas dan ada taman dengan kolam ikan di sampingnya. Di tengah-tengah ada gerobak bakso tradisional yang menurutku hanya sebagai pajangan dan tempat meletakkan saos dan sambal saja, biar kesan sebagai warung bakso masih kelihatan.

 

Pelayanan dan Fasilitas

Kalau kalian mau pesen, kalian bisa ambil nampan dan mangkok sendiri, kemudian tinggal ambil beragam jenis bakso sesuai selera. Ada beragam jenis bakso yang ditawarkan, antara lain: bakso ikan, bakso urat, tahu bakso, aneka pangsit, tahu putih, bakso pedas, bakso jamur, dll. Tentu semua dengan harga yang berbeda-beda.

 

Kalau kalian lagi gak pengen makan bakso, di tempat ini juga ada menu lainnnya. Kalian bisa coba sop buntut, rawon, tahu telor, lontong, gado-gado, dan masih banyak lagi. Minuman pun tersedia beraneka ragam. Ada es kelapa muda, es teller, es campur, es buah, es durian, es dawet, dan aneka jus. Pokoknya lumayan komplit dan banyak pilihan.

 

Soal kenyamana untuk pengunjung, parkiran di warung Bakso Goendoel ini cukup luas, baik untuk mobil dan motor. Ada toilet dan ada mushola. Kalau malam ada live musik walaupun hanya diiringi sama organ tunggal doang.

 

Recommended?

Kalau menurut saya, kombinasi bakso dan kuahnya lumayan enak. Kalian bisa meracik sendiri tambahan sambal/saos dan taburan bawang goreng sesuai selera. Tapi karena tempatnya luas dan nyaman, jangan membandingkan harganya dengan warung bakso pinggir jalan. Agak lebih mahal, tapi patut dicoba untuk penikmat bakso. Point plus-nya, ada macam-macam bakso yang bisa dicoba, jadi gak bikin bosen.

 

Baca juga: Raja Seblak, Rekomendasi Seblak Prasmanan di Ngawi.

Mencicipi Night Kisses di Tsuin Coffee

Di Bogor, sudah mulai banyak café-café dengan konsep estetik. Kenapa saya bisa bilang banyak, karena café yang akan saya bahas ini saya temukan secara tidak sengaja. Waktu itu kami pengen ke café di daerah puncak dari Jakarta. Tapi karena di jalan agak macet, kami memutuskan nyari café saja di sekitar Bogor. Berbekal google maps, saya cari café di sekitar tempat saya berada, dan ketemulah café ini: Tsuin Coffee. Dengan pertimbangan bahwa nggak sengaja nemu aja udah dapat café yang cantik, maka saya asumsikan di Bogor harusnya banyak café-café yang cantik.

Lokasi dan Menu

Café ini terletak di Jl. Achmad Sobana No. 7A, Kota Bogor. Interior café terkesan simple dengan banyak nuansa putih dan sedikit sentuhan kayu. Dinding berwarna putih, kursi dan meja, serta langit-langit juga berwarna putih. Di tengah ruangan ada cermin besar berbentuk hampir lingkaran sempurna, menambah keunikan dari interiornya. Karena interior yang cenderung simple tersebut, berfoto pakai baju apa pun akan match dengan cafenya. Pakai baju nuansa gelap bagus juga, atau pakai baju cerah juga gak masalah.

Selain menyediakan menu minuman yang didominasi kopi dan variannya, di sini juga menyediakan menu makanan berat. Saya kebetulan memang belum makan siang dan mencoba menu Smoked Brisket Sambal Matah. Hasilnya tidak mengecewakan, cukup enak. Sedangkan untuk minuman saya mencoba Night Kisses. Surprisingly, ini enak banget. Rasa kopinya agak asam karena dicampur dengan jeruk dalam proses pembuatannya. Rasanya segar. Kekurangannya cuma satu, kurang banyak, hehe.

Fasilitas

Ruangan café ini terbagi jadi dua bagian, indoor dan outdoor. Indoor di bagian depan dan outdoor di bagian belakang. Tempat parkir lumayan luas karena bangunan café dibangun agak ke dalam sehingga menyisakan space untuk parkir kendaraan. Di belakang ada toilet dan musholla kecil. Tersedia juga wifi untuk yang pengen WFC (Work From Café). Di beberapa titik juga tersedia colokan untuk yang mau menggunakan laptop atau nge-charge HP. Ketika saya datang, banyak juga pengunjung café yang saat itu sedang membuka laptopnya.

 

Baca juga: Peta Lengkap Restoran Halal di Korea Selatan.

Ayam Lodho, Sajian Khas Kota Trenggalek

Ayam Lodho

Sedari kecil, Ayam Lodho selalu menjadi menu yang saya incar tiap pulang ke kampung halaman, Trenggalek dan Tulungagung. Dalam Bahasa Jawa, lodho berarti empuk. Dinamakan Ayam Lodho karena daging ayam yang dinikmati terasa empuk dari proses memasak yang lama.

 

Ayam Lodho ini belum sepopuler menu-menu masakan Jawa Timur yang lain. Menu ini juga masih susah didapatkan di kota lain. Awalnya, menu Ayam Lodho ini dihadirkan dalam acara besar seperti hajatan di Trenggalek. Kemudian menjadi menu idola tiap keluarga di momen khusus seperti hari raya.

 

Setiap hari raya, Ayam Lodho menjadi menu yang disantap bersama selepas salat ied di masjid. Disajikan bersama nasi gurih dan urap dengan beraneka macam sayur. Aduuhh, enak banget! 😀

 

Proses Memasak Ayam Lodho

 

Ayam Lodho merupakan salah satu masakan khas Jawa Timur yang lezat karena mengalami dua proses memasak. Pertama, ayam dipanggang terlebih dahulu hingga matang. Kedua, ayam yang telah dipanggang dimasak bersama santan dan para bumbu yang telah dihaluskan.

 

Deretan bumbu yang digunakan memasak Ayam Lodho diantaranya bawang merah, bawang putih, jintan, jahe, kencur, merica, ketumbar, kunyit dan cabai. Lalu masih ditambah dengan daun jeruk, daun salam dan lengkuas.

 

Tips Memasak Ayam Lodho

 

Ayam Lodho paling enak dinikmati dengan rasa yang pedas maksimal. Namun, saat kumpul keluarga besar tidak semua bisa menikmati Ayam Lodho dengan rasa pedas. Biasanya nenek menyiasati dengan membiarkan para cabai utuh, tidak dihaluskan bersama para bumbu yang lain. Jadi bagi yang ingin menikmati Ayam Lodho dengan rasa pedas, cabai bisa dihakuskan sendiri.

 

Hal penting lagi untuk mendapatkan sajian Ayam Lodho yang enak adalah pemilihan ayam yang akan dimasak. Kata nenek, masyarakat Trenggalek atau Tulungagung menggunakan ayam kampung karena dagingnya lebih gurih dan lebih padat. Ayam kampung yang digunakan tidak terlalu tua, dalam pikiran saya, mungkin ayam kampung usia remaja gitulah 😀

 

Seiring dengan perjalanan waktu, Ayam Lodho ini sangat mudah ditemukan terutama di dua kota yaitu Trenggalek dan Tulungagung. Dari penampakannya seperti Opor Ayam tapi memang beda sekali citarasanya. Tak hanya itu, saat menjelang lebaran, memasak Ayam Lodho menjadi lebih mudah karena di pasar biasanya ada yang menjual ayam kampung yang sudah dipanggang. Jadi tinggal memasak di proses kedua saja bersama rempah dan kuah santan. Kata nenek, udah nggak ribet menyembelih ayam dan memanggang sendiri 😀

 

Baca juga: Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Trenggalek

Rekomendasi Destinasi Wisata Alam di Ngawi

Ngawi adalah salah satu kabupaten yang berada di Propinsi Jawa Timur paling barat, yang berbatasan langsung dengan Kota Sragen, Jawa Tengah. Sebagian wilayah Ngawi berada di kaki Gunung Lawu. Oleh karena itu, Ngawi tak hanya memiliki destinasi wisata sejarah tetapi juga destinasi alam yang menarik.

 

Wilayah Ngawi yang berada di kaki Gunung Lawu cenderung berudara sejuk. Hal ini tentu saja menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk bersantai sejenak sambil menikmati keindahan alam. Akses menuju lokasi wisata alam di Ngawi juga sudah bagus dan memadai.

 

Beberapa rekomendasi wisata alam di Ngawi

 

Air Terjun Srambang

 

Air Terjun Srambang berada di kaki Gunung Lawu yang juga berada di Kawasan Srambang Park. Dari pintu masuk menuju air terjun, para pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan taman-taman bunga yang cantik. Selain itu juga terdapat kolam dan banyak spot foto di sepanjang jalan menuju air terjun.

 

Lokasi: Girimulyo, Hutan Jogorogo, Kecamatan Jogorogo, Ngawi.

Cerita lengkap di Air Terjun Srambang ada di sini ^^

 

Sumber Koso

 

Sumber Koso merupakan sumber mata air yang akhirnya dibuat menjadi kolam dan di sekitarnya ditata taman-taman bunga oleh warga sekitar. Kolam yang berasal dari mata air tersebut dimanfaatkan untuk memelihara ikan Koi dengan jumlah yang banyak.

 

Udara yang sejuk, taman-taman bunga yang indah, kolam ikan Koi dan tersedia spot foto yang menarik. Selain itu juga ada playground dan kolam air berisi bola-bola yang menarik untuk anak-anak.

 

Cerita lengkap saat berkunjung dan detail lokasi ke Sumber Koso ada di sini ^^

 

Kebun Teh Jamus

 

Kebun Teh Jamus adalah salah satu destinasi wisata alam yang jauh dari hiruk pikuk kota Ngawi. Terletak di kaki Gunung Lawu, Kebun Teh Jamus memiliki udara yang sejuk. Keindahan Kebun Teh Jamus berupa hamparan perbukitan hijau yang luas dan memesona. Kebun teh ini diperkirakan berusia ratusan tahun sejak masa Kolonial Belanda.

 

Oh iya, lokasi Kebun Teh Jamus ini berada tepat di atas Sumber Koso. Jadi ketika kita memiliki tujuan ke Kebun Teh Jamus ini bisa sekalian ke Sumber Koso.

 

Lokasi: Jamus, RW. 04, Jamus, Girikerto, Kecamatan Sine, Ngawi.

 

Waduk Sangiran

 

Waduk Sangiran merupakan salah satu destinasi wisata alam di Kota Ngawi. Waduk yang berjarak kurang lebih 22,9 KM dari Alun-Alun Ngawi. Di sini para pengunjung bisa menikmati sejuknya angin sepoi-sepoi dengan pemandangan hijau yang membentang.

 

Di Waduk Sangiran, kita bisa menyewa perahu untuk berkeliling menikmati keindahan waduk. Selain itu ada beberapa kegiatan asik yang bisa dilakukan di Waduk Sangiran, lho. Apa saja yang bisa dilakukan di Waduk Sangiran? Cerita lengkapnya ada di sini ^^

 

Air Terjun Pengantin

 

Selain Air Terjun Srambang, ada lagi destinasi wisata air terjun di Ngawi yaitu Air Terjun Pengantin. Nama air terjun ini berasal dari penampakan fisik air terjunnya yang berdampingan dengan tinggi yang sama, 12 meter.

 

Pemandangan di sekitar Air Terjun Pengantin masih sangat asri. Air terjun ini sangat cocok bagi pengunjung yang menyukai suasana yang tenang karena Air Terjun Pengantin tidak seramai Air Terjun Srambang.

 

Lokasi: Sabrang, RT.03/RW.01, Besek, Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Ngawi.

 

Baca juga: Rekomendasi Destinasi Wisata Sejarah di Ngawi.