Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Roti Sisir Jogja, Oleh-Oleh Jogja Antimainstream

Roti Sisir Jogja

Oktober lalu, saat saya ‘pulang’ ke kampus karena menjadi juri di Festival Kebudayaan Arab 2024 yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Budaya UGM menjadi kesempatan saya bertemu dengan besti sewaktu kuliah dan nge-kost bareng. Kami tidak berjanji bertemu sehari sebelumnya, semua terjadi ya sangat cepat. Kami bertemu saat waktu break dan bertemu di kantin kampus. Kami hanya bertemu kurang lebih satu jam dan saat akan berpisah, sahabat saya memberi saya sebuah kantong berisi dua box jajan dan sebuah buku.

Roti Sisir Jogja

Setelah tiba di rumah, kotak jajan itu berisi roti sisir aneka rasa. Satu kotak varian rasa manis dan satu kota varian gurih. Roti Sisir Jogja ini beneran istimewa sesuai dengan kota asalnya. Seperti yang kita tahu, roti sisir merupakan salah satu jajanan legendaris yang sering menjadi nostalgia bagi banyak orang. Roti ini terkenal dengan teksturnya yang lembut, aroma khas yang menggoda dan rasa manis gurih yang sederhana tapi menggugah selera. Begitu juga dengan Roti Sisir Jogja yang bisa dijadikan oleh-oleh antimainstream dari Jogja. Berikut alasan Roti Sisir Jogja wajib dijadikan oleh-oleh untuk keluarga,

 

Aroma Menggoda

 

Roti Sisir Jogja memiliki aroma yang menggoda dan menggugah selera. Kebayang kalau sesaat setelah diangkat dari oven, pasti harum sekali aromanya.

 

Tekstur Lembut

 

Salah satu daya tarik Roti Sisir Jogja adalah teksturnya yang empuk dan lembut. Saat roti digigit, seakan roti ini langsung meleleh di mulut.

 

Kaya Rasa

Untuk rasa original ada manis yang sederhana dipadukan dengan olesan margarin atau mentega yang memberikan kesan rumahan yang khas. Rasa ini mengingatkan pada roti tradisional saat kita khususnya saya saat masih kecil dulu. Selain rasa original, Roti Sisir Jogja menyediakan banyak varian rasa. Untuk pilihan rasa manis ada coklat, keju, nutella, nanas, strawberry dan lainnya. Adapun pilihan rasa gurihnya ada smoke beef, lemper dan lainnya. Karena banyak rasa ini akhirnya saya pesan secara online. 😀

 

Teman Minum Teh atau Kopi

 

Roti Sisir Jogja sangat bisa dijadikan teman ngeteh atau ngopi. Sederhana banget ya tapi bikin bahagia. Terlebih pilihan rasanya banyak sekali.

 

Nah, jika Teman-Teman sudah pernah mencicipi Roti Sisir Jogja ini, apa varian favorit, Teman-Teman?

 

Baca juga: Hal-Hal Menarik di Hamzah Batik Malioboro, Ada yang Pernah Mampir?

Coffee Latte dan Buku-Buku di Kopi Pak Pos Toegoe Yogyakarta

Kopi Pak Pos Toegoe

Kopi Pak Pos Toegoe

Setelah selesai menjadi juri lomba esai presentasi di event Festival Kebudayaan Arab Fakultas Ilmu Budaya UGM, sembari menunggu Kereta Bangunkarta datang, saya memilih untuk menikmati sore itu di sebuah kedai kopi. Tentu sudah survei lebih dulu yaa, pilihan saya tetap ke kedai kopi yang memiliki mini library  atau bookshop. Kriteria ini pasti sangat mudah ditemukan di Kota Yogyakarta.

Kopi Pak Pos Toegoe

Kopi Pak Pos Toegoe namanya. Sebuah kedai kopi yang populer untuk ngopi sambil menikmati suasana kota. Ditambah lagi, di kedai ini memiliki koleksi buku-buku yang ciamik untuk menemani kopi pilihan kita. Bukankah kopi dan buku selalu menjadi pasangan yang serasi? Ahaayyy!!!

 

Suasana

 

Bagi saya pribadi, suasana Yogyakarta memiliki ikatan yang erat di hati karena saya pernah menghabiskan tujuh tahun tinggal di sini. Yap, cara menikmati Yogyakarta tentu bersama kenangan dan rasa rindu, rindu ingin tinggal lagi di Yogyakarta. Boleh banget diaminkan yaaa ^^

 

Kopi Pak Pos berada di daerah Tugu, waktu itu saya menikmatinya di ujung sore menuju senja tiba. Suasananya asik karena saat itu agak mendung-mendung manja tapi hujan tidak turun. Angin yang berhembus juga sepoi-sepoi sejuk tapi nggak bikin ngantuk kok 😀 Yang ada bikin senyum-senyum sendiri. Rasanya tangki cinta lagi terisi penuh.

 

Lokasi

 

Kopi Pak Pos Toegoe berada di Jalan Jendral Sudirman No. 19, Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. Tepatnya di samping Kantor Pos Tugu, sebelah Hotel Santika. Akses menuju ke kedai ini sangat mudah, bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi, transportasi umum atau online. Kopi Pak Pos mulai buka pukul 07.00 hingga 01.00 WIB setiap hari.

 

Menu

 

Di Kopi Pak Pos saya memesan coffee latte panas tanpa gula dan kwetiau goreng. Sambil menikmati keduanya, saya habiskan dengan membaca dua buku. Pertama, buku karya Kang Maman dan Romansa Stovia. Coffee latte-nya enak, rasa kopinya masih kuat dengan komposisi yang pas. Saya suka coffee latte yang rasa pahitnya kuat, nggak tenggelam oleh rasa susu. Kwetiau goreng yang saya pesan juga tak kalah sedapnya. Rasa gurih, pedas sesuai pesanan dan ada aroma sangit-sangit yang menambah citarasanya. Kerenlah koki dan baristanya.

 

Selain menu di atas, Kopi Pak Pos menawarkan menu lain di antaranya berbagai jenis sajian menu kopi dan non-kopi. Untuk menu makanan, ada makanan berat dan berbagai camilan. Tidak hanya itu, kita juga bisa menikmati aneka roti dan kue di kedai ini.

 

Fasilitas

 

Tempat udah oke, menu-menunya enak, sekarang giliran cerita tentang fasilitas. Mulai dari pelayanan barista yang sangat ramah dan bisa diandalkan saat kita meminta informasi menu-menu yang ada. Tak hanya keramahannya, racikan kopinya pun juga tak mengecewakan. Kopi Pak Pos menyediakan akses wifi, toilet yang bersih serta musola. Area kedai kopi ini terbagi menjadi dua yaitu area indoor ber-AC no smoking dan smoking, area outdoor berada di halaman depan. Area parkir tersedia tapi terbatas. Hal unik lain menyangkut nama kedai kopi ini adalah Kopi Pak Pos ini bersebelahan langsung dengan kantor pos, pun di dalam kedai ini juga terdapat benda-benda antik yang berhubungan dengan sejarah kantor pos khususnya Kantor Pos Tugu.

 

Secara keseluruhan, Kopi Pak Pos Toegoe bisa menjadi salah satu tempat terbaik menikmati kopi sambil merasakan suasana khas Yogyakarta. Sangat direkomendasikan bagi penikmat kopi yang ingin bersantai sambil membaca buku.

 

Baca juga: Cerita Menyenangkan Belajar Sejarah dan Budaya Jawa di Museum Sonobudoyo.

Menikmati Romantisme Yogyakarta di Sky Star Lounge Rooftop Cafe

Salah satu nikmat di penghujung masa libur sekolah adalah bisa mengisi tangki cinta kami dengan liburan. Kali ini kami memutuskan untuk bertemu di Yogyakarta. Suami berangkat dari Jakarta dan kami (saya dan Bilgi) berangkat dari Ngawi. Perjalanan kami seperti biasanya, serba dadakan tanpa itinerary dan tujuan mau ke mana nanti.

 

Pilihan kami menginap kali ini di Yellow Star Ambarukmo Hotel. Alasan kali ini adalah mencari hotel yang ada rooftop café. Romantis kali ya, menikmati malam minggu dengan pemandangan Yogyakarta dari ketinggian. 😀

 

Lokasi

 

Sky Star Lounge amanya. Sebuah rooftop café di lantai 9 Yellow Star Ambarukmo Hotel. Jam operasional mulai dari pukul 15.00 hingga 23.00 WIB. Yellow Star Ambarukmo Hotel berada di Jalan Laksda Adisucipto No. 23, Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY. Tepat berada di samping Toko Buku Social Agency dan lingkungan UIN Yogyakarta.

 

Menu

 

Di sini menawarkan beragam menu untuk menyempurnakan momen romantic menikmati suasana Yogyakarta. Uhuuuyyy! Beragam menu makanan yang bisa dipilih, mulai dari main course masakan nusantara, iga bakar, aneka menu daging dan pilihan rice bowl. Selain itu juga ada pilihan snack jika tak ingin makan berat.

 

Untuk menu minumannya juga tak kalah beragam pilihannya. Ada pilihan sajian kopi di antaranya americano, espresso, cappuccino, coffee latte, caramel latte, hazelnut latte. Ada sajian tea based seperti lemon tea, lychee tea dan lainnya. Ada juga pilihan milkshake.

 

Fasilitas

 

Sky Star Lounge memanjakan pengunjungnya dengan tempat yang nyaman dan tentu saja terjamin kebersihannya. Tersedia wifi jika ingin sambil WFA. Tak kalah penting, ada live music juga dan bisa request lagu yang diinginkan.

 

Teman-teman yang lagi di Yogyakarta, coba deh mampir ke Sky Star Lounge, Yellow Star Ambarukmo Hotel ^^ Oh ya, nggak harus menginap untuk merapat ke Sky Star Lounge ini ^^

 

Baca juga: Menikmati Suasana Yogyakarta dengan Sepiring Bakmi Jawa di Terban.

0 KM Coffee & Tea, Kedai Kopi Cantik di Malioboro

Akhir Mei lalu, saya menyempurnakan pengalaman pertama sebagai wali murid anak TK mengikuti outing class terakhir di semester genap. Outing class yang biasa disebut piknik bersama ini tujuannya ke Yogyakarta. Beberapa destinasi yang dikunjungi mulai dari Bandara Adi Sumarmo untuk naik KA bandara dari Solo hingga Klaten. Kemuadian lanjut ke Kebun Binatang Gembira Loka, istirahat di salah satu resto Jalan Parangtritis, ke toko oleh-oleh hingga destinasi terakhir Malioboro.

 

Setelah puas berkeliling dan cuci mata di Malioboro, saya dan Bilgi memutuskan untuk mampir ke sebuah kedai kopi di kawasan 0 KM. Sesuai dengan nama area tersebut, mampirlah kami di 0 KM Coffee & Tea. Rasanya seperti menyempurnakan suasana gitu ya, Malioboro, segelas kopi bersama kesayangan.

 

Lokasi

 

0 KM Coffee & Tea terletak di Jalan Pangurakan No. 4, Ngupasan, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Tepatnya berada di antara Gedung Bank BNI dan Museum Sonobudoyo. Yap, jadi ke arah Alun-Alun Utara ya. Jam operasional mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WIB. Buka setiap hari. Cocok untuk para penikmat kopi yang ingin memulai hari dengan ngopi di 0 Km Coffee & Tea.

 

Menu

 

0 KM Coffee & Tea menawarkan aneka menu kopi yang bisa dipilih sesuai selera atau sesuai suasana hati 😀 Salah satu menu kopi yang saya pesan adalah Coffee Latte dingin tanpa gula. Selain itu saya juga request untuk disajikan di gelas plastik agar bisa takeaway meski tetap dinikmati di tempat. Ya selain itu kalua difoto jadi kelihatan bagus hahaha 😀

 

Selain menu minuman coffee based ada juga menu tea based. Saat itu Bilgi memilih Lemonade Tea with Honey atau semacam lemon tea tetapi pemanisnya menggunakan madu. Enak kok karena racikannya pas.

 

Untuk makanannya, di 0 KM Coffee & Tea tidak menyediakan main course atau makanan berat. Namun, ada beberapa menu camilan yang bisa dipesan. Seperti halnya Bilgi, dia memesan kentang goreng untuk dinikmati bersama minuman yang dia pesan.

 

Fasilitas

 

0 KM Coffee & Tea memberi kenangan tersendiri saat menikmati segelas kopi racikannya dengan suasana yang Yogyakarta banget. Desain interiornya klasik, vintage vibe-nya terasa. Terdapat hiasan gambar tentang Yogyakarta yang menyempurnakan. Tak lupa, motif lantainya itu ala-ala jaman dulu. Instagrammable.

 

Fasilitas lainnya ada akses wifi yang cepat. Ada musola dan tempat wudlu yang terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Toilet yang bersih dan nyaman. Untuk parkir, tidak ada area khusus parkir. Parkir bisa di area parkir yang tersedia di sekitar Malioboro atau Alun-Alun Utara. Bisa juga parkir di area parkir sebrang 0 KM Coffee & Tea.

 

Bahagia? Tentu, alhamdulillah dan semoga bisa mengulang lagi, menikmati kopi di 0 KM Coffee & Tea sambil menikmati suasana Yogyakarta saat malam hari.

 

Baca juga: Bertemu Buku dan Kopi di Bawa Buku dan Arka Space Yogyakarta.