Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Sempurnakan Liburan ke Tawangmangu dengan Kuliner Sate Kambing Pak Pur

Sate kambing Pak Pur
Sate Kambing Pak Pur
Lokasi: Pojok Terminal Tawangmangu

Liburan ke Tawangmangu paling cocok jika menikmati makan siang enak dengan menu sate kambing. Apalagi di Tawangmangu udaranya cenderung dingin bahkan saat siang hari, menu sate kambing dan tengkleng akan jadi pasangan serasi. Kali ini saya punya rekomendasi sate kambing enak di daerah Tawangmangu.

Sate Kambing Pak Pur

Sate Kambing Pak Pur, begitulah nama yang tertulis di papan. Ini adalah kali pertama saya makan di Sate Kambing Pak Pur. Meski baru pertama kali tapi nama Sate Kambing Pak Pur sudah familiar di telinga saya karena sering mendengar cerita dari teman-teman atau tetangga yang sudah sering datang ke sini.

Sate Kambing Pak Pur

Menu dan Harga

Sate Kambing Pak Pur

Sate Kambing Pak Pur menyediakan beberapa pilihan menu tapi menu primadonanya tentu saja adalah sate kambing. Selain itu ada menu sate sapi, gule, tengkleng, tongseng, sate ayam dan ayam bakar. Nasi bisa dipesan terpisah. Untuk menu minuman tersedia es teh, teh hangat, es jeruk, jeruk hangat dan air putih.

Sate Kambing Pak Pur

Soal harga bikin kaget juga sih karena menurut saya masih termasuk terjangkau ya. Gimana nggak, satu porsi sate kambing cukup dibayar sebesar Rp 19.000,00 dengan potongan yang cukup besar. Sate sapi ada di harga Rp 20.000,00 tiap porsinya. Kemarin saat makan siang di Sate Kambing Pak Pur total pesanan saya adalah Rp 70.000,00.

Kesan

Sate Kambing Pak Pur

Hal pertama yang terasa tentu saja senang ya, namanya juga liburan lebih-lebih ke tempat yang memang sudah lama masuk bucket list. Yap, meski Tawangmangu ini terhitung dekat dari Ngawi, dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam, saya baru bisa checklist sekarang hahaha 😀 Apalagi bisa menyempurnakan dengan makan siang di Sate Kambing Pak Pur yang memang sudah terkenal.

Sate Kambing Pak Pur

Sate kambing yang saya pesan di sini memiliki potongan yang cukup besar. Tipe sate kambing kombinasi daging kambing dan lemak. Disajikan dengan bumbu yang ringan berupa kecap dan merica serta potongan kubis, tomat, cabai dan bawang merah. Tongseng di Sate Kambing Pak Pur memiliki cita rasa gurih bukan dominan manis dengan isian yang daging melimpah, potongan sayur dan tomat.

Lokasi

Sate Kambing Pak Pur
Warung pertama di pojok Terminal Tawangmangu.

Di Tawangmangu, Sate Kambing Pak Pur berada di tiga tempat. Tempat pertama berada di pojok Terminal Tawangmangu. Di pojok Terminal Tawangmangu ini Sate Kambing Pak Pur berdiri sejak tahun 1971. Kemarin saya menikmati hidangan Sate Kambing Pak Pur di warung pojok Terminal Tawangmangu ini. Di sini area parkir cukup lega.

Sate Kambing Pak Pur
Warung kedua ini terletak tepat di pinggir jalan utama.

Lokasi kedua berada di pinggir jalan utama Pasar Wisata Tawangmangu, tidak jauh dari lokasi Sate Kambing Pak Pur yang pertama. Lokasi kedua ini sangat mudah ditemukan karena berada di pinggir jalan raya dan sangat ramai. Kalau sudah ketemu banyak mobil parkir dan banyak asap mengepul itu artinya Sate Kambing Pak Pur. Ini warung yang paling ramai dengan area parkir roda empat yang terbatas tapi jangan khawatir karena ada bapak parkir yang akan membantu.

Lokasi ketiga masih berada di Jalan utama Tawangmangu, tepatnya di Jalan Raya Matesih-Tawangmangu No.17, seberang Hotel Kesambi/Agro Tawangmangu. Lokasi ketiga ini untuk parkir lebih nyaman dan nggak seramai di lokasi kedua.

Sate Kambing Pak Pur

Saya pribadi lebih suka di lokasi yang pertama karena area parkirnya cukup lega berada di Terminal Tawangmangu. Meski tempatnya termasuk paling kecil dari dua warung lainnya, rasa history-nya lebih kental karena warung di Terminal Tawangmangu ini menjadi cikal bakal lahirnya Sate Kambing Pak Pur. Alasan lain, karena warung pertama ini nggak seramai warung kedua dan ketiga.

 

Yuuk, masukkan Tawangmangu ke bucketlist liburan kalian dan jangan lupa mampir ke Sate Kambing Pak Pur yaa ^^

 

Baca juga: Meurdeu Sriwedari, Street Coffee Istimewa di Jantung Kota Solo.

Meurdeu Sriwedari, Street Coffee Istimewa di Tengah Kota Solo

Meurdeu Sriwedari

Meurdeu Sriwedari

Meurdeu Chocolate & Coffee merupakan salah satu kedai kopi favorit yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Solo. Kedai yang sudah dikenal berada di Pasar Gede Solo sisi barat lantai 2. Mungkin Teman-Teman sudah familiar dengan Meurdeu yang di Pasar Gede. ^^

Meurdeu Sriwedari

Nah, Meurdeu Chocolate & Coffee ini membuka kedai kedua di area Sriwedari dengan konsep yang unik, ala street coffee. Meski dengan suasana yang sederhana tapi tetap asik juga ngopi di sini, lebih-lebih jika Teman-Teman punya kenangan masa kecil di sekitar Sriwedari ini.

 

Lokasi dan Jam Operasional

Meurdeu Sriwedari
Dari posisi duduk ini bisa menikmati Jalan Slamet Riyadi.

Meurdeu Chocolate & Coffee cabang Sriwedari berada di salah satu kios Pujasari tepatnya di Jalan Museum blok C10, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo. Meurdeu Sriwedari berada di antara kios-kios figura dan cermin. Posisinya pun sudah berada sangat dekat Jalan Slamet Riyadi. Lokasinya sangat strategis dan mudah ditemukan.

Meurdeu Sriwedari
Meurdeu Sriwedari tepat berada di samping kios ini.

Meurdeu Sriwedari mulai menyeduh pukul 08.00 hingga 23.00 WIB setiap hari. Jam menyeduh bisa berubah ketika hari raya atau hari libur nasional. Kalau saran saya sih sebaiknya selalu cek Instagram story Meurdeu Chocolate & Coffee atau di google maps.

Menu

Meurdeu Sriwedari

Menu di Meurdeu Sriwedari ini sama dengan Meurdeu Pasar Gede kok. Rasa dan takarannya juga pas. Saat di Meurdeu Sriwedari, saya memesan coffee latte tanpa gula. Tetap suka karena enak, racikannya nggak perlu diragukan lagi dan juga mba baristanya juga ramah. Selain itu juga ada menu kudapannya, seingat saya ada tiga pilihan dan waktu itu Bilgi tetap dengan pilihan brownies favoritnya yang tidak terabadikan.

Kesan

Bagi saya, ngopi di Meurdeu Sriwedari ini memang unik. Simpel tapi nggak mengurangi kenikmatan. Menikmati tegukan demi tegukan sambil menikmati suasana sekitar Sriwedari dan bila beruntung bisa sambil menikmati Kereta Batara Khrisna lewat di Jalan Slamet Riyadi. Saat saya ke Meurdeu Sriwedari ini hari masih siang, kayaknya perlu nyoba ke sini lagi saat sore atau malam, bisa lebih syahdu ngopinya 😀

Meurdeu Sriwedari

Nah, sebelum atau sesudah ngopi di Meurdeu Sriwedari, kita bisa jalan-jalan lagi menikmati Kota Solo. Letak kedai kopi ini strategis karena dekat dengan objek wisata di antaranya yang paling dekat adalah Museum Radyapustaka, Taman Sriwedari, Toko Buku Gramedia dan toko-toko buku belakang Sriwedari. Geser ke barat ada Loji Gandrung atau geser ke timur dikit ada Museum Batik Danar Hadi dan Museum Tumurun.

Bagaimana? Tertarik menepi ke Meurdeu Sriwedari, Teman-Teman? ^^

 

Baca juga: Gulo Jowo, Memanjakan Lidah dengan Menu Legendaris Tempo Dulu.

BOOMALL, Rekomendasi Waterboom di Padangan Bojonegoro

Boomall

Boomall

Berenang atau bermain air menjadi hal yang menyenangkan bagi Sebagian besar anak-anak bahkan orang dewasa. Demikian juga dengan anak saya, Bilgi juga demikian, betah banget kalau sudah berinteraksi dengan air. Beberapa waktu lalu, kami berkunjung ke Padangan (rumah adik saya) dan menyadari kalau ada waterboom yang luas, dahlah ya tanpa buang waktu langsung satset kami ke sana.

Boomall

Tiket dan Jam Operasional

Boomall

Boomall namanya. Sebuah waterboom yang harus dikunjungi saat berada di Padangan, Bojonegoro. Areanya luas, begitu juga pilihan kolamnya. Untuk menikmati waterboom ini para pengunjung cukup membayar Rp 15.000,00 per orang, anak-anak maupun dewasa dan sepuasnya tanpa batas berapa jam berkunjung.

Boomall

Jam operasional Boomall adalah mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB setiap hari. Namun jam buka ini akan berubah di hari-hari tertentu seperti hari raya.

 

Lokasi

Boomall

Boomall berada di Jalan Surabaya No. 598, Dusun Dengok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Boomall sangat mudah dijangkau karena lokasinya berada di pinggir jalan raya Padangan-Cepu. Sangat mudah ditemukan jika kita berkendara dengan kendaraan pribadi. Jika kita menggunakan transportasi umum, Boomall dilewati jalur bus Cepu-Ngawi dan langsung turun di halaman Boomall.

Boomalla

Fasilitas

Boomall

Menurut saya, Boomall memiliki fasilitas yang mendukung para pengunjung. Mulai dari area parkir yang luas dan gratis. Kamar ganti dan kamar mandi yang jumlahnya banyak dan lega serta terpisah antara laki-laki dan perempuan. Ada kantin untuk memesan minuman dan makan selepas berenang. Ada dua toko baju muslim di dalam Boomall. Oh iya, selain itu juga ada tempat refleksi di Boomall.

Boomall

Fasilitas utamanya yaitu terdapat kolam renang dengan kategori sesuai usia. Ada kolam renang untuk balita, anak-anak dan dewasa. Perosotan yang berada di kolam renang juga tersedia lebih dari dua macam papan luncur. Kolam renang dewasa juga disertai informasi tiap kedalamannya. Kolam paling dalam ada di 180cm-200cm. Boomall juga menyediakan jasa kursus berenang dengan harga yang sangat sangat terjangkau.

Boomall
Salah satu area untuk menunggu.

Tersedia meja kursi dan gazebo untuk tempat menunggu anak-anak berenang atau meletakkan barang. Tersedia papan berenang dan ban yang bisa digunakan tanpa membayar sewa.

Boomall
Di sana terdapat area untuk menunggu dengan view yang berbeda.

Kesan

Boomall

Ini adalah kali pertama pengalaman saya berkunjung dan masuk ke Boomall. Hal pertama yang saya rasakan adalah sangat senang, begitu juga dengan Bilgi dan ayahnya. Tempat dan kolamnya sangat bersih. Saya berkunjung saat weekday jam siang, jadi memang masih sepi. Berasa seperti milik sendiri 😀 Boomall akan sangat ramai saat sore, sepanjang akhir pekan dan masa liburan. Lain kali saat berkunjung ke rumah adik saya di Padangan, tentu kami akan menyempatkan berkunjung ke Boomall lagi. ^^

Sampai jumpa di cerita jalan-jalan berikutnya ^^

 

Baca juga: Dari Boomall, Mari Lanjut ke Heritage Trainz Loco Tour Cepu, Kota Blora.

Pantai Gemah Tulungagung, Destinasi Wisata Pantai di Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung

Pantai Gemah

Pantai Gemah

Jalur Lintas Selatan atau lebih dikenal dengan sebutan JLS khususnya jalur Tulungagung -Trenggalek menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Hal ini terjadi karena JLS Tulungagung-Trenggalek memiliki pemandangan alam yang indah berupa hamparan laut dan pegunungan. Di sepanjang Jalur Lintas Selatan area Tulungagung ini terdapat beberapa pantai yang mayoritas baru dibuka. Salah satunya adalah Pantai Gemah.

Pantai Gemah

Daya Tarik

Pantai Gemah

Suguhan alam khas pantai tentu saja yang terbayang dalam benak adalah keindahannya. Hamparan laut yang luas berwarna biru, pasir pantai yang halus serta dimeriahkan oleh debur ombak yang silih berganti. Begitu juga dengan Pantai Gemah yang juga memiliki ketiga hal itu.

Pantai Gemah

Pantai Gemah adalah pantai berpasir coklat yang sangat halus dengan debur ombak yang menurut saya tidak begitu besar dan hamparan biru di depan mata. Selain laut, mat akita juga dimanjakan dengan deretan warna hijau pegunungan yang ada di sekitarnya.

Pantai Gemah

Di kejauhan, selain menikmati hamparan laut, kita juga bisa menikmati beberapa kapal nelayan yang lewat serta keramba-keramba kecil yang kata salah seorang penjaga di sana bahwa itu adalah keramba bibit lobster.

Pantai Gemah

Kawasan pantai juga dikelilingi pohon pinus, batu-batu besar dan tebing karang. Para pengunjung bisa menikmati keindahan Pantai Gemah dengan duduk santai di atas pasir atau tikar, mengabadikan momen, bermain pasir dan ombak dengan tetap memerhatikan aturan keselamatan.

Pantai Gemah

Fasilitas dan Tarif

Pantai Gemah

Fasilitas di Pantai Gemah menurut saya sudah termasuk lengkap. Fasilitas dasar yang wajib ada seperti area parkir yang luas, toilet dan musola sudah tersedia. Tak hanya itu, sudah ada kedai-kedai yang menjajakan banyak menu makanan dan minuman yang bisa dipilih sesuai budget.

Pantai Gemah

Fasilitas menarik lainnya yaitu ada All Terrain Vehicle (ATV) dan motor trail yang bisa disewa untuk menyusuri Pantai Gemah tanpa jalan kaki. ATV disewakan dengan harga Rp 100.000,00 perjam atau bisa juga disewa selama 30 menit.  Ada juga wahana lain berupa flying fox, banana boat dan perahu.

Pantai Gemah

Soal tempat oleh-oleh bagaimana? Tenang Temans, di Pantai Gemah juga sudah tersedia oleh-oleh yang bisa dibawa pulang. Ada yang berupa jajanan atau ikan asap. Nah, ikan asap ini yang jadi favorit saya dan memang wajib untuk beli sih karena memang ikan atau cumi-cumi yang diasap adalah hasil bahari yang sangat segar.

Pantai Gemah

Untuk tarif masuk ke Pantai Gemah adalah Rp 10.000,00 perorang dan Rp 5.000,00 untuk parkir kendaraan roda empat. Untuk anak usia 6 tahun, Bilgi kemarin dapat gratis.

Lokasi dan Jam Operasional

Pantai Gemah berada di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, tepatnya berada di JLS Tulungagung. Jam operasional Pantai Gemah adalah sejak pagi hari untuk berburu sunrise dan sebelum pukul 16.00 setiap hari.

 

Baca juga: Rekomendasi Museum yang Wajib Dikunjungi Saat ke Solo.

Rute Jelajah Jantung Kota Sisi Barat Kota Solo

Jantung Kota Sisi Barat

Di beberapa blogpost saya tahun lalu (2023), saya pernah berbagi pengalaman saya saat melakukan walking tour di Kota Solo bersama Soerakarta Walking Tour. Bagi saya pribadi, heritage walking tour itu menyenangkan. Selain itu, pasti akan mendapat ‘harta karun’ berupa informasi yang belum pernah saya tahu sebelumnya.

 

Nah, di bulan pertama dari 2024 ini saya berkesempatan mengikuti walking tour lagi bersama Soerakawan, sebutan untuk kawan jalan bersama Soerakarta Walking Tour. Kali ini, saya menjelajahi Jantung Kota Solo Sisi Barat. Mana saja itu?

 

Gereja Katolik Santo Petrus, Purwosari

 

Ini adalah titik pertama kami di rute jelajah Jantung Kota Sisi Barat setelah dari titik kumpul di depan Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Solo. Jarak dari titik kumpul menuju Gereja Santo Petrus sekitar 100m. Gereja Santo Petrus merupakan gereja tertua kedua di Kota Solo setelah Gereja Katolik Santo Antonius, Purbayan.

 

Gereja Santo Petrus dibangun setelah Gereja Santo Antonius Purbayan pada tahun 1905. Pembangunan ini terjadi karena perkembangan umat Katolik di dalam wilayah Kota Solo dan luar Solo meningkat sangat pesat.

 

Gereja Katolik Santo Petrus Purwosari terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 370, Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

 

Ndalem Kalitan

Ndalem Kalitan

Merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kota Solo. Ndalem Kalitan adalah rumah peninggalan Sunan Paku Buwono (PB) X lalu diberikan kepada putri sulungnya, Kanjeng Gusti Ratu Alit. Nah, karena itulah bangunan ini disebut Ndalem Ratu Alit.

Ndalem Kalitan

Long story short, Ndalem Kalitan ini merupakan kediaman dari Ibu Tien Soeharto. Ndalem Kalitan terdiri dari tiga bagian yaitu pendopo, ruang tengah atau pringgitan dan senthong (ruang tidur). Saat ini Ndalem Kalitan difungsikan sebagai tempat berkumpul keluarga.

 

Ndalem Kalitan sangat asri dan sejuk karena memiliki pohon-pohon yang tinggi. Ada juga taman yang berada di halaman depan yang luas. Ndalem Kalitan setelah direnovasi, sekarang bisa dikunjungi untuk umum dengan cara melapor kepada petugas yang berjaga di sana.

 

Ndalem Kalitan berada di Jalan Kalitan No. 25, Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

 

Petilasan Makam Patih Sasranegara

 

Patih Sasranegara memiliki nama lengkap Kanjeng Raden Adipati (KRA) Sasranegara merupakan Patih Kraton Kasunanan Surakarta. Beliau menjadi patih selama kurang lebih 21 tahun. Menurut walking tour guide kami, ini merupakan makam dari Patih Sasranegara tapi yang dimakamkan di sini hanya satu bagian tubuh beliau. Apa cobaaa??? Adakah yang bisa menebaknya? Yak, bagian tubuh beliau yang dimakamkan di sini adalah ari-ari.

 

Oh iya, kantor yang ditempati oleh Patih Sasranegara ini menjadi cikal bakal berdirinya Museum Radyapustaka yang berada di area Sriwedari saat ini. Petilasan Patih Sasranegara ini berada di Jalan Cipto Mangunkusumo, Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

 

Rumah Sakit Pusat Surakarta atau RSU Mangkubumen

 

Biasa dikenal dengan sebutan Rumah Sakit Pusat, RSU Mangkubumen ini ada di rute jelajah Jantung Kota Sisi Barat. Dulu, rumah sakit ini dikenal dekat dengan sebutan RS Pusat. Memang ada?? Yap, ada tapiiii sekarang wujud bangunan rumah sakit ini telah berganti.

 

Saat ini, area Rumah Sakit Pusat telah berganti menjadi Mall Solo Paragon. Pasti langsung akrab kan di telinga jika menyebut nama Mall Solo Paragon? Yap, Mall Solo Paragon dibangun di lahan bekas RSUD Dr. Moewardi yang dulu Bernama RS Pusat Surakarta atau RSU Mangkubumen. Rumah sakit ini memiliki sejarah panjang sejak jaman penjajahan Belanda.

 

Museum Lukis Dullah

 

Tak jauh dari area bekas RS Pusat Surakarta, titik pemberhentian walking tour kami adalah Museum Lukis Dullah. Museum ini merupakan museum pribadi yang didirikan untuk mengenang pelukis revolusioner yang bernama Dullah. Museum Lukis Dullah diresmikan pada 1 Agustus 1998 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fuad Hasan.

 

Lokasi Museum Lukis Dullah di Jalan  Cipto Mangunkusumo No. 15 Sriwedari, Laweyan, Solo. Jadi museum ini masih berada di jalan yang sama dengan Rumah Sakit Pusat yang sekarang menjadi Mall Solo Paragon dan Petilasan Patih Sasranegara. Di dalam museum terdapat ratusan lukisan karya Dullah dari tahun 1939 hingga 1993. Sayangnya, Museum Dullah saat ini ditutup untuk umum karena alasan pribadi.

 

Ndalem Doyoatmojo

Jantung Kota Sisi Barat

Titik pemberhentian berikutnya adalah Ndalem Doyoatmojo yang terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 285, Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo. Ndalem Doyoatmojo telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya.

 

Ndalem Doyoatmojo merupakan bangunan yang dulu menjadi tempat tinggal Kapiten Tituler Tionghoa Surakarta yang bernama Kwee Tjien Gwan. Pasca kemerdekaan, bangunan ini beralih fungsi sebagai kantor militer pada peristiwa Agresi Militer Belanda II. Setelah itu kepemilikan beralih menjadi milik Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Salahuddin Setiawan Djodi Nur Hadiningrat atau dikenal sebagai Setiawan Jodi (seorang musisi terkenal). Kemudian rumah ini dibeli oleh KPH. H. Nur Harjanto Doyoatmojo.

 

Loji Gandrung

Loji Gandrung

Akhirnya kita sampai di final destination dari kegiatan jalan-jalan jelajah Jantung Kota Sisi Barat yaitu Loji Gandrung. Bangunan ini merupakan Rumah Dinas Walikota Solo yang memiliki gaya arsitektur Indis (perpaduan antara budaya Eropa, Belanda, dengan budaya lokal, Jawa).

Loji Gandrung

Baca juga: Cerita Jelajah Baluwarti Bersama Soerakarta Walking Tour.

Warung Selat Mbak Lies, Warung Selat Solo Paling Unik dalam Gang

Warung Selat Mbak Lies

Warung Selat Mbak Lies

Solo selalu menawarkan banyak pilihan kuliner yang memanjakan lidah. Selain hidangan Tahu Kupat, ada juga beberapa pilihan menu lainnya seperti Timlo dan Selat Solo. Sudah sangat familiar kan ya?

Warung Selat Mbak Lies

Selat Solo atau racikan selat merupakan hidangan khas Solo yang mendapat pengaruh dari hidangan Eropa. Meskipun nama ‘selat’ ini selalu mengingatkan kita pada hidangan ‘salad’ tapi ‘inti’ dari Selat Solo adalah daging sapinya. Semacam bistik dengan kuah gitu ya 😀 Atau perpaduan antara bistik, salad dan sup.

Warung Selat Mbak Lies

Nah, salah satu warung Selat Solo yang paling unik di Kota Solo adalah Warung Selat Mbak Lies. Warung selat dalam gang ini sungguh tak pernah sepi, tamu selalu datang dan pergi entah sendirian atau datang dengan rombongan.

Warung Selat Mbak Lies

Menu dan Harga

Warung Selat Mbak Lies

Jelas ya, menu primadona di Warung Selat Mbak Lies adalah Selat Solo di mana ada beberapa pilihan di antaranya Selat Solo Galantin, Selat Solo Lidah Sapi serta tersedia pilihan kuah. Tak hanya Selat Solo, ada juga menu lainnya seperti Timlo yang saya pesan.

Warung Selat Mbak Lies

Soal harga masih termasuk terjangkau dan cukup aman di kantong. Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang, selain karena rasanya enak ya. Seperti Timlo yang saya pesan satu porsi harganya Rp 25.000,00 dan segelas es the tanpa gula Rp 3.000,00. Jadi total saya jajan Rp 28.000,00.

Warung Selat Mbak Lies

Selat Solo harganya juga sama dengan Timlo antara Rp 25.000,00 atau Rp 28.000,00 tiap porsinya. Menu minuman juga banyak pilihan yang tersedia di selebaran bertuliskan seluruh pilihan menu, info harga sekaligus dipakai sebagai pemesanan.

Daya Tarik

Warung Selat Mbak Lies

Selain rasa yang maknyuss dan harga ramah di kantong, Warung Selat Mbak Lies ini unik yang sekaligus menjadi daya tarik. Interiornya dipenuhi benda-benda antik, unik, dan cantik. Ada foto-foto kenangan tentang warung ini dan juga kenang-kenangan yang ditinggalkan para customer yang pernah berkunjung.

Warung Selat Mbak Lies

Barang-barang unik yang dijual sebagai cinderamata ditata dengan cara digantung seperti halnya gelas dan piring yang terbuat dari seng, apa ya sebutannya enamel kah? Gelas-gelas seng yang dijual ini ada yang ukuran kecil, sedang dan besar. Ada juga mainan kelereng dan mainan tradisional era 90an. Ada juga kursi-kursi kayu, aneka sapu, keset, tas dan lainnya juga ada dan siap diboyong sebagai oleh-oleh. Tak hanya itu, ada juga paket teh dari produk lokal, gula merah dan aneka minuman rempah seperti wedang uwuh.

Warung Selat Mbak Lies

Warung Selat Mbak Lies

Ada beberapa pilihan ruang di Warung Selat Mbak Lies ini untuk menikmati hidangan yang disajikan. Ada ruang lesehan yang berada di dalam bangunan utama, di bagian teras ada meja kursi yang terbuat dari keramik warna-warni nan cantik. Di bangunan kedua yang terletak tepat di depan bangunan utama, terdapat beberapa ruang dengan meja kursi dan dinding-dindingnya dihiasi dengan foto-foto. Setiap sudutnya sangat aestetik untuk berfoto.

Warung Selat Mbak Lies

Hal yang menyenangkan lainnya adalah soal pelayanan. Di sini, meski ramai tapi pelayanannya benar-benar satset. Mau bayar di kasir pun juga tinggal menyebutkan nama sesuai yang ditulis di kertas pesanan langsung disebut berapa yang harus dibayar dan kasirnya pun juga cepat. Ada pesanan yang dibungkus, tenang, itu juga nggak akan memakan waktu lama. Pokoknya satset!

Warung Selat Mbak Lies

Lokasi dan Jam Operasional

Warung Selat Mbak Lies

Warung Selat Mbak Lies sangat mudah ditemukan, dari perempatan Serengan menuju ke arah selatan. Setelah bertemu dengan gang dua lalu masuk dan di depan gang akan ada petunjuk tulisan. Alamat tepatnya berada di Jalan Yudhistira No.9, Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Solo.

Warung Selat Mbak Lies

Jam buka warung mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB setiap hari. Jadi bisa pilih menikmati Selat di jam sarapan, makan siang atau makan sore. Untuk area parkir jangan khawatir karena ada area parkir mobil dan motor.

 

Gimana? Tertarik untuk singgahkah, Teman-Teman? ^^

 

Baca juga: Rekomendasi Jajanan Tradisional Legendaris di Pasar Gede, Solo.