Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Surakartea, Teahouse dengan Artisan Tea yang Mewangi di Kawasan Baluwarti

Surakartea

Surakartea

Tak hanya destinasi wisata sejarah dan budaya, Kawasan Baluwarti yang berada di lingkungan Keraton Surakarta juga bisa kita jadikan destinasi wisata kuliner. Di sebuah sudut jalan kecil, ada sebuah teahouse atau kedai teh yang menawan hati. Secara visual, kedai teh ini adalah bangunan dengan gaya klasik khas rumah keraton.

Surakartea

Surakartea

Saat pertama kali menemukannya di Google Map, saya merasa wow sekali karena biasanya yang saya temukan adalah kedai kopi. Namun kali ini adalah kedai teh. Letaknya pun sangat strategis ada di samping Keraton Surakarta. Semoga Teman-Teman penasaran ya 😀

Surakartea

Lokasi dan Jam Operasional

Surakartea

Kedai teh ini bernama Surakartea. Berada di Jalan Tamtaman III, Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Lokasinya ada berada tepat di samping Keraton Surakarta. Jika menuju Surakartea melewati depan keraton maka kita akan belok ke kiri mengikuti benteng keraton hingga menenukan Jalan Tamtaman III. Surakartea berada di ujung jalan.

Surakartea

Menurut saya sangat mudah menemukannya karena memang tinggal mengikuti arahan Google Map ditambah lagi di bagian depan ada papan nama tertulis “Surakartea”. Tak hanya itu, bangunan kedai teh ini juga teramat cantik untuk dilewatkan oleh mata.

Surakartea

Kedai teh yang berdiri sejak November 2021 ini mulai melayani para penikmat teh pukul 08.00 hingga 23.30 setiap hari. Jika libur menyeduh maka akan diumumkan di Instagram Surakartea.

Surakartea

Menu

Surakartea

Surakartea

Surakartea merupakan sebuah kedai teh yang menyediakan aneka menu teh yang tak biasa. Teh yang ada di kedai ini merupakan artisan tea dengan bahan berkualitas terbaik. Racikan artisan tea biasanya dikombinasikan atau dicampur dengan tisane, bahan alami lain berupa bunga, buah dan rempah. Proses meracik dengan komposisi yang pas itu juga memerlukan pengetahuan karena itu artisan tea adalah sebuah karya seni dalam bentuk minuman teh yang estetik dari segi rasa.

Surakartea
Arunika.

Saat berkunjung ke Surakartea, saya memesan teh bernama Arunika yang terdiri dari racikan black tea, chamomile dan bunga krisan (seingat saya yang terakhir ini adalah bunga krisan haha :-D) Aromanya menggoda dan memiliki harum yang khas. Dari segi rasanya pun juga menjadi kaya, ada pahit, ‘hangat’ dan manis samar-samar. Saya menikmatinya tanpa menambah gula.

Surakartea

Selain memesan Arunika, saya juga memesan Teh Solo dengan ciri khas ‘wasgitel’ (wangi, sepet, legi, kentel). Manisnya ditambah gula dan bisa minta less sugar. Untuk Teh Solo dinikmati dingin sedangkan Arunika disajikan dalam keadaan panas.

Surakartea
Solo Tea.

Untuk menu makanan di Surakartea menurut saya menunya beragam. Saat ke sana, sebenarnya saya mengincar menu gudeg, sayangnya menu gudeg saat itu sedang kosong. Akhirnya saya dan Bilgi memesan menu comfort food sejuta umat hahaha alias nasi goreng. Selain enak rasanya, tingkat pedasnya juga bisa request. Untuk menu makanannya termasuk ramah anak kok.

Surakartea

Alasan Harus Singgah ke Surakartea

Surakartea

Sebuah kedai, selain menu, fasad bangunannya juga menjadi hal yang penting untuk menarik hati calon pengunjung. Begitu juga Surakartea, sebuah rumah khas Jawa ala rumah keraton yang estetik. Setiap sudutnya instagrammable. Sesi berfoto jangan sampai dilewatkan untuk mengabadikan momen.

Surakartea

Di ruang tengah Surakartea terdapat perangkat gamelan. Jika kita datang dengan rombongan dan reservasi sebelumnya, kita berkesempatan untuk memainkan alat-alat music gamelan itu bersama pelatih professional. Saat saya ke sana bersamaan dengan satu rombongan yang sedang memainkan gamelan di ruang tengah.

Surakartea

Fasilitas di Surakartea menurut saya sangat memuaskan. Ada area parkir, toilet pria wanita yang terpisah, musola dan wifi. Selain itu juga ada aula yang bisa disewa untuk acara besar seperti gathering atau pesta. Tak hanya itu, ada area indoor dan outdoor. Khusus outdoor sangat syahdu dinikmati saat malam hari.

Surakartea

Gimana Teman-Teman? Tertarik menikmati artisan tea di Surakartea?

 

Baca juga: Heritage Walking Tour Mengenal Baluwarti Bersama Soerakarta Walking Tour.

Asiknya Menikmati Kereta Api Melintas di Jalan Slamet Riyadi dari Sekutu Kopi

Sekutu Kopi

Sekutu Kopi

You call it coffee, but I call it my support emotional beverage, begitulah saya menggambarkan kopi bagi diri saya sendiri? Ada yang sama kah? Bicara soal kopi, terlebih saat traveling rasanya memang nggak bisa skip begitu aja ya. Apalagi saat jalan-jalan ke kota lain, tentu akan ada dorongan untuk ngopi sejenak di kedai lokal setempat.

Sekutu Kopi

Hal ini juga terjadi saat saya jalan-jalan ke Kota Solo. Saat keluar dari Kawasan Kampung Batik Kauman dan memasuki Jalan Slamet Riyadi, saya mampir di sebuah kedai kopi yang memiliki tiga lantai. Alasannya cukup simpel waktu itu, menikmati kopi favorit sambil menikmati Jalan Slamet Riyadi.

Sekutu Kopi

Menu

Sekutu Kopi

Sekutu Kopi namanya. Salah satu kedai kopi lokal yang ada di pusat Kota Solo ini menyajikan aneka pilihan menu kopi dan non kopi. Pilihan saya waktu itu adalah segelas ice coffee latte sugar free dan Bilgi segelas ice lemon tea. Tak hanya menyajikan menu minuman dalam sajian dingin tetapi juga dalam sajian panas. Pengunjung bisa memilih sesuai yang diinginkan.

Sekutu Kopi

Selain minuman juga ada pilihan makanan dan aneka pastry. Waktu itu, Bilgi menjatuhkan pilihan memesan yang saya lupa namanya 😀 semacam pizza tetapi juga mirip pie. Rasanya enak, crunchy, lembut bagian tengah dan kulitnya itu renyah. Kalau saya, wajib coba pastry di Sekutu Kopi saat ke sini lagi.

Sekutu Kopi

Lokasi dan Jam Operasional

Sekutu Kopi berada di Jalan Slamet Riyadi No. 116, Keprabon, Banjarsari, Kota Solo. Cara menuju ke Sekutu Kopi sangatlah mudah. Kita bisa menggunakan Batik Solo Trans atau BST dengan tujuan halte Pasar Pon. Sekutu Kopi tepat berada di belakang halte. Bisa juga menggunakan transportasi online seperti Gojek.

Sekutu Kopi
Lantai 2.

Kita bisa berkunjung ke Sekutu Kopi mulai dari pukul 07.00 hingga 22.59 setiap hari. Jam bukanya sangat ramah untuk morning person yang harus ngopi pagi-pagi 😀 Jam operasionalnya juga lama ya, jadi kapan pun saat kita main ke Solo, bisa banget nih isi amunisi emosional kita ke sini 😀

Fasilitas

Sekutu Kopi menyediakan tiga lantai dengan suasana yang berbeda. Lantai 1 dan lantai 2 adalah ruangan ber-AC bebas asap rokok. Lantai paling atas khusus diperuntukkan untuk smoking area.

Sekutu Kopi

Di lantai 2 tersedia toilet yang bersih dan nyaman yang bisa digunakan para pengunjung. Masih di lantai 2, di ruang ini juga ada keyboard dan gitar, sepertinya untuk live musik, disediakan juga perlengkapan seperti tisu, sedotan dan gula.

Sekutu Kopi

Untuk area parkir, menurut saya lumayan terbatas karena memang langsung menghadap Jalan Slamet Riyadi. Untuk kendaraan roda dua sih bisa leluasa, tetapi kendaraan roda empat bisa saja terbatas. Namun akan tetap dibantu oleh juru parkir yang bertugas.

Hal yang Menyenangkan

Sekutu Kopi
Menikmati Kereta Batara Khrisna melintas di Jalan Slamet Riyadi.

Bagi saya simpel aja, menikmati lalu lalang kendaraan Jalan Slamet Riyadi dari lantai dua Sekutu Kopi sambil menikmati segelas coffee latte itu menjadi mood booster yang memuaskan. Terlebih saat bisa mendapati pemandangan kereta Batara Khrisna melintas di Jalan Slamet Riyadi, syahdu aja gitu rasanya 😀 Plus dengan minuman favorit dengan racikan yang pas.

Sekutu Kopi

Ada yang minat menikmati pengalaman yang sama di Sekutu Kopi? Mumpung liburan, yuukk mampir sini ^^

Sekutu Kopi
Beberapa merchandise Sekutu Kopi

Baca juga: Sawahita Lokananta Bloc, Tempat Ngopi dan Baca Buku yang Tenang.

Rekomendasi Museum yang Wajib Dikunjungi di Kota Solo

Museum di Solo

Libur telah tiba nih Teman-Teman ^^ Sudah ada rencana kah? Kali ini saya ingin mengajak Teman-Teman untuk ‘virtual traveling’ dulu ke Solo. Seperti kita tahu ya bahwa Kota Solo memiliki banyak sekali destinasi wisata. Salah satu destinasi wisata budaya di Solo adalah museum.

Berikut adalah rekomendasi museum-museum yang berada di Kota Solo dan wajib nih dikunjungi saat liburan nanti.

Rumah Budaya Kratonan

Rumah Budaya Kratonan

Di sini ada sebuah museum tentang sejarah Kota Surakarta. Bisa belajar tentang sejarah Kota Surakarta secara asik selain dari buku. Di ruang ini menampilkan sejarah perjalanan revolusi industri hingga tumbuhnya kolonialisme di Indonesia. Tentu saja, museum ini menampilkan sejarah Surakarta. Setiap ruang memiliki vibe yang berbeda, nggak monoton. Jadi nggak membosankan.

Rumah Budaya Kratonan

Selain museum tentang sejarah Kota Surakarta, di Rumah Budaya Kratonan ini ada perpustakaan yang memiliki koleksi buku yang banyak dengan genre yang beragam. Ada museum dan perpustakaan, Rumah Budaya Kratonan semakin lengkap dengan adanya Laras Resto. Bagi saya ini paket lengkap ya, satu tempat ada museum, lanjut bisa baca buku sambil menikmati minuman dan kudapan tanpa harus repot berpindah.

Rumah Budaya Kratonan
Ruang ketiga.

Rumah Budaya Kratonan ini berada di Jalan Manduro No. 6, Kratonan, Kecamatan Serengan, Kota Solo. Akses menuju RBK ini sangat mudah termasuk juga jika menggunakan transportasi online.

Selengkapnya bisa dibaca di sini cerita kunjungan saya di RBK^^

Monumen Pers Nasional

Monumen Pers Nasional

Ingin tahu tentang sejarah pers nasional? Yap, Teman-Teman wajib menepi ke Monumen Pers Nasional yang berada di Jalan Gajahmada No. 59, Timuran, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Lokasinya sederet sangat dekat dengan RS Muhammadiyah Solo.

Monumen Pers Nasional

Museum ini merupakan museum khusus pers nasional Indonesia mulai dari awal lahirnya, perjalanannya hingga saat ini. Perkembangan pers khusus di wilayah Solo pun juga dijelaskan secara tuntas di museum ini melalui infografis di setiap ruang. Museum yang berada di Gedung utama dekat lobi menyajikan banyak pengetahuan tentang pers nasional disertai pameran koleksi buku-buku yang tertata rapi.

Monumen Pers Nasional

Selain Museum Pers Nasional, di sini ada juga perpustakaan umum, perpustakaan anak, ruang baca (koran) digital dan ruang baca fisik. Tiket masuknya pun juga gratis serta tersedia fasilitas lain berupa free access wifi, musola, toilet dan area parkir.

Selengkapnya bisa dibaca di sini cerita main-main saya di Monumen Pers Nasional^^

Museum Tumurun

Museum Tumurun

Museum Tumurun atau juga dikenal dengan nama Tumurun Private Museum adalah salah satu museum yang berada di Kota Solo. Museum Tumurun ini adalah museum milik pribadi, salah satu pengusaha ternama sekaligus pendiri PT. Sri Rejeki Isman (Sritex) Kota Solo, HM Lukminto.

Museum Tumurun

Museum Tumurun ini memiliki dua lantai. Museum Tumurun ini terdiri atas karya seni mulai dari lukisan, instalasi seni dan mobil antik. Di lantai pertama, saat baru saja memasuki museum, pandangan saya disambut dengan mobil antik yang cantik. Ada tiga mobil antic yang berada di lantai satu, yaitu Dodge tahun 1948 dan Mercedez Bens tahun 1972.

Museum Tumurun

Museum ini terletak di Jalan Kebangkitan Nasional No. 2, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo dengan tiket masuk Rp 25.000,00/orang. Museum ini buka mulai dari tanggal 2 Desember 2023 hingga 25 Mei 2024.

Selengkapnya bisa dibaca di sini asiknya saya berkunjung ke Museum Tumurun^^

Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka ini juga terletak di Jalan Slamet Riyadi terletak tepat di samping Taman Sriwedari. Museum Radya Pustaka ini merupakan museum tertua di Indonesia. Dari dulu hingga sekarang, bangunan museum hampir tidak banyak berubah.

Museum Radya Pustaka

Gedung dengan gaya arsitektur Belanda masih dipertahankan dengan perpaduan khas ala keraton yaitu putih, biru tua dan kuning emas sekaligus menjadi ciri khas dari museum ini. Museum Radya Pustaka buka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di Hari Selasa hingga Minggu dan tutup di Hari Senin. Masuk museum ini gratis.

Selengkapnya bisa dibaca di sini, cerita saya saat main ke Museum Radya Pustaka^^

Museum Musik

Museum Musik

Museum musik dikenal dengan nama Lokananta Records. Museum ini berada di Perum Percetakan Negara Cabang Surakarta di Jalan A. Yani, Kerten tepatnya berada di seberang The Sunan Hotel. Di sini kita akan tahu tentang perjalanan musik dan lika-liku lahirnya sebuah lagu hingga enak didengar di telinga kita. Tiket masuk ke museum ini Rp 30.000,00/orang.

Museum Musik

Yuuukk, tertarik berkunjung ke mana dulu nih, Temans? ^^

 

 

Rekomendasi Kedai Kopi di Kampung Batik Kauman Solo

Kedai Kopi Kauman Solo

Kooken Cafe & Resto

Nama Kampung Batik Kauman Solo bisa jadi sudah sangat familiar dan dekat di hati. Seperti kita tahu, di Kampung Batik Kauman Solo ini kita bisa wisata belanja khususnya kain-kain batik yang berkualitas dan tentu saja terkenal dengan kecantikannya.

Kooken Cafe & Resto

Selain wisata belanja, di Kampung Batik Kauman ini, kita juga bisa walking tour menyusuri gang demi gang. Meski hanya berbentuk jalan kecil tapi tiap sudutnya sangat estetik dan instagrammable. Asik untuk berfoto ria dengan suasana vintage.

Kooken Cafe & Resto

Tak hanya itu, kita juga bisa melakukan wisata kuliner di sini. Kita bisa menikmati jam sarapan, makan siang atau makan sore di resto atau kedai yang ada di Kampung Batik Kauman. Di jalan utama Kampung Batik Kauman juga ada beberapa kedai kopi yang bisa dicoba untuk melepas penat, work from café atau menikmati suasana Kampung Kauman sambil ngopi.

Kooken Cafe & Resto

Ada lima kedai kopi di jalan utama Kampung Batik Kauman yang saya temukan saat jalan-jalan di sana beberapa waktu lalu. Yap, semua kedai kopi ini berada di Jalan Wijaya Kusuma, Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.

Kooken Cafe & Resto

1. Huna Coffee

Huna Kopi

Huna Coffee adalah sebuah kedai kopi yang berada di Kampung Batik Kauman, letaknya paling dekat dengan ‘pintu gerbang’ menuju Kampung Kauman dari arah Jalan Slamet Riyadi. Kedai kopi yang berada di bangunan ruko ini mulai buka pintu pukul 10.00 hingga 21.00 WIB di Hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu. Hari Jumat buka pukul 13.00 hingga 21.00 WIB. Tutup di Hari Minggu. Huna Coffee menyediakan menu minuman berupa kopi dan non kopi. Pengunjung bisa menikmati lalu Lalang suasana Kampung Kauman dari lantai 2.

2. Kooken Café & Resto

Kooken Cafe & Resto

Kooken Café & Resto namanya. Sebuah kedai kopi klasik dengan sentuhan Jawa-Eropa. Tempatnya nyaman dan teduh meski berada di tengah Kota Solo. Berada di Jalan Wijaya Kusuma No. 30, Kauman yang mudah sekali ditemukan.

Kooken Cafe & Resto

Menu di Kooken Café & Resto menurut saya bervariasi. Mulai dari menu minumannya, ada menu beragam kopi dan non kopi. Nggak hanya ngopi tetapi juga bisa ngeteh di sana. Menu makanannya juga mendukung bahkan tersedia untuk menu breakfast.

Kooken Cafe & Resto

Selain menikmati makan dan minum, di Kooken Café & Resto ini kita juga bisa berbelanja aneka baju-baju batik atau kain-kain batik.

3. Pelipur Kopi

Pelipur Kopi

Pelipur Kopi berada di antara Kooken Café & Resto dan Wesja Indonesia. Tepatnya di Jalan Wijaya Kusuma No. 28. Kedai kopi ini berada di bangunan lama dan terlihat estetik dari luar. Menu-menu yang disediakan pun juga beragam. Ada menu kopi, non kopi beserta menu makanan yang bisa dipesan untuk teman santai menikmati Kampung Batik Kauman.

Pelipur Kopi

4. Wesja Indonesia

Wesja Indonesia

Yuk, jalan lagi ^^ Setelah bertemu Pelipur Kopi, kedai kopi selanjutnya yang ada di Jalan Wijaya Kusuma Kampung Batik Kauman adalah Wesja Indonesia. Kedai ini menyediakan aneka menu minuman berupa kopi dan non kopi beserta menu makanan dan camilan. Tak hanya makan, Wesja Indonesia juga memberi kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati pengalaman berbelanja aneka batik berkualitas. Selain itu, kita juga bisa berfoto di setiap sudut Wesja Indonesia yang instagrammable.

5. Ndalem Kartowikoro 1835 Coffee & Eatery

Terakhir adalah Ndalem Kartowikoro 1835 Coffee & Eatery. Dari semua kedai kopi di Kampung Batik Kauman ini, Ndalem Kartowikoro 1835 Coffee & Eatery tidak hanya menyediakan pengalaman menikmati kopi dan menyantap makanan khas Solo tetapi juga menyediakan tempat menginap layaknya guest house. Di sini, kita bisa menemukan suasana yang Solo banget di mana bangunannya berdiri dengan konsep budaya etnik Solo.

Bagi saya, memiliki kesempatan walking tour dan istirahat sejenak dengan kopi di Kampung Batik Kauman Solo itu sangatlah menyenangkan. Berada di tengah kota tetapi masih bisa menikmati ketenangan ala suasana kampung. Yuk, udah mau liburan, tertarik juga walking tour ke Kampung Batik Kauman, Temans? 🙂

Baca juga: Rekomendasi Jajanan Tradisional yang Wajib Dicoba Saat ke Pasar Gede, Solo.

Menikmati Seoul dari Ketinggian di Namhansanseong Seomun Observatory Secara Gratis

Namhansanseong

Namhansanseong

Kalau di Lotte World Tower kita bisa menikmati Kota Seoul tapi bayarnya lumayan (29,000 won). Nah, di tempat ini kita bisa juga menikmati Kota Seoul dari ketinggian juga dan gratis. Kelemahannya mungkin nggak bisa 360 derajat, cuma bisa satu sisi saja. Uniknya, view-nya adalah Lotte World Tower itu sendiri. Kalau lagi cuaca cerah di kejauhan tampak juga Namsan Tower. Tempat ini agak perlu effort untuk dikunjungi karena berada di kaki gunung di pinggiran Seoul dan sedikit hiking kira-kira 20 menit dari halte bus terakhir. Kalau di Naver Map, nama tempatnya adalah Namhansanseong West Gate Observatory. Kalau di Naver Map ketik saja alamat ini (남한산성 우익문 (서문)).

Namhansanseong

Supaya ada bayangan, sebenarnya tempat apa ini, coba kita bedah satu-satu berdasarkan namanya (Namhansanseong). Dari namanya, kita bisa break down jadi tiga kata: Namhan, San, dan Seong.

  • Namhan (남한): artinya Selatan Han, bisa diterjemahkan sebagai sebelah selatan sungai Han.
  • San (산): artinya gunung.
  • Seong (성): artinya benteng atau istana.

Nah, kalau kita gabungkan bisa diterjemahkan secara bebas sebagai Benteng atau Istana yang berada di gunung di sebelah selatan sungai Han. Dan terjemahannya memang cocok dengan lokasi dari tempat ini.

Namhansanseong

Daya Tarik

Namhansanseong
Saat malam.

Jadi, observatory yang menjadi titik lokasi ini sebenarnya berada atau menjadi bagian dari istana masa lampau, lebih tepatnya di bagian Seomun (서문) atau gerbang bagian barat. Nah, istana (Namhansanseong) yang dimaksud adalah sebuah istana sekaligus benteng pada masa Dinasti Joseon (1392 – 1910). Istana ini dibangun sebagai ibu kota darurat pada masa lampau dan berjarak kurang lebih 25 km sebelah tenggara Kota Seoul.

Namhansanseong

Tapi, waktu saya berkunjung ke sini, tujuan utama saya adalah ke Observatori di bagian gerbang barat. Jadi saya skip semua kunjungan ke palace/istana dan bangunan bersejarah lainnya. Satu karena saya sudah beberapa kali mengunjungi istana-istana masa lalu di Korea, kedua karena saya datangnya kesorean. Jadi memang ngejar sunset. Apalagi di musim dingin malamnya lebih cepet dari biasa. Nah, setelah sunset, walaupun lagi dingin saya bertahan sampai agak malam supaya bisa menikmati juga view lampu-lampu Kota Seoul di malam hari, baru deh pulang.

Namhansanseong

Kalau temen-temen punya banyak waktu, bisa juga sebelum enjoy sunset, disempatkan mengunjungi bangunan-bangunan bersejarah di area istana/benteng ini. Soalnya area istana ini sudah masuk dalam daftar UNESCO World Heritage. Sayang kalau dilewatkan, jangan niru saya, hehe. Komplek istana ini termasuk juga benteng, gerbang masuk, kuil, dan struktur kuno lainnya. Sebenarnya pengunjung bisa meng-eksplore benteng, menikmati pemandangan dan belajar sejarah di waktu yang sama.

Namhansanseong

Lokasi

Seperti yang saya bilang di awal, kalau dari Kota Suwon memang agak perlu effort. Waktu tempuh lumayan kira-kira 2,5 jam, berpindah-pindah dari kereta/subway dan terakhir naik bus turun di Namhansanseong Bus Terminal. Dari terminal bus terakhir, masih perlu nanjak, hiking tipis-tipis kurang lebih 20 menit. Saran dari saya, selama perjalanan naik bus jangan tidur atau main HP, nikmati pemandangan di luar karena rute busnya nanjak gunung dan pemandangan selama perjalanan cukup bagus. Bayangin aja jalanan berkelok-kelok di lereng pegunungan. Untuk panduan lebih detail, seperti biasa gunakan Naver Map dan ketik saja 남한산성 우익문 (서문).

Enjoy wisata anti mainstream!

Namhansanseong

Baca juga: Menikmati View Kota Seoul dari Titik Tertinggi di Lotte World Tower.

Menikmati Titik Tertinggi Seoul di Lotte World Tower

Lotte World Tower

Lotte World Tower

Kalau ingin melihat seberapa luasnya Kota Seoul, mungkin tempat ini bisa menjadi piihan. Lotte World Tower setinggi 555 meter, yang merupakan bangunan tertinggi di Korea, bahkan menjadi bangunan tertinggi dunia nomer 5 setelah selesai dibangun pada tahun 2016. Jadi, dari tempat ini kita bisa melihat Kota Seoul dari titik tertingginya.

Lotte World Tower

Lokasi

Lotte World Tower terletak di Distrik Songpa-gu, Seoul, Korea Selatan. Lebih tepatnya, alamatnya adalah 300 Olympic-ro, Jamsil 6(yuk)-dong, Songpa-gu, Seoul, Korea Selatan. Seperti biasa ketik saja alamatnya di Naver Map (롯데월드타워) untuk panduan menuju tempat ini. Tidak sulit menemukannya karena dari jauh pun akan kelihatan towernya dengan sangat jelas.

Lotte World Tower

Daya Tarik dan Fasilitas

Lokasi Lotte World Tower berada satu komplek dengan Lotte World Mall, pusat perbelanjaan yang cukup luas dan lengkap, dari barang-barang branded sampai food court yang cukup terjangkau ada di sini. Keluar sedikit dari komplek perbelanjaan, ada Seokchon Lake yang sudah pernah saya tulis sebelumnya sebagai salah satu tempat recommended untuk menikmati cherry blossom di Seoul. Di samping Seokchon Lake ada Lotte World Magic Island (theme Park). Jadi secara fasilitas, tempat ini cukup lengkap untuk liburan.

Lotte World Tower

Tentu saja daya tarik utama yang gak ada di tempat lain adalah naik ke puncak tower menikmati Kota Seoul dari titik tertingginya. Naik ke atas tentu saja nggak naik tangga ya, tapi naik lift yang cepet banget. Kalau sudah masuk lift saya sarankan untuk sambil melihat indikator kecepatan lift supaya bisa menyadari naik 555 meter dalam waktu kurang lebih satu menit doang. Di atas, selain tentu saja ada gardu pandang 360 derajat. Kalian juga bisa menikmati coffe shop.

Lotte World Tower

Harga Tiket

Lotte World Tower

Untuk bisa sampai ke lantai paling atas, sayangnya ada tiket yang perlu dibeli. Kalian bisa beli online atau bisa beli on the spot di bawah. Harga tiketnya bervariasi tergantung umur. Tiket paling murah untuk anak-anak umur 3 – 13 tahun harganya 25,000 won, sedangkan untuk dewasa (umur 13+) seharga 29,000 won. Ada satu lagi tourist attraction yang bisa dinikmati, yaitu berjalan melewati jembatan di ketinggian 541 meter plus dapat 2 foto, harganya paling murah 96,000 won. Harga tiket sewaktu-waktu mungkin bisa berubah, jadi lebih baik cek aja dulu website-nya.

Jam operasional Lotte World Tower pukul 10:30 – 22:00 di hari Minggu – Kamis, dan pukul 10:30 – 23:00 di hari Jumat/Sabtu.

Terakhir, setelah turun dari tower, kalian bisa membeli suvenir di Suvenir Shop di pintu keluar.

Baca juga: Menikmati Festival Cherry Blossom Terbaik Seoul di Seokchon Lake Park.

Lotte World Tower