
Kota Solo memiliki ragam kuliner khas yang tidak sedikit. Selain nasi liwet, selat Solo, nasi timlo dan tengkleng, ada menu kuliner Kota Solo yang tak kalah spesial. Yap, tahu kupat. Dari segi bumbu, menurut saya menu tahu kupat ini termasuk sederhana tetapi saat menyantapnya rasanya jadi ‘rumit’ dalam artian jadi berkesan.

Alamat dan Jam Buka Tahu Kupat Sido Mampir

Ada beberapa tempat Tahu Kupat di Kota Solo yang menjadi langganan sekaligus favorit bagi saya. Salah satunya adalah Tahu Kupat Sido Mampir yang berada di jantung Kota Solo. Tahu Kupat Sido Mampir ini terletak di Jalan Gajah Mada, tepat di dekat lampu merah perempatan Jalan Gajah Mada. Di sini ada tiga atau empat warung Tahu Kupat yang berjejer saling berdampingan, meskipun juga ada kedai makan Chinese Food dan tengkleng, seingat saya. Di antara jejeran warung makan itu, Tahu Kupat Sido Mampir yang jadi tujuan saya. Warung tahu kupat yang berada paling ujung tepat di samping Masjid Solikhin.

Tahu Kupat Sido Mampir Gajah Mad aini mulai buka pukul 06.00 hingga sore atau akan tutup jika sudah habis. Di warung ini selalu ramai pengunjung terutama di jam makan siang plus liburan. Buka dan melayani para penggemar tahu kupat setiap hari. Oh ya, di warung ini juga ada live music-nya lho..

Gambaran Tahu Kupat Khas Kota Solo

Tahu kupat menurut saya hidangan yang sederhana dan berkesan bagi penikmatnya. Dalam sepiring tahu kupat terdiri atas tahu yang digoreng garing, irisan kupat, kubis segar yang diiris kecil, tauge rebus, mie kuning (bukan mie kuning pada umumnya dalam bakso atau mie ayam), bihun, kacang goreng dan potongan bakwan. Bumbu siramnya berupa kecap, air asam (karena ada rasa asam segar gitu), ada ulekan bawang putih, plus sambal. Tipe cita rasa manis pedas.

Tips Makan Tahu Kupat Sido Mampir Gajah Mada

Warung Tahu Kupat Sido Mampir ini sangat ramai khususnya saat jam makan siang atau jam sarapan ditambah lagi jika saat momen liburan. Di sisi lain, area parkir di sini sangat terbatas. Jika datang menggunakan kendaraan roda dua, saya pikir akan gampang soal parkir tapi jika berkendara dengan kendaraan roda empat sebaiknya datang di jam-jam selain waktu makan siang dan sarapan. Ada tukang parkir yang mengarahkan dan menjaga jadi tetap aman ya soal parkir.
Tahu Kupat Sido Mampir menyediakan pilihan menu tahu kupat biasa dan spesial. Biasa berarti tanpa telur sedangkan spesial berarti tambah telur. Bagi saya, menu tahu kupat biasa sudah sangat kenyang dan lebih dari cukup. Pesan saya sih, pesan sesuai kebutuhan dan kemampuan dalam menghabiskan makanan agar tidak menyisakan makanan ya Teman-Teman ^^

Yuhuuu, kalau datang ke Kota Solo jangan lupa mampir menikmati Tahu Kupat Sido Mampir di Jalan Gajah Mada ini ya 🙂
Baca juga: Cerita dari Festival Literasi Patjar Merah di Kota Solo.




































Ngawioboro namanya. Dulu hanya sebuah trotoar di sepanjang Jalan Yos Sudarso yang disulap sedemikian rapi yang terinspirasi dari Malioboro Jogja. Ngawioboro memiliki panjang sekitar 700 meter dimulai dari perempatan Kartonyono hingga samping Lapas Ngawi tepat di depan alun-alun. Sepanjang Ngawioboro ini terdapat beberapa toko besar, bank, perkantoran, beberapa rumah dan kedai-kedai.
















