Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Asiknya Refreshing di Sumber Koso Ngawi

Sumber Koso

Sumber Koso

Yeayy, mari bersorak gembira! ๐Ÿฅณ๐Ÿ˜„ Akhirnya nemu tempat main baru di Ngawi. Baru bagi saya ya bukan tempatnya hahaha. Minggu ini masih ingin cerita soal wisata Ngawi. Salah satu destinasi โ€˜baruโ€™ itu adalah Sumber Koso.

Sumber Koso
Perjalanan menuju Sumber Koso.

Lokasi Sumber Koso

Sumber Koso

Main kali ini agak jauh dari rumah. Waktu yang kami butuhkan sekitar 40-50 menit ke arah kaki Gunung Lawu. Berjarak kurang lebih 30 KM dari Stasiun Ngawi.

Sumber Koso terletak di Girikerto, Kecamatan Sine. Salah satu wilayah Kabupaten Ngawi yang berada di Kaki Gunung Lawu.

Alasan Harus ke Sumber Koso

Sumber Koso

Sumber Koso

Sumber Koso merupakan sumber mata air yang akhirnya dibuat kolam dan di sekitarnya ditata taman-taman oleh warga sekitar. Kolam yang berasal dari mata air itu digunakan untuk memelihara Ikan Koi dengan jumlah yang banyak. Jadi terlihat indah semarak.

Sumber Koso

Pemandangan yang indah dan bersih ini semakin lengkap dengan udara yang sejuk. Sejuk ala pegunungan ya, kebayang kan sejuknya? ๐Ÿ˜Š Di sekelilingnya juga terdapat banyak pohon pinus.

Sumber Koso

Selain kolam Ikan Koi dan taman, ada juga playground dengan ayunan-ayunan yang membuat anak-anak makin betah. Ada fasilitas untuk outbond juga. Tak kalah mengasikkan juga, disediakan kolam untuk main air bagi anak-anak dilengkapi dengan bola warna-warni. Sebelum main air, sebaiknya memang bawa baju ganti yaaa. Termasuk spotย khusus untuk berfoto juga ada.

Sumber Koso

Kegiatan menyenangkan lainnya, saya dan Bilgi bisa memberi makan ikan-ikan Koi. Untuk pakannya bisa membeli di kafe terdekat dari kolam. Beli 1 bungkus seharga Rp 3.000,00 atau beli 2 bungkus seharga Rp 5.000,00.

Sumber Koso
Pakan ikan.

Ingin camping atau berkemah di sini? Oh bisa banget, tersedia juga untuk tempat berkemah. Tentu saja tempatnya bersih, nyaman, dan aman yaโ€ฆ

Sumber Koso

Fasilitas dan Harga Tiket di Sumber Koso

Sumber Koso
Kafe di Sumber Koso.

Bicara fasilitas di tempat wisata tentu menjadi salah yang dicari ya.. Di Sumber Koso, pengelola telah menyediakan fasilitas yang sip, Teman-Teman. Area parkir sangat luas, saat sedang momen liburan, saya pikir bisa menampung banyak kendaraan. Ada toilet dan musola. Soal jajan, ada beberapa kantin dan satu kafe di Sumber Koso.

Sumber Koso

Harga tiket masuk ke Sumber Koso juga masih terjangkau menurut saya. Tiket masuk seharga Rp 10.000,00/orang dan anak saya tidak kena 1 tiket kemarin. Untuk kendaraan, Rp 2.000,00/motor.

Jam Operasional Sumber Koso

Sumber Koso

Sumber Koso buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Kemarin saya datang saat weekdays jadi sangat luang.

Sumber Koso
Kolam main bola.

Yaapp, inilah cerita main-main di Ngawi, tepatnya Girikerto, Sine. Ternyata asik menemukan tempat main baru dan tempatnya sesuai ekspektasi. Cantik! Yuk, ada yang mau main ke Sumber Koso? ๐Ÿ˜Š

Sumber Koso

Baca juga destinasi wisata Ngawi di blog ini ^^: Museum Trinil Ngawi.

 

Menikmati Waktu Bermain Bersama Anak di Taman OLBA Ngawi

Taman OLBA Ngawi

Taman OLBA Ngawi

Bicara soal destinasi wisata, bagi saya, Ngawi merupakan daerah yang memiliki potensi tempat-tempat menarik untuk dinikmati. Mulai dari wisata alam, sejarah maupun kawasan taman yang berkonsep taman edukatif. Taman OLBA adalah salah satu destinasi wisata taman edukasi di Ngawi yang cukup lengkap dengan suasana yang nyaman.

Taman OLBA Ngawi

Tidak hanya suasananya yang adem dan bikin nyaman, beberapa sudut Taman OLBA ditata menjadi sudut-sudut cantik yang instagrammable. Cocok untuk berfoto ria sekaligus mengabadikan momen kebersamaan di Taman OLBA. Misalnya, ada gardu di pohon-pohon, taman bunga, lintasan tracking,hingga ย gambar-gambar tiga dimensi yang menghiasi beberapa dinding.

Taman Olba NgawiLokasi Taman OLBA

Taman OLBA Ngawiย Wisata Edukasi Taman OLBA berjarak kurang lebih 15 KM dari selatan pusat Kota Ngawi dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit hingga 30 menit menggunakan kendaraan pribadi. Tepatnya, Taman OLBA terletak di Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi. Berdasarkan ngobrol-ngobrol dengan salah satu pegawai, Taman OLBA merupakan milik perorangan. Namun demikian, kondisi Taman OLBA ini sangatlah terawat dan bersih.

Tiket Masuk dan Wahana di Taman OLBA

Yap! Saatnya bisik-bisik harga tiket masuk ke Taman OLBA ๐Ÿ˜€ Menurut saya tiket masuk ke Taman OLBA masih sangat terjangkau dengan rincian sebagai berikut,

Wisatawan akan dikenakan biaya Rp 5.000,00 per orang. Anak-anak dan dewasa memiliki harga tiket yang sama. Selanjutnya parkir kendaraan Rp 2.000,00 untuk kendaraan roda dua dan Rp 5.000,00 untuk kendaraan seperti mobil.

Taman OLBA Ngawi

Biaya wahana di Taman OLBA berbeda-beda, misalnya kolam renang biaya terusannya sebesar Rp 10.000 per orang, ATV sebesar Rp 20.000,00, Flying Fox sebesar Rp 15.000,00, panahan sebesar Rp 5.000 dan terapi ikan sebesar Rp 5.000,00 bebas sepuasnya dan perahu kano sebesar Rp 15.000,00 tiap sekali keliling. Nah, untuk naik kano ini bisa didayung sendiri atau bisa minta pada bapak yang bertugas untuk mendayungkan kano selama berkeliling. Saya dan anak saya waktu itu naik kano bertiga dengan bapak yang bertugas di area kano.

Taman OLBA Ngawi
Waktu Operasional Taman OLBA

Taman OLBA Ngawi

Taman OLBA bisa dikunjungi tiap hari mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, jika musim liburan akan sangat ramai pengunjung dan hari biasa pun cukup ramai karena biasanya digunakan untuk kegiatan ย out-class anak-anak sekolah.

Fasilitas di Taman OLBA

Taman OLBA Ngawi

Demi mendukung dan menyempurnakan kenyamanan para pengunjung, pengelola Taman OLBA menyediakan beberapa fasilitas diantaranya,

  • Area parkir yang luas
  • Toilet
  • Kafe untuk duduk-duduk santai
  • Beberapa Kantin
  • Kursi-kursi untuk bersantai
  • Playground
  • Outbound

Taman OLBA Ngawi

Menurut saya, selain adanya wahana yang banyak pilihannya dan juga fasilitas yang lengkap, di Taman OLBA juga ada mini zoo yaitu area reptil, kura-kura, burung dan monyet. Tempatnya juga termasuk luas, kolam renang pun juga terdiri atas dua area terpisah.

Taman OLBA Ngawi

Taman OLBA bisa dijadikan tujuan untuk melepas penat, bersenang-senang sekaligus belajar. Yukk, kapan ke Taman OLBA lagi?

Taman OLBA Ngawi
Salah satu kolam ikan di Taman OLBA.

Baca juga: Belajar Mengenal Ragam Fosil di Museum Trinil Ngawi.

SnD Oemah Angkring, Angkringan Vibe Rumah Nenek Sekitar Stasiun Ngawi

SnD Oemah Angkring

SnD Oemah Angkring

Sebelum kenal angkringan, saya lebih dulu kenal yang namanya H.I.K yang merupakan kepanjangan dari Hidangan Istimewa Kampung. Saya mengenal H.I.K ini saat masih SMA di Solo. Setelah dari Solo dan kuliah di Jogja, barulah saya akrab dengan ap aitu angkringan. Padahal ya H.I.K dan angkringan ini sama, dari grobak hingga menunya, hanya beda penamaan dan kotanya.

SnD Oemah Angkring

Cerita soal angkringan, ada salah satu angkringan yang menurut saya kekinian dengan tempat klasik yang vibe-nya kayak lagi pulang ke rumah nenek. SnD Oemah Angkring namanya. Letaknya ada di Jalan Raya Ngawi-Jogorogo, Desa Jambangan, RT 06/RW 08, nggak jauh dari Stasiun Ngawi dan tepat di pinggir jalan raya. Misal mau bepergian dengan kereta dan jam keberangkatan masih lama, mending nunggu di SnD Oemah Angkring aja deh..

SnD Oemah Angkring

Menu di SnD Oemah Angkring

SnD Oemah Angkring

Seperti menu yang ada di angkringan pada umumnya seperti es teh, di sini es tehnya enak menurut saya, ada khas aroma melati dan rasa sepet-sepetnya gitu, ini selera sih tapi beneran vibe angkringan justru dapat kalau rasa es tehnya kayak gini :-D. Selain es teh, ada kopi, aneka minuman rasa buah dan minuman favorit ada barisan es taro, es cokelat, es teh tarik,ย  dan susu tape.

SnD Oemah Angkring

Menu makanan ada beragam sate, di antaranya sate ati ampela, kulit, telur puyuh, sosis, tempura, kekian, dan dumpling. Ada nasi kucing dan nasi bakar. Ini nasi bakarnya menurut saya juga enak. Menu mie rebus, mie goreng, dan pop mie.

SnD Oemah Angkring

Alasan harus mampir ke SnD Oemah Angkring

SnD Oemah Angkring

Selain menu yang bisa dipilih dan beragam, di SnD Oemah Angkring juga ada live music terutama saat weekend. Tempatnya juga nyaman, tersedia outdoor dan indoor. Bagian outdoor berada di halaman belakang, beneran deh vibe-nya kayak di rumah nenek.

SnD Oemah Angkring

SnD Oemah Angkring

Kalau ingin indoor, bisa di bagian depan atau tengah. Tempatnya nyaman untuk kerja juga kok ditambah lagi dengan tersedia akses wifi yang cepat. Nah, untuk jam buka SnD Oemah Angkring ini mulai dari pukul 11.00 hingga 23.01 WIB.

SnD Oemah Angkring

SnD Oemah Angkring
Salah satu sudut di teras belakang.

Yuuklah catch up di SnD Oemah Angkring, kita ngobrol haha hihi atau mau bicara serius dari hati ke hati juga boleh ^^

 

Baca juga: Wajah Baru Stasiun Ngawi ๐Ÿ™‚

Mengenal Beragam Jenis Fosil Manusia Purba di Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil adalah sebuah museum khusus yang mengoleksi dan menyimpan beragam jenis fosil manusia purba dan hewan purba. Perintis berdirinya Museum Trinil ini adalah Wirodiharjo pada tahun 1980. Kemudian museum ini diresmikan olehh gubernur Jawa Timur Bapak Soelarso pada 20 November 1991.

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Lokasi dan Jam Operasional Museum Trinil

Museum Trinil Ngawi
Gedung utama (gedung pertama) Museum Trinil.

Selasa (16/5) lalu, saya mengajak Bilgi mengunjungi Museum Trinil yang terletak di Pilang, Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Jarak dari rumah ke Museum Trinil ini kurang lebih 8,2KM. Saya tinggal di Kecamatan Paron dan Museum Trinil ini terletak di wilayah Kecamatan Kedunggalar. Tetangga kecamatan gitu tepatnya.

Museum Trinil Ngawi
Area pendopo.

Museum Trinil buka dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB dan tutup setiap Hari Senin. Sepertinya memang hari liburnya museum itu Hari Senin ya. Di Hari Minggu, museum ini tetap buka. Durasi jam operasionalnya pun lumayan ya sekitar 8 jam, udah bisa puas kalau berkunjung ke museum.

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Saat saya berkunjung ke Museum Trinil kemarin, bersamaan dengan kunjungan rombongan dari sebuah perusahaan yang saya lupa Namanya ๐Ÿ˜€ Jadi ada pemandu dari pihak museum yang menjelaskan banyak hal tentang koleksi di Museum Trinil, nyempillah saya dalam rombongan tersebut. ๐Ÿ˜€

Museum Trinil Ngawi

Koleksi yang ada di Museum Trinil berasal dari situs Trinil. Situs Trinil pada saat itu diteliti oleh seorang dokter militer Belanda yang Bernama Eugene Dubois. Dia melakukan penelitian antara tahun 1891 hingga 1893. Dari proses penelitiannya itu ditemukan fosil manusia purba Pithecanthropus Erectus. Kemudian, Museum Trinil menyimpan fosil-fosil yang ditemukan secara bertahap.

Museum Trinil Ngawi

Adapun beberapa koleksi di Museum Trinil adalah tulang panggul gajah jenis Stegodon Trigonochepslus, fosil tulang pengumpil gajah, gading gajah, dan beberapa hewan seperti harimau dan rusa purba.

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil ini terletak tepat di samping dua pertemuan sungai besar yaitu Bengawan Solo dan Sungai Madiun. Karena letaknya dengan sungai yang dianggap sebagai salah satu sumber kehidupan maka memang kemungkinan besar dulu terdapat kehidupan di sekitar daerah ini.

Museum Trinil Ngawi

Bagi saya menyenangkan sih berkunjung ke sini karena depan museum ada area pendopo yang bisa digunakan istirahat sejenak atau belajar bareng anak di sesi belajar outdoor. Ada taman bagian depan museum yang terdapat patung gajah dan ada taman samping museum yang dekat dengan pagar pembatas dengan area sungai. Dari sisi ini bisa melihat langsung pertemuan Bengawan Solo dengan Sungai Madiun.

Museum Trinil Ngawi

Fasilitas yang ada di Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Area parkir yang luas dan tarif yang murah

Museum Trinil Ngawi

Jangan khawatir soal parkir ketika berkunjung ke Museum Trinil, area parkirnya luas bahkan bus pariwisata yang besar pun bisa masuk dan parkir denga naman dan nyaman. Untuk tarifnya pun juga murah. Untuk sepeda motor hanya Rp 1.000,00 dan mobil Rp 2.000,00. Kalau bus pariwisata yang besar saya lupa nanya hahaha ๐Ÿ˜€

Museum Trinil Ngawi

Tiket masuk murah meriah

Yap, ada biaya yang dikenakan bagi para pengunjung dan biaya tiket ini menurut saya sangatlah murah yaitu Rp 3.000,00 untuk dewasa dan Rp 1.000,00 untuk anak-anak dan pelajar. Gimana?

Museum Trinil Ngawi

Ada playground dan taman

Museum Trinil Ngawi

Selain museum, ada area playground di luar dua Gedung museum. Tepatnya berada di dekat bagian belakang, dekat dengan area parkir. Suasananya sejuk karena memang banyak pepohonan di sekitar playground dan tempatnya juga bersih. Selain itu, terdapat taman di bagian belakang yang juga biasanya dipakai untuk kegiatan berkemah. Selain itu juga ada dua tiga penjual yang berjualan di dekat area parkir. Pun di sekitar museum (di luar area museum) ada beberapa warga sekitar yang membuka warung makan. Jadi nggak perlu khawatir soal makan jika tak membawa bekal.

Museum Trinil Ngawi
Area taman bagian belakang.
Museum Trinil Ngawi
Area taman belakang.

Toilet dan Musala

Di Museum Trinil juga disediakan toilet yang bersih dan musala yang cukup besar serta nyaman digunakan untuk salat jika saat berkunjung bertepatan dengan waktu salat.

Museum Trinil Ngawi

Yuk, jangan lupa mampir ke Museum Trinil jika teman-teman sedang berada di Kota Ngawi ^^

 

Baca juga: Mengunjungi Benteng Van Den Bosch di Tengah Kota Ngawi.

Safari Menjelang Ramadhan Bersama Anak di Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM

Telat! Pasti itu kesan pertama saat baca judul blogpost saya kali ini. ๐Ÿ˜€ Tulisan yang harusnya tayang saat Ramadhan tetapi baru naik di Bulan Syawal, hehehe. Safari Jogja ini sendiri saya dan Bilgi lakukan H-2 menjelang Ramadhan. Salah satu tujuan kami adalah Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada atau lebih dikenal MasKam UGM.

Masjid Kampus UGM

Terletak di Jalan Prof. DR. Drs. Notonagoro, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY. Masjid Kampus UGM terletak di lingkungan Universitas Gadjah Mada tepatnya sebelah barat Grha Sabha Pramana, Fakultas Ilmu Budaya, dan tepat di pintu belakang Fakultas Psikologi UGM.

Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM

Safari kali ini tidak hanya sekadar main ke Masjid Kampus UGM tapi sekaligus menyusuri jalan kenangan untuk saya hahaha. MasKam UGM ini adem, nggak hanya adem suasana tapi bikin adem hati juga. Masjid dengan tipe terbuka dan terdiri dari dua lantai. Toilet pria dan wanita terpisah. Toilet wanita terdiri dari kamar mandi yang tersedia cukup banyak jumlahnya disertai dengan tempat wudlu yang juga banyak, kalaupun antri nggak perlu terlalu lama menunggu. Sisi taman di MasKam UGM ini luas, saat Ramadhan bisa untuk ngabuburit sambil ikut kajian dilanjut buka puasa ala piknik gitu. Ada kolam yang lumayan besar dan air mancur. Ada gerbang yang biasa disebut dengan gerbang dan tangga cinta. Di MasKam ini sering ada yang merayakan pernikahan dan akad di MasKam. Dulu menikah dengan di MasKam ini jadi salah satu mimpi saya kalau menikah dengan sesame KAGAMA tapi ternyata saya dinikahi alumni STAN. ๐Ÿ˜€

Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM
Menara Masjid Kampus UGM.

Tak hanya itu, di lingkungan MasKam ini juga ada lembaga pengelola amal, zakat, dan infaq. Berdiri juga Bank Muamalat (sekarang sepertinya jadi BSI). Masjid yang menyediakan kenyamanan untuk beribadah atau sekadar sejenak melepas penat. Dulu, saat saya kuliah antara tahun 2008 hingga 2012 ada yang jualan buku-buku dan majalah islami di MasKam UGM. Terakhir saya datang Maret kemarin sudah tidak ada yang berjualan buku di sana.

Masjid Kampus UGM

Alasan saya mengajak anak mengunjungi masjid ini antara lain ingin mengenalkan ragam masjid bahwa masjid memiliki banyak gaya dari segi bangunan, menanamkan rasa cinta pada masjid dan ingin membuatnya nyaman ketika berada di masjid. Hal terpenting lagi adalah rasa tanggung jawab pada diri sendiri ketika di masjid dengan tetap tenang karena fungsi utama masjid adalah untuk beribadah. Jadi memang untuk bekal anak mengikuti serangkaian kegiatan Ramadhan terutama salat berjamaah lima waktu dan tarawih.

Masjid Kampus UGM
Sedang ada perawatan masjid menjelang Ramadhan.

Adakah Teman-Teman yang sudah pernah singgah di Masjid Kampus UGM ini? Yuk, bagi pengalaman teman-temanโ€ฆ

 

Baca juga: Ke Jogja? Jangan lupa ke Bawa Buku dan Arka Coffee Space dan Menginap di Carani Hotel.

Asiknya Mengunjungi Bawa Buku dan Arka Coffee Space Yogyakarta

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Bawa Buku & Arka Coffee Space

A-B-C-D-E, B for book, C for coffee, close each other. Begitu kata suami saya :-D. Kebayang sih, kedai kopi dan toko buku dalam satu atap betapa harmonis dan romantis terutama bagi saya dan suami. Salah satu tempat yang seprti itu adalah Bawa Buku dan Arka Space Jogjakarta. Buku dan kopi terasa begitu dekat satu sama lain. Perjalanan kali ini membawa saya dan anak saya, Bilgi, ke sebuah kedai kopi sekaligus terdapat toko buku di Bulan Maret 2023, H-2 sebelum Ramadan.

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Lokasi Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bawa Buku adalah sebuah toko buku kecil di Selatan Jogja, satu lokasi dengan Arka Coffee Space. Terletak di Jalan Taman Sari No. 1/310, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Tepat di jalan menuju gerbang Taman Sari. Jadi Bawa Buku dan Arka Coffee Space ini terletak dekat dengan pintu gerbang Taman Sari. Kebayang kan betapa strategis dan mudah menemukannya. Saat saya ke sana bersama anak, saya menggunakan salah satu aplikasi taxi online.

Untuk jam operasionalnya adalah setiap hari mulai dari pukul 09.00 hingga 00.00 WIB. Durasi bukanya lumayan panjang kan ya? Jadi ketika berencana ke sana bisa lebih santai karena tidak terburu-buru mereka tutup.

Alasan Harus Mampir ke Bawa Buku dan Arka Coffee Space Ketika di Yogyakarta

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bagi saya yang suka sekali dengan kopi dan buku, tentu sebenarnya tanpa butuh banyak alasan pasti akan ke sana karena ada dua hal kesukaan yang akan saya dapatkan. Buku dan Kopi. Namun, bagi yang hanya suka salah satu saja bahkan bukan peminat keduanya, berkunjung ke sana tetaplah menyenangkan.

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Banyak pilihan menu

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Ada menu lain selain kopi di Arka Coffee Space. Yap, bagi yang bukan pecinta kopi garis keras, Arka Coffee Space menyediakan menu minuman selain kopi di antaranya varian teh, coklat, dan Yakult (orange yakult, lychee yakult dan melon yakult). Ada yang disajikan panas dan dingin. Selain minuman di Arka Coffee Space juga menyediakan menu makanan dan cemilan.

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Ada pilihan outdoor dan indoor space

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Di sini tersedia dua ruang yaitu ruang terbuka dan ruang tertutup ber-AC. Tempatnya termasuk lega, bagian outdoor ada kursi meja yang ditata dekat dengan pohon dan tanaman-tanaman. Kalaupun ingin kerja atau nugas dari Bawa Buku dan Arka Coffee Space saya pikir akan tetap aman terkendali.

Memilih buku dengan santai

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bagi kutu buku, santai dalam memilih buku adalah sebuah kenikmatan dan kebahagiaan. Bisa dengan membaca sinopsisnya, jatuh cinta pada pandangan pertama dengan sampulnya bahkan bisa jatuh cinta dengan mudah pada tata cara peletakan buku serta buku-buku apa saja yang ada. Begitu juga di Bawa Buku, meski kecil, buku-buku yang dihadirkan juga berkualitas dan menarik hati untuk dimiliki. Oh iya, di sini juga sering diadakan event seperti musik dan diskusi buku.

Wifi dan parkir aman

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bawa Buku dan Arka Coffee Space menyediakan wifi yang bisa diakses dan bisa mendukung aktifitas online kita saat di sana. Ini juga alasan bisa bikin betah ya ^^ Selain wifi, parkir juga bagian terpenting dari daya tarik suatu tempat. Nah, di sini tersedia area parkir yang lega terutama motor yang bisa dibawa masuk ke halaman dan untuk mobil harus parkir di luar halaman.

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Yap, inilah cerita perjalanan saya dan Bilgi, mengunjungi tempat romantis ala kami. ^^

 

Baca juga: Pengalaman Menginap di Carani Hotel Yogyakarta.