Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Asiknya Mengunjungi Bawa Buku dan Arka Coffee Space Yogyakarta

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Bawa Buku & Arka Coffee Space

A-B-C-D-E, B for book, C for coffee, close each other. Begitu kata suami saya :-D. Kebayang sih, kedai kopi dan toko buku dalam satu atap betapa harmonis dan romantis terutama bagi saya dan suami. Salah satu tempat yang seprti itu adalah Bawa Buku dan Arka Space Jogjakarta. Buku dan kopi terasa begitu dekat satu sama lain. Perjalanan kali ini membawa saya dan anak saya, Bilgi, ke sebuah kedai kopi sekaligus terdapat toko buku di Bulan Maret 2023, H-2 sebelum Ramadan.

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Lokasi Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bawa Buku adalah sebuah toko buku kecil di Selatan Jogja, satu lokasi dengan Arka Coffee Space. Terletak di Jalan Taman Sari No. 1/310, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Tepat di jalan menuju gerbang Taman Sari. Jadi Bawa Buku dan Arka Coffee Space ini terletak dekat dengan pintu gerbang Taman Sari. Kebayang kan betapa strategis dan mudah menemukannya. Saat saya ke sana bersama anak, saya menggunakan salah satu aplikasi taxi online.

Untuk jam operasionalnya adalah setiap hari mulai dari pukul 09.00 hingga 00.00 WIB. Durasi bukanya lumayan panjang kan ya? Jadi ketika berencana ke sana bisa lebih santai karena tidak terburu-buru mereka tutup.

Alasan Harus Mampir ke Bawa Buku dan Arka Coffee Space Ketika di Yogyakarta

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bagi saya yang suka sekali dengan kopi dan buku, tentu sebenarnya tanpa butuh banyak alasan pasti akan ke sana karena ada dua hal kesukaan yang akan saya dapatkan. Buku dan Kopi. Namun, bagi yang hanya suka salah satu saja bahkan bukan peminat keduanya, berkunjung ke sana tetaplah menyenangkan.

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Banyak pilihan menu

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Ada menu lain selain kopi di Arka Coffee Space. Yap, bagi yang bukan pecinta kopi garis keras, Arka Coffee Space menyediakan menu minuman selain kopi di antaranya varian teh, coklat, dan Yakult (orange yakult, lychee yakult dan melon yakult). Ada yang disajikan panas dan dingin. Selain minuman di Arka Coffee Space juga menyediakan menu makanan dan cemilan.

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Ada pilihan outdoor dan indoor space

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Di sini tersedia dua ruang yaitu ruang terbuka dan ruang tertutup ber-AC. Tempatnya termasuk lega, bagian outdoor ada kursi meja yang ditata dekat dengan pohon dan tanaman-tanaman. Kalaupun ingin kerja atau nugas dari Bawa Buku dan Arka Coffee Space saya pikir akan tetap aman terkendali.

Memilih buku dengan santai

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bagi kutu buku, santai dalam memilih buku adalah sebuah kenikmatan dan kebahagiaan. Bisa dengan membaca sinopsisnya, jatuh cinta pada pandangan pertama dengan sampulnya bahkan bisa jatuh cinta dengan mudah pada tata cara peletakan buku serta buku-buku apa saja yang ada. Begitu juga di Bawa Buku, meski kecil, buku-buku yang dihadirkan juga berkualitas dan menarik hati untuk dimiliki. Oh iya, di sini juga sering diadakan event seperti musik dan diskusi buku.

Wifi dan parkir aman

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bawa Buku dan Arka Coffee Space menyediakan wifi yang bisa diakses dan bisa mendukung aktifitas online kita saat di sana. Ini juga alasan bisa bikin betah ya ^^ Selain wifi, parkir juga bagian terpenting dari daya tarik suatu tempat. Nah, di sini tersedia area parkir yang lega terutama motor yang bisa dibawa masuk ke halaman dan untuk mobil harus parkir di luar halaman.

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Yap, inilah cerita perjalanan saya dan Bilgi, mengunjungi tempat romantis ala kami. ^^

 

Baca juga: Pengalaman Menginap di Carani Hotel Yogyakarta.

Pengalaman Menginap di Carani Hotel Yogyakarta

Carani Hotel

Carani Hotel

Carani Hotel adalah salah satu hotel yang terletak di Jalan Prof. Herman Yohanes No. 16 Terban, Yogyakarta. Salah satu area yang menurut saya sangat strategis, dekat dengan salah satu pusat perbelanjaan dan banyak di sekitar dekat hotel terdapat deretan kuliner yang legendaris. Misalnya, depan Carani Hotel ada Gudeg Yu Djum, sampingnya ada Lotek Bu Bagyo, ada juga Gudeg Sagan hingga Ayam Geprek Keprabon. Selain itu juga ada banyak pilihan kedai kopi di sepanjang Jalan Prof. Herman Yohanes. Lokasi Carani Hotel juga sangat dekat dengan UGM dan UNY.

Carani Hotel

Carani Hotel

Carani Hotel

Fasilitas Carani Hotel

Tempat strategis disertai dengan fasilitas yang memuaskan tentu akan menarik peminat termasuk saya. Saya dua kali memutuskan menginap di Carani Hotel salah satu alasannya adalah lokasi yang dekat dengan kuliner-kuliner yang enak. Termasuk juga ada Bakmi Jawa saat malam dekat hotel.

Carani Hotel

Bicara fasilitas, Carani Hotel memiliki fasilitas yang bagus. Di dalam kamar sudah tersedia water heater, gula, teh, kopi, cangkir, dan sendok. Oh iya, tidak ada air minum dalam botol plastik. Carani Hotel menerapkan sistem eco-friendly, pihak manajemen telah menyiapkan teko air dan kita bisa mengisinya dari dispenser yang sudah disiapkan di tiap sudut lorong hotel. Air dalam dispenser tersedia dingin dan panas. Fasilitas lain ada brankas, TV dan alat mandi lengkap beserta hair dryer dan air hangat. Tak kalah penting, Carani Hotel juga menyediakan akses wifi secara gratis dengan akses yang lumayan cepat.

Carani Hotel

Tipe Kamar di Carani Hotel

Ada tipe kamar yang bisa dipilih di Carani Hotel yaitu, pertama, Twin Bed (Room Only) atau Twin Bed with breakfast dengan harga antara Rp 322.222,00/malam hingga Rp 377.778,00/malam. Kedua, tipe Hollywood yang memiliki dua pilihan yaitu Room Only atau With Breakfast dengan kisaran harga yang sama dengan tipe twin bed. Bedanya, Hollywood menggunakan 1 double bed. Ketiga, adalah tipe Family with breakfast dengan kisaran harga Rp 433.333,00/malam dengan ukuran kamar yang lebih luas.

Carani Hotel

Menurut saya, sistem pesannya juga sangat mudah dengan pesan langsung di Carani Hotel dan melalui aplikasi online seperti Traveloka. Untuk pemesanan langsung bisa tetap dapat kamar jika tidak sedang musim liburan yaa, kalau musim liburan sebaiknya pesan melalui aplikasi daring aja biar aman. Iya nggak?

Carani Hotel

Baca juga: Bakmi Jawa MIROSO dekat Carani Hotel.

 

Rekomendasi Oleh-Oleh dari Kota Trenggalek

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya Kariim. Mohon maaf lahir batin ya Teman-Teman ^^ Bagaimana libur lebarannya?

Tahun ini akhirnya mudik lagi setelah tiga kali lebaran tanpa mudik dan dua lebaran kemarin saya rayakan di tanah rantau. Merasakan lagi mudik ke Kota Trenggalek. Makan-makan lagi dengan menu khas keluarga dan tentunya cemal-cemil jajanan khas lebaran dan jajanan khas kota ini. Iya ya, makanan akan selalu jadi sesuatu yang mengesankan. Termasuk juga oleh-oleh jajanannya. Iya kan ya?

Oleh-Oleh Kota Trenggalek
Salah satu toko di pusat oleh-oleh Khas Trenggalek di Kranding, Bendorejo, Pogalan. Berada di jalan utama menuju Trenggalek kota dari arah Tulungagung.

Nah, ini ada beberapa rekomendasi oleh-oleh dari Kota Trenggalek yang menurut saya jadi favorit.

 

Manco

Oleh-Oleh Kota Trenggalek
Manco dengan dua varian.

Bagi saya jajanan ini khas, cemilan ringan macam krupuk. Bentuknya bulat tetapi bagian dalamnya kopong. Luarnya dilapisi gula dan krupuk nasi kering seperti remahan reginang dan ada juga yang berupa wijen. Jadi rasanya itu perpaduan gurih dan manis.

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Opak Kali

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Opak Kali jadi salah satu favorit saya karena saya pikir ini rendah kalori 😀 Opak Kali ini digoreng dengan pasir, tanpa minyak. Dimakan dengan sambel pecel. Tiap anjangsana ke rumah-rumah saudara atau tetangga-tetangga mbah biasanya disediakan Opak Kali ini. Makan Opak Kali sambil ngobrol sana-sini sungguh menyenangkan. 😀

Alen-Alen

Alen-Alen khas Trenggalek ini bentuknya bulat seperti cincin. Ada yang bagian dalamnya kopong dan ada yang berisi atau nggak kopong tapis ama-sama empuk dan renyah. Kalau dari rasanya, saya pikir berbeda dengan Lanting khas Kebumen.

Oleh-Oleh Kota Trenggalek
Alen-Alen dari Kota Trenggalek yang berwarna kuning, pojok kiri paling bawah.

Tempe Kripik

Tempe Kripik mungkin akan dengan mudah kita jumpai di beberapa kota, tetapi Tempe Kripik Khas Trenggalek ini bentuknya mirip tempe mendoan, bukan tempe kripik yang tempenya diiris gitu. Jadi bentuk tempe kripiknya seperti tempe dibungkus daun, berukuran cukup besar dan tipis. Rasanya gurih dan renyah.

 

Apakah Teman-Teman sudah pernah mencoba salah satu dari oleh-oleh Kota Trenggalek?

 

Baca juga: Mendol Tempe Khas Kota Malang.

 

Menikmati Libur Lebaran di Danau Poso Resort

Danau Poso Resort

Danau Poso Resort

Sebenarnya, kalau boleh jujur penginapan ini adalah pilihan ke-3 ketika merencanakan liburan ke Danau Poso. Jadi pilihan ke-3 karena pilihan pertama dan pilihan kedua sedang penuh, maklum peak session karena memang sedang masa libur lebaran. Lalu kenapa Danau Poso Resort ini menjadi pilihan ketiga? Apakah memang tidak lebih baik dari pilihan pertama dan pilihan kedua? Ternyata tidak. Lalu, mengapa penginapan ini menjadi pilihan ketiga? Jawabannya karena hanya masalah promosi dan ketidaktahuan saya tentang mana-mana saja tempat menginap yang recommended di sekitar Danau Poso. Penginapan pertama dipilih karena sebelumnya memang sudah pernah menginap di sana, dan lumayan menyenangkan experience-nya. Sedangkan penginapan kedua dipilih karena lokasinya dekat dengan penginapan pilihan pertama, that’s it.

Danau Poso Resort

Fasilitas di Danau Poso Resort

Danau Poso Resort
Kolam renang, ruang terbuka untuk menikmati pemandangan Danau Poso dan tepat di sampingnya ada ruang gym.

Kalau mencari di google map teman-teman bisa temukan dengan keyword Poso Lake Resort. Walaupun, sekali lagi, penginapan ini adalah pilihan ke 3, tapi secara experience menginap, penginapan ini bisalah disejajarin dengan penginapan yang lain. Bahkan mungkin secara fasilitas, Danau Poso Resort adalah yang terlengkap di antara yang lainnya. Apa saja fasilitasnya? Ada kamar dengan beberapa pilihan tipe kamar, restoran yang buka sampai malam, tempat parkir, mushola, kolam renang, tempat bermain anak, wahana air (perahu dan semacam speed boat gitu), ruang hiburan (pas ngintip sih kayak ada meja biliardnya), aula serba guna yang bisa digunakan untuk pertemuan, dan semacam saung untuk sekadar nongkrong sambil menikmati luasnya Danau Poso, dan tempat gym yang langsung menghadap Danau Poso.

Danau Poso Resort
Area parkir yang cukup luas.

Danau Poso Resort

Tuh, lengkap banget kan fasilitasnya. Kayaknya emang niat banget waktu bangun penginapan ini. Ditambah lagi, ketika baru saja tiba di penginapan ini disambut samar-samar sedikit kabut karena memang penginapannya berada di ketinggian. Jadi suasananya memang pegunungan banget ya teman-teman.

Danau Poso Resort

Alasan Menjadikan Tentena Sebagai Tujuan Menikmati Libur Lebaran

Danau Poso Resort

Seperti yang sudah ditulis di atas, di google map penginapan ini bisa dengan mudah ditemukan dengan keyword Poso Lake Resort. Berlokasi tentu saja di pinggir Danau Poso, Kota Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Dari Kota Poso sendiri, tempat ini masih perlu kira-kira 1,5 jam perjalanan menggunkan mobil. Sedangkan jika berangkat dari Kota Palu, siap-siap untuk spare energi ekstra karena masih sekitar 7 jam perjalanan. Waktu itu suami saya nyetir sendiri selama 7 jam dari Kota Palu menuju Kota Poso lanjut ke Tentena khusus untuk berlibur bersama dan saya pikir lama perjalanan tidak masalah sama sekali. Pertama, karena Tentena adalah salah satu destinasi wisata yang layak dikunjungi, bukan hanya dengan Danau Poso-nya, namun juga wisata alam lain di sekitar danau seperti misalnya air terjun dan goa-goa alami.

Air Terjun Saluopa Tentena Poso
 Air Terjun Saluopa di Tentena.

Kedua, karena selama perjalanan dari Kota Palu ke Tentena, kami banyak singgah di sepanjang perjalanan, benar-benar menikmati perjalanan, karena di sepanjang perjalanan ada banyak alasan untuk sekadar mampir, misalnya melihat kumpulan monyet hitam di Kebon Kopi, melewati Pondok Pesantren Gontor 6 di Poso, mampir di pantai-pantai sepanjang perjalanan Parigi-Poso, mampir beli lalampa terenak di Toboli atau makan siang di food court Poso City Mall. Kalau tidak suka suasana modern bisa juga makan siang di warung ikan bakar di pinggir pantai. Pokoknya, kami benar-benar menikmati perjalanannya.

Poso City Mall

Tipe-Tipe Kamar di Danau Poso Resort

Danau Poso Resort
Foto diambil sesaat sebelum check out 😀

Oke, sekarang kita ngomongin harga ya. Danau Poso Resort ini punya banyak pilihan harga dari yang termurah Rp 400.000,00  sampai yang termahal di harga Rp 1.000.000,00. Rinciannya sebagai berikut:

  • Standar room: Rp 400.000,00.
  • Superior room: Rp 500.000,00.
  • Deluxe room: Rp 650.000,00.
  • Grand deluxe: Rp 700.000,00.
  • Suite room: Rp 850.000,00.
  • Junior suite: Rp 850.000,00.
  • Family room: Rp 1.000.000,00.
  • Executive room: Rp 1.000.000,00.

Semua kamar sudah dilengkapi dengan AC dan wifi. Pengen tau lebih lanjut perbedaan kelas kamar-kamar yang disebutin di atas? Jangan khawatir, informasi detail sekaligus pemesanan bisa kalian dapatkan di aplikasi booking online populer seperti Traveloka. Ini juga merupakan salah satu nilai lebih bagi Danau Poso Resort karena dua penginapan populer lain yang saya sebut diawal hanya bisa dipesan lewat reservasi langsung ke nomor telp/HP hotelnya.

Danau Poso Resort

Baca juga:

 

Seokchon Lake, Menikmati Festival Cherry Blossom Terbaik di Seoul

Seokchon Lake Seoul

Seokchon Lake Seoul

Seokchon Lake adalah salah satu tempat paling populer untuk melihat cherry blossom di Seoul. Selain memang tempatnya yang indah, tempat ini juga mudah diakses melalui transportasi umum, saya sendiri lebih suka diajak suami menggunakan subway dari Kota Suwon, tempat suami saya tinggal. Kalau naik subway, turun di Jamsil Station dan keluar melalui exit 1 atau 2 untuk menuju sisi danau bagian timur dan exit 3 atau 4 untuk menuju sisi danau bagaian barat. Selain naik subway, Seokchon Lake bisa juga diakses menggunakan bus. Saya suka menggunakan aplikasi Naver Map untuk menuju ke suatu tempat. Di situ akan dikasih tahu naik bus nomor berapa dan turun di halte mana bahkan akan dikasih tahu berapa menit lagi bus akan tiba di halte keberangkatan. Seriously, aplikasi semacam Naver Map ini yang suatu saat pengen banget ada di Indonesia, minimal di Jakarta dule deh. Amal jariyah banget sih orang yang bikin aplikasi ini, bener-bener berguna soalnya, hehe.

Seokchon Lake Seoul

Antara danau sisi timur dan barat dihubungkan oleh jembatan di bawah jalan raya. Di tengah danau sisi barat terdapat Lotte World Magic Island sedangkan danau di sisi timur nampak lebih lapang karena hanya berupa hamparan danau saja. Jadi saat ke sini memang menyesuaikan saja dengan selera kita ingin yang mana. Kalau ingin background foto yang variatif, bisa ke danau sisi barat atau kalau suka background foto yang agak lapang bisa ke danau di sisi timur.

Seokchon Lake Seoul

Ada yang mengklaim lebih dari 1000 pohon cherry blossom berjejer di sepanjang jalur yang mengelilingi danau. Saya sendiri gak sempat menghitungnya, ngapain juga kan, haha. Tapi yang jelas di sepanjang kiri kanan jalan yang mengelilingi danau tumbuh rapat berjejer pohon cherry blossom. Selama festival cherry blossom di Seokchon Lake, kita bisa berjalan-jalan dengan santai di bawah kanopi bunga cherry blossom yang berwarna merah muda pucat yang indah. Selain karena keindahan bunga cherry blossom, tempat ini populer karena berada satu komplek dengan Lotte World Magic Island dan Lotte World Tower. Teman-teman bisa di mana saja berfoto dengan background cherry blossom, tapi berfoto dengan tambahan background Lotte World Tower yang iconic, ya cuma ada di sini.

Seokchon Lake Seoul

Tips Menikmati Cherry Blossom dan Angle Foto Terbaik di Seokchon Lake

Seokchon Lake Seoul

Festival cherry blossom di Seokchon Lake sendiri biasanya diadakan pada minggu pertama dan kedua bulan April setiap tahunnya. Tips dari saya, kalau memang ingin mengunjungi danau ini tidak perlu menunggu hari festival diadakan, datang saja saat bunga cherry blossom sedang mekar dengan sempurna. Hari diadakan festival tidak selalu bertepatan dengan saat mekarnya bunga dengan sempurna. Misalnya festival tahun 2023 yang diadakan tanggal 5 – 9 April 2023. Saya sendiri datang tanggal 1 dan 2 April 2023 karena berdasarkan perkiraan cuaca tanggal 5 akan hujan sepanjang hari yang tentu saja akan membuat bunga cherry blossom menjadi rontok.

Seokchon Lake Seoul

Cherry blossom ini meskipun cantiknya bukan main, tapi hatinya rapuh, kena angin saja rontok, apalagi kena hujan, habislah dia. Jadi, harus cermat memperkirakan kapan bunga ini akan mekar sempurna karena satu tempat dengan tempat yang lain akan berbeda waktunya, dan tentu saja cek juga perkiraan cuaca beberapa hari ke depan, jangan sampai sentuhan tanganmu didahului oleh sentuhan hujan. Di Korea, perkiraan cuaca akuratnya bukan main bahkan jamnya pun lumayan akurat. Suami pernah memiliki pengalaman bahwa dia satu hari melihat perkiraan cuaca hari itu pukul 12:00 akan hujan lebat, padahal pagi hari dia berangkat ke kampus, matahari masih terang benderang. Benar saja, kurang lebih pukul 12:00 turun hujan lumayan lebat. Tuh, jadi ingat dramanya Song Kang dan Park Min Young kan 😀 Teman-teman ingat judulnya apa? 😀

Seokchon Lake Seoul

Kembali ke festival cherry blossom di Seokchon Lake, benar saja hujan bahkan sudah turun sejak tanggal 4 April malam. Danau ini gratis dikunjungi kapan pun, jadi jangan khawatir. Saat momen cherry blossom sedang mekar-mekarnya, jangan harap bisa menikmati suasana tenang dan sepi. Pengunjung sudah pasti membludak mengingat bunga ini cuma mekar sekali setahun dan lama mekar yang termasuk pendek, maksimal hanya dua minggu sebelum rontok kena angin atau hujan. Tips lainnya, kalau ingin agak tenang menikmati pemandangan sekaligus foto-foto, kalian bisa mengunjungi pagi hari saat weekday sebelum pukul 09:00 pagi. Menurut suami, orang Korea itu bukan termasuk morning person. Kantor, sekolah, kampus, café, restoran, ataupun pertokoan rata-rata buka paling pagi pukul 09:00, jadi weekday pagi kemungkinan besar masih akan sepi pengunjung. Kalau memang hanya punya waktu di weekend saja, ya dimaklumi aja dengan suasana Seokchon Lake yang padat pengunjung, ambil foto pun tidak bisa santai karena antri, pali pali ya kata orang Korea. Tapi tenang saja, walaupun padat, masih bisa menikmati indahnya cherry blossom dengan santai.

Seokchon Lake Seoul

Dari tadi yang dibahas gimana cara dapat foto bagus saat musim mekarnya cherry blossom ya. Ya memang apalagi yang dicari oleh turis macam saya selain foto-foto dan eksis di media sosial, haha. Eh, untuk update di blog juga 😀

Seokchon Lake Seoul

Baca juga: Rekomendasi Tempat Menikmati Musim Semi di Kota Suwon.

Seokchon Lake Seoul
‘pintu ke mana saja’ bagi saya ^^

Rekomendasi Tempat Menikmati Musim Semi di Kota Suwon

Musim Semi di Suwon Korea Selatan

Musim Semi di Suwon Korea Selatan

Di negara empat musim bulan Maret-April mungkin jadi bulan favorit bagi sebagian besar orang, karena bulan ini, khususnya di Korea musim semi mulai menunjukkan keindahannya. Tunas baru mulai tumbuh, rerumputan mulai menghijau, dan bunga mulai bermekaran. Di Korea, tidak ada daya tarik paling utama yang melebihi mekarnya cherry blossom di musim semi.

Spring Ajou University
Menikmati Cherry Blossom di salah satu sudut University of Ajou, Kota Suwon.

Oh iya, satu hal yang baru saya tahu bahwa ternyata cherry blossom adalah bunga yang rapuh macam saya hahah :-D, kena angin saja rontok, apalagi kena hujan, biasanya sejak mekar mereka cuma bisa bertahan 1 – 2 minggu doang, so we have to grab it fast.

Spring KyungHee University Suwon
Menikmati musim semi di salah satu sudut kampus, KyungHee University, Suwon.

Sebagai orang dari negara tropis yang hanya memiliki dua musim, this is my first spring and I hope it is not the last time. Kali pertama juga berkunjung di Kota Suwon karena suami sedang tinggal di sini. Kota Suwon dapat ditempuh sekitar 45 menit dari Seoul, tidak terlalu jauh. Tentu saja ingin memaksimalkan pengalaman the first spring dengan sebaik-baiknya dengan mengunjungi spot terbaik menikmati cherry blossom di Suwon. Inilah beberapa spot terbaik di Kota Suwon.

Spring Hwaseong Fortress Suwon
Cherry Blossom dari Hwaseong Fortress, Suwon.

Ajou University

Spring Ajou University Suwon

Spring Ajou University Suwon

Ngapain jauh-jauh kalau di kampus suami, juga bisa menikmati cherry blossom yang tak kalah bagus dari tempat lain. Spot terbaik adalah di Student Union, taman belakang Central Library, dan di samping soccer field. Sore menjelang malam, banyak mahasiswa yang terlihat menikmati mekarnya cherry blossom sambil duduk di bangku taman. Entah sekadar duduk, baca buku, atau ngobrol dengan kawan-kawan yang sembari minum soju (non halal ya) dan ngemil.

Spring Ajou University Suwon

Spring Ajou University Suwon

Cerita dari suami, pihak kampus juga memanjakan mahasiswa dengan memasang lampu-lampu di bawah pohon supaya masih bisa dinikmati saat malam hari. Sebegitu effort-nya padahal lampu-lampu tadi gak sampe satu minggu sudah dibongkar lagi, why? Ya karena si cherry blossom udah rontok. Korea memang terbaik kalau masalah instalasi-instalasi cantik di setiap sudut kota.

Spring Ajou University Suwon

Spring Ajou University Suwon

KyungHee University

Spring KyungHee University Suwon

Spring KyungHee University Suwon
Berasa lihat drama nggak sih? 😀

Kali ini kalau kata suami, melipir sebentar ke kampus tetangga, KyungHee University kampus Suwon. Kampus ini katanya merupakan salah satu spot terbaik menikmati cherry blossom di Kota Suwon.

Spring KyungHee University Suwon

Spring KyungHee University Suwon

Spring KyungHee University Suwon

Ketika saya mengunjunginya saat puncaknya cherry blossom mekar, well no debate at all, secantik itu. Desain kampus yang dibangun dengan konsep neo renaissance semakin nambah cantik dan anggun.

Spring KyungHee University Suwon

Spring KyungHee University Suwon

Hwaseong Fortress

Spring Hwaseong Fortress Suwon

Spring Hwaseong Fortress Suwon

Pada jaman Dinasti Joseon, Suwon adalah salah satu pusat pemerintahan Korea. Nah, Hwaseong Fortress ini adalah bangunan semacam benteng yang dibangun untuk melindungi kota dan telah ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO.

Spring Hwaseong Fortress Suwon

Spring Hwaseong Fortress Suwon

Di sekitar fortress banyak sekali cafe cantik untuk tempat ngopi dan nongkrong. Ngafe sambil menikmati eksotisnya warisan sejarah di bawah cantiknya cherry blossom, because why not? Coba bayangkan minum kopi, baca buku, dan cherry blossom sama dengan isi energi dan tangki cinta. Eaaaa 😀

Spring Hwaseong Fortress Suwon

Spring Hwaseong Fortress Suwon

Spring Hwaseong Fortress Suwon

Gwanggyo Lake Park

Spring Gwanggyo Lake Park Suwon

Spring Gwanggyo Lake Park Suwon

Bisa dibilang, tempat ini adalah hidden gem di Kota Suwon. Karena teman-teman suami yang sudah lebih lama tinggal di Kota Suwon mengaku belum pernah dan tidak tau ada tempat ini. Gwanggyo Lake Park berlokasi di depan gerbang utama Kyonggi University.

Spring Gwanggyo Lake Park Suwon

Spring Gwanggyo Lake Park Suwon

Kalau naik kereta dari Ajou University hanya berjarak satu stasiun. Pohon cherry blossom berjajar rapat di sepanjang tepi danau, dan di samping danau terdapat jalan raya yang pohon cheryy blossom-nya berjajar rapat sepanjang jalan, dramatis banget kayak dalam drama. Tempat ini gak diragukan lagi jadi salah satu tempat favorit kami terutama suami.

Spring Gwanggyo Lake Park Suwon

Spring Gwanggyo Lake Park Suwon

Baca juga: Long Distance Survival Kits, Cerita LDR antar negara.

Spring Gwanggyo Lake Park Suwon

Spring Gwanggyo Lake Park Suwon