Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Benteng Van Den Bosch, Wisata Sejarah di Tengah Kota Ngawi

Benteng Van Den Bosch Ngawi

Benteng Van Den Bosch Ngawi

Benteng Van Den Bosch atau biasa dikenal dengan nama Benteng Pendem Ngawi. Letaknya berada di tengah Kota Ngawi, tepatnya di Kelurahan Pelem tak jauh dari Alun-Alun Ngawi. Lokasinya sangat mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti becak, bentor atau ojek.

benteng Van Den Bosch Ngawi
Gerbang masuk ke Benteng Van Den Bosch, Ngawi.

Lokasi

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Pintu masuk menuju area Benteng Van Den Bosch, Ngawi.

Benteng Van Den Bosch terletak di Jalan Untung Suropati No. II, Pelem II, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Gapura Benteng Van Den Bosch tepat berseberangan dengan Taman Makam Pahlawan Ngawi. Letak Benteng Pendem ini dekat dengan Pasar Besar Ngawi dan pusat Pemerintahan Kabupaten Ngawi.

Benteng Van Den Bosch Ngawi

Sejarah Benteng Van Den Bosch

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Pintu bagian dalam dari Benteng Van Den Bosch Ngawi. Area bagian dalam yang terlihat belum dibuka untuk umum.
Benteng Van Den Bosch Ngawi
Salah satu sisi dari Benteng Van Den Bosch, Ngawi.

Benteng Van Den Bosch adalah sebuah bangunan peninggalan di jaman penjajahan Belanda. Benteng ini berada di dekat dengan sudut pertemuan Bengawan Solo dan Sungai Madiun. Saat saya mengunjungi Benteng Van Den Bosch, benteng ini dibangun lebih rendah daripada posisi tanah di sekitarnya. Jadi dari luar seperti tidak terlihat bahwa ada sebuah benteng dan memenuhi unsur sebagai benteng pertahanan. Meskipun posisinya lebih rendah tapi benteng ini terhindar dari banjir.

Benteng Van Den Bosch Ngawi

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Deretan jendela di salah satu sisi benteng.

Menurut Bappelitbang Kabupaten Ngawi, dulu sekitar abad 19, Ngawi menjadi salah satu pusat perdagangan dan pelayaran di Jawa Timur. Kemudian dijadikan pusat pertahanan Belanda di wilayah Madiun dan sekitarnya dalam Perang Diponegoro. Tahun 1825, Ngawi direbut dan diduduki Belanda. Untuk mempertahankan kedudukan, mempertahankan fungsi strategis Ngawi dan menguasai jalur perdagangan, Pemerintah Hindia Belanda membangun benteng yang dipimpin oleh Johannes Van Den Bosch.

Benteng Van Den Bosch Ngawi

Benteng Van Den Bosch Ngawi

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Salah satu sisi bagian belakang dari beteng.

Benteng Van Den Bosch dibangun tepat di sudut pertemuan Bengawan Solo dan Sungai Madiun yang pada saat itu menjadi jalur perdagangan strategis. Pada saat itu, jalur lalu lintas sungai dapat dilalui oleh perahu-perahu yang cukup besar. Tak hanya itu, perahu-perahu yang lalu Lalang memuat berbagai macam hasil bumi berupa rempah-rempah dan palawija dari wilayah Solo-Ngawi-Madiun menuju Gresik dan sebaliknya.

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Menuju sisi belakang dari Benteng Van Den Bosch, Ngawi.
Benteng Van Den Bosch Ngawi
Masih di bagian sisi belakang dari Beteng Van Den Bosch, Ngawi.
Benteng Van Den Bosch Ngawi
Salah satu pintu berukuran besar di sisi belakang benteng.

Wajah Baru Benteng Van Den Bosch

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Area belakang.

Saya menganggap, saya termasuk yang kurang beruntung, tumbuh besar di Ngawi tapi saya belum pernah berkunjung ke Benteng Pendem dalam bentuk bangunan asli atau sebelum dipugar. Kemarin saat ke Benteng Pendem, saya sudah melihatnya dalam balutan wajah baru. Sejak 2021, Benteng Van Den Bosch telah dipugar oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Penampakan depan pintu masuk pertama dari atas.

Benteng Van Den Bosch telah dibuka untuk umum tapi hanya bisa berkeliling di bagian luar benteng. Bagian dalam belum dibuka dan masih dalam tahap pemugaran. Menurut saya, tempatnya asik untuk berjalan-berjalan, masih banyak pohon-pohon yang membuatnya terlihat asri. Wajah baru Benteng Van Den Bosch didominasi dengan warna putih, jalur pejalan kaki terdapat jalan paving block yang nyaman bahkan rerumputan pun juga terlihat terawat serta kebersihan terjaga.

 

Fasilitas dan Tiket Masuk Benteng Van Den Bosch

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Penampakan area parkir dan halaman depan area parkir.

Benteng Van Den Bosch menyiapkan fasilitas yang memadai bagi para pengunjung. Diantaranya area parkir yang luas, toilet yang mudah dijangkau yaitu tersedia toilet di sudut-sudut jalur keliling di area benteng, lingkungan yang bersih serta terdapat taman labirin dan air mancur.

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Tiket masuk Benteng Van Den Bosch.

Harga tiket menuju Benteng Van Den Bosch ini juga sangat terjangkau yaitu Rp 5.000,00/orang sudah termasuk parkir. Di area parkir juga ada beberapa kedai yang menjual aneka minuman dan cemilan. Jam operasional Benteng Van Den Bosch mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dan buka setiap hari.

 

Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Benteng Van Den Bosch

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Outing class anak-anak SD.
Benteng Van Den Bosch Ngawi
Dua bapak guru yang sedang beristirahat.

Tak hanya belajar sejarah, saat main ke Benteng Van Den Bosch saya melihat beberapa pasangan yang sedang melakukan sesi foto prewedding dan ada juga yang sedang melakukan sesi foto untuk katalog bisnis fashion. Ada juga yang melakukan piknik dengan menggelar karpet, menikmati bekal dan mengobrol. Di bagian belakang benteng, saya pun juga melihat ada rombongan anak-anak SD beserta bapak guru yang sedang melakukan outing class. Ada juga di sudut pintu masuk, sekelompok ibu-ibu sedang berkumpul dan mengadakan rapat. Ada juga kelompok senam yang mengadakan senam pagi di area Benteng Pendem.

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Pemandangan di belakang salah satu kedai.

Benteng Van Den Bosch Ngawi

Cerita kali ini saya tutup dengan perasaan senang karena akhirnya saya main-main ke Benteng Van Den Bosch di Tengah Kota Ngawi. Yuk, Teman-Teman mampir main di Benteng Van Den Bosch saat kalian berada di Ngawi.

Benteng Van Den Bosch Ngawi
Ini di area sisi samping kedua dari benteng.

Baca juga: Wajah Baru Stasiun Ngawi.Β 

Mendol Tempe Khas Malang, Olahan Tempe Sederhana Kaya Rasa

Mendol Tempe Khas Malang

Mendol Tempe Khas Malang

Mendol tempe adalah salah satu makanan khas Jawa Timur khususnya banyak dijumpai di Kota Malang. Makanan ini berbahan dasar tempe kedelai. Ada juga mendol dalam versi lain, maksud saya selain dari tempe. Saya biasa menjumpainya ketika mampir di warung Es Dawet Jabung Ponorogo tapi dengan nama yang berbeda.

Awal mula saya bikin Mendol Tempe Khas Malang setelah beberapa kali melihat WA story seorang teman yang mengunggah salah satu menu di warung makan miliknya, yaitu mendol tempe, saat itu teman saya menyebutnya mendol. Saya penasaran dan memutuskan untuk bertanya. Dia pun juga membagikan resep dan cara membuatnya. Saya sih cukup tahu diri dengan kemampuan masak yang pas-pasan, jadilah saya tetap nyari video step by step bikin mendol ini. πŸ˜€

Mendol Tempe Khas Malang
Ini mendol tempe yang saya campur dengan daun kemangi, cabai merah dan tepung (tanpa telur).

Dari nyari-nyari resep itulah, saya tahu bahwa si mendol ini khususnya mendol tempe adalah salah satu makanan khas Kota Malang. Bagi saya makanan khas Kota Malang itu Angsle, pokoknya berkesan banget. Balik lagi ke mendol tempe, hahaha, bisa jadi alternatif menyajikan olahan menu tempe selain di goreng garit atau goreng tepung, dimasak jadi mendoan, dimasak semur, orek tempe, sambel tumpeng tempe, opor tempe atau bahkan rendang tempe. Yang jelas, mendol tempe khas Malang ini sangatlah simpel, sederhana dari segi proses maupun bahan-bahan yang dipakai.

Mendol Tempe Khas Malang
Mendol tempe tanpa daun kemangi, dengan tepung dan telur. Tekstur saat sudah matang lebih empuk.

Resep Mendol Tempe Khas Malang

  • Tempe kedelai
  • Bawang putih
  • Ketumbar
  • Daun bawang
  • Gula dan garam secukupnya
  • Tepung atau telur (bisa pakai salah satu atau dua-duanya)
  • Merica bubuk (optional)
  • Daun kemangi (optional)
  • Air secukupnya
  • Cabai (optional, jika ingin terasa pedas)

Langkah Cara Memasak

Mendol Tempe Khas Malang
Proses goreng mendol tempe.
  • Hancurkan tempe yang sudah disiapkan
  • Campurkan semua bahan dan bumbu dalam satu wadah. Untuk bawang putih saya lebih suka haluskan atau diulek terlebih dahulu.
  • Bentuk mendol dengan dikepal, ukurannya sesuai selera. Kalau saya cukup saya sendok langsung masuk penggorengan πŸ˜€
  • Goreng hingga keemas an lalu tiriskan.
  • Taraaaaa, bisa dinikmati selagi hangat dengan cabai atau saos sambal.

Tips Agar Mendol Tempe Lebih Enak

Kata teman saya, tips agar mendol tempe terasa lebih enak dan sedap adalah menggunakan tempe semangit. Tempe yang level matangnya sudah matang banget, menuju busuk tapi belum busuk. πŸ˜€ Menurut saya, memang benar. Saya sempat memasak mendol dengan bahan tempe yang masih β€˜segar’ dan tempe semangit. Mendol tempe dengan bahan tempe semangit memang lebih gurih apalagi jika ditambah dengan daun kemangi. Olahan tempe yang menurut saya cukup sederhana tapi ternyata setelah siap santap, jadi kaya rasa.

Adakah Teman-Teman yang sudah mencobanya langsung di Malang? Atau Teman-Teman tertarik membuatnya juga? Yuuukk, cerita-cerita di kolom komentar ^^

 

Baca juga: Lumpia Samijaya, Jajan Legendaris di Malioboro.

Heritage Trainz Loco Tour Cepu, Wisata Sejarah Kereta Api di Kota Blora

Wisata Heritage Loco Tour Blora

Wisata Heritage Loco Tour Blora

Sejarah Lokomotif Cepu di Kota Blora ini merupakan peninggalan Belanda ketika masih menjajah Indonesia. Dari apa yang say abaca dari web Kabupaten Blora, Heritage Trainz Loco Tour Cepu dulunya adalah Bengkel Traksi atau Depo Loco tempat menyimpan beberapa loco tua milik Perhutani yang dibangun sejak tahun 1911 dan jaringan relnya dibangun empat tahun kemudian di tahun 1915 sekaligus menjadi rel tertua di Pulau Jawa.

Heritage Loco Tour Blora

Wisata Heritage Loco Tour Blora
Bengkel Traksi atau Depo Loco.

Wisata Heritage Trainz Loco Tour Cepu di Kota Blora ini sebenarnya adalah sebuah tempat wisata sejarah tentang kereta api yang populer. Saya pun, sudah lebih dari dua kali melewatinya. Tapi ya, baru sadar kalau ada tempat wisata sebagus ini setelah direkomendasikan oleh adik. Saat tiba di lokasi, batin bersorak β€˜bisa update blog nih!’ πŸ˜€

Heritage Loco Tour Blora

Selain cocok untuk bahan update blog πŸ˜€ Wisata Heritage Trainz Loco Tour Cepu juga cocok untuk wisata edukasi bersama anak-anak atau bahkan untuk objek penelitian sejarah. Tempatnya dimanfaatkan untuk belajar di luar kelas pun juga asik, bisa memanfaat gazebo-gazebo yang ada atau bisa juga lesehan.

Heritage Loco Tour Blora

Heritage Loco Tour Blora
Tertera di lokomotif.

Lokasi dan Jam Operasional Wisata Heritage Trainz Loco Tour Cepu

Heritage Loco Tour Blora

Tempat wisata yang dikelola langsung oleh Kawasan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Cepu ini menawarkan paket perjalanan dengan menggunakan kereta api bersejarah dan suasana rindang khas hutan. Meskipun dengan suasana hutan, keberadaan objek wisata ini sangat mudah dijangkau karena dekat jalan raya. Tepatnya di Jalan Sorogo, Ngalengperhutani di Kecataman Cepu, Kota Blora. Tempatnya berada di lingkungan kantor Perhutani.

Heritage Loco Tour Blora
Kereta Drensin.

Untuk jadwal operasionalnya yaitu buka setiap hari. Saat weekdays buka mulai dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dan saat weekend pukul 08.00 hingga pukul 17.00 WIB. Oh iya, saya sangat senang dan mengapresiasi tempat wisata ini karena jam bukanya benar-benar ontime, Teman-Teman. Saya berkunjung di Hari Sabtu, datang awal dan tiba tepat pukul 08.00 dan sudah buka.

Heritage Loco Tour Blora

Heritage Loco Tour Blora
Interior bagian dalam gerbong Kereta Ruston.

Harga Tiket di Wisata Heritage Trainz Loco Tour Cepu

Heritage Loco Tour Blora
Rincian harga tiket di Wisata Heritage Loco Tour Cepu, Blora.

Di sini ada dua macam tiket yaitu tiket masuk dan tiket kereta wisata. Untuk tiket masuk, saya pikir masih terjangkau di harga Rp 10.000,00/orang dan anak-anak usia sebelum SD tidak dikenakan biaya tiket alias gratis. Untuk tiket kereta juga ada dua jenis yaitu Tiket Kereta Api Ruston (saya sih nyebutnya kereta api besar :-D) sebesar Rp 20.000,00/orang dan Tiket Kereta Api Drensin, tiket untuk jarak 1KM sebesar Rp 60.000,00 dan jarak 3KM sebesar 160.000,00. Harga tiket Kereta Api Drensin ini adalah untuk lima orang sekali jalan.

Heritage Loco Tour Blora

Sayangnya, saat saya berkunjung kemarin untuk Kereta Api Ruston sedang tidak beroperasi karena masih dalam perbaikan dan untuk Kereta Api Drensin juga tidak beroperasi karena sang masinis sedang sakit. Oh iya, untuk hari-hari biasa, sang masinis tidak standby di lokasi melainkan pakai cara on call gitu. Beneran deh, jadi wajib balik lagi πŸ˜€ Karena rute perjalanan kereta api di sini adalah keliling hutan di Kawasan Perhutani Cepu yang dulu dibuka Belanda sebagai hutan industri penghasil kayu jati . Dalam imajinasi saya sih asik ya makanya bertekad untuk balik lagi. πŸ˜€

Heritage Loco Tour Blora

Fasilitas di Wisata Heritage Trainz Loco Tour Cepu

Heritage Loco Tour Blora
Area taman bagian belakang.

Tempat wisata yang menarik tentu saja harus didukung fasilitas yang oke, bukan? Begitu juga di objek Wisata Heritage Trainz Loco Tour Cepu. Fasilitas yang tersedia adalah musala, toilet, gazebo, taman yang luas dan tertata, serta area parkir yang luas dan gratis.

Heritage Loco Tour Blora
Area toilet.

Menurut saya sih ya, Wisata Heritage Trainz Loco Tour Cepu sangat cocok dijadikan wishlist jalan-jalan bareng anak-anak dan keluarga di akhir pekan. Yuk, ke Wisata Heritage Trainz Loco Tour Cepu di Kota Blora.

 

Baca juga: Wajah Baru Stasiun Ngawi dan Kayangan Cafe di Desa Wisata Brubuh Ngawi.

Wajah Baru Stasiun Ngawi, Langkah Awal Lebih Nyaman Memulai Perjalanan

Stasiun Ngawi

Wajah Baru Stasiun Ngawi

Dulu, orang-orang mengenalnya dengan nama Stasiun Paron. Hal itu dikarenakan letak stasiun berada dalam wilayah Kecamatan Paron. Nama Stasiun Paron berganti ketika selesai dibangun ulang sekitar tahun 2019. Stasiun Ngawi merupakan salah satu dari empat stasiun yang berada di Kabupaten Ngawi. Ketiga stasiun lainnya yaitu Stasiun Walikukun, Stasiun Kedunggalar, dan Stasiun Geneng. Stasiun Paron atau sekarang dikenal dengan Stasiun Ngawi menjadi stasiun paling besar di Kota Ngawi.

Wajah Baru Stasiun Ngawi

Stasiun Ngawi berjarak kurang lebih 8KM dari Ngawi Kota. Tidak terlalu jauh dibandingkan dengan tiga stasiun lainnya. Jadi saya pikir, bisa jadi jawaban kenapa akhirnya Stasiun Paron berganti nama menjadi Stasiun Ngawi. Semoga nggak ngawur sih ini πŸ˜€

Stasiun Ngawi
Wajah Lama Stasiun Ngawi yang dulunya bernama Stasiun Paron. Ini sekitar bulan November 2018.

Saya merasa termasuk orang yang beruntung, meski tinggal bukan di area pusat Kota Ngawi, tapi saya tinggal dekat Stasiun Ngawi. Nggak ada 5 menit sudah sampai stasiun jika ingin bepergian menggunakan kereta api. Meski begitu, saya juga pernah ketinggalan kereta saat akan keluar kota dan itu rasanya jadi kebiasaan. πŸ˜€

Wajah Baru Stasiun Ngawi
Peron Stasiun Ngawi. Untuk kantor dan ‘pusat kendali’ berubah letaknya.

Dulu, bangunan Stasiun Ngawi itu termasuk kecil. Turun dari kendaraan, masuk teras stasiun sudah langsung pintu pemeriksaan. Memasuki stasiun, ruang tunggu dan peron juga begitu dekat. Dalam ingatan saya, dulu, ada dua kios atau toko oleh-oleh dan jajanan dalam stasiun, sedangkan di area parkir juga masih ada deretan warung nasi pecel dan toko jajan yang buka 24 jam. Sekarang, area Stasiun Ngawi sudah tidak ada warung maupun kios jajan lagi.

Wajah Baru Stasiun Ngawi
Menuju pintu pemeriksaan dan ruang tunggu.
Wajah Baru Stasiun Ngawi
Ruang Tunggu di Stasiun Ngawi.

Kini, Stasiun Ngawi lebih instagramble. Bangunannya memberi nuansa klasik modern. Jauh lebih bersih, jauh lebih tertata, dan jauh lebih baik semuanya. Padahal dulu, juga sudah termasuk bagus dalam hal penataan dan kebersihan. Karena bangunan Stasiun Ngawi jauh lebih besar, kalau tiba di stasiun mepet dengan keberangkatan kereta dijamin lelah jiwa raga πŸ˜€ Dari pintu masuk yang sekarang ada palang parkir, melewati halaman yang lumayan luas, naik tangga melewati pintu masuk stasiun, dari pintu masuk ke pemeriksaan, lalu ruang tunggu yang sekarang juga jadi ruang yang leluasa. Bagi saya juga tantangan meninggalkan kebiasaan datang mepet ke stasiun saat akan bepergian.

Wajah Baru Stasiun Ngawi
Area parkir Stasiun Ngawi yang sekarang, lebih luas.

Fasilitas di Stasiun Ngawi seperti toilet dan musala yang sama seperti dulu, sekarang jelas jauh lebih bersih dan nyaman. Parkir pun demikian, kini Stasiun Ngawi lebih sistematis soal parkir dan bisa dibilang lebih aman karena menggunakan karcis dan gate otomatis. Area parkir pun jadi lebih luas karena sudah tidak ada warung atau kios-kios. Jadi wajib siapkan bekal sebelum ke stasiun karena di area dalam stasiun belum ada gerai atau kios jajan lagi. Tidak hanya itu, di salah satu sudut stasiun, dekat pintu masuk tepat di samping loket, ada pojok klasik, gitu sih saya nyebutnya. Ada beberapa items benda-benda tradisional yang dipamerkan di sana. Ada tumbu, pawon, kukusan, sutil kayu, serta kain batik yang dipajang dan alat membatik. Banyak pembaharuan pihak KAI ini khususnya di Stasiun Ngawi, bagi pengguna seperti saya juga menjadi bagian dari langkah awal memulai perjalanan dengan nyaman dan menyenangkan.

wajah Baru Stasiun Ngawi
Sudut klasik, ini penamaan saya sih, karena bingung nyebutnya gimana πŸ˜€

Jika Teman-Teman sedang naik kereta api dan berhenti sejenak di Stasiun Ngawi, feel free colek-colek saya atau semoga tulisan ini mengingatkan Teman-Teman pada saya, hehehe… πŸ™‚

 

Mampir juga di Gubuk Reneo Ngawi atau Ngopi di Glory Coffeenery.

Baca juga: Heritage Loco Tour Cepu, Wisata Sejarah Kereta Api di Kota Blora.

Lumpia Samijaya, Lumpia Legendaris Malioboro

Lumpia Samijaya Malioboro

Lumpia Samijaya Malioboro

Lumpia atau biasa juga disebut dengan Lunpia adalah salah satu jenis jajanan tradisional Tionghoa. Lumpia juga dikenal dengan penamaan Hokkian. Lumpia dalam perkembangannya memiliki isian yang berbeda hingga menjadi ciri khas yang dirindukan oleh para pelanggan. Misal Lumpia Semarang yang khas dengan isian rebung dan lalapannya yang berbeda dari yang lain.

Begitu juga dengan lumpia yang ada di Kota Yogyakarta. Lumpia yang jadi favorit saya sejak mulai kuliah di tahun 2008 hingga sekarang. Dulu, lumpia favorit saya ini hanya ada di Malioboro, Yogyakarta. Pasti Teman-Teman sangat familiar dengan Malioboro bukan? Karena Malioboro adalah salah satu kawasan tujuan wisata yang terkenal di Yogyakarta.

Lumpia Samijaya Malioboro
Proses goreng Lumpia Samijaya Malioboro. Foto ini saya ambil tahun 2019 di lokasi lama (depan Hotel Mutiara).

Lumpia Samijaya namanya. Lumpia favorit saya sejak mulai kuliah di Yogya, meskipun harus ke Malioboro terlebih dahulu namanya cinta ya beneran saya sambangi ke Malioboro jika sudah selesai kuliah atau saat akhir pekan. Dulu, dari UGM ke Malioboro naik bus jalur 4, adakah yang tahu juga bus jalur 4 ini? Berarti kita seumuran πŸ˜€

Lokasi Lumpia Samijaya dan Cabangnya

Lumpia Samijaya awalnya berada di depan Toko Samijaya itulah kenapa lumpia ini terkenal dengan nama Lumpia Samijaya. Letaknya pun juga mudah diingat, dulu berada di pojok depan Hotel Mutiara Malioboro. Kalau naik Bus TransJogja turun Halte Malioboro 2, di belakang halte sudah langsung Hotel Mutiara Malioboro, Lumpia Samijaya ada di pojok depan gitu.

Beda dulu dan sekarang adalah setelah adanya relokasi Malioboro, dari akun Instagram Lumpia Samijaya pindah ke Teras Malioboro 2 blok K. Kalau dilihat di Gmap ada di seberang Halte Malioboro 2. Ya dekat aja sih ya pindahnya. Saya terakhir makan Lumpia Samijaya Malioboro itu akhir tahun 2019 sebelum pandemi dan sebelum relokasi.

Sekarang, jauh lebih mudah lagi menikmati Lumpia Samijaya karena telah buka tiga cabang, yaitu Lumpia Samijaya di Jalan Mataram No. 44 tepat di samping Warung Sop Ayam Pak Min Klaten, Lumpia Samijaya cabang Tegal Parang dan Lumpia Samijaya cabang Stasiun Lempuyangan.

Lumpia Samijaya Malioboro
Ini Lumpia Samijaya yang saya beli di cabang Stasiun Lempuyangan. Take Away. Ini baru kemarin H-2 sebelum puasa (21 Maret 2023). ^^
Lumpia Samijaya Malioboro
Tahun berganti tapi rasa dan kualitasnya tetap sama. Ini Lumpia Samijaya komplit dengan acar bengkoang.

Senangnya bukan main bagi saya karena H-2 sebelum puasa kemarin bisa jajan Lumpia Samijaya lagi di cabang Stasiun Lempuyangan. Tepatnya, beberapa Langkah dari pintu keluar sebelah barat dan berada di deretan warung-warung sepanjang Stasiun Lempuyangan. Ya, ancer-ancer-nya itu dekat dengan pintu keluar bagian barat atau pintu keluar kedatangan kereta jarak jauh. Jam buka mulai pukul 09.30 hingga pukul 21.00 WIB.

Lumpia Samijaya Malioboro
Ini adalah gerai Lumpia Samijaya cabang Stasiun Lempuyangan.

Istimewanya Lumpia Samijaya

Ada dua pilihan menikmati Lumpia Samijaya. Lumpia ayam dan lumpia komplit. Lumpia ayam berisi sayuran dan ayam sedang lumpia komplit berisi sayur, ayam, dan telur puyuh. Lumpia Samijaya ini dibuat dadakan maksud saya isiannya itu diisikan mendadak sesuai urutan pesanan dan digoreng juga mendadak. Jadi memang dinikmati panas-panas. Nah, isian sayurnya itu manis gurih dan kres-kres gitu seperti ada campuran bengkoangnya. Selain itu juga disajikan dengan acar bengkoang yang segar dengan aroma khas. Iya, acar bengkoang yang menurut saya istimewa dan beda dari yang lain. Perpaduan rasanya itu juga terasa kaya. Ada gurih, manis, asam, dan pedas dari cabai hijau.

Lumpia Samijaya Malioboro
Ini Lumpia Samijaya yang berada di Malioboro. Disajikan dengan acar bengkoang yang mantab dan jangan lupa cabainya. Foto 2019.

Lumpia Samijaya bisa langsung dinikmati di tempat atau dibungkus. Jika ingin menikmatinya di tempat harus sabar ya karena antreannya selalu mengular terlebih di gerai Lumpia Samijaya Malioboro. Bisa juga request digoreng setengah matang karena akan dibawa sebagai oleh-oleh. Pembelian dalam jumlah banyak akan dikemas menggunakan besek atau anyam bambu, jadi jangan khawatir akan remuk.

Harga Lumpia Samijaya

Harga Lumpia Samijaya ini ada dua sesuai varian. Lumpia ayam seharga Rp 5.000,00/buah dan lumpia komplit seharga Rp 7.000,00/buah. Jika tidak sempat datang langsung di gerai Lumpia Samijaya Malioboro atau cabang-cabangnya, Teman-Teman bisa memesannya melalui aplikasi online seperti Grabfood atau GoFood bahkan juga sudah ada Lumpia Samijaya frozen food yang bisa dikirim ke luar kota.

Jika Teman-Teman sedang di Yogya atau di Malioboro, Lumpia Samijaya bisa jadi salah satu wishlist kuliner kalian, lho πŸ™‚

 

Yuk, jajan juga di Bakmi Jawa Kondang MIROSO Terban Yogyakarta ^^

Enaknya Bakmi Jawa Kondang MIROSO Terban

Bakmi Jawa Miroso Terban

Bakmi Jawa Miroso Terban

Siapa yang tak kenal menu satu ini? Bagi saya pribadi, Bakmi Jawa ini selayaknya comfort food sekaligus menu favorit. Salah satu Bakmi Jawa enak di Jogja, bagi saya adalah Bakmi Jawa MIROSO yang berada di daerah Terban, kalau saya lebih familiar dengan daerah Sagan. Tempat makan yang sangat sederhana tapi nggak dengan rasa masakannya.

Bakmi Jawa MIROSO Terban
Warung Bakmi Jawa MIROSO, Terban.

Kemarin, ketika berada di Jogja dan harus menginap di sekitar daerah Sagan, saya keluar hotel dengan tujuan membeli nasi gudeg untuk anak saya, Bilgi. Setelah itu kami lanjut ke Social Agency, sebuah toko buku yang juga berada di deretan yang sama dengan warung nasi gudeg. Keluar dari toko buku, kami masih lanjut jalan-jalan karena ada makanan yang ingin saya beli untuk makan malam. Baru beberapa Langkah, eh, ketemu kemudian teringat lagi dengan Bakmi Jawa MIROSO, udahlah ya otomatis ganti haluan dan pesan 1 porsi Bakmi Jawa goreng untuk dimakan di hotel.

Bakmi Jawa MIROSO Terban

Hal yang spesial dari Bakmi Jawa MIROSO atau Bakmi Jawa yang lain adalah dimasak dengan tungku tradisional dengan arang dan juga wajan untuk memasaknya itu bahannya seperti beda dengan wajan-wajan pada umumnya. Kalau kata saya sebagai orang Jawa, wajannya anteb, berat tapi mantab plus tebal.

Bakmi Jawa MIROSO Terban

Cara memasak dengan menggunakan arang juga memberi hasil yang sedap dan wangi, begitu kata bapak penjualnya. Ya menurut saya memang beda, ada aroma khasnya gitu jadinya. Bakmi Jawa MIROSO ini juga menggunakan cara yang seperti itu. Favorit saya di sini adalah Bakmi Jawa Goreng. Rasanya enak, gurih, dan manisnya pas. Ayam untuk campurannya menggunakan ayam kampung. Jika ingin tambah ampela ati, paha, sayap atau bagian ayam yang lain bisa minta sesuai selera. Menu yang saya pesan kemarin adalah menu yang sama yang saya pesan tahun 2019 saat makan bersama sahabat rasa kakak dari Jakarta. Oh iya, untuk harga satu porsi Bakmi Jawa kemarin Rp 17.000,00. Masih termasuk terjangkau ya mengingat ayam yang digunakan itu adalah ayam kampung dan rasanya pun bikin puas.

Bakmi Jawa MIROSO Terban
Bakmi Jawa goreng favorit saya. Ini foto saya ambil tahun 2019. πŸ˜€
Bakmi Jawa MIROSO Terban
Menu Bakmi Jawa rebus dan partner makan, Kak Anazkia. Tentu ini foto 2019.

Bakmi Jawa MIROSO juga menyediakan menu lain, seperti Bakmi Jawa rebus yang kuahnya pakai kaldu ayam kampung. Jadi kebayang kan betapa gurih kuahnya? πŸ˜€ Ada lagi menu nasi goreng dan nasi rebus. Warung bakmi yang berada di Jalan Prof. Herman Yohanes No. 117A ini mulai buka sejak sore hari sekitar pukul 17.00 hingga pukul 23.30 atau sampai habis. Oh iya, Bakmi Jawa MIROSO ini mudah sekali ditemukan, tepatnya berada di sebrang jajaran Beauty Lux, The Cabin Tanjung Jogja, dan Klinik Peri Gigi, dekat dengan Mall Galeria.

Bakmi Jawa MIROSO Terban
Ini Bakmi Jawa goreng yang saya pesan kemarin. Maret 2023. Dengan rasa dan bapak yang masak sama.

Hal menarik lainnya dari warung Bakmi Jawa MIROSO atau jadi ciri khas warung Bakmi Jawa lainnya adalah ayam yang digunakan untuk masakan menu itu diletakkan dengan cara digantung, satu ayam utuh gitu. Pas dilihat antara iba dan gemas gitu πŸ˜€

Bakmi Jawa MIROSO Terban
Ayam yang digantung dan menurut saya jadi ciri khas warung Bakmi Jawa.

Nah, jika ingin mencicipi menu di warung Bakmi Jawa MIROSO ini harus siap sabar menunggu yaa karena memang selalu ramai. Satu pelanggan bisa memesan lebih dari dua menu. Belum termasuk memasaknya itu satu per satu meski menu yang sama. Misal ada pesanan dua Bakmi Jawa goreng ya dimasak satu per satu. Selain masakannya yang enak, acar timun pelengkapnya juga mantab. Saling melengkapi. Pun wajan untuk memasak menu rebus dan goreng juga berbeda.

Yuklah, jangan buang waktu kalau ke Jogja, mampir juga makan Bakmi Jawa MIROSO di Terban, Sagan ^^

 

Baca juga: Cerita di Museum dan Pabrik Cokelat Monggo, Jogjakarta.Β