Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Pengalaman Lolos Seleksi TLC Fall Semester 2020 Yunus Emre Institute Washington DC

 

Noam Chomsky said, “A language is not just words. It’s a culture, a tradition, a unification of a community, a whole history that creates what a community is. It’s all embodied in a language.” Pernyataan Chomsky tersebut saya pakai untuk mengawali personal statement yang menjadi salah satu syarat administrasi mengikuti seleksi TLC Fall 2020 di Yunus Emre Institute. Pernyataan Chomsky tersebut, bagi saya adalah sebuah semangat besar bahwasanya bahasa adalah sebuah pintu gerbang menuju sebuah pengetahuan yang luas. Seperti halnya ketika saya menyelesaikan tesis dengan rujukan primernya menggunakan Bahasa Arab dan belum ada terjemahannya dalam Bahasa Inggris. Momen seperti itu terasa sangat mewah sekali, iya nggak sich?

Begitu juga keinginan saya untuk bisa memahami Bahasa Turki, baik secara verbal atau non-verbal. Lagi-lagi alasannya, salah satunya adalah Turki memiliki peradaban yang megah, terutama bagi saya tentang peradaban Islamnya serta kepemimpinan (Islam) yang bisa diajarkan kepada anak-anak. Tentu saja, sumber yang ada tidak semua sudah diterjemahkan dalam Bahasa Inggris tetapi tetap ada sumber pengetahuan yang ditulis dalam Bahasa Turki. Serta alasan berupa keinginan-keinginan (yang tinggi…hahaha) tentang Turki.

TLC Fall 2020, apa itu?

 

 

Di blogpost kali ini, saya ingin berbagi tentang TLC Fall 2020 ini dengan harapan, jika teman-teman ada yang membutuhkan info atau tertarik belajar Bahasa Turki, bisa banget dicoba.

TLC Fall 2020 adalah kepanjangan dari Turkish Language Course atau kursus Bahasa Turki di semester musim gugur tahun ini, 2020. Kursus ini diadakan secara online. Yap, bisa diikuti di mana saja, kapan saja. Meskipun online, saya pikir tidak bisa diremehkan juga ya karena kursus ini menggunakan bahasa pengantar berupa Bahasa Inggris, ada ujiannya juga, dan ada sertifikat setiap levelnya mulai dari level A1 hingga C1. Justru yang seperti ini menguji komitmen, kesetiaan, dan seberapa besar diri ini bisa tahan banting. 😀

Turkish Language Course is free, no charge alias gratis. Gratis biaya kursusnya dan gratis buku-buku untuk belajar Bahasa Turki. Tinggal nyiapin kuota atau memastikan wifi stabil dan semangat yang membara karena saya ikut kelas TLC Yunus Emre Institute cabang Washington DC. 😀

 

 

Apalagi perbedaan waktu antara Indonesia (WIB) dan Washington DC, USA, yang selisihnya ada kurang lebih 11 jam. Jadi, jadwal kelas perdana level pemula akan dimulai di Hari Senin, 14 September pukul 18.00 waktu Washington (EST) maka saya akan online (live) kelas Hari Selasa pukul 05.00 WIB. Begitu juga pertemuan hari Rabu, pukul 18.00 EST maka di Indonesia WIB pukul 05.00. Nggak masalah, itu waktu di mana otak sedang fresh di level tinggi. Iya kan? Tolong iyain aja…haha

Yunus Emre Institute, siapa gerangan?

Turkish Language Course (TLC) ini diakan oleh Yunus Emre Institute, biasa dikenal dengan singkatan YEE, yang dalam Bahasa Turki disebut dengan Yunus Emre Enstitüsü adalah organisasi nirlaba yang berada di berbagai negara, didirikan oleh Pemerintah Turki pada tahun 2007. Nama YEE diadobsi dari nama penyair terkenal abad ke-14 yaitu Yunus Emre. YEE sendiri memiliki misi untuk mempromosikan bahasa dan buadaya Turki di seluruh dunia. YEE ini dianggap sebagai institusi berdasarkan soft-power Turki dan dibuat berdasarkan keputusan presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. YEE ini memiliki banyak cabang di seluruh dunia diantaranya di Tokyo, London, Astana, Paris, Lahore, Doha, Beirut dan masih banyak lagi. Kalau yang paling dekat dengan Indonesia itu YEE Cabang Kuala Lumpur dan Melbourne. Sebenarnya akan klob waktunya kalau bisa berjodoh dengan kelas Bahasa Turki di YEE di dua cabang tersebut.

Sebagai institusi yang bergerak di bidang bahasa dan budaya Turki, YEE memiliki beberapa program yang ditawarkan kepada khalayak umum, mulai dari Turkish Language Course (TLC) yang dilakukan secara online maupun kegiatan secara offline seperti Summer Course. Selengkapnya bisa kepo-kepo langsung ke web Yunus Emre Institute ya teman-teman ^^

Seleksi Turkish Language Course, bagaimana prosesnya?

Untuk proses seleksi sendiri, ternyata di tiap cabang itu beda-beda. Ada seorang sahabat yang mengikuti Turkish Language Course di cabang YEE Melbourne, pada saat pendaftaran dan seleksi cukup simpel melalui google form. Namun, ketika saya mendaftar di YEE cabang Washington DC, saya diminta melengkapi berkas yang berisikan tentang informasi pribadi, informasi level keahlian Bahasa Inggris dan jika ada bahasa lain bisa disertakan ditambah dengan menulis sebuah personal statement. Menurut saya, bagian personal statement ini memiliki peranan penting saat seleksi, yaaaa meskipun ini kursusnya ‘hanya’ secara daring yaa…

Saat saya mendaftar dan deadline submit berkas sekitar satu minggu, di Hari Senin, 7 September. Saya butuh waktu sekitar 5 hari untuk menulis personal statement sekitar 250 kata. Lama ya? 😀 Tahapan yang membuat lama itu bagi saya seperti benar-benar cek ke diri sendiri, iya kah seperti itu? Semacam memberi ‘feel’ atau ruh gitu. Belum termasuk koreksi koherensi antar kalimat dan grammar-nya. Ya memang, apa-apa nggak bisa disiapkan secara mendadak kecuali tahu bulat yaa 😀

Nah, teman-teman yang tertarik ingin mengikuti seleksi Turkish Language Course di cabang lain di mana proses seleksinya memakai personal statement juga, boleh nanti kita diskusi via email atau saya dengan senang hati akan berbagi personal statement saya sebagai contoh. I will send my personal statement by email personally.

Ini cerita saya selama di rumah aja di masa pandemi ini. Semoga pandemi ini segera berlalu. Stay positive, stay healthy, and stay productive! ^^

Ngudar Rasa Kangen Jogja Lewat Sepotong Browniese Wong Jogja

Terhanyut aku akan nostalgia. Saat kita sering luangkan waktu. Nikmati bersama, suasana Jogja

Tahu dong itu cuplikan lagu judulnya apa? Dan siapa yang nyanyiin? Hits bangetlah yaaa…

Yap, lagu sangat populer dibawakan Kla Project berjudul Yogyakarta. Lagu yang seakan bisa menyihir pendengarnya dengan imajinasi visual memory tentang kota Jogja.

Saya pribadi yang pernah menghabiskan waktu tujuh tahun tinggal di Jogja benar-benar merasa rindu. Udah overload rasanya. Terlebih masa pandemi yang sungguh luar biasa. Benar, udah new normal sich tapi lebih baik menahan diri dulu yaa..

Biar benar-benar aman dan wabah korona ini menghilang.

Minggu lalu, seperti biasa, saat menikmati waktu rebahan hahaha saya windowshopping melalui status WA story teman-teman yang menggelar barang dagangannya. Nah, saya lihat tuh story Mama Aqila, tetangga baik hati saat dulu tinggal di Tangerang Selatan. Ia menawarkan Browniese Wong Jogja, yang benar-benar diproduksi dan dikirim dari Jogja. Tepatnya dari Bangunjiwo, Bantul.

Senanglah saya, sabtu kemarin terima paket berisi Browniese Wong Jogja. Oh, tenang, Browniese Wong Jogja ini brownies panggang ya, jadi lebih awet. Pun packaging-nya aman, dalamnya dilapisi bubble wrap, bagian luar kardusnya dilapisi plastik. Jadi tetap aman. Aman saat proses pengiriman dan aman dari serangan semut-semut manis :-D. Nggak basi saat diterima. Rasanya? Nah, bagian ini yang bikin saya semangat 😀 Browniese Wong Jogja ini crunchy di bagian luar tapi padat, empuk, dan lembut di bagian dalam. Yes, we are usually called it by chewy. Manisnya pas, rasa coklatnya juga pas, nggak ada yang mendominasi rasa. Saling melengkapi gitu lah kalau misal dua sejoli, hahaha… Pas banget untuk buka puasa tadi ditemani teh hangat manis atau tawar. Oh ya, satu lagi, Browniese Wong Jogja ini bukan bikinan pabrik ya, tapi rumahan. I love it, anyway.

Baca juga: Membangun Pabrik Roti di Rumah

Ngomongin soal rasa, saya jadi ingat tentang varian rasa Browniese Wong Jogja. Ada banyak sih, yang seingat saya ada rasa almond, keju, cochochips, oreo dan varian sekat. Varian sekat ini special karena semua varian masuk dalam satu box. Ukurannya ada tiga macam: size S, M, dan L. Nah, perdana saya icip-icip Browniese Wong Jogja ini saya pesan sekat dan keju ukuran M.

Kalau teman-teman suka hal-hal vintage, maka Browniese Wong Jogja ini bisa bikin cinta pada pandangan pertama. Yap, kemasannya dus coklat polos, nuansa vintage gitu. Untuk hadiah orang tersayang udah fix cocok, nggak malu-maluin. Ditambah lagi masih dapat kantong plastik khusus Browniese Wong Jogja, tapi dengar kabar, mulai minggu ini Browniese Wong Jogja menggunakan paperbag. Aih, makin kece lho teman-teman misal untuk seserahan atau hadiah.

Kita sama-sama tahu ya, Browniese Wong Jogja ini proses pembeliannya via online untuk kita yang tinggal di luar Jogja. Jadi nggak bisa untuk dadakan kayak tahu bulat, sekarang pesan sejam kemudian datang. Jadwal pengirimannya hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Jadi untuk teman-teman luar Jogja, harus sabar dengan sistem belanja online yaaa… 

Ini cerita pengalaman saya ya, tentang ‘jalan-jalan’ lewat rasa. Memindahkan memori manisnya Jogja dalam bentuk sepotong brownies. Sama-sama manis.

Biar ada variasi gitu deh selain ‘jalan-jalan’ lewat galeri HP hihihi…

Teman-teman yang tertarik Browniese Wong Jogja boleh banget pesan lewat Mama Aqila, sila tinggalkan jejak di kolom komentar, nanti saya bisikin kontak Mama Aqila.

Selamat ‘jalan-jalan’ lewat rasa, teman-teman semua ^^

 

Pengalaman Membangun Pabrik Roti di Rumah Bersama Colatta

Pandemi yang datang sejak awal tahun 2020 ini banyak memberi dampak dalam kehidupan. Banyak sektor yang telah mengalami kelumpuhan tak terkecuali di sektor ekonomi. Mulai dari pemotongan gaji hingga pemutusan hubungan kerja yang memaksa banyak pihak harus memutar otak agar dapur terus mengebul. Bagaimana tidak, jika pendapatan berkurang tetapi argo kehidupan terus berputar?  Banyak orang yang merasakan dampak dari pandemic ini justru membuat mereka semakin kreatif dalam berinovasi. Salah satunya memulai bisnis di bidang kuliner, yaitu pembuatan roti.

 

Banyak orang yang sukses memiliki bisnis besar dimulai dari nol. Termasuk diantaranya adalah bisnis yang bergerak di bidang penjualan roti atau kue. Mereka bahkan bisa membangun pabrik roti sendiri di rumah yang produknya dijual berbagai outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Kunci utamanya memang dari segi rasa, karena makanan tolak ukurnya memang dilihat dari segi rasa. Tak heran jika pelaku bisnis akan sangat jeli memilih bahan makanan yang digunakan dalam membuatnya, dari satu merk ke merk yang lainnya. contohnya saja coklat, maka ada coklat Colatta dan sebagainya. Berbeda merk aka harganya sendiri juga berbeda. Begitu juga jika dilihat dari segi rasanya.

 

Jika seandainya teman-teman ingin sukses di dalam membangun usaha yang satu ini, kuncinya adalah kerja keras. Juga jangan mengindahkan teknik marketing yang benar, sehingga lebih banyak nantinya orang yang mengenali produk tersebut dan mau membelinya. Banyak cara marketing yang dapat digunakan untuk usaha semacam roti ini agar tetap eksis, diantaranya adalah:

 

  1. Iklan, keampuahan dari iklan memang tidak perlu diragukan lagi, tak heran jika seandainya pelaku usaha besar juga tak ragu keluar banyak uang untuk kebutuhan iklan sehingga nantinya bisa mereka juga dapat berkembang semakin pesat.
  2. Endorse, teman-teman juga dapat mengendors beberapa toko terkenal agar mempromosikan produk tersebut, tak harus aktris jika seandainya budget terbatas. Melainkan teman-teman memulainya dengan selebgram saja yang tarif endorsnya juga tak begitu mahal.
  3. Tawarkan promo atau diskon, cara selanjutnya adalah dengan memberikan potongan harga dari produk yang teman-teman tersebut. Ini cukup efektif karena konsumen sendiri sering kali cari produk dengan harga yang terjangkau. Sehingga teman-teman mencobanya, namun berilah ketentuan khusus agar tidak rugi, misalnya harus share di media sosial yang mereka miliki dan lain sebagainya.

 

Dapatkan bahan baku kue yang berkualitas lewat TokoWahab, beragam merk tersedia disini, mulai dari Colatta dan sejenisnya untuk coklat-coklat yang berkualitas.

 

Yuuk, coba aja dulu! Jangan bilang tidak sebelum mencobanya ya teman-teman ^^

Cara Menjaga Kesehatan Mental Dengan Memaksimalkan Teknologi Di Tengah Pandemi

Kita sama-sama tahu, mengalami, dan merasakan betapa campur aduknya kondisi di tahun ini terutama sejak Indonesia juga menghadapi hal yang sama seperti negara-negara lainnya di dunia. Sebagian besar tatanan kehidupan mengalami perubahan. Kerja dari rumah, window shopping juga dari rumah, sekolah dari rumah, bahkan acara semacam konser musik juga dilakukan dari rumah masing-masing. Bagaimana bisa? Tentu saja bisa, karena kita didukung dengan adanya teknologi informasi yang kita sudah tidak asing lagi. Tiga bulan menjalani karantina di rumah juga bukan hal yang mudah bagi sebagian orang. Misal seorang ibu yang memiliki tugas ganda ketika anak-anak berada di rumah dan sekolah dari rumah, belum termasuk harus memasak, bersih-bersih, mencuci, dan tugas rumah yang seakan tiada pernah ada habisnya. Contoh lainnya, ketika seorang ayah yang terbiasa tiap pagi selalu rapi dan siap pergi bekerja tetapi harus bekerja dari rumah dengan tantangan digelayuti anak-anak usia balita, omelan istri karena hal remeh seperti meletakkan handuk di atas tempat tidur. Setiap hari, setiap waktu, mulai dari membuka mata hingg membuka mata lagi keesokan harinya bertatap muka dengan wajah yang ‘itu-itu saja’.

Tentu saja tiap satu orang dengan orang yang lainnya akan berbeda kisah yang dilewati selama bertahan di tengah pandemi ini. Namun, semuanya memiliki perjuangan yang sama dalam menjaga kesehatan mental di tengah pandemi ini terutama ketika harus berdampingan dengan teknologi informasi yang harusnya sangat liar dan deras. Hanya kita yang bisa memilih dan memutuskan dengan bijaksana agar tetap sehat mental dengan memaksimalkan teknologi informasi di tengah pandemi.

Teknologi vs Kesehatan Mental: Dunia Yang Saling Terhubung

John Connor dalam film Terminator Genisys tahun 2015 berkata, “Inilah dunia masa kini. Terus terhubung ke jejaring sosial. Mereka tidak bisa hidup tanpa ponsel”. Teknologi dalam hal ini adalah sepasang perangkat dan koneksi internet yang sudah sangat dekat dan melekat dengan kehidupan kita. Dari mulai bangun pagi, di rumah sambal menikmati sarapan, naik kendaraan, di sekolah, di kantor sampai pulang kembali ke rumah selepas beraktifitas pun tidak pernah absen membuka gawai pintar atau smartphone kesayangan kita. Apapun yang kita lakukan dengan gawai kita, baik untuk berkomunikasi, mencari informasi, melakukan transaksi, mencari hiburan atau sekadar scroll media sosial.

Bukankah kita harus membayar mahal waktu kita yang seakan habis di dunia yang tak memiliki dimensi itu? Yap, karena hal itu seharusnya kita bisa mendapatkan manfaat, keuntungan, dan kesenangan yang jauh lebih banyak melalui hal-hal positif, bukan?

Ketika ‘hanya’ berada di rumah, mencoba segala daya dan upaya untuk bertahan serta menahan diri untuk mengurangi intensitas keluar rumah memang terlihat gampang ya, jika satu dua tiga hari, kalau sampai tiga bulan atau hingga entah kapan, bagaimana? Tak bisa dipungkiri bahwa kondisi di tengah pandemi ini juga ujian bagi kesehatan mental bagi kita. Kadang-kadang, disadari atau tidak, kesehatan mental kita diuji ketika di rumah pun kita masih saja sekali dua kali dihinggapi perasaan cemas dan panik apalagi jika menimbulkan rasa sedih atau swing mood yang terus menerus atau bahkan berkepanjangan hingga menimbulkan rasa stress. Meskipun setiap orang memiliki toleransi stress yang berbeda. Tetap saja, kita membutuhkan kegiatan yang mendorong kita untuk terus memproduksi hormon endorphin agar tetap merasa bahagia dan bersyukur.

Menjaga Kesehatan Mental Agar Tetap Waras 

Setidaknya, ada cara sederhana menjaga kewarasan atau kesehatan mental di tengah pandemik seperti sekarang ini dengan memaksimalkan teknologi informasi meskipun hanya dari rumah.

  1. Mengikuti kursus, seminar, workshop secara daring

Selama pandemi di mana segala hal dilakukan dari rumah dan memiliki tingkat kecenderungan didera rasa bosan, saat itulah kehadiran teknologi informasi menjadi sangat berarti. Meskipun dari rumah dengan keadaan memakai baju seadanya bahkan skip mandi pagi, kita masih bisa memberi makan otak kita dengan pengetahuan dan wawasan baru melalui berbagai kursus, seminar, workshop secara daring. Ada yang gratis dan ada yang berbayar, tinggal pilih saja sesuai kebutuhan dan kemampuan, jangan hanya asal ikut-ikutan ya!

Ada berbagai macam kursus yang tersedia di beberapa platform mulai dari kursus untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing, meningkatkan skill seperti fotografi, menulis, financial planning, dan sebagainya di mana semua itu sangat mudah dijangkau dari rumah dan dari layar gawai.selain itu juga ada seminar atau workshop yang durasinya berlangsung lebih singkat daripada kursus atau kelas online.

  1. Mengikuti virtual traveling

Di tengah pandemi di mana ruang gerak kita sangat terbatas. Hal ini juga berpengaruh dalam dunia pariwisata ketika traveling bukan saja sebuah lifestyle tetapi juga telah menjadi sebuah kebutuhan. Traveling yang bisa dijadikan sarana sebagai pelepas penat dan sarana belajar secara langsung bisa tentang alam hingga sosial budaya suatu tempat. Akhir-akhir ini virtual traveling telah naik daun. Tentu saja dengan memanfaatkan teknologi berupa gawai yang memadai dan koneksi internet dengan akses yang cepat. Kegiatan tetap dilakukan di rumah tetapi bisa menikmati sebuah perjalanan layaknya secara langsung bahkan didampingi oleh seorang tour guide.

  1. Mencoba bisnis secara online

Tak ada salahnya mencoba peruntungan di dunia bisnis terlebih secara online. Tak ada usaha yang sia-sia, kita hanya butuh niat dan tekat yang kuat untuk memulai. Ketika segalanya mulai beralih dari luring menjadi daring termasuk kegiatan belanja, maka tak ada masalah ketika kita ingin mencoba merambah dunia ini. Banyak cara yang bisa dimanfaatkan terlebih dengan keberadaan teknologi informasi yang mendukung. Perangkat yang memadai, beragam media sosial yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan target pasar, menjamurnya marketplace yang semakin dekat dengan masyarakat serta adanya perubahan cara berbelanja, dan kemudahan akses yang ada. Betapa itu bisa menjadi alasan kita untuk terus maju bukan?

  1. Menulis dengan media blog

Menulis merupakan salah satu cara menjaga kesehatan mental. Menulis apapun yang kita mau, membagikan banyak hal bisa berupa pengalaman sebuah perjalanan wisata atau perjalanan hidup, berbagi inspirasi, berbagi buku bacaan, berbagi resep, berbagi ide bermain untuk anak-anak, dan berbagi berbagai informasi yang tentu saja membutuhkan media yang bisa dijangkau oleh banyak orang, kapan pun dan di mana pun. Salah satu media yang bisa digunakan adalah blog, secara sederhana, blog seperti buku diary tetapi dalam wujud online melalu gawai dan diakses dengan internet. Saat ini, blog juga memiliki ragam, kita memiliki banyak pilihan. Ada blog yang tersedia gratis dan ada yang berbayar atau biasa disebut dengan top level domain atau dikenal akrab dengan sebutan TLD. Ketika kita memakai blog TLD maka kita akan memiliki blog atau web di bawah nama yang kita inginkan. Namanya juga berbayar, tentu saja kita akan menemui banyak pilihan harga. Perlu diingat bahwa tidak semua harus dibayar secara mahal ya, kita yang harus pintar memilahnya, memilih, dan memutuskannya.

Nah, perkenalkan, namanya Qwords merupakan satu diantara layanan penyedia jasa web hosting. Qwords menyediakan layanan penyewaan space untuk menyimpan file atau data website dan akses email yang kita pakai di internet. Selain itu, Qwords juga menyediakan layanan registrasi Domain Name atau alamat untuk website kita di internet agar mudah ditemukan dan diakses.

Penampakan Halaman Untuk Log-In atau Daftar Untuk Membuat Akun Baru

Bagaimana? Tertarik memiliki blog dengan nama sendiri? Atau masih ingin coba-coba untuk cek nama blog TLD impian? Bisa di tengah waktu luang kita manfaatkan untuk cek domain beserta hostingnya, apalagi kalau dapat hosting murah berkualitas. Iya kan?

Penampakan halaman setelah Log-In beserta layanan dari Qwords

Nah, agar lebih memudahkan bisa dengan daftar sebagai member Qwords di laman resminya. Setelah kita punya akun, log-in deh, dengan begitu kita akan mendapatkan informasi detail tentang seluk beluk domain, hosting, tipe-tipenya agar kita tahu kebutuhan kita, layanannya, hingga rincian harganya. Yakin nggak mau log-in dulu? 🙂

Saat kita tidak bisa ke mana-mana dan bertemu siapapun dengan sangat bebas seperti sebelumnya, di sisi lain kita juga harus dituntut memiliki mental yang sehat dan waras. Sekalipun gerak kita terbatas, tetapi keberadaan teknologi mendukung kita untuk terus bisa bermanfaat. Kita dituntut untuk bijaksana dan cerdas, mengambil dan memanfaatkan hal-hal baik yang datang dari pesatnya teknologi. Kita selain menjadi pengguna juga harus menjadi pendorong edukasi literasi digital. Kita yang juga bagian dari masyarakat juga harus saling mendukung dalam rangka meningkatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk tujuan-tujuan yang lebih positif dan lebih produktif terutama di tengah pandemi seperti sekarang ini.

Stay Sane! Tetap semangat dan produktif di tengah pandemi ^^

Belanja Praktis Hijab Fashion Dari Rumah Untuk Ramadan dan Idul Fitri Bersama Mapemall

Bagi saya, Ramadan dan perayaan Idul Fitri tahun ini sungguh sangat berbeda. Tidak ada mudik, pertama kali menjalani Ramadan dan akan merayakan Idul Fitri secara terpisah dengan suami dan adik-adik. Aktivitas ibadah yang biasanya dilakukan di masjid, kali ini harus dijalankan di rumah saja. Demi menjaga diri, keluarga, dan lingkungan sekitar ya. Seperti kita tahu, tentu saja sama-sama kita rasa bahwa pandemi ini sungguh mengubah kebiasaan dan rutinitas yang biasa kita lakukan menjadi sebuah new normal yang harus kita hadapi. Hadapi ya bukan ratapi. 😀

 

Tak bisa dipungkiri, keadaan saat ini karena datangnya pandemi tidak hanya dirasakan oleh beberapa orang saja, tetapi merata, semua merasakan hal yang sama bahkan seakan saling rangkul dan saling dukung untuk tetap di rumah aja. Nggak keluar rumah jika dirasa bukan hal yang penting atau mendesak. Semuanya bisa dilakukan dari rumah, asal ada gawai, ada kuota, dan listrik nyala…hehe Semua mendukung gerakan di rumah aja termasuk dalam hal memenuhi kebutuhan pokok seperti kebutuhan pangan dan kebutuhan sandang.

 

Nah, ada lho salah satu platform yang ikut mendukung gerakan di rumah aja, meski sambil rebahan tetapi tetap bisa nenteng belanjaan, terlebih lagi belanja online barang original yang easy shopping, apa itu? Yuhuuu, platform itu adalah Mapemall.

Apa sich Mapemall?

Tak kenal maka kenalan ya, Mapemall merupakan platform online pilihan pertama dengan kategori fashion dan lifestyle yang menyediakan brand original di Indonesia. Mapemall menawarkan lebih dari 150 merk internasional yang mencakup berbagai kategori, yaitu fashion untuk wanita, pria, & anak-anak, kategori kecantikan, olahraga, rumah & tempat tinggal. Mainan, travel, alat-alat elektronik & gadget yang bekerja sama dengan berbagai merk.

Apa kelebihan Mapemall?

Mapemall diluncurkan kembali pada tahun 2018 oleh PT. GCommerce Digital Asia. Mapemall ini memiliki kelebihan di antaranya Mapemall hadir dengan desain teknologi O2O (online to offline) yang memudahkan konsumen untuk mengakses berbagai merk yang dipilih dengan fitur-fitur yang canggih tentunya, tidak hanya itu, Mapemall juga didesain untuk mudah diakses seperti fitur “Pay & Pick”. Selain itu, belanja di Mapemall bisa mengambil barang-barang yang dibeli langsung di toko yang tersedia atau took offline. Yes, Mapemall itu aplikasi belanja online yang barangnya bisa diambil langsung di toko offline untuk produk-produk authentic brand atau istilah kerennya itu bisa  pick up in store. Ada lagi nih yang unik dari Mapemall yaitu fitur “Milla” sebagai asisten pribadi yang membantu memberikan rekomendasi tentang ukuran dan produk yang tepat sesuai dengan karakteristik pribadi. Fitur “Milla” ini bisa langsung dijumpai ketika membuka web Mapemall.com yang muncul di bagian bawah sebelah kanan.

Halaman depan dari www.mapemall.com

Bagi saya yang benar-benar menikmati rebahan di rumah aja, belanja secara online di Mapemall juga bisa dikirim atau home delivery. Kehadiran Mapemall ini sungguh membantu terlebih untuk memenuhi kebutuhan fashion khususnya hijab ketika bulan Ramadan dan menjelang perayaan Idul Fitri. Belanja online di MAP Online Indonesia melalui Mapemall pun sangat praktis. Ada dua pilihan yang bisa saya pilih ketika akan berbelanja di Mapemall adalah bisa melalui aplikasi belanja online yang bisa diunduh di appstore atau playstore, kedua, bisa langsung melalui web Mapemall, yaitu mapemall.com. Nah, saya lebih suka via web (www.mapemall.com) karena bisa diakses dari laptop dan aksesnya juga cepat, biar puas aja sih saat cuci mata dan pilih-pilih karena laptop memiliki layar yang lebar…hehe. Tak kalah penting juga bahwa Mapemall ini siap mendukung aktifitas belanja daring selama 24 jam tanpa henti.

Kategori Belanja di Mapemall

Belanja di web Mapemall tidak membuat saya bingung atau canggung, Mapemall didesain praktis. Ketika membuka browser dan menuju Mapemall, saya bisa langsung menemukan apa yang saya cari, yaitu fashion untuk wanita, lebih khusus lagi saya mencari fashion hijab dan Mapemall sudah mengelompokkan dengan sangat rapi. Jadi jangan khawatir nanti gimana-gimana gitu ya…hehe

Setelah klik kategori yang dicari maka akan muncul banyak pilihan dari berbagai brand. Tinggal pilih dan masukkan keranjang lalu bayar deh..

Atau bagi yang masih pengen sekadar window shopping, bisa banget langsung ke web Mapemall atau scroll cantik aja di akun official Instagram @Mapemall_com atau @Mapemall_shop.

Belanja kebutuhan fashion dalam satu website dengan kualitas dan merek terjamin juga menjadi kelebihan tambahan ketika berbelanja di Mapemall. Terlebih saat ini, bulan Ramadan, Mapemall memiliki program Ramadan dan Idul Fitri deals up to 70% ditambah dengan cashback 40% off, midnight sale, buy 1 get 1, mulai dari 24 April hingga 24 Mei 2020.

Jangan lupa juga untuk menukarkan Mapemall Gift Voucher berupa voucher belanja dengan me-reedem MAPCLUB poin yang kita punya. Nah, langsung deh dapat super double bonus! Apa itu? Jadi, Super double bonus adalah ‘hadiah’ dari Mapemall bagi para member MAPCLUB dapat menukarkan poin dengan Mapemall Gift Voucher dan akan mendapatkan benefit super double bonus artinya akan mendapatkan dua kali lipatnya. Tak kalah penting lagi, super double bonus ini berlaku hingga akhir Juni.

Asiiikk kan? Tunggu apalagi ya kan?

Bersama Mapemall belanja mudah untuk Ramadan dan Idul Fitri dari rumah. ^^

#MapYourStyle #AtHomeWithUs

Pengalaman Tujuh Hari Pertama Merawat Tumit Kaki Dengan Bio-Oil Dry Skin Gel

BIO-OIL DRY SKIN GEL

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Halohaaa…

Sebelumya terimakasih sudah main ke sini ^^. Apa kabar? Apa udah merasakan turun hujan? Atau masih berjibaku dengan cuaca yang panas membara? Alhamdulillah, saya masih bisa menyapa panas yang akhir-akhir ini mencapai angka 40 derajat celsius, masih bisa merasakan jemur baju tanpa pengering tapi bisa kering secara ekspress, masih bisa menikmati air putih sejuk yang baru keluar dari kulkas. 😀
Rutinitas tiap tahun saat musim kemarau yang panas dan panjang ini selalu berdampak di tumit kaki yang selalu kering dan pecah-pecah. Nggak bermasalah sih tapi mengganggu aja kan ya? Katanya harus banyak minum air putih, udah sih, sampai Mas Galon langganan heran kok bisa cepat sekali order untuk pengantaran galon air yang baru demi kulit nggak jadi kering. Ternyata oh ternyata, nggak hanya minum air lhoo tetapi juga harus dirawat dari luar juga.

Lalu, Solusinya Apa Dong?

Dua tahun lalu, setelah hamil dan melahirkan, saya pakai Bio-Oil untuk mengurangi stretch mark dan merawat bekas luka sesar. Nah, ingatlah saya dengan Bio-Oil yang saya pakai, awalnya saya pakai Bio-Oil Skincare Oil untuk melembapkan tumit yang keringnya parah banget. Beberapa hari pemakaian yang memang terasa lebih baik, iseng-iseng saya scroll Instagram dan menemukan bahwa Bio-Oil baru-baru ini mengeluarkan produk untuk kulit kering dalam bentuk gel. Yaudahlah yaa capcus nyari ulasannya dan ‘bingo’ akhirnya kumenemukanmu *autonyanyidongya* 😀

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Berlanjut dengan memutuskan melanjutkan perawatan tumit kaki dengan produk baru Bio-Oil, yaitu Bio-Oil Dry Skin Gel. Selama satu minggu pemakaian, kulit mati yang ada di tumit seperti mengelupas, seperti melembut, digosok dengan lembut pakai jari tangan bisa rontok atau mengelupas digantikan dengan lapisan kulit baru yang lebih lembap dan halus. Sama sekali nggak sakit atau menyisakan rasa perih di tumit, sama sekali nggak.

Kulit mati di tumit kaki yang mengelupas.

Dari sisi penampakan saat menggunakan, menurut saya, Bio-Oil Dry Skin Gel ini cukup cantik dengan warna pink tetapi cenderung berwarna pink bening atau pink pucat, bisa juga disebut baby pink. Selain penampakan, pasti penasaran juga dengan aromanya. Bio-Oil Dry Skin Gel memiliki aroma chamomile yang bermanfaat menenangkan, pun aromanya juga tidak menyengat.

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Ada satu hal lagi yang menurut saya cukup ajaib adalah Bio-Oil Dry Skin Gel ini ketika sudah diaplikasikan ke kulit yang kering, gelnya itu langsung ‘meleleh’. Dari yang awalnya berbentuk gel, langsung ‘meleleh’ saat diaplikasikan, gelnya ‘nggak lari-lari’ gitu jadi mudah dan hemat waktu pemakaian serta menurut saya mudah meresap, mungkin karena langsung ‘meleleh’ tadi ya…

Dari sekian hal yang saya suka dan cocok dengan Bio-Oil Dry Skin Gel ini, saya juga memiliki ketidaknyamanan dengan satu hal yaitu petunjuk teknis pemakaiannya yang kurang lengkap. Bisa jadi karena kemasannya tanpa box, jadi tidak disertai brosur yang menerangkan ideal pemakaiannya berapa kali dalam sehari. Namun, petunjuk penggunaan seberapa banyak atau seberapa sedikit sudah tertera di kemasan.

Sekilas Tentang Bio-Oil (Dry Skin Gel)

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Nah, tak kenal maka tak sayang, eh, maka kenalan yuk lah…

Bio-Oil ini menurut saya salah satu produk skincare yang super simpel. Gimana nggak simpel kalau pemakaiannya aja nggak menghabiskan waktu berjam-jam. Bio-Oil ini adalah produk perawatan kulit yang juga sudah dikenal dalam hal menyamarkan dan membantu memperbaiki kulit yang terdapat bekas luka. Nah, Bio-Oil ini secara garis besar terdapat dua varian, Bio-Oil Skincare Oil dan Bio-Oil Dry Skin Gel. Secara penampakan jelas beda, satu berbentuk oil dan satu lagi berbentuk gel. Dari segi kemasan pun juga berbeda ya, Bio-Oil Skincare Oil dikemas dalam wadah botol dan packaging box sedangkan Bio-Oil Dry Skin Gel langsung dalam wadah cup tanpa box, tapi dikemas rapi dan tentu saja aman. Oh iya, Bio-Oil Dry Skin Gel ini dihadirkan juga untuk pemilik kulit sensitif dan non-comedogenic.

Harganya Berapa?

Ini tak kalah penting ya dalam hal memilih dan memilah produk perawatan kulit, yaitu harga. Harga Bio-Oil Dry Skin Gel menurut saya cukup terjangkau, it is so so worth it. Pengalaman saya kemarin, Bio-Oil Dry Skin Gel  100 ml saya dapatkan seharga seratus tiga puluh ribu rupiah, itupun masih dapat bonus Bio-Oil Skincare Oil 25ml. Senang apa senang? Senang bangetlah ya apalagi kalau belanja dengan prinsip ibu-ibu, beli murah dapat bonus. 😀 Pas banget aja sih kemarin beli di Watson Galeria Mall Yogya yang sedang ada promo. Gitu aja girang banget lho… 😀

Bagi yang masih akan coba-coba, jangan khawatir karena Bio-Oil Dry Skin Gel ini tersedia dalam tiga varian size yaitu 50ml, 100ml, dan 200ml. Cukup ekonomis juga karena size 50ml ini masih di bawah seratus ribu rupiah. Menurut saya untuk ukuran 50ml dan 100ml ini travel size, jadi bagi yang memiliki hobi traveling, Bio-Oil Dry Skin Gel ini nggak memakan banyak ruang di tas. Meski dalam keadaan traveling masih bisa sambil merawat tubuh, khusus saya sih tumit kaki.

Kandungan Bio-Oil Dry Skin Gel

Bio-Oil Dry Skin Gel ini bekerja dengan baik di tumit saya yang keringnya kebangetan karena memang mengandung bahan-bahan yang diklaim bisa membantu melembapkan permasalahan yang dihadapi kulit kering. Bio-Oil Dry Skin Gel dipercaya menggunakan mineral oil sebagai bahan dasar yang memiliki fungsi sebagai pengganti air. Kandungannya yang mampu memberikan kelembapan pada kulit bisa dilihat dari bahan aktif seperti dalam gambar yang saya sertakan di bawah ini.

BIO-OIL DRY SKIN GEL

Cara Pemakaian Bio-Oil Dry Skin Gel

Cara pemakaian Bio-Oil Dry Skin Gel ini sangatlah simpel. Saya memakai Dry Skin Gel ini dua kali dalam sehari, pagi dan malam. Sebelum mengaplikasikan gel ke tumit, terlebih dahulu dengan membersihkan tumit. Cuci kaki hingga memastikan kebersihannya, keringkan dengan handuk, lalu aplikasikan Bio-Oil Dry Skin Gel ke tumit secara merata. Sebenarnya untuk hasil yang lebih optimal, menyempatkan untuk menggosok tumit kaki dan waktu yang pas untuk melakukannya menurut saya adalah ketika mandi. Tumit kaki bisa digosok dengan pumice brush atau dengan batu alam yang biasa kita jumpai di sekitar rumah, tapi jangan lupa, pastikan saja tingkat kehalusan batu yang mau dipakai. Oh iya, Bio-Oil Dry Skin Gel ini tidak hanya dikhususkan perawatan tumit ya tetapi seluruh tubuh termasuk wajah yang dirasa kering karena fungsi Bio-Oil Dry Skin Gel melembapkan dan memperbaiki kulit kering agar tidak mudah pecah-pecah. Kalau saya sih memang bermasalah dengan tumit yang super kering tiap masuk musim kemarau. Benar-benar terbantu dengan adanya Bio-Oil Dry Skin Gel ini. Secara garis besar, saya puas dengan produk Bio-Oil Dry Skin Gel.

Nah, simpel kan untuk ukuran perawatan? ^^

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba merawat kulit kering kita dengan maksimal ^^

Then, let’s say #NoMoreDrySkin with #BioOilDrySkinGel happily ^^