Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Pengalaman Pertama Berlibur ke Pantai Klayar Pacitan

Pantai Klayar

Pantai Klayar

Pantai Klayar yang terletak di Kabupaten Pacitan adalah salah satu pantai hits yang masuk daftar pantai yang harus dikunjungi. Demikian dengan saya yang akhirnya juga bisa berkunjung ke Pantai Klayar di Pacitan. Setelah hampir satu tahun tak melihat pantai, yak arena sebelumnya saya tinggal di Kota Palu, tempat ‘main’ saya lebih banyak ke pantai. Hal yang sama pun dirasakan oleh Bilgi, anak saya.

Pantai Klayar

Saat mendengar bahwa akan pergi ke pantai, bayangan di benak Bilgi adalah dia bisa berenang dan mengapung di laut seperti yang bisa dia lakukan jika pergi ke pantai-pantai di Kabupaten Donggala. Ternyata jangankan berenang, mengejar ombak pun tak diperbolehkan. 😀 Meski begitu, anak-anak akan selalu punya cara menikmati banyak hal di depan mata.

Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Pantai Klayar

Pantai Klayar

Pantai Klayar memiliki tipe ombak yang besar dengan pasir putih serta tebing-tebing batu yang mengelilinginya. Keindahan Pantai Klayar membuatnya tak pernah sepi dari kunjungan para wisatawan yang datang dari berbagai penjuru kota. Saat saya ke sana yang tidak sedang masa liburan pun Pantai Klayar juga dalam keadaan yang cukup ramai. Meski suasana cukup ramai, kami sangat menikmati keindahan Pantai Klayar dengan beberapa kegiatan yang menyenangkan.

Bermain Pasir dan ‘Berenang’

Pantai Klayar

Pantai Klayar memiliki tipe pasir yang halus berwarna putih yang bisa dipakai untuk membuat istana atau bermain bentuk. Selain bermain pasir, hal menyenangkan lainnya bagi anak-anak adalah ‘berenang’ ketika ombak datang menuju pantai. Nah, tipe ombak di sini adalah ombak besar. Jadi sangat menyenangkan bagi anak-anak tapi juga harus ekstra pengawasan ya…

Pantai Klayar

Ala-Ala Piknik

Menggelar tikar dan duduk menikmati keindahan pantai dengan backsong deburan ombak juga sangat menyenangkan. Sepertinya hal ini akan sulit dilakukan jika masih punya toddler hahaha karena pasti turun basah-basahan lebih menyenangkan.

Jajan dan Makan

Rasa-rasanya ini tak bisa ditinggalkan ya. Di Pantai Klayar banyak yang menjajakan makanan dan camilan-camilan khas Pacitan. Snack ringan dan aneka minuman, paling favorit dan cocok dengan suasana pantai tentu saja es degan atau kelapa muda.

Tips Saat Berkunjung ke Pantai Klayar

Pantai Klayar

Beberapa tips dari saya agar main di Pantai Klayar lebih menyenangkan, diantaranya membawakan peralatan bermain untuk anak seperti sekop mainan, ember kecil, cetakan-cetakan mainan atau apa pun yang dimiliki di rumah dan sesuai kebutuhan saat nanti di pantai. Jangan lupa bawa baju bersih dan perlengkapan mandi. Di Pantai Klayar ada beberapa penyewaan kamar mandi yang tidak menjual perlengkapan mandi seperti sabun. Ya lebih baik sudah siap dari rumah kan ya.

Fasilitas dan Tiket Masuk ke Pantai Klayar

Pantai Klayar

Salah satu fasilitas di Pantai Klayar yang bagi saya penting adalah area parkir. Di sini area parkir sangat luas. Ada yang masuk kategori dekat pantai atau agak jauh tapi jangan khawatir, di Pantai Klayar ada ojek motor yang bisa mengantar pengunjung dari area parkir hingga pantai dengan biaya yang terjangkau yaitu Rp 5.000,00 sekali jalan.

Pantai Klayar

Tiket masuk Pantai Klayar saat saya berkunjung saat itu adalah Rp 15.000,00 per orang dan Rp 5.000,00 untuk parkir kendaraan roda empat. Menurut saya masih terjangkau untuk tempat yang indahnya MasyaAllah.

Teman-Teman tim pantai atau tim gunung?

Pantai Klayar

Baca juga: Menikmati Pantai Taipa, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

 

Yuk, Kenalan Dengan Ngawioboro

Ngawioboro

Ngawioboro

Adakah Teman-Teman pernah dengar lagu hits Denny Caknan yang berjudul Kartonyono Medot Janji? Di salah satu barisnya terlantun ‘Kartonyono ning Ngawi medot janjimu’ auto nyanyi nggak? 😀

Ngawioboro

Kartonyono dalam lagu tersebut adalah sebuah perempatan di pusat Kota Ngawi yang di bagian tengahnya terdapat tugu gading gajah. Karena di sini terdapat icon-nya Ngawi, maka di sekitar Kartonyono ini di bangun trotoar yang akhirnya juga jadi icon sekaligus tempat tujuan main ke pusat kota. Meski hanya sekadar jalan dari ujung ke ujung atau duduk-duduk.

Ngawioboro

Ngawioboro

NgawioboroNgawioboro namanya. Dulu hanya sebuah trotoar di sepanjang Jalan Yos Sudarso yang disulap sedemikian rapi yang terinspirasi dari Malioboro Jogja.  Ngawioboro memiliki panjang sekitar 700 meter dimulai dari perempatan Kartonyono hingga samping Lapas Ngawi tepat di depan alun-alun. Sepanjang Ngawioboro ini terdapat beberapa toko besar, bank, perkantoran, beberapa rumah dan kedai-kedai.

Ngawioboro

Ngawioboro

Selain itu, di sepanjang Ngawioboro juga disediakan kursi-kursi dari kayu dan batu alam, tak ketinggalan juga kursi-kursi yang terbuat dari akar pohon besar yang menambah kecantikan. Ada juga patung dengan nilai artistik, lampu-lampu yang menambah suasana kian romantis.

Ngawioboro

Ngawioboro

Saat sore hari, Ngawioboro menjadi tujuan untuk jalan-jalan atau bercengkerama bersama teman-teman sambil menikmati minuman atau camilan yang bisa dibeli dari penjual di sekitar Ngawioboro. Tersedia banyak kedai makanan atau pedagang kaki lima yang menjajakan aneka camilan.

Ngawioboro
Tepat saat maghrib.

Di Ngawioboro juga sudah tersedia banyak tempat sampah yang ditata dengan rapi dan sangat mudah dijangkau. Udah taka da lagi alasan untuk meninggalkan sampah bungkus makanan atau membuangnya dengan sembarangan. Sangat sederhana ya tapi menurut saya sangat membahagiakan saat menikmati sore di Ngawioboro.

Tips berkunjung ke Ngawioboro

Ngawioboro

Teman-Teman nggak sempat menyiapkan bekal atau jajan, di Ngawioboro ada banyak pilihan camilan yang bisa dibeli dan dinikmati bersama orang tersayang. Kalau memang ingin bawa bekal, ya oke juga.

Ngawioboro

Jangan khawatir tentang parkir, para pengunjung bisa parkir di tempat yang telah disediakan. Nah, tempat parkirnya ini dibatasi oleh patung-patung ladybug untuk kendaraan roda dua, sedangkan mobil nanti akan diarahkan tukang parkir di sekitar Ngawioboro.

Ngawioboro

Menurut saya, waktu paling menyenangkan saat berkunjung sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 atau menjelang maghrib. Saat malam pun sepertinya lebih asik ya tapi saya belum pernah mencoba main ke Ngawioboro di atas pukul 19.00 WIB 😀

 

Baca juga: Yuk, Main ke Sumber Koso Ngawi ^^

Floe Coffee and Space: Tempat Ngopi Baru di Kota Ngawi

Floe Coffee and Space Ngawi

Floe Coffee and Space Ngawi

Salah satu hobi saya adalah jalan-jalan secara virtual, jalan-jalan di Google Maps. Seringkali saya menemukan tempat-tempat baru atau tempat unik dari jalan-jalan virtual ini. Saya lebih sering membuka GMaps daripada main Instagram 😀

Floe Coffee and Space Ngawi

Floe Coffee and Space ini salah satu tempat yang saya temukan di GMaps kemudian baru saya cari akun Instagram-nya. Saya tentu merasa senang, saya suka minum kopi dan tak jarang memang butuh space untuk kerja. Semacam menemukan tempat kerja gitu ya hahaha..

Floe Coffee and Space

Alasan Harus Mampir di Floe Coffee and Space

Floe Coffee and Space Ngawi

Floe Coffee and Space ini terletak di pinggir jalan besar, tepatnya jalan antar propinsi. Jangan khawatir juga soal kebisingan kendaraan, aman kok. Kalau untuk kerja juga sangat kondusif. Termasuk juga mudah dijangkau dan mudah ditemukan.

Floe Coffee and Space Ngawi

Selain bisa untuk kerja, juga bisa untuk janjian ketemu teman atau family time. Ruang yang disediakan ada dua macam. Area ber-AC dan area non-AC. Menurut saya, ketika saya datang pertama kali saat sore menjelang maghrib hingga malam itu lebih nyaman di area non-AC, berada di luar ruangan. Sedangkan ketika saya berkunjung siang hari lebih nyaman di ruangan ber-AC.

 

Menu di Floe Coffee and Space

Floe Coffee and Space Ngawi
Paperless ^^

Menu incaran saya adalah Coffee Latte tanpa gula. Saya suka menu kopi apa pun terutama Coffee Latte yang penting tanpa gula. Coffee Latte di sini tersedia dua macam sajian: panas dan dingin. Untuk sajian dingin tersedia regular cup dan large cup. Jika tak suka atau tak terbiasa dengan kopi, bisa memesan menu varian non kopi.

Floe Coffee and Space Ngawi

Tak hanya menu minuman, Floe Coffee and Space juga menyediakan menu makanan, main course dan aneka snack. Favorit saya adalah Rice Bowl Beef Brown Sauce. Porsi nasinya cukup untuk saya dengan sayur, salad dan tentu saja beef brown sauce ya. Selain itu, masih banyak pilihan menu lain yang bisa dipesan sesuai selera.

Floe Coffee and Space Ngawi
Rice Bowl Beef Brown Sauce.

Floe Coffee and Space Ngawi

Alamat dan Jam Buka Floe Coffee and Space

Floe Coffee and Space

Floe Coffee and Space terletak di Jalan Raya Ngawi-Caruban KM 2, Karangasri, Kecamatan Ngawi. Jika dari arah Ngawi Kota hampir dekat gapura batas kota. Floe Coffee and Space mulai membuka pintu di pukul 11.00 hingga 23.00 WIB setiap hari. Hari Raya atau hari libur waktu buka menyesuaikan atau aka nada info di akun Instagram-nya.

Jika Teman-Teman sedang berada di Ngawi, bisa banget mampir di Floe Coffee and Space ini ^^

Floe Coffee and Space Ngawi

Baca juga: Lagi di Ngawi? Yuk, Main ke Museum Trinil. 

Menunggu Wijayakusuma di Warung Sastra Kota Jogja

Warung Sastra

Warung Sastra

Toko buku bagiku adalah surga. Tempat ilmu pengetahuan dan hiburan tersedia. Tempat di aku bisa merasakan kenyamanan sekaligus kedamaian. Bukankah semua itu ada di surga? AL Dhimas, Penulis.

Warung Sastra

Alasan Harus ke Warung Sastra

Warung Sastra

Pilihan Buku Beragam, Kopi dan Makan

Warung Sastra

Hari itu, Jumat yang penuh berkah, saya menunggu waktu sore di sebuah tempat yang saya banget. Tempat dengan nuansa rumahan dan lingkungan yang cukup tenang. Tak kalah penting ada banyak buku berderet di rak-rak ruang utama. Yap, seperti itulah betapa menyenangkan berkunjung ke toko buku terlebih toko buku indie yang memiliki ciri khas masing-masing. Seperti kata AL Dhimas, layaknya sedang bermain di surga. Apakah ada yang merasakan hal yang sama? ^^

Warung Sastra

Selama kurang lebih dua jam, saya menikmati detik demi detik waktu saya di sebuah toko buku indie yang berada di tengah Kota Jogja. Warung Sastra namanya. Waktu dua jam rasanya sangat singkat. Sembari menunggu pukul 16.40 demi war tiket kereta jarak jauh untuk pulang ke Ngawi, saya menikmati sore itu dengan dua buku yang saya beli di Warung Sastra dan segelas Coffee Latte.

Warung Sastra

Warung Sastra ini merupakan toko buku three in one menurut saya. Tidak hanya menjual buku-buku berkualitas tetapi juga kedai kopi dan warung makan dengan menu penyetan. Buku yang dijual di sini berupa buku non-fiksi dan fiksi dengan banyak pilihan judul. Udah ada menu kopi dan non kopi plus ada menu makan berat juga. Komplit!

Warung Sastra

Paling menyenangkan jika saya ingat lagi adalah berkunjung ke Warung Sastra ini memang di luar rencana. Adik Angkatan semasa kuliah yang merekomendasikan sekaligus mengantar saya ke sini karena awalnya dia pikir lokasinya dekat ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Alasan ini pula yang membuat kunjungan ke Warung Sastra menjadi makin berkesan.

Memiliki Perpustakaan

Warung Sastra

Selain menjual buku-buku berkualitas, Warung Sastra juga memiliki perpustakaan dengan koleksi buku yang nggak sedikit. Ruang perpustakaan di sini nyaman untuk para pembaca. Di dalam ruang perpustakaan terdapat satu sofa, dua rak buku ukuran besar yang penuh dengan buku dan TV LED berukuran besar.

Warung Sastra

Ruang perpustakaan ini ada dua, satu ruang berikutnya terdapat dua rak ukuran besar tanpa sofa dan di ruang perpustakaan yang ini bisa sekaligus digunakan untuk salat. Di ruang perpustakaan yang ini terdapat buku anak-anak juga. Misal nggak ingin beli buku, tetap bisa baca sambil minum kopi atau makan.

Ada Merchandise

Warung Sastra

Di Warung Sastra juga menyediakan merchandise kaos lengan pengen dengan desain yang tidak jauh dengan buku. Tipe-tipe kaos antimainstream gitu deh ya.. Harganya juga masih terjangkau.

Ada Diskusi Buku

Nah, satu lagi kegiatan literasi yang asik di Warung Sastra berupa diskusi buku atau bedah karya. Kegiatan ini biasanya diadakan setiap Jumat malam. Saat itu saya pun rasanya pengen nginap aja tapi apa daya, nggak bisa. 😀 Kan asik bisa saling bersua dengan teman-teman bookworm plus bisa meluaskan genre bacaan ya…

Alamat dan Jam Operasional Warung Sastra

Warung Sastra

Warung Sastra berada di lingkungan perumahan sepengamatan saya dan cukup tenang walaupun tepat di pinggir jalan. Perjalanan saya ke Warung Sastra dari UGM melewati Jalan Monjali, tepat di seberang Hotel Tentrem masuk gang ke arah timur. Tepatnya, terletak berhadapan dengan Indonesia College, Blunyahrejo TR II No. 1180 Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta.

Warung Sastra

Jam operasionalnya dari Hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 15.00 sampai pukul 22.00 WIB. Hari Minggu tutup ya Teman-Teman ^^

Akhirnya, tepat pukul 17.15 WIB saya mengakhiri waktu saya di Warung Sastra setelah menang war tiket kereta Wijayakusuma. Sangat menyenangkan menikmati dua jam di Warung Sastra.

Warung Sastra

Baca juga:

Toko Buku Natan, Toko Buku Indie Heritage di Sudut Mondorakan

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan

Saya sangat terobsesi dengan toko buku indie. Alasannya simpel karena setiap toko buku indie memiliki nilai dan suasana yang berbeda. Di setiap kota, saya selalu mencari tahu kemudian membuat daftar untuk mengunjunginya. Termasuk momen kali ini, akhirnya satu toko buku indie di Jogja sudah saya centang dari daftar. Alhamdulillah…

Toko Buku Natan

Cerita ke Toko Buku Natan: Lokasi dan Jam Operasional

 

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan namanya. Terletak di Jalan Mondorakan No. 5, Prenggan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta. Sebenarnya nggak persisi di sudut Jalan Mondorakan ya tapi memang sangat dekat dengan pertigaan Jalan Mondorakan, samping outlet HS Silver. Toko Buku Natan mulai buka pinti pukul 09.00 hingga 18.00 WIB setiap hari. Yap, kali ini mlipir ke selatan main-main ke toko bukunya. 😀

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan ini menurut saya unik, memasuki halamannya sudah langsung disuguhi suasana klasik. Toko Buku Natan berada dalam sebuah bangunan nuansa Jawa klasik yang ternyata telah dikukuhkan sebagai bangunan cagar budaya. Toko buku ini berada di komplek bangunan Natan’s Royal Heritage atau dalam Bahasa Jawa disebut Ndalem Natan yang menurut informasi dibangun sejak 1857.

Toko Buku Natan

Bagi saya, senang sekali rasanya akhirnya bisa ke Toko Buku Natan dan menikmati buku-buku yang ada. Menenggalamkan diri dengan menelusuri rak demi rak, buku demi buku. Ada banyak sekali buku yang ada di Toko Buku Natan bahkan ada judul-judul yang menurut saya jarang saya temui justru ada di sini.

Toko Buku Natan

Toko Buku Natan menawarkan beberapa genre buku diantaranya sejarah, filsafat, seni rupa, politik, budaya hingga fiksi dan komik pun tersedia. Ada juga buku-buku resep masakan nusantara hingga buku traveling. Ada juga buku-buku karya penulis Indonesia ternama yaitu Dee Lestari, Eka Kurniawan, Ahmad Fuadi, Leila Chudori dan lain-lain. Selain buku berbahasa Indonesia, di Toko Buku Natan juga menyediakan buku-buku berbahasa Inggris.

Toko Buku Natan

Nah, kalau saya kemarin memang dari awal ngincar buku anak yang ada di Toko Buku Natan. Buku anak yang ada pun termasuk cukup lengkap. Oh iya, semua buku yang dijual di Toko Buku Natan juga bisa dibeli secara daring melalui pesan whatsapp atau melalui marketplace Toko Buku Natan. Saya akui, memang lebih puas saat bisa berkunjung langsung ke sana. No debate! 😀

Toko Buku Natan

Tips Ketika Berkunjung Ke Toko Buku Natan

Toko Buku Natan

Tips ketika ke Toko Buku Natan adalah bawalah totebag. Toko Buku Natan tidak menyediakan kantong plastik untuk wadah belanjaan buku. Jadi kalau Teman-Teman bawa tas kecil maka bawalah serta totebag. Kalau lupa kayak saya kemarin, bisa beli totebag khas Toko Buku Natan seharga Rp 30.000,00. Tasnya simpel dengan desain bagus dan bisa dipakai berulang-ulang.

Toko Buku Natan

Selain toko buku, di komplek Ndalem Natan ini juga ada penginapan, kafe, ruang pameran untuk karya-karya seni dan juga museum. Di satu alamat tetapi bisa menikmati lebih dari satu hal selain ke toko buku.

Gimana? Adakah Teman-Teman ingin berkunjung juga ke Toko Buku Natan? ^^

Toko Buku Natan

Baca juga: Buku Akik, Toko Buku Indie di Jogja Utara, Sleman dan Bawa Buku, Toko Buku Indie Dekat Tamansari.

Berakhir Pekan di Muslim Life Fair Jogja Setelah Pandemi

Muslim Life Fair Jogja

Muslim Life Fair Jogja

Dengan tagar Mlaku Meneh rasanya ada sebuah harapan baik yang besar dan bahagia di Muslim Life Fair chapter Jogja. Bertempat di Jogja Expo Center event Muslim Life Fair ternyata memiliki magnet yang besar dan menarik perhatian. Saya berkesempatan berkunjung di hari pertama menemui suasana yang ramai. Rasanya dapat gitu ‘euforia’-nya apalagi setelah pandemi yang lumayan dan lebih spesial lagi bagi saya pribadi adalah mumpung sementara balik tinggal di Jawa. 😀

Muslim Life Fair Jogja

Selayang Pandang Muslim Life Fair

Muslim Life Fair Jogja

Event ini sebenarnya bukan sekadar event untuk senang-senang saja tetapi juga menjadi pameran produk halal dan gaya hidup syariah. Muslim Life Fair dibuka mulai hari Jumat (9/6) hingga hari ini, Minggu (11/6). Pameran ini diikuti 150 exhibitors dari berbagai kategori produk di antaranya kuliner, modest fashion & accessories, kids & baby products, komunitas dan hobi, Islamic book & publisher, kosmetik halal, travel, multi product & Islamic finance.

Muslim Life Fair Jogja

Selain menjadi kesempatan untuk mengenal berbagai produk dan jasa, Muslim Life Fair juga menjadi sebuah kesempatan mendukung percepatan sertifikasi halal. Hal itu menjadi penting karena sertifikasi halal menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas produk-produk UMKM yang lebih kompetitif dan memudahkan meluaskan jaringan usaha secara global.

Stan Favorit di Muslim Life Fair Versi Pribadi

Kuliner

Muslim Life Fair Jogja

Ada banyak stan di Muslim Life Fair tapi pasti setiap pengunjung akan memiliki tempat-tempat favorit yang dituju yaa termasuk saya. Saya paling suka di area kuliner hahaha 😀 Kemarin sempat jajan kebab, salad, dan segelas jus buah tanpa tambahan gula. Di area kuliner ini diikuti banyak stan yang menawarkan bermacam-macam menu mulai menu nusantara, menu Timur Tengah seperti nasi kebuli, kebab dan nasi mandhi hingga menu jajanan Korea yang ada di stan Lawson. Ada stan Kopi Kenangan dan Waroeng Steak juga. Di area kuliner ini juga dilengkapi meja kursi dalam jumlah yang banyak.

Muslim Life Fair Jogja

Namla dan Pinisi

Namla dan Pinisi adalah penerbit buku anak-anak islami. Saya tentu senang sekali menemukan mereka membuka stan di Muslim Life Fair. Jadilah kemarin saya mampir dan memboyong dua buku. Lebih menyenangkan lagi, kemarin ada diskonnya lho Teman-Teman 😀

Muslim Life Fair Jogja

Kaktusqu Lucu

Muslim Life Fair Jogja

Stan yang satu ini bagi saya bukan sesuatu yang baru. Saya mengenal Kaktusqu Lucu sejak 2020 seingat saya saat awal-awal Kaktusqu Lucu lahir hingga sebesar sekarang. Kaktusqu Lucu juga menjadi bagian dari usaha menjaga kewarasan masa-masa pandemi yang harus tetap tinggal di rumah saja. Memelihara kaktus saat itu adalah hal yang menyenangkan. Kemarin pun sebenarnya ingin ikut mewarnai di stan Kaktusqu Lucu tapi barengan sama anak-anak kicik yang imut-imut sedang asik mewarnai pot pilihan mereka.

Muslim Life Fair Jogja

Fasilitas di Muslim Fair Jogja

Muslim Life Fair Jogja
Salah satu produk yang menurut saya lucu sih ini..

Fasilitas yang disiapkan penyelenggara Muslim Life Fair menurut saya sangatlah rapi hingga terasa nyaman. Ada toilet yang bersih, tempat salat yang nyaman, hingga disediakan tempat sampah yang sangat mudah dijangkau. Tak lupa, area parkir yang disediakan pun juga sangat luas dan tentu saja aman ya..

Muslim Life Fair Jogja
Gerai Angelina Atelier langsung penuh dan dari obrolan saya bersama Kak Kartina memang karena harganya lebih murah daripada biasanya. Tentu saja juga jasa titip.

Overall, saya senang dan bersyukur bisa berakhir pekan di Jogja dan mengunjungi Muslim Life Fair. Kalau Teman-Teman, stan favorit kalian apa di Muslim Life Fair?
Muslim Life Fair Jogja

Baca juga: Ke Jogja, Jangan Lupa ke Arka Coffee Space dan Bawa Buku.