Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Mengenal Beragam Jenis Fosil Manusia Purba di Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil adalah sebuah museum khusus yang mengoleksi dan menyimpan beragam jenis fosil manusia purba dan hewan purba. Perintis berdirinya Museum Trinil ini adalah Wirodiharjo pada tahun 1980. Kemudian museum ini diresmikan olehh gubernur Jawa Timur Bapak Soelarso pada 20 November 1991.

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Lokasi dan Jam Operasional Museum Trinil

Museum Trinil Ngawi
Gedung utama (gedung pertama) Museum Trinil.

Selasa (16/5) lalu, saya mengajak Bilgi mengunjungi Museum Trinil yang terletak di Pilang, Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Jarak dari rumah ke Museum Trinil ini kurang lebih 8,2KM. Saya tinggal di Kecamatan Paron dan Museum Trinil ini terletak di wilayah Kecamatan Kedunggalar. Tetangga kecamatan gitu tepatnya.

Museum Trinil Ngawi
Area pendopo.

Museum Trinil buka dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB dan tutup setiap Hari Senin. Sepertinya memang hari liburnya museum itu Hari Senin ya. Di Hari Minggu, museum ini tetap buka. Durasi jam operasionalnya pun lumayan ya sekitar 8 jam, udah bisa puas kalau berkunjung ke museum.

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Saat saya berkunjung ke Museum Trinil kemarin, bersamaan dengan kunjungan rombongan dari sebuah perusahaan yang saya lupa Namanya πŸ˜€ Jadi ada pemandu dari pihak museum yang menjelaskan banyak hal tentang koleksi di Museum Trinil, nyempillah saya dalam rombongan tersebut. πŸ˜€

Museum Trinil Ngawi

Koleksi yang ada di Museum Trinil berasal dari situs Trinil. Situs Trinil pada saat itu diteliti oleh seorang dokter militer Belanda yang Bernama Eugene Dubois. Dia melakukan penelitian antara tahun 1891 hingga 1893. Dari proses penelitiannya itu ditemukan fosil manusia purba Pithecanthropus Erectus. Kemudian, Museum Trinil menyimpan fosil-fosil yang ditemukan secara bertahap.

Museum Trinil Ngawi

Adapun beberapa koleksi di Museum Trinil adalah tulang panggul gajah jenis Stegodon Trigonochepslus, fosil tulang pengumpil gajah, gading gajah, dan beberapa hewan seperti harimau dan rusa purba.

Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil ini terletak tepat di samping dua pertemuan sungai besar yaitu Bengawan Solo dan Sungai Madiun. Karena letaknya dengan sungai yang dianggap sebagai salah satu sumber kehidupan maka memang kemungkinan besar dulu terdapat kehidupan di sekitar daerah ini.

Museum Trinil Ngawi

Bagi saya menyenangkan sih berkunjung ke sini karena depan museum ada area pendopo yang bisa digunakan istirahat sejenak atau belajar bareng anak di sesi belajar outdoor. Ada taman bagian depan museum yang terdapat patung gajah dan ada taman samping museum yang dekat dengan pagar pembatas dengan area sungai. Dari sisi ini bisa melihat langsung pertemuan Bengawan Solo dengan Sungai Madiun.

Museum Trinil Ngawi

Fasilitas yang ada di Museum Trinil Ngawi

Museum Trinil Ngawi

Area parkir yang luas dan tarif yang murah

Museum Trinil Ngawi

Jangan khawatir soal parkir ketika berkunjung ke Museum Trinil, area parkirnya luas bahkan bus pariwisata yang besar pun bisa masuk dan parkir denga naman dan nyaman. Untuk tarifnya pun juga murah. Untuk sepeda motor hanya Rp 1.000,00 dan mobil Rp 2.000,00. Kalau bus pariwisata yang besar saya lupa nanya hahaha πŸ˜€

Museum Trinil Ngawi

Tiket masuk murah meriah

Yap, ada biaya yang dikenakan bagi para pengunjung dan biaya tiket ini menurut saya sangatlah murah yaitu Rp 3.000,00 untuk dewasa dan Rp 1.000,00 untuk anak-anak dan pelajar. Gimana?

Museum Trinil Ngawi

Ada playground dan taman

Museum Trinil Ngawi

Selain museum, ada area playground di luar dua Gedung museum. Tepatnya berada di dekat bagian belakang, dekat dengan area parkir. Suasananya sejuk karena memang banyak pepohonan di sekitar playground dan tempatnya juga bersih. Selain itu, terdapat taman di bagian belakang yang juga biasanya dipakai untuk kegiatan berkemah. Selain itu juga ada dua tiga penjual yang berjualan di dekat area parkir. Pun di sekitar museum (di luar area museum) ada beberapa warga sekitar yang membuka warung makan. Jadi nggak perlu khawatir soal makan jika tak membawa bekal.

Museum Trinil Ngawi
Area taman bagian belakang.
Museum Trinil Ngawi
Area taman belakang.

Toilet dan Musala

Di Museum Trinil juga disediakan toilet yang bersih dan musala yang cukup besar serta nyaman digunakan untuk salat jika saat berkunjung bertepatan dengan waktu salat.

Museum Trinil Ngawi

Yuk, jangan lupa mampir ke Museum Trinil jika teman-teman sedang berada di Kota Ngawi ^^

 

Baca juga: Mengunjungi Benteng Van Den Bosch di Tengah Kota Ngawi.

Safari Menjelang Ramadhan Bersama Anak di Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM

Telat! Pasti itu kesan pertama saat baca judul blogpost saya kali ini. πŸ˜€ Tulisan yang harusnya tayang saat Ramadhan tetapi baru naik di Bulan Syawal, hehehe. Safari Jogja ini sendiri saya dan Bilgi lakukan H-2 menjelang Ramadhan. Salah satu tujuan kami adalah Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada atau lebih dikenal MasKam UGM.

Masjid Kampus UGM

Terletak di Jalan Prof. DR. Drs. Notonagoro, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY. Masjid Kampus UGM terletak di lingkungan Universitas Gadjah Mada tepatnya sebelah barat Grha Sabha Pramana, Fakultas Ilmu Budaya, dan tepat di pintu belakang Fakultas Psikologi UGM.

Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM

Safari kali ini tidak hanya sekadar main ke Masjid Kampus UGM tapi sekaligus menyusuri jalan kenangan untuk saya hahaha. MasKam UGM ini adem, nggak hanya adem suasana tapi bikin adem hati juga. Masjid dengan tipe terbuka dan terdiri dari dua lantai. Toilet pria dan wanita terpisah. Toilet wanita terdiri dari kamar mandi yang tersedia cukup banyak jumlahnya disertai dengan tempat wudlu yang juga banyak, kalaupun antri nggak perlu terlalu lama menunggu. Sisi taman di MasKam UGM ini luas, saat Ramadhan bisa untuk ngabuburit sambil ikut kajian dilanjut buka puasa ala piknik gitu. Ada kolam yang lumayan besar dan air mancur. Ada gerbang yang biasa disebut dengan gerbang dan tangga cinta. Di MasKam ini sering ada yang merayakan pernikahan dan akad di MasKam. Dulu menikah dengan di MasKam ini jadi salah satu mimpi saya kalau menikah dengan sesame KAGAMA tapi ternyata saya dinikahi alumni STAN. πŸ˜€

Masjid Kampus UGM

Masjid Kampus UGM
Menara Masjid Kampus UGM.

Tak hanya itu, di lingkungan MasKam ini juga ada lembaga pengelola amal, zakat, dan infaq. Berdiri juga Bank Muamalat (sekarang sepertinya jadi BSI). Masjid yang menyediakan kenyamanan untuk beribadah atau sekadar sejenak melepas penat. Dulu, saat saya kuliah antara tahun 2008 hingga 2012 ada yang jualan buku-buku dan majalah islami di MasKam UGM. Terakhir saya datang Maret kemarin sudah tidak ada yang berjualan buku di sana.

Masjid Kampus UGM

Alasan saya mengajak anak mengunjungi masjid ini antara lain ingin mengenalkan ragam masjid bahwa masjid memiliki banyak gaya dari segi bangunan, menanamkan rasa cinta pada masjid dan ingin membuatnya nyaman ketika berada di masjid. Hal terpenting lagi adalah rasa tanggung jawab pada diri sendiri ketika di masjid dengan tetap tenang karena fungsi utama masjid adalah untuk beribadah. Jadi memang untuk bekal anak mengikuti serangkaian kegiatan Ramadhan terutama salat berjamaah lima waktu dan tarawih.

Masjid Kampus UGM
Sedang ada perawatan masjid menjelang Ramadhan.

Adakah Teman-Teman yang sudah pernah singgah di Masjid Kampus UGM ini? Yuk, bagi pengalaman teman-teman…

 

Baca juga: Ke Jogja? Jangan lupa ke Bawa Buku dan Arka Coffee Space dan Menginap di Carani Hotel.

Asiknya Mengunjungi Bawa Buku dan Arka Coffee Space Yogyakarta

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Bawa Buku & Arka Coffee Space

A-B-C-D-E, B for book, C for coffee, close each other. Begitu kata suami saya :-D. Kebayang sih, kedai kopi dan toko buku dalam satu atap betapa harmonis dan romantis terutama bagi saya dan suami. Salah satu tempat yang seprti itu adalah Bawa Buku dan Arka Space Jogjakarta. Buku dan kopi terasa begitu dekat satu sama lain. Perjalanan kali ini membawa saya dan anak saya, Bilgi, ke sebuah kedai kopi sekaligus terdapat toko buku di Bulan Maret 2023, H-2 sebelum Ramadan.

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Lokasi Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bawa Buku adalah sebuah toko buku kecil di Selatan Jogja, satu lokasi dengan Arka Coffee Space. Terletak di Jalan Taman Sari No. 1/310, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Tepat di jalan menuju gerbang Taman Sari. Jadi Bawa Buku dan Arka Coffee Space ini terletak dekat dengan pintu gerbang Taman Sari. Kebayang kan betapa strategis dan mudah menemukannya. Saat saya ke sana bersama anak, saya menggunakan salah satu aplikasi taxi online.

Untuk jam operasionalnya adalah setiap hari mulai dari pukul 09.00 hingga 00.00 WIB. Durasi bukanya lumayan panjang kan ya? Jadi ketika berencana ke sana bisa lebih santai karena tidak terburu-buru mereka tutup.

Alasan Harus Mampir ke Bawa Buku dan Arka Coffee Space Ketika di Yogyakarta

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bagi saya yang suka sekali dengan kopi dan buku, tentu sebenarnya tanpa butuh banyak alasan pasti akan ke sana karena ada dua hal kesukaan yang akan saya dapatkan. Buku dan Kopi. Namun, bagi yang hanya suka salah satu saja bahkan bukan peminat keduanya, berkunjung ke sana tetaplah menyenangkan.

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Banyak pilihan menu

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Ada menu lain selain kopi di Arka Coffee Space. Yap, bagi yang bukan pecinta kopi garis keras, Arka Coffee Space menyediakan menu minuman selain kopi di antaranya varian teh, coklat, dan Yakult (orange yakult, lychee yakult dan melon yakult). Ada yang disajikan panas dan dingin. Selain minuman di Arka Coffee Space juga menyediakan menu makanan dan cemilan.

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Ada pilihan outdoor dan indoor space

Bawa Buku & Arka Coffee Space

Di sini tersedia dua ruang yaitu ruang terbuka dan ruang tertutup ber-AC. Tempatnya termasuk lega, bagian outdoor ada kursi meja yang ditata dekat dengan pohon dan tanaman-tanaman. Kalaupun ingin kerja atau nugas dari Bawa Buku dan Arka Coffee Space saya pikir akan tetap aman terkendali.

Memilih buku dengan santai

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bagi kutu buku, santai dalam memilih buku adalah sebuah kenikmatan dan kebahagiaan. Bisa dengan membaca sinopsisnya, jatuh cinta pada pandangan pertama dengan sampulnya bahkan bisa jatuh cinta dengan mudah pada tata cara peletakan buku serta buku-buku apa saja yang ada. Begitu juga di Bawa Buku, meski kecil, buku-buku yang dihadirkan juga berkualitas dan menarik hati untuk dimiliki. Oh iya, di sini juga sering diadakan event seperti musik dan diskusi buku.

Wifi dan parkir aman

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Bawa Buku dan Arka Coffee Space menyediakan wifi yang bisa diakses dan bisa mendukung aktifitas online kita saat di sana. Ini juga alasan bisa bikin betah ya ^^ Selain wifi, parkir juga bagian terpenting dari daya tarik suatu tempat. Nah, di sini tersedia area parkir yang lega terutama motor yang bisa dibawa masuk ke halaman dan untuk mobil harus parkir di luar halaman.

Bawa Buku dan Arka Coffee Space

Yap, inilah cerita perjalanan saya dan Bilgi, mengunjungi tempat romantis ala kami. ^^

 

Baca juga: Pengalaman Menginap di Carani Hotel Yogyakarta.

Pengalaman Menginap di Carani Hotel Yogyakarta

Carani Hotel

Carani Hotel

Carani Hotel adalah salah satu hotel yang terletak di Jalan Prof. Herman Yohanes No. 16 Terban, Yogyakarta. Salah satu area yang menurut saya sangat strategis, dekat dengan salah satu pusat perbelanjaan dan banyak di sekitar dekat hotel terdapat deretan kuliner yang legendaris. Misalnya, depan Carani Hotel ada Gudeg Yu Djum, sampingnya ada Lotek Bu Bagyo, ada juga Gudeg Sagan hingga Ayam Geprek Keprabon. Selain itu juga ada banyak pilihan kedai kopi di sepanjang Jalan Prof. Herman Yohanes. Lokasi Carani Hotel juga sangat dekat dengan UGM dan UNY.

Carani Hotel

Carani Hotel

Carani Hotel

Fasilitas Carani Hotel

Tempat strategis disertai dengan fasilitas yang memuaskan tentu akan menarik peminat termasuk saya. Saya dua kali memutuskan menginap di Carani Hotel salah satu alasannya adalah lokasi yang dekat dengan kuliner-kuliner yang enak. Termasuk juga ada Bakmi Jawa saat malam dekat hotel.

Carani Hotel

Bicara fasilitas, Carani Hotel memiliki fasilitas yang bagus. Di dalam kamar sudah tersedia water heater, gula, teh, kopi, cangkir, dan sendok. Oh iya, tidak ada air minum dalam botol plastik. Carani Hotel menerapkan sistem eco-friendly, pihak manajemen telah menyiapkan teko air dan kita bisa mengisinya dari dispenser yang sudah disiapkan di tiap sudut lorong hotel. Air dalam dispenser tersedia dingin dan panas. Fasilitas lain ada brankas, TV dan alat mandi lengkap beserta hair dryer dan air hangat. Tak kalah penting, Carani Hotel juga menyediakan akses wifi secara gratis dengan akses yang lumayan cepat.

Carani Hotel

Tipe Kamar di Carani Hotel

Ada tipe kamar yang bisa dipilih di Carani Hotel yaitu, pertama, Twin Bed (Room Only) atau Twin Bed with breakfast dengan harga antara Rp 322.222,00/malam hingga Rp 377.778,00/malam. Kedua, tipe Hollywood yang memiliki dua pilihan yaitu Room Only atau With Breakfast dengan kisaran harga yang sama dengan tipe twin bed. Bedanya, Hollywood menggunakan 1 double bed. Ketiga, adalah tipe Family with breakfast dengan kisaran harga Rp 433.333,00/malam dengan ukuran kamar yang lebih luas.

Carani Hotel

Menurut saya, sistem pesannya juga sangat mudah dengan pesan langsung di Carani Hotel dan melalui aplikasi online seperti Traveloka. Untuk pemesanan langsung bisa tetap dapat kamar jika tidak sedang musim liburan yaa, kalau musim liburan sebaiknya pesan melalui aplikasi daring aja biar aman. Iya nggak?

Carani Hotel

Baca juga: Bakmi Jawa MIROSO dekat Carani Hotel.

 

Rekomendasi Oleh-Oleh dari Kota Trenggalek

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya Kariim. Mohon maaf lahir batin ya Teman-Teman ^^ Bagaimana libur lebarannya?

Tahun ini akhirnya mudik lagi setelah tiga kali lebaran tanpa mudik dan dua lebaran kemarin saya rayakan di tanah rantau. Merasakan lagi mudik ke Kota Trenggalek. Makan-makan lagi dengan menu khas keluarga dan tentunya cemal-cemil jajanan khas lebaran dan jajanan khas kota ini. Iya ya, makanan akan selalu jadi sesuatu yang mengesankan. Termasuk juga oleh-oleh jajanannya. Iya kan ya?

Oleh-Oleh Kota Trenggalek
Salah satu toko di pusat oleh-oleh Khas Trenggalek di Kranding, Bendorejo, Pogalan. Berada di jalan utama menuju Trenggalek kota dari arah Tulungagung.

Nah, ini ada beberapa rekomendasi oleh-oleh dari Kota Trenggalek yang menurut saya jadi favorit.

 

Manco

Oleh-Oleh Kota Trenggalek
Manco dengan dua varian.

Bagi saya jajanan ini khas, cemilan ringan macam krupuk. Bentuknya bulat tetapi bagian dalamnya kopong. Luarnya dilapisi gula dan krupuk nasi kering seperti remahan reginang dan ada juga yang berupa wijen. Jadi rasanya itu perpaduan gurih dan manis.

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Opak Kali

Oleh-Oleh Kota Trenggalek

Opak Kali jadi salah satu favorit saya karena saya pikir ini rendah kalori πŸ˜€ Opak Kali ini digoreng dengan pasir, tanpa minyak. Dimakan dengan sambel pecel. Tiap anjangsana ke rumah-rumah saudara atau tetangga-tetangga mbah biasanya disediakan Opak Kali ini. Makan Opak Kali sambil ngobrol sana-sini sungguh menyenangkan. πŸ˜€

Alen-Alen

Alen-Alen khas Trenggalek ini bentuknya bulat seperti cincin. Ada yang bagian dalamnya kopong dan ada yang berisi atau nggak kopong tapis ama-sama empuk dan renyah. Kalau dari rasanya, saya pikir berbeda dengan Lanting khas Kebumen.

Oleh-Oleh Kota Trenggalek
Alen-Alen dari Kota Trenggalek yang berwarna kuning, pojok kiri paling bawah.

Tempe Kripik

Tempe Kripik mungkin akan dengan mudah kita jumpai di beberapa kota, tetapi Tempe Kripik Khas Trenggalek ini bentuknya mirip tempe mendoan, bukan tempe kripik yang tempenya diiris gitu. Jadi bentuk tempe kripiknya seperti tempe dibungkus daun, berukuran cukup besar dan tipis. Rasanya gurih dan renyah.

 

Apakah Teman-Teman sudah pernah mencoba salah satu dari oleh-oleh Kota Trenggalek?

 

Baca juga: Mendol Tempe Khas Kota Malang.

 

Menikmati Libur Lebaran di Danau Poso Resort

Danau Poso Resort

Danau Poso Resort

Sebenarnya, kalau boleh jujur penginapan ini adalah pilihan ke-3 ketika merencanakan liburan ke Danau Poso. Jadi pilihan ke-3 karena pilihan pertama dan pilihan kedua sedang penuh, maklum peak session karena memang sedang masa libur lebaran. Lalu kenapa Danau Poso Resort ini menjadi pilihan ketiga? Apakah memang tidak lebih baik dari pilihan pertama dan pilihan kedua? Ternyata tidak. Lalu, mengapa penginapan ini menjadi pilihan ketiga? Jawabannya karena hanya masalah promosi dan ketidaktahuan saya tentang mana-mana saja tempat menginap yang recommended di sekitar Danau Poso. Penginapan pertama dipilih karena sebelumnya memang sudah pernah menginap di sana, dan lumayan menyenangkan experience-nya. Sedangkan penginapan kedua dipilih karena lokasinya dekat dengan penginapan pilihan pertama, that’s it.

Danau Poso Resort

Fasilitas di Danau Poso Resort

Danau Poso Resort
Kolam renang, ruang terbuka untuk menikmati pemandangan Danau Poso dan tepat di sampingnya ada ruang gym.

Kalau mencari di google map teman-teman bisa temukan dengan keyword Poso Lake Resort. Walaupun, sekali lagi, penginapan ini adalah pilihan ke 3, tapi secara experience menginap, penginapan ini bisalah disejajarin dengan penginapan yang lain. Bahkan mungkin secara fasilitas, Danau Poso Resort adalah yang terlengkap di antara yang lainnya. Apa saja fasilitasnya? Ada kamar dengan beberapa pilihan tipe kamar, restoran yang buka sampai malam, tempat parkir, mushola, kolam renang, tempat bermain anak, wahana air (perahu dan semacam speed boat gitu), ruang hiburan (pas ngintip sih kayak ada meja biliardnya), aula serba guna yang bisa digunakan untuk pertemuan, dan semacam saung untuk sekadar nongkrong sambil menikmati luasnya Danau Poso, dan tempat gym yang langsung menghadap Danau Poso.

Danau Poso Resort
Area parkir yang cukup luas.

Danau Poso Resort

Tuh, lengkap banget kan fasilitasnya. Kayaknya emang niat banget waktu bangun penginapan ini. Ditambah lagi, ketika baru saja tiba di penginapan ini disambut samar-samar sedikit kabut karena memang penginapannya berada di ketinggian. Jadi suasananya memang pegunungan banget ya teman-teman.

Danau Poso Resort

Alasan Menjadikan Tentena Sebagai Tujuan Menikmati Libur Lebaran

Danau Poso Resort

Seperti yang sudah ditulis di atas, di google map penginapan ini bisa dengan mudah ditemukan dengan keyword Poso Lake Resort. Berlokasi tentu saja di pinggir Danau Poso, Kota Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Dari Kota Poso sendiri, tempat ini masih perlu kira-kira 1,5 jam perjalanan menggunkan mobil. Sedangkan jika berangkat dari Kota Palu, siap-siap untuk spare energi ekstra karena masih sekitar 7 jam perjalanan. Waktu itu suami saya nyetir sendiri selama 7 jam dari Kota Palu menuju Kota Poso lanjut ke Tentena khusus untuk berlibur bersama dan saya pikir lama perjalanan tidak masalah sama sekali. Pertama, karena Tentena adalah salah satu destinasi wisata yang layak dikunjungi, bukan hanya dengan Danau Poso-nya, namun juga wisata alam lain di sekitar danau seperti misalnya air terjun dan goa-goa alami.

Air Terjun Saluopa Tentena Poso
Β Air Terjun Saluopa di Tentena.

Kedua, karena selama perjalanan dari Kota Palu ke Tentena, kami banyak singgah di sepanjang perjalanan, benar-benar menikmati perjalanan, karena di sepanjang perjalanan ada banyak alasan untuk sekadar mampir, misalnya melihat kumpulan monyet hitam di Kebon Kopi, melewati Pondok Pesantren Gontor 6 di Poso, mampir di pantai-pantai sepanjang perjalanan Parigi-Poso, mampir beli lalampa terenak di Toboli atau makan siang di food court Poso City Mall. Kalau tidak suka suasana modern bisa juga makan siang di warung ikan bakar di pinggir pantai. Pokoknya, kami benar-benar menikmati perjalanannya.

Poso City Mall

Tipe-Tipe Kamar di Danau Poso Resort

Danau Poso Resort
Foto diambil sesaat sebelum check out πŸ˜€

Oke, sekarang kita ngomongin harga ya. Danau Poso Resort ini punya banyak pilihan harga dari yang termurah Rp 400.000,00Β  sampai yang termahal di harga Rp 1.000.000,00. Rinciannya sebagai berikut:

  • Standar room: Rp 400.000,00.
  • Superior room: Rp 500.000,00.
  • Deluxe room: Rp 650.000,00.
  • Grand deluxe: Rp 700.000,00.
  • Suite room: Rp 850.000,00.
  • Junior suite: Rp 850.000,00.
  • Family room: Rp 1.000.000,00.
  • Executive room: Rp 1.000.000,00.

Semua kamar sudah dilengkapi dengan AC dan wifi. Pengen tau lebih lanjut perbedaan kelas kamar-kamar yang disebutin di atas? Jangan khawatir, informasi detail sekaligus pemesanan bisa kalian dapatkan di aplikasi booking online populer seperti Traveloka. Ini juga merupakan salah satu nilai lebih bagi Danau Poso Resort karena dua penginapan populer lain yang saya sebut diawal hanya bisa dipesan lewat reservasi langsung ke nomor telp/HP hotelnya.

Danau Poso Resort

Baca juga: