Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

After Run Coffee, Rekomendasi Tropical Coffee Shop Dekat Stasiun Madiun

After Run Coffee

After Run Coffee

Awalnya tidak ada rencana untuk menikmati kopi hari itu. Hari di mana harus mengantar dan menemani Bilgi, anak saya, mengikuti lomba di English First (EF) Kota Madiun. Setelah keluar gedung EF, dia geger karena lapar dan butuh istirahat. Dan, tidak jauh dari EF Kota Madiun, kami menemukan sebuah kedai kopi yang asri dari pinggir jalan raya.

After Run Coffee

Setelah masuk ke coffee shop ini, nuansa gaya tropikalnya kian terasa. Suasananya mengedepankan keleluasaan dan kebebasan dengan meminimalisir adanya sekat yang membatasi tiap ruang. Dari pintu masuk kita melewati satu ruang yang terdapat meja kursi dan sebuah standing mirror yang langsung menuju main bar-nya.

After Run Coffee

Di sisi kiri ada dua ruangan tanpa sekat dengan bentuk meja kursi yang berbeda dan di sisi kanan terdapat satu ruang tertutup dengan pendingin ruangan.

After Run Coffee
Indoor, tanpa AC.

Lokasi dan Jam Operasional

After Run Coffee

Kedai kopi yang bangunannya dominan warna orange ini berada di Jalan Biliton No. 3, Madiun Lor, Keacamatan Manguharjo, Kota Madiun. After Run Coffee ini letaknya sederet dengan Rumah Sakit Santa Clara, dekat dengan English First dan SMAN 2 Madiun.

After Run Coffee
Area indoor, AC.

Lokasinya sangat mudah ditemukan dan dijangkau oleh para pengunjung dengan kendaraan sendiri maupun transportasi online seperti Gojek. Selain itu, After Run Coffee ini juga sangat dekat dengan Stasiun Madiun, sangat direkomendasikan sebagai tempat transit ketika harus menunggu jadwal keberangkatan atau kedatangan kereta. After Run Coffee memulai aktifitasnya pada pukul 09.00 hingga 23.00 WIB setiap hari.

After Run Coffee
Indoor, AC.

Menu dan Harga

After Run Coffee

After Run Coffee menyediakan beberapa pilihan menu minuman aneka kopi dan non kopi. Untuk menu makanannya tidak begitu banyak pilihan tetapi menurut saya sudah cukup sebagai pilihan menemani minuman pilihan kita. Ada menu camilan seperti kentang goreng, platter dan onion ring. Sedang menu main course ada beberapa pilihan seperti pasta, katsu don, katsu burger dan sandwich.

After Run Coffee

Harga setiap menu bervariasi antara Rp 15.000,00 hingga Rp 22.000,00 untuk snack dan Rp 22.000,00 hingga Rp 25.000,00 untuk main course. Untuk menu perkopian mulai dari Rp 13.000,00 hingga Rp 20.000,00 sedang non kopi seperti chocolate, matcha, choco candy mulai dari Rp 18.000,00 hingga Rp 23.000,00. Untuk memesan menu minuman teh bisa langsung request pada barista.

Fasilitas

After Run Coffee

Menjadikan After Run Coffee sebagai tempat melepas lelah atau tempat transit sebelum melanjutkan perjalanan adalah hal yang tepat karena kedai ini memiliki fasilitas yang bagus. Toilet cukup lega dan bersih, area parkir tersedia, tersedia area outdoor yang asri dan area indoor dengan pilihan AC ataupun non-AC. Hal yang menyenangkan begitu yang saya rasakan saat memutuskan beristirahat sejenak di After Run Coffee ini ^^

After Run Coffee

Baca juga: Rekomendasi Kedai Kopi di Kampung Batik Kauman, Solo.

Sawahita Lokananta Bloc, Enaknya Baca Buku Di Mana?

Sawahita Lokananta

Sawahita Lokananta

Saya dan Bilgi kembali lagi ngider di Kota Solo. Kali ini tujuan kami adalah kedai kopi pilihan Bilgi setelah dia membeli buku incarannya di Gramedia. Setelah menemukan buku incarannya, dia bertanya sekaligus menjawab pertanyaannya sendiri, “Enaknya baca buku di mana ya Bu? Di Lokananta aja, ada Sawahita.” Ternyata dia masih ingat bahwa di Lokananta ada coffee shop salah satunya adalah Sawahita yang belum sempat kami kunjungi saat ke galeri musik Lokananta beberapa waktu lalu.

Sawahita Lokananta

Lokasi dan Jam Operasional

Sawahita Lokananta

Seingat saya, ada 3-4 kedai kopi di Lokananta Bloc. Salah satunya adalah Sawahita. Kedai ini merupakan cabang dari Sawahita yang berada di Kota Klaten. Sawahita Solo ini berada di Lokananta Bloc daerah Kerten Kecamatan Laweyan, Kota Solo. Lokananta Bloc berada tepat di seberang The Sunan Hotel Solo dan juga dekat dengan Stadion Manahan Solo. Sangat mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Sawahita Lokananta

Sawahita yang berada di Lokananta Bloc ini buka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB setiap hari. Saya dan Bilgi ke Sawahita Lokananta sekitar pukul 14.00 WIB di Hari Rabu, jadi cukup tenang saat di sana.

Sawahita Lokananta

Menu

Sawahita Lokananta

Menu-menu di Sawahita Lokananta cukup beragam. Ada menu-menu nusantara seperti iga bakar dan ayam betutu. Sedangkan menu minumannya ada kopi dan non kopi. Pesanan saya tentu saja coffee latte sugar free dan teh hangat less sugar untuk Bilgi.

Sawahita Lokananta

Coffee latte-nya enak, pahit kopinya dapat dan gurih susu juga pas. Nah, untuk tehnya enak banget. Rasa tehnya khas banget Kota Solo. Ada sepet dan wanginya seperti calling the memories gitu tentang Solo 😀 Selain minuman kami juga sempat icip-icip kentang gorengnya, enak dengan taburan parsley dan saus. Cocok untuk teman baca buku siang itu.

Fasilitas

Sawahita Lokananta

Sawahita Lokananta ini menawarkan kenyamanan, pengunjung bisa memilih area outdoor atau indoor. Area indoor tentu saja ber-AC dan ada wewangian seperti aromaterapi gitu. Area indoor ini benar-benar nyaman untuk para bookish atau nerd seperti kami menghabiskan satu buku sambil ngopi atau ngeteh. Tidak hanya untuk membaca, area ini juga nyaman untuk kerja bahkan me-time dengan diri sendiri.

Sawahita Lokananta

Ada wifi. Tersedia wifi juga untuk menunjang kebutuhan para penikmat kopi yang datang ke Sawahita Lokananta. Termasuk juga colokan, jadi jangan khawatir.

Sawahita Lokananta

Instagrammable. Penataan area indoor Sawahita ini menurut saya menggemaskan ya 😀 Setiap sudutnya bisa untuk foto estetik. Ada sentuhan Jawa dan modern minimalist beserta pernak-perniknya. Kita juga bisa mirror selfie di Sawahita.

Sawahita Lokananta

Selain fasilitas di atas, ada area parkir yang luas untuk kendaraan roda empat dan roda dua. Tersedia toilet yang bersih dan nyaman juga. Ohya, di Sawahita juga menyediakan high chair untuk balita juga.

Sawahita Lokananta

Tips Jajan di Sawahita

Bawa tumbler atau termos. Kemarin saat ke Sawahita, saya sengaja membawa termos untuk coffee latte yang saya beli agar bisa jadi teman di jalan saat perjalanan pulang ke Ngawi. Sedikit menyesal karena hanya bawa satu termos padahal tehnya enak.

Di Sawahita jika meminta memakai wadah gelas plastik atau gelas kertas itu dikenakan seribu rupiah dan free jika memakai cangkir atau gelas untuk dinikmati di tempat. Nah, saya biasanya nggak bisa langsung habis sekali duduk, jadi memang selalu bawa termos. Saya juga suka dengan kebijakan seperti yang menambah biaya jika memakai gelas sekali pakai agar bisa meminimalkan penggunakan plastik. Iya ribet sih harus bawa termos atau iya sih hanya seribu aja mungkin nggak masalah ya. Tapi entah saya lebih milih ‘ribet’ bawa termos aja 😀 Kalian tim bawa termos atau pakai pilih praktis dengan gelas plastik? 😀

Overall, Sawahita Lokananta Bloc ini nyaman. Sangat mendukung untuk kegiatan baca dan mendiskusikan buku. Selanjutnya, baca buku di mana lagi ya?

 

Baca juga: Ke Kampung Batik Kauman, Mampir Ngopi di Kooken Cafe & Resto yaa…

Kooken Café & Resto, Ngopi dengan Suasana Jawa Klasik dan Bernilai Sejarah

Kooken Cafe & Resto

Kooken Cafe & Resto

Ketika memasuki jalan sempit layaknya gang yang menjadi pintu gerbang Kampung Batik Kauman, kita akan mendapati sebuah bangunan unik, menarik sekaligus nyentrik. Sebuah bangunan dengan gaya arsitektur Eropa Jawa yang tidak akan kita lewatkan. Termasuk saya sih ini.

Kooken Cafe & Resto

Ternyata oh ternyata, Kooken Café & Resto ini dulunya adalah rumah pimpinan Muhammadiyah pertama Kota Solo, Muhtar Bukhori. Bangunan ini menjadi saksi sejarah panjang jejak Islam di Kauman. Seperti yang telah kita tahu bahwa Kauman dikenal sebagai tempatnya para santri dan ulama abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Jadi di rumah yang sekarang bernama Kooken Café & Resto ini tertinggal jejak bernilai sejarah.

Kooken Cafe & Resto

Lokasi dan Jam Operasional

Kooken Cafe & Resto

Kooken Café & Resto namanya. Sebuah kedai kopi klasik dengan sentuhan Jawa-Eropa. Tempatnya nyaman dan teduh meski berada di tengah Kota Solo. Berada di Jalan Wijaya Kusuma No. 30, Kauman yang mudah sekali ditemukan.

Kooken Cafe & Resto

Kita bisa menuju ke sana dengan transportasi umum seperti Batik Trans Solo (BST) turun di halte Nonongan Selatan atau Nonongan Utara (tinggal nyebrang aja) lalu lanjut jalan kaki kurang dari 5 menit. Lebih praktis lagi kalau naik ojek online biar nggak ribet soal parkir. Saya banget sih ini 😀

Kooken Cafe & Resto

Kooken Café & Resto mulai buka pukul 06.30 hingga 20.00 WIB setiap hari. Jam bukanya mendukung untuk para morning person. Sekaligus enak juga untuk tujuan jalan-jalan sekaligus sarapan dan ngopi pagi.

Kooken Cafe & Resto

Menu

Menu di Kooken Café & Resto menurut saya bervariasi. Mulai dari menu minumannya, ada menu beragam kopi dan non kopi. Nggak hanya ngopi tetapi juga bisa ngeteh di sana. Menu makanannya juga mendukung bahkan tersedia untuk menu breakfast.

Kooken Cafe & Resto

Pertama kali ke Kooken Café & Resto tentu saya memesan coffee latte sugar free dan teh hangat untuk Bilgi. Selain minum, Bilgi juga memesan nasi goreng ayam yang menjadi comfort food baginya 😀 Untuk porsinya bisa dibilang porsi dewasa yang besar alias jumbo dengan tambahan telur ceplok.

Kooken Cafe & Resto

Nasi goreng ayam di Kooken Café & Resto bisa request nggak pedes sama sekali. Potongan ayamnya cukup besar dan banyak. Rasanya gurihnya pas, bukan yang cenderung asin atau manis. Udah cocok pokoknya ^^

Kooken Cafe & Resto

Alasan Menarik Ngopi di Kooken Café & Resto

Selain menjadi sebuah kedai, Kooken Café & Resto ini menjadi satu lokasi dengan outlet Batik Gunasti Kauman. Bisa ngopi sambil belanja batik sekaligus. Hal menarik lainnya adalah kita bisa menikmati interiornya yang (terasa) mewah ala bangsawan gitu di area teras.

Kooken Cafe & Resto

Kooken Café & Resto menyediakan area indoor ber-AC dan outdoor yang berada di teras bangunan ini hingga area halaman. Tinggal pilih aja sesuai selera ingin menikmati suasana Kooken Café & Resto ini dari sebelah mana.

Kooken Cafe & Resto

Kooken Cafe & Resto

Setiap sudut Kooken Café & Resto ini sungguh estetik, nggak bakal mati gaya mau foto di sudut manapun bahkan dinding samping bagian luar pun sungguh menggemaskan untuk foto-foto.

Kooken Cafe & Resto

Oh iya, di Kooken Café & Resto ini tersedia area parkir tapi terbatas. Kalau kita naik kendaraan roda dua saya pikir mudah banget ya untuk parkir. Tapi kalau naik kendaraan roda empat kayaknya harus effort sih ya dan jangan khawatir karena akan dipandu juga untuk parkir.

Kooken Cafe & Resto

Yuukk, kita janjian ngopi di sana, Temans? ^^

Baca juga: Belajar Sejarah Surakarta Nggak Harus dari Buku, Yukk ke Rumah Budaya Kratonan Solo.

Anseong Farmland, Rekomendasi One Stop Menikmati Musim Gugur Paket Lengkap di Korea

Anseong Farmland

Anseong Farmland

Di Korea ada banyak tempat recommended dan cantik ketika musim gugur tiba. Masing-masing menawarkan daya tarik dan pesonanya masing-masing. Saya pun baru tahu kalau trend musim gugur ternyata berbeda tergantung waktunya.

Anseong Farmland

Akhir September sampai dengan pertengahan Oktober, trend musim gugur adalah pink muhly, bunga cosmos dan silver grass. Di bulan ini dedaunan belum terlalu menguning atau memerah. Nah, nanti di akhir bulan Oktober sampai dengan awal November bunga-bungan mulai rontok. Trend berubah menjadi coklatnya pepohonan, merahnya daun maple dan kuningnya daun ginko.

Anseong Farmland

Banyak yang beranggapan kalau akhir Oktober sampai dengan awal November adalah puncaknya musim gugur dengan primadonanya adalah kuning daun ginko dan merahnya daun maple. Namun bagi teman-teman yang tidak sabar menunggu “puncak” musim gugur, sekitar awal bulan Oktober berfoto dengan background pink muhly dan hamparan bungan cosmos nggak kalah cantiknya.

Anseong Farmland

Di Korea, banyak tempat untuk menikmati awal musim gugur dengan beragam spesialisasinya. Ada tempat yang bagus untuk berfoto dengan background pink muhly (kayak rumput ilalang tapi berwarna pink) di tempat lain bagus untuk berfoto dengan latar hamparan bunga cosmos. Saya menemukan tempat yang ketika saya berkunjung bisa dibilang ini adalah one stop awal musim gugur. Karena semuanya ada. Nama tempatnya adalah Anseong Farmland (안성팜랜드). Yuklah kita bahas satu-satu 🙂

Anseong Farmland

Daya Tarik Utama

Anseong Farmland

Sesuai namanya: Farmland. Tempat ini memiliki konsep peternakan. Banyak hewan ternak yang dipelihara dan pengunjung bisa berinteraksi dengan mereka sebagai salah satu wisata edukasi bagi anak-anak.

Anseong Farmland

Anseong Farmland

Hewan ternak yang dipelihara pun macam-macam dan cukup lengkap. Ada kambing, sapi, domba, keledai, burung unta, kelinci, macam-macam burung, ayam, kuda dan banyak macam-macam lagi. Lebih serunya, dengan membayar lebih kita bisa mencoba menunggang kuda yang disediakan.

Anseong Farmland

Anseong Farmland

Anseong Farmland
Burung Unta.

Bergeser sedikit dari lokasi peternakan, kita akan disuguhkan dengan hamparan berbagai macam bunga dan trend awal musim gugur. Ada pink muhly, bunga cosmos warna kuning dan bunga cosmos warna ungu. Bonus, ada semacam pohon cemara yang berjejer di kedua tepi jalan setapak yang bagus untuk berfoto. Cukup lengkap, satu kali kunjungan kita sudah bisa menikmati semuanya, paket komplit.

Anseong Farmland

Anseong Farmland

Anseong Farmland

Di dekat gerbang masuk disediakan pula restoran dengan menu makanan Korea, ada beberapa kafe dan toko suvenir. Bagi keluarga yang membawa anak-anak, selain diajak berinteraksi dengan hewan-hewan ternak bisa juga diajak bermain di wahana permainan anak.

Anseong Farmland

Anseong Farmland

Ada perosotan, ayunan, dan banyak mainan khas anak-anak lainnya. Sudah? Ternyata belum habis. Bagi anak remaja atau dewasa yang ingin sedikit petualangan seru, ada lokasi balap gokart yang bisa dicoba. Bener-bener hiburan paket lengkap.

Anseong Farmland

Anseong Farmland

Lokasi dan Akses Masuk

Anseong Farmland

Lokasi tempat ini sesuai dengan namanya berada di Kota Anseong. Tinggal ketik saja Anseong Farmland atau 안성팜랜드, di Naver Map dan ikuti saja petunjuk transportasi yang digunakan. Dari Kota Suwon, tempat suami dan saya tinggal, paling gampang menggunakan bus satu kali nomor 8200. Kemudian dari pemberhentian bus terdekat bisa dilanjut dengan menggunakan taksi atau bisa jalan kaki. Kalau tidak biasa jalan kaki, saran saya pakai taksi saja, karena lumayan juga jalannya, kira-kira 45 menit.

Anseong Farmland

Memang tempat ini perlu effort lebih untuk dikunjungi. Selain itu, Anseong Farmland ini nggak gratis. Pengunjung perlu membayar tiket masuk yang harganya bervariasi, tergantung usia dan kapan hari kunjungannya (weekday/weekend). Tiket masuknya berkisar 11.000 sampai dengan 15.000 won, tergantung usia dan hari kunjungan. Dan perlu membayar lebih jika ingin merasakan menunggang kuda atau bermain gokart. Buka dari pukul 09:00 pagi ketika weekend dan pukul 10:00 ketika weekday dan tutup pukul 18:00. Pembelian tiket terakhir pukul 17:00.

Anseong Farmland

Anseong Farmland

Perlu Effort dan Berbayar. Layakkah?

Anseong Farmland
Kalau indahnya kayak begini, masa iya nggak layak? 🙂

Namun, seperti yang saya ceritakan di awal, tempat ini layaknya one stop awal musim gugur. Saya merasa puas berkunjung ke sini walaupun perlu effort lebih dan ada biaya masuknya. Pengunjungnya juga nggak pernah kelihatan sepi, menandakan tempat ini memang banyak yang suka. Apalagi weekend dan menjelang matahari terbenam, bagus banget pemandangannya. Sunset dengan pemandangan latar pink muhly atau bunga cosmos. Daebak!!

Anseong Farmland

Baca juga: Menikmati Gwanggyo Lake Park di Kota Suwan, Gyeonggi-do, Korea Selatan.

Anseong Farmland

Anseong Farmland

Isup Cafe, Nongkrong Cantik Dengan Latar Rumput Pink Muhly

Isup Cafe
Isup Cafe
Isup Cafe

Ada beberapa kafe di Korea yang punya spesialisasi, terutama soal view dan daya tarik yang ditawarkan. Di Korea kebanyakan kafe tidak terlalu bersaing soal rasa minuman atau makanan, tapi lebih kepada keunikan dan experience apa yang ditawarkan kepada pengunjung.

Isup Cafe

Masih dalam nuansa musim gugur, kali ini saya berkesempatan mengunjungi kafe yang cantik banget ketika musim gugur tiba. Terutama pada awal musim gugur, kira-kira akhir September sampai dengan pertengahan bulan November. Nama kafenya adalah Isup Café, berlokasi di Kota Cheonan. Daya tarik utama café ini adalah hamparan rumput pink muhly dan sedikit sentuhan bunga cosmos.

Isup Cafe

Sedikit cerita, di Cheonan ada dua lokasi kafe favorit bagi pengunjung yang ingin berfoto dengan background pink muhly. Pinseu Coffee dan Isup Café. Lokasi yang pertama, Pinseu Coffee lebih banyak direkomendasikan oleh blogger dan selebgram Korea. Maka sebenarnya tujuan utama saya adalah ke Pinseu Coffee ini. Namun ternyata lokasi café ini dari pemberhentian bus terdekat masih lumayan agak jauh dan tidak ada jalur khusus untuk pejalan kaki (maklum, lokasinya ada di pedesaan).

Isup Cafe
Pemandangan menuju Isup Cafe.

Kalau mau praktis sebenarnya bisa naik taksi, tapi waktu itu jarak tempuhnya cuma 30 menit jalan kaki. Jadi saya coba untuk jalan kaki saja sambil gandengan tangan sama pacar halal, eaaa :-D. Namun ternyata pilihan saya agaknya kurang tepat. Berkali-kali saya harus menepi karena ada mobil yang mau lewat. Ditambah saya kesana ketika weekend yang tentu saja sangat banyak pengunjung.

Isup Cafe

Sebelum sampai lokasi saya sudah bad mood duluan. Maka langsung saja saya putuskan untuk pindah tempat ke lokasi kafe kedua, Isup Café. Tidak seperti Pinseu Coffee yang agak jauh dari pemberhentian bus terakhir, Isup Café lumayan dekat dengan pemberhentian bus. Jadi sangat bisa dijangkau dengan jalan kaki. Dalam perjalanan, suami bercerita bahwa ada temannya yang sudah pernah Pinseu Coffee. Dari foto-fotonya memang bikin penasaran, karena bagus. Tapi Isup Café ternyata nggak kalah bagusnya dengan Pinseu Coffee. Oke, nggak jadi ‘ngreog’ lagi haha 😀

Isup Cafe

Isup Cafe

Daya Tarik dan Suasana Café

Isup Cafe

Kafe ini berlokasi di pinggiran kota, sehingga bagian belakang café adalah pepohonan yang mungkin sudah bagian dari tepi hutan. Jalan masuk ke kafe, di sebelah kiri dan kanan ditanami dengan padi, yang waktu saya kesana sudah menguning dan siap dipanen.

Isup Cafe
Kabel-kabelnya terlalu rapi 😀

Vibe-nya seperti kampung halaman. Kafe ini dengan mudah bisa dijangkau dengan transportasi umum. Space parkir untuk mobil tersedia cukup luas.

Isup Cafe
Area parkir.

Seperti yang saya tulis di atas, daya tarik utama tentu saja adalah pink muhly yang di tanam di halaman kafe. Desain kafenya juga cantik dengan dinding depan yang hampir semuanya terbuat dari kaca, sehingga pengunjung di dalam café bisa menikmati suasana luar kafe dengan nyaman.

Isup Cafe

Sedikit terpisah dari bangunan utama, ada bangunan kecil yang juga bisa digunakan pengunjung untuk duduk menikmati minuman. Bangunan ini bahkan bukan hanya dindingnya yang dari kaca melainkan juga atapnya. Nah, kalau kita bisa berkunjung di waktu yang tepat, di sekeliling bangunan kecil ini tumbuh beragam bunga utamanya bunga cosmos. Cantik sekali berfoto di depan rumah kaca dengan dikelilingi bunga-bunga.

Isup Cafe

Lokasi

Isup Cafe
Suasana pedesaannya dapet banget.

Café ini berlokasi di pinggiran kota Cheonan. Ada banyak cara menuju kafe ini, bisa menggunakan kereta kemudian disambung dengan bus atau bus seluruhnya dengan beberapa kali transit. Pokoknya pilih saja yang menurut kalian nyaman. Karena lokasinya agak di pinggir kota, bus menuju tempat ini tidak sebanyak di dalam kota. Jadi agak sedikit sabar menunggu, atau kalau tidak sabar naik taksi pun bisa jadi salah satu opsi. Lebih jelasnya ketik saja Isup Café atau 이숲카페,디저트 di Naver Map. Enjoy!

Baca juga: Ngopi Asik Dengan Nuansa Industrial di Vonzrr Cafe, Suwon, Korea Selatan.

Isup Cafe
Pohon Buah Kesemek.

Vonzrr Café, Ngopi Dengan Nuansa Industrial

Vonzrr Cafe

Vonzrr Cafe

Ada sebuah café yang namanya susah diucapkan karena hampir semua hurufnya menggunakan huruf konsonan. Namanya adalah Vonzrr Café, agak unik bukan namanya. Café ini sebenarnya ada beberapa cabang, ada di Suwon dan ada juga di Seoul. Saya sendiri baru mencoba yang ada di Suwon (본지르르 수원).

Vonzrr Cafe

Lokasi 

Lokasinya masih berada dalam komplek Hwaseong Fortress. Kafe ini walaupun berada di pinggir jalan utama, namun agak tersembunyi untuk bisa menemukannya. Pasalnya, lokasi café ini berada di lantai dua dan tidak ada papan nama di luar yang menunjukkan lokasi café ini. Saya sendiri tahu lokasi café ini dari rekomendasi Instagram. Sempat kebingungan karena merasa sudah di lokasi yang pas tapi cafenya tidak ketemu. Akhirnya tahu kalau lokasi café di lantai dua setelah mencocokkan bentuk jendela di foto dengan café di lantai dua.

Vanzrr Cafe

Café Vibe

Entahlah apakah café ini memang sengaja untuk susah ditemukan, namun kenyataannya café ini jarang sekali sepi. Bahkan beberapa orang rela menunggu giliran (waiting list) untuk bisa sekadar mendapat tempat duduk.

Vanzrr Cafe

Café ini nampaknya sedikit bernuansa industrial dan klasik atau bahasa gampangnya agak jadul. Mejanya didominasi dari bahan kayu sedangkan kursinya dari bahan besi. Di tengah ruangan terdapat meja kayu yang besar dan mencolok serta tanaman yang walaupun kecil, tapi terasa pas banget sama konsepnya. Langit-langit dan lantainya dibiarkan “setengah jadi” untuk menambah konsep industrial.

Vanzrr Cafe

Masih di tengah ruangan, ada pemutar musik jadul karena masih ada tempat untuk memutar CD. Entah hanya sebagai pajangan atau memang beneran bisa berfungsi, soalnya musik-musik yang diputar sumbernya dari laptop, yang juga dipajang di tengah ruangan.

Vanzrr Cafe

Di ruangan yang dekat dengan jendela diperuntukkan untuk pengunjung yang ingin “bekerja” mejanya lumayan lebar untuk menaruh laptop dan kursi yang keras (walaupun ada lapisan busanya sih). Di meja juga disediakan colokan listrik dan lampu baca.

Vanzrr Cafe

Sedangkan ruangan yang agak dalam digunakan untuk pengunjung yang memang ingin bersantai karena kursi duduknya berupa sofa yang empuk dan meja yang kecil dan rendah, yang tentu tidak nyaman untuk bekerja dengan laptop.

Vanzrr Cafe

Menu dan Fasilitas

Vanzrr Cafe

Menu yang disediakan cukup standar sebagaimana café-café lain di Korea. Ada menu coffee atau non coffee, tea, dan dessert. Harganya pun cukup standar, tidak murah namun juga tidak mahal. Kalau berkunjung kesini saya rekomendasikan untuk mencoba cheese cake-nya, lumayan enak. Fasilitas lain yang hampir selalu ada di café Korea adalah toilet, biasa saja sih, masih dengan tema industrial, tapi bersih dan wangi toiletnya.

Vanzrr Cafe

Kalau menurut saya, daya tarik café ini terletak dari interiornya yang memang nyaman banget untuk kerja atau bersantai. Lampunya juga dipilih yang bernuansa lembut dan agak berwarna orens temaram. Dan ini adalah salah satu café yang baru saya datangi dan jadi tempat favorit suami untuk belaja.  Selain karena dekat juga karena memang nyaman dan dekat dengan tempat wisata.

Vanzrr Cafe

Baca juga: Pantai, Sunset, Windmill: Kombinasi Epik di Tandohang Port Ansan.