Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Rekomendasi Kedai Kopi di Kampung Batik Kauman Solo

Kedai Kopi Kauman Solo

Kooken Cafe & Resto

Nama Kampung Batik Kauman Solo bisa jadi sudah sangat familiar dan dekat di hati. Seperti kita tahu, di Kampung Batik Kauman Solo ini kita bisa wisata belanja khususnya kain-kain batik yang berkualitas dan tentu saja terkenal dengan kecantikannya.

Kooken Cafe & Resto

Selain wisata belanja, di Kampung Batik Kauman ini, kita juga bisa walking tour menyusuri gang demi gang. Meski hanya berbentuk jalan kecil tapi tiap sudutnya sangat estetik dan instagrammable. Asik untuk berfoto ria dengan suasana vintage.

Kooken Cafe & Resto

Tak hanya itu, kita juga bisa melakukan wisata kuliner di sini. Kita bisa menikmati jam sarapan, makan siang atau makan sore di resto atau kedai yang ada di Kampung Batik Kauman. Di jalan utama Kampung Batik Kauman juga ada beberapa kedai kopi yang bisa dicoba untuk melepas penat, work from café atau menikmati suasana Kampung Kauman sambil ngopi.

Kooken Cafe & Resto

Ada lima kedai kopi di jalan utama Kampung Batik Kauman yang saya temukan saat jalan-jalan di sana beberapa waktu lalu. Yap, semua kedai kopi ini berada di Jalan Wijaya Kusuma, Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.

Kooken Cafe & Resto

1. Huna Coffee

Huna Kopi

Huna Coffee adalah sebuah kedai kopi yang berada di Kampung Batik Kauman, letaknya paling dekat dengan ‘pintu gerbang’ menuju Kampung Kauman dari arah Jalan Slamet Riyadi. Kedai kopi yang berada di bangunan ruko ini mulai buka pintu pukul 10.00 hingga 21.00 WIB di Hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu. Hari Jumat buka pukul 13.00 hingga 21.00 WIB. Tutup di Hari Minggu. Huna Coffee menyediakan menu minuman berupa kopi dan non kopi. Pengunjung bisa menikmati lalu Lalang suasana Kampung Kauman dari lantai 2.

2. Kooken Café & Resto

Kooken Cafe & Resto

Kooken Café & Resto namanya. Sebuah kedai kopi klasik dengan sentuhan Jawa-Eropa. Tempatnya nyaman dan teduh meski berada di tengah Kota Solo. Berada di Jalan Wijaya Kusuma No. 30, Kauman yang mudah sekali ditemukan.

Kooken Cafe & Resto

Menu di Kooken Café & Resto menurut saya bervariasi. Mulai dari menu minumannya, ada menu beragam kopi dan non kopi. Nggak hanya ngopi tetapi juga bisa ngeteh di sana. Menu makanannya juga mendukung bahkan tersedia untuk menu breakfast.

Kooken Cafe & Resto

Selain menikmati makan dan minum, di Kooken Café & Resto ini kita juga bisa berbelanja aneka baju-baju batik atau kain-kain batik.

3. Pelipur Kopi

Pelipur Kopi

Pelipur Kopi berada di antara Kooken Café & Resto dan Wesja Indonesia. Tepatnya di Jalan Wijaya Kusuma No. 28. Kedai kopi ini berada di bangunan lama dan terlihat estetik dari luar. Menu-menu yang disediakan pun juga beragam. Ada menu kopi, non kopi beserta menu makanan yang bisa dipesan untuk teman santai menikmati Kampung Batik Kauman.

Pelipur Kopi

4. Wesja Indonesia

Wesja Indonesia

Yuk, jalan lagi ^^ Setelah bertemu Pelipur Kopi, kedai kopi selanjutnya yang ada di Jalan Wijaya Kusuma Kampung Batik Kauman adalah Wesja Indonesia. Kedai ini menyediakan aneka menu minuman berupa kopi dan non kopi beserta menu makanan dan camilan. Tak hanya makan, Wesja Indonesia juga memberi kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati pengalaman berbelanja aneka batik berkualitas. Selain itu, kita juga bisa berfoto di setiap sudut Wesja Indonesia yang instagrammable.

5. Ndalem Kartowikoro 1835 Coffee & Eatery

Terakhir adalah Ndalem Kartowikoro 1835 Coffee & Eatery. Dari semua kedai kopi di Kampung Batik Kauman ini, Ndalem Kartowikoro 1835 Coffee & Eatery tidak hanya menyediakan pengalaman menikmati kopi dan menyantap makanan khas Solo tetapi juga menyediakan tempat menginap layaknya guest house. Di sini, kita bisa menemukan suasana yang Solo banget di mana bangunannya berdiri dengan konsep budaya etnik Solo.

Bagi saya, memiliki kesempatan walking tour dan istirahat sejenak dengan kopi di Kampung Batik Kauman Solo itu sangatlah menyenangkan. Berada di tengah kota tetapi masih bisa menikmati ketenangan ala suasana kampung. Yuk, udah mau liburan, tertarik juga walking tour ke Kampung Batik Kauman, Temans? 🙂

Baca juga: Rekomendasi Jajanan Tradisional yang Wajib Dicoba Saat ke Pasar Gede, Solo.

Menikmati Seoul dari Ketinggian di Namhansanseong Seomun Observatory Secara Gratis

Namhansanseong

Namhansanseong

Kalau di Lotte World Tower kita bisa menikmati Kota Seoul tapi bayarnya lumayan (29,000 won). Nah, di tempat ini kita bisa juga menikmati Kota Seoul dari ketinggian juga dan gratis. Kelemahannya mungkin nggak bisa 360 derajat, cuma bisa satu sisi saja. Uniknya, view-nya adalah Lotte World Tower itu sendiri. Kalau lagi cuaca cerah di kejauhan tampak juga Namsan Tower. Tempat ini agak perlu effort untuk dikunjungi karena berada di kaki gunung di pinggiran Seoul dan sedikit hiking kira-kira 20 menit dari halte bus terakhir. Kalau di Naver Map, nama tempatnya adalah Namhansanseong West Gate Observatory. Kalau di Naver Map ketik saja alamat ini (남한산성 우익문 (서문)).

Namhansanseong

Supaya ada bayangan, sebenarnya tempat apa ini, coba kita bedah satu-satu berdasarkan namanya (Namhansanseong). Dari namanya, kita bisa break down jadi tiga kata: Namhan, San, dan Seong.

  • Namhan (남한): artinya Selatan Han, bisa diterjemahkan sebagai sebelah selatan sungai Han.
  • San (산): artinya gunung.
  • Seong (성): artinya benteng atau istana.

Nah, kalau kita gabungkan bisa diterjemahkan secara bebas sebagai Benteng atau Istana yang berada di gunung di sebelah selatan sungai Han. Dan terjemahannya memang cocok dengan lokasi dari tempat ini.

Namhansanseong

Daya Tarik

Namhansanseong
Saat malam.

Jadi, observatory yang menjadi titik lokasi ini sebenarnya berada atau menjadi bagian dari istana masa lampau, lebih tepatnya di bagian Seomun (서문) atau gerbang bagian barat. Nah, istana (Namhansanseong) yang dimaksud adalah sebuah istana sekaligus benteng pada masa Dinasti Joseon (1392 – 1910). Istana ini dibangun sebagai ibu kota darurat pada masa lampau dan berjarak kurang lebih 25 km sebelah tenggara Kota Seoul.

Namhansanseong

Tapi, waktu saya berkunjung ke sini, tujuan utama saya adalah ke Observatori di bagian gerbang barat. Jadi saya skip semua kunjungan ke palace/istana dan bangunan bersejarah lainnya. Satu karena saya sudah beberapa kali mengunjungi istana-istana masa lalu di Korea, kedua karena saya datangnya kesorean. Jadi memang ngejar sunset. Apalagi di musim dingin malamnya lebih cepet dari biasa. Nah, setelah sunset, walaupun lagi dingin saya bertahan sampai agak malam supaya bisa menikmati juga view lampu-lampu Kota Seoul di malam hari, baru deh pulang.

Namhansanseong

Kalau temen-temen punya banyak waktu, bisa juga sebelum enjoy sunset, disempatkan mengunjungi bangunan-bangunan bersejarah di area istana/benteng ini. Soalnya area istana ini sudah masuk dalam daftar UNESCO World Heritage. Sayang kalau dilewatkan, jangan niru saya, hehe. Komplek istana ini termasuk juga benteng, gerbang masuk, kuil, dan struktur kuno lainnya. Sebenarnya pengunjung bisa meng-eksplore benteng, menikmati pemandangan dan belajar sejarah di waktu yang sama.

Namhansanseong

Lokasi

Seperti yang saya bilang di awal, kalau dari Kota Suwon memang agak perlu effort. Waktu tempuh lumayan kira-kira 2,5 jam, berpindah-pindah dari kereta/subway dan terakhir naik bus turun di Namhansanseong Bus Terminal. Dari terminal bus terakhir, masih perlu nanjak, hiking tipis-tipis kurang lebih 20 menit. Saran dari saya, selama perjalanan naik bus jangan tidur atau main HP, nikmati pemandangan di luar karena rute busnya nanjak gunung dan pemandangan selama perjalanan cukup bagus. Bayangin aja jalanan berkelok-kelok di lereng pegunungan. Untuk panduan lebih detail, seperti biasa gunakan Naver Map dan ketik saja 남한산성 우익문 (서문).

Enjoy wisata anti mainstream!

Namhansanseong

Baca juga: Menikmati View Kota Seoul dari Titik Tertinggi di Lotte World Tower.

Menikmati Titik Tertinggi Seoul di Lotte World Tower

Lotte World Tower

Lotte World Tower

Kalau ingin melihat seberapa luasnya Kota Seoul, mungkin tempat ini bisa menjadi piihan. Lotte World Tower setinggi 555 meter, yang merupakan bangunan tertinggi di Korea, bahkan menjadi bangunan tertinggi dunia nomer 5 setelah selesai dibangun pada tahun 2016. Jadi, dari tempat ini kita bisa melihat Kota Seoul dari titik tertingginya.

Lotte World Tower

Lokasi

Lotte World Tower terletak di Distrik Songpa-gu, Seoul, Korea Selatan. Lebih tepatnya, alamatnya adalah 300 Olympic-ro, Jamsil 6(yuk)-dong, Songpa-gu, Seoul, Korea Selatan. Seperti biasa ketik saja alamatnya di Naver Map (롯데월드타워) untuk panduan menuju tempat ini. Tidak sulit menemukannya karena dari jauh pun akan kelihatan towernya dengan sangat jelas.

Lotte World Tower

Daya Tarik dan Fasilitas

Lokasi Lotte World Tower berada satu komplek dengan Lotte World Mall, pusat perbelanjaan yang cukup luas dan lengkap, dari barang-barang branded sampai food court yang cukup terjangkau ada di sini. Keluar sedikit dari komplek perbelanjaan, ada Seokchon Lake yang sudah pernah saya tulis sebelumnya sebagai salah satu tempat recommended untuk menikmati cherry blossom di Seoul. Di samping Seokchon Lake ada Lotte World Magic Island (theme Park). Jadi secara fasilitas, tempat ini cukup lengkap untuk liburan.

Lotte World Tower

Tentu saja daya tarik utama yang gak ada di tempat lain adalah naik ke puncak tower menikmati Kota Seoul dari titik tertingginya. Naik ke atas tentu saja nggak naik tangga ya, tapi naik lift yang cepet banget. Kalau sudah masuk lift saya sarankan untuk sambil melihat indikator kecepatan lift supaya bisa menyadari naik 555 meter dalam waktu kurang lebih satu menit doang. Di atas, selain tentu saja ada gardu pandang 360 derajat. Kalian juga bisa menikmati coffe shop.

Lotte World Tower

Harga Tiket

Lotte World Tower

Untuk bisa sampai ke lantai paling atas, sayangnya ada tiket yang perlu dibeli. Kalian bisa beli online atau bisa beli on the spot di bawah. Harga tiketnya bervariasi tergantung umur. Tiket paling murah untuk anak-anak umur 3 – 13 tahun harganya 25,000 won, sedangkan untuk dewasa (umur 13+) seharga 29,000 won. Ada satu lagi tourist attraction yang bisa dinikmati, yaitu berjalan melewati jembatan di ketinggian 541 meter plus dapat 2 foto, harganya paling murah 96,000 won. Harga tiket sewaktu-waktu mungkin bisa berubah, jadi lebih baik cek aja dulu website-nya.

Jam operasional Lotte World Tower pukul 10:30 – 22:00 di hari Minggu – Kamis, dan pukul 10:30 – 23:00 di hari Jumat/Sabtu.

Terakhir, setelah turun dari tower, kalian bisa membeli suvenir di Suvenir Shop di pintu keluar.

Baca juga: Menikmati Festival Cherry Blossom Terbaik Seoul di Seokchon Lake Park.

Lotte World Tower

Gulo Jowo, Nostalgia Lewat Jajanan Pasar Tradisional di ‘Taman Surga’ Solo

Gulo Jowo

Gulo Jowo

Saat kita khususnya saya berkunjung ke sebuah kota, hal yang saya cari selain destinasi wisata tentu saja juga aneka kulinernya. Dunia kuliner saat ini pun juga sangat banyak ragamnya dan kita sebagai penikmat tentu memiliki banyak pilihan. Ada aneka pilihan kuliner kekinian dan juga beragam kuliner tempo dulu. Tentu saja dengan daya Tarik dan keunikan masing-masing.

Selayang Pandang Gulo Jowo

Gulo Jowo

Begitu juga saya, setiap akan ke Solo, saya akan cari-cari tempat untuk memuaskan lidah saya. Entah itu dengan citarasa modern atau tempo dulu, biasanya saya akan mengikuti apa yang sangat saya inginkan. Seringnya sih gitu 😀

Gulo Jowo

Kafe Gulo Jowo namanya. Kafe yang menawarkan konsep yang unik di mana di tengah era yang serba modern di dunia kuliner, Gulo Jowo seakan melawan arus. Kafe yang menurut saya tumbuh dengan sederhana tetapi memiliki daya tarik. Gulo Jowo berdiri dengan membawa misi melestarikan warisan kuliner nenek moyang.

Gulo Jowo

Bagi saya ini juga penting untuk sarana edukasi bagi generasi penerus agar memiliki pengetahuan yang kaya tentang aneka kuliner tradisional. Tidak hanya itu, bagi saya yang tumbuh di tahun 90-an tentu menjadi tentu menjadi tempat untuk nostalgia jaman di mana tak ada hal yang pelik 😀

Gulo Jowo

Menu

Gulo Jowo

Gulo Jowo

Hal unik yang sangat menonjol dari Gulo Jowo adalah menunya. Kafe ini menawarkan menu sekaligus mengajak nostalgia dengan aneka jajanan pasar tempo dulu khususnya kuliner tradisional khas Jawa yang sulit ditemukan saat ini. Menu-menu itu antara lain semar mendem, getuk, cenil, lenjongan, gendar juruh, grontol, carang gesing, cabuk rambak dan lainnya.

Gulo Jowo

Menu minumannya antara lain wedang ronde, angsle, kunir asem, wedang tape, wedang rempah, es jeruk dan es teh pun ada. Bilgi memesan es teh saat kami berkunjung ke Gulo Jowo. Betapa kaget saya dan bahagia anak saya, es teh disajikan dalam gelas ukuran super jumbo. Cocok sekali jika ke sana untuk menikmati waktu agak lama gitu, entah untuk berbincang atau membaca buku. Es tehnya pun menurut saya ala es teh Solo ‘wasgitel’ (wangi, sepet, legi, kenthel). Approved!

Gulo Jowo

Untuk makanan, saya memesan semar mendem yang telah lama saya inginkan. Semar mendem di Gulo Jowo ini berbeda dengan semar mendem yang saya temui. Biasanya semar mendem berukuran kecil, diberi hiasan irisan cabai merah dan dibungkus plastik saat dijajakan. Nah, semar mendem milik Gulo Jowo ini berukuran besar dan ada kuah yang disiramkan di bagian atas. Kuahnya putih dan kental, rasanya manis gurih. Saat dinikmati dengan potongan semar mendem rasanya enaaakkkkk.

Gulo Jowo

Lokasi dan Jam Operasional

Gulo Jowo

Kafe Gulo Jowo terletak di Jalan Museum No. 22, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo. Di kafe ini, pengunjung bisa sekaligus menikmati area Sriwedari bagian belakang. Kafe Gulo Jowo berada di antara kios-kios pigura di sepanjang Jalan Museum. Terdapat papan namanya yang memudahkan pengunjung menemukannya.

Gulo Jowo

Gulo Jowo membuka pintu untuk para pelanggan mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB di Hari Senin sampai dengan Sabtu. Khusus Hari Minggu, kafe ini tutup. Saat jam makan siang juga ramai pengunjung.

Gulo Jowo

Lokasi Gulo Jowo ini ada di tengah Kota Solo, sangat dengan dengan Jalan Slamet Riyadi, Museum Radya Pustaka dan Taman Surga atau bias akita kenal dengan Sriwedari. Salah satu tempat yang cocok untuk nostalgia jajanan tradisional dan menikmati waktu khususnya di akhir pekan.

Selamat bernostalgia dan menikmati warisan kuliner Indonesia, Teman ^^

Gulo Jowo
Kios-kios pigura dan cermin di Jalan Museum, Solo.

Baca juga: Menikmati Jalan Slamet Riyadi Solo Versi Low Budget. 

Matalokal ID Lokananta, Surga Pernak-Pernik Unik Desainer Indonesia di Solo

Matalokal

Matalokal

Akhir-akhir ini, seperti yang kita tahu seruan ‘pilih lokal’ menjadi sangat hangat dan dekat dalam aktifitas keseharian kita. Seruan ini menjadi salah satu kesempatan emas bagi pelaku UMKM di Indonesia. Kualitas produknya pun juga nggak mengecewakan bahkan ada produk-produk yang unik bahkan nyentrik.

Matalokal

Matalokal ID

Salah satu store yang menyediakan aneka produk lokal ini adalah Matalokal ID. Gerai yang memiliki tagline: Indonesia’s Artisant-Designers ini menyediakan produk beragam yang berkualitas.

Matalokal

Matalokal ID adalah sebuah toko yang menampilkan dan melakukan akurasi produk lokal terbaik para desainer dan seniman Indonesia. Gerai Matalokal ID dipenuhi dengan barang-barang unik dan cantik yang dibuat dengan penuh cinta. Selain itu, saat saya memasuki gerai Matalokal ID Lokananta, saya memang diberi pengalaman berbelanja yang berbeda.

Matalokal

Lokasi dan Jam Operasional

Sebenarnya, Matalokal ID berada di tiga kota. Matalokal ID pertama ada di Jakarta, tepatnya di M Bloc Space. Matalokal ID kedua lahir di Kota Seminyak, Bali. Selanjutnya, Matalokal ID buka store di Lokananta.

Matalokal

Matalokal ID Lokananta mulai buka pukul 10.00 WIB yang menurut saya sih menyesuaikan jam operasional Lokananta Bloc. Saat saya berkunjung sekitar pukul 14.00 WIB, jadi ya memang sudah buka 😀 dan buka setiap hari. Stafnya pun juga sangat ramah. Saya pun merasa nyaman saat masuk ke Matalokal Lokananta.

Matalokal

Ada apa saja di Matalokal ID Lokananta?

Di store area Lokananta Bloc ini, gerai Matalokal ID berada di samping kedai Sawahita. Berada di sebuah ruangan yang cukup lega menurut saya tapi super lengkap. Ada berbagai macam pernak-pernik perhiasan yang unik. Tentu saja nggak pasaran ya..

Matalokal

Semua pernak-pernik ini stoknya nggak banyak. Terlihat cantik-cantik. Ada juga arloji yang terbuat dari kayu, beneran deh semua lucu-lucu. Ada juga aneka totebag dengan motif yang langka, topi-topi bucket, stiker, notebook, sticky note, mug, tumbler, pakaian-pakaian etnik, kain dan lainnya.

Matalokal

Ada juga produk dari Cocona Care. Sebuah brand perawatan tubuh yang didirikan oleh Sri Lestari. Produknya berupa body moisturizer, hair conditioning dan beragam aroma terapi yang aromanya enak dan wangi.

Matalokal
Mata Patjar.

Pojok yang menarik bagi saya di Matalokal ID Lokananta ini adalah pojok Mata Patjar. Sebuah pojok dengan jajaran buku-buku dari Patjar Merah. Bagi bookworm tentu ini adalah hal yang menyenangkan dan akhirnya ada dua buku yang saya boyong: Hai, Nak! dan Cerita Tentang Placemaking. Bisa belanja buku dan cuci mata pada sebuah yang ada di gerai Matalokal ID Lokananta. Oh iya, di gerai ini juga sering mengadakan event lho, bisa selalu cek di Instagram Matalokal.

Matalokal

Matalokal

Selain itu, ada photobox yang bisa dicoba juga bareng bestie, keluarga atau dengan diri sendiri 😀 Asik kan? Ada rencana akhir pekan ini ke Matalokal ID Lokananta, Temans?

Matalokal

Baca juga: Main di Lokananta Bloc, Yuk Mampir Ngopi di Sawahita.

 

Trikopi Tawang, Ngopi Tepi Sawah Sekitar Terminal Purbaya

Trikopi

Trikopi

Menikmati akhir pekan kali ini bersama setumpuk tugas yang harus selesai. Bisa ditebak ya, mari kita selesaikan dengan kerja dari kedai kopi saja biar terasa santai menikmati akhir pekan. Work from coffeeshop kali ini saya menempuh kurang lebih 33 KM ke tenggara Ngawi (semoga nggak salah nyebut arah :-D). Ada yang bisa nebak nama kotanya? ^^

Trikopi

Yap, saya dan Bilgi nyoba mlipir ke Madiun dengan perjalanan selama kurang lebih dua jam pulang-pergi. Kedai kopi ini udah lama jadi incaran WFC karena dari akun Instagram-nya terlihat nyaman dan punya pemandangan sawah.

Trikopi

Trikopi nama kedai kopi ini, tepatnya Trikopi Tawang. Bangunannya khas dengan bangunan Jawa yang dominasi dengan bangunan kayu ala rumah joglo. Benar saja, Trikopi Tawang ini memiliki suasana pedesaan yang tenang dengan vibe ngopi tepi sawah.

Trikopi

Menu dan Harga

Trikopi

Kedai kopi Trikopi Tawang menyediakan pilihan menu minuman berupa kopi dan non kopi. Kami memesan es teh less sugar dan coffee latte sugar free dengan gelas ukuran besar. Oh iya, di sini pengunjung diberi pilihan memesan dengan ukuran regular atau besar.

Trikopi

Selain minuman, ada pilihan menu snack di antaranya kentang goreng, dimsum udang, dimsum nori, dimsum ayam, baso aci dan lainnya. Bilgi memesan dua porsi kentang goreng dan saya memilih menu dimsum ayam.

 

Rate harganya juga terjangkau mulai dari Rp 13.000,00 hingga Rp 18.000,00 untuk makanan dan Rp 8.000,00 hingga Rp 20.000,00 atau kisaran dua puluhan ribu untuk menu minuman.

 

Lokasi dan Jam Operasional

 

Trikopi Tawang berada di Jalan Tawang Sakti, Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Madiun. Trikopi Tawang ini berada sangat dekat dengan Terminal Purbaya, Madiun. Oh iya, selain di Tawangrejo, Trikopi juga membuka kedai di Jalan Diponegoro, berada di tengah Kota Madiun, dekat dengan Alun-Alun Madiun, serta Trikopi Kampungbaru. Trikopi juga hadir di Semarang.

 

Trikopi Tawang mulai menyeduh pukul 09.00 dan terakhir menyeduh pukul 23.00 WIB. Selalu buka tiap hari.

 

Daya Tarik Trikopi Tawang

 

Hal yang menarik saya menempuh jarak 33KM adalah daya Tarik ngopi di tepi sawah. Suasananya tenang. Tempatnya asri, ada dua pilihan tempat. Bangunan utama di bagian depan, ruang terbuka di bagian tengah dan semi rumah terbuka di bagian belakang.

 

Tersedia wifi dan colokan yang mendukung work from coffeeshop ^^. Jika WFC di sini, kita bisa mengedarkan pandangan dari laptop ke pemandangan sawah yang ada di sekeliling Trikopi.

Trikopi
Musola berada paling depan.

Ada juga toilet, tempat cuci tangan, mainan anak jadi terasa kids friendly, musola dan tersedia parkir juga.

 

Ada yang punya rencana ke Madiun? Yuk mampir ngopi di tepi sawah, Trikopi Tawang ^^

 

Baca juga: After Run Coffee, Tropical Coffee Shop di Madiun.