Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Rute Jelajah Jantung Kota Sisi Barat Kota Solo

Jantung Kota Sisi Barat

Di beberapa blogpost saya tahun lalu (2023), saya pernah berbagi pengalaman saya saat melakukan walking tour di Kota Solo bersama Soerakarta Walking Tour. Bagi saya pribadi, heritage walking tour itu menyenangkan. Selain itu, pasti akan mendapat ‘harta karun’ berupa informasi yang belum pernah saya tahu sebelumnya.

 

Nah, di bulan pertama dari 2024 ini saya berkesempatan mengikuti walking tour lagi bersama Soerakawan, sebutan untuk kawan jalan bersama Soerakarta Walking Tour. Kali ini, saya menjelajahi Jantung Kota Solo Sisi Barat. Mana saja itu?

 

Gereja Katolik Santo Petrus, Purwosari

 

Ini adalah titik pertama kami di rute jelajah Jantung Kota Sisi Barat setelah dari titik kumpul di depan Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Solo. Jarak dari titik kumpul menuju Gereja Santo Petrus sekitar 100m. Gereja Santo Petrus merupakan gereja tertua kedua di Kota Solo setelah Gereja Katolik Santo Antonius, Purbayan.

 

Gereja Santo Petrus dibangun setelah Gereja Santo Antonius Purbayan pada tahun 1905. Pembangunan ini terjadi karena perkembangan umat Katolik di dalam wilayah Kota Solo dan luar Solo meningkat sangat pesat.

 

Gereja Katolik Santo Petrus Purwosari terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 370, Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

 

Ndalem Kalitan

Ndalem Kalitan

Merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kota Solo. Ndalem Kalitan adalah rumah peninggalan Sunan Paku Buwono (PB) X lalu diberikan kepada putri sulungnya, Kanjeng Gusti Ratu Alit. Nah, karena itulah bangunan ini disebut Ndalem Ratu Alit.

Ndalem Kalitan

Long story short, Ndalem Kalitan ini merupakan kediaman dari Ibu Tien Soeharto. Ndalem Kalitan terdiri dari tiga bagian yaitu pendopo, ruang tengah atau pringgitan dan senthong (ruang tidur). Saat ini Ndalem Kalitan difungsikan sebagai tempat berkumpul keluarga.

 

Ndalem Kalitan sangat asri dan sejuk karena memiliki pohon-pohon yang tinggi. Ada juga taman yang berada di halaman depan yang luas. Ndalem Kalitan setelah direnovasi, sekarang bisa dikunjungi untuk umum dengan cara melapor kepada petugas yang berjaga di sana.

 

Ndalem Kalitan berada di Jalan Kalitan No. 25, Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

 

Petilasan Makam Patih Sasranegara

 

Patih Sasranegara memiliki nama lengkap Kanjeng Raden Adipati (KRA) Sasranegara merupakan Patih Kraton Kasunanan Surakarta. Beliau menjadi patih selama kurang lebih 21 tahun. Menurut walking tour guide kami, ini merupakan makam dari Patih Sasranegara tapi yang dimakamkan di sini hanya satu bagian tubuh beliau. Apa cobaaa??? Adakah yang bisa menebaknya? Yak, bagian tubuh beliau yang dimakamkan di sini adalah ari-ari.

 

Oh iya, kantor yang ditempati oleh Patih Sasranegara ini menjadi cikal bakal berdirinya Museum Radyapustaka yang berada di area Sriwedari saat ini. Petilasan Patih Sasranegara ini berada di Jalan Cipto Mangunkusumo, Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

 

Rumah Sakit Pusat Surakarta atau RSU Mangkubumen

 

Biasa dikenal dengan sebutan Rumah Sakit Pusat, RSU Mangkubumen ini ada di rute jelajah Jantung Kota Sisi Barat. Dulu, rumah sakit ini dikenal dekat dengan sebutan RS Pusat. Memang ada?? Yap, ada tapiiii sekarang wujud bangunan rumah sakit ini telah berganti.

 

Saat ini, area Rumah Sakit Pusat telah berganti menjadi Mall Solo Paragon. Pasti langsung akrab kan di telinga jika menyebut nama Mall Solo Paragon? Yap, Mall Solo Paragon dibangun di lahan bekas RSUD Dr. Moewardi yang dulu Bernama RS Pusat Surakarta atau RSU Mangkubumen. Rumah sakit ini memiliki sejarah panjang sejak jaman penjajahan Belanda.

 

Museum Lukis Dullah

 

Tak jauh dari area bekas RS Pusat Surakarta, titik pemberhentian walking tour kami adalah Museum Lukis Dullah. Museum ini merupakan museum pribadi yang didirikan untuk mengenang pelukis revolusioner yang bernama Dullah. Museum Lukis Dullah diresmikan pada 1 Agustus 1998 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fuad Hasan.

 

Lokasi Museum Lukis Dullah di Jalan  Cipto Mangunkusumo No. 15 Sriwedari, Laweyan, Solo. Jadi museum ini masih berada di jalan yang sama dengan Rumah Sakit Pusat yang sekarang menjadi Mall Solo Paragon dan Petilasan Patih Sasranegara. Di dalam museum terdapat ratusan lukisan karya Dullah dari tahun 1939 hingga 1993. Sayangnya, Museum Dullah saat ini ditutup untuk umum karena alasan pribadi.

 

Ndalem Doyoatmojo

Jantung Kota Sisi Barat

Titik pemberhentian berikutnya adalah Ndalem Doyoatmojo yang terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 285, Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo. Ndalem Doyoatmojo telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya.

 

Ndalem Doyoatmojo merupakan bangunan yang dulu menjadi tempat tinggal Kapiten Tituler Tionghoa Surakarta yang bernama Kwee Tjien Gwan. Pasca kemerdekaan, bangunan ini beralih fungsi sebagai kantor militer pada peristiwa Agresi Militer Belanda II. Setelah itu kepemilikan beralih menjadi milik Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Salahuddin Setiawan Djodi Nur Hadiningrat atau dikenal sebagai Setiawan Jodi (seorang musisi terkenal). Kemudian rumah ini dibeli oleh KPH. H. Nur Harjanto Doyoatmojo.

 

Loji Gandrung

Loji Gandrung

Akhirnya kita sampai di final destination dari kegiatan jalan-jalan jelajah Jantung Kota Sisi Barat yaitu Loji Gandrung. Bangunan ini merupakan Rumah Dinas Walikota Solo yang memiliki gaya arsitektur Indis (perpaduan antara budaya Eropa, Belanda, dengan budaya lokal, Jawa).

Loji Gandrung

Baca juga: Cerita Jelajah Baluwarti Bersama Soerakarta Walking Tour.

Warung Selat Mbak Lies, Warung Selat Solo Paling Unik dalam Gang

Warung Selat Mbak Lies

Warung Selat Mbak Lies

Solo selalu menawarkan banyak pilihan kuliner yang memanjakan lidah. Selain hidangan Tahu Kupat, ada juga beberapa pilihan menu lainnya seperti Timlo dan Selat Solo. Sudah sangat familiar kan ya?

Warung Selat Mbak Lies

Selat Solo atau racikan selat merupakan hidangan khas Solo yang mendapat pengaruh dari hidangan Eropa. Meskipun nama ‘selat’ ini selalu mengingatkan kita pada hidangan ‘salad’ tapi ‘inti’ dari Selat Solo adalah daging sapinya. Semacam bistik dengan kuah gitu ya 😀 Atau perpaduan antara bistik, salad dan sup.

Warung Selat Mbak Lies

Nah, salah satu warung Selat Solo yang paling unik di Kota Solo adalah Warung Selat Mbak Lies. Warung selat dalam gang ini sungguh tak pernah sepi, tamu selalu datang dan pergi entah sendirian atau datang dengan rombongan.

Warung Selat Mbak Lies

Menu dan Harga

Warung Selat Mbak Lies

Jelas ya, menu primadona di Warung Selat Mbak Lies adalah Selat Solo di mana ada beberapa pilihan di antaranya Selat Solo Galantin, Selat Solo Lidah Sapi serta tersedia pilihan kuah. Tak hanya Selat Solo, ada juga menu lainnya seperti Timlo yang saya pesan.

Warung Selat Mbak Lies

Soal harga masih termasuk terjangkau dan cukup aman di kantong. Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang, selain karena rasanya enak ya. Seperti Timlo yang saya pesan satu porsi harganya Rp 25.000,00 dan segelas es the tanpa gula Rp 3.000,00. Jadi total saya jajan Rp 28.000,00.

Warung Selat Mbak Lies

Selat Solo harganya juga sama dengan Timlo antara Rp 25.000,00 atau Rp 28.000,00 tiap porsinya. Menu minuman juga banyak pilihan yang tersedia di selebaran bertuliskan seluruh pilihan menu, info harga sekaligus dipakai sebagai pemesanan.

Daya Tarik

Warung Selat Mbak Lies

Selain rasa yang maknyuss dan harga ramah di kantong, Warung Selat Mbak Lies ini unik yang sekaligus menjadi daya tarik. Interiornya dipenuhi benda-benda antik, unik, dan cantik. Ada foto-foto kenangan tentang warung ini dan juga kenang-kenangan yang ditinggalkan para customer yang pernah berkunjung.

Warung Selat Mbak Lies

Barang-barang unik yang dijual sebagai cinderamata ditata dengan cara digantung seperti halnya gelas dan piring yang terbuat dari seng, apa ya sebutannya enamel kah? Gelas-gelas seng yang dijual ini ada yang ukuran kecil, sedang dan besar. Ada juga mainan kelereng dan mainan tradisional era 90an. Ada juga kursi-kursi kayu, aneka sapu, keset, tas dan lainnya juga ada dan siap diboyong sebagai oleh-oleh. Tak hanya itu, ada juga paket teh dari produk lokal, gula merah dan aneka minuman rempah seperti wedang uwuh.

Warung Selat Mbak Lies

Warung Selat Mbak Lies

Ada beberapa pilihan ruang di Warung Selat Mbak Lies ini untuk menikmati hidangan yang disajikan. Ada ruang lesehan yang berada di dalam bangunan utama, di bagian teras ada meja kursi yang terbuat dari keramik warna-warni nan cantik. Di bangunan kedua yang terletak tepat di depan bangunan utama, terdapat beberapa ruang dengan meja kursi dan dinding-dindingnya dihiasi dengan foto-foto. Setiap sudutnya sangat aestetik untuk berfoto.

Warung Selat Mbak Lies

Hal yang menyenangkan lainnya adalah soal pelayanan. Di sini, meski ramai tapi pelayanannya benar-benar satset. Mau bayar di kasir pun juga tinggal menyebutkan nama sesuai yang ditulis di kertas pesanan langsung disebut berapa yang harus dibayar dan kasirnya pun juga cepat. Ada pesanan yang dibungkus, tenang, itu juga nggak akan memakan waktu lama. Pokoknya satset!

Warung Selat Mbak Lies

Lokasi dan Jam Operasional

Warung Selat Mbak Lies

Warung Selat Mbak Lies sangat mudah ditemukan, dari perempatan Serengan menuju ke arah selatan. Setelah bertemu dengan gang dua lalu masuk dan di depan gang akan ada petunjuk tulisan. Alamat tepatnya berada di Jalan Yudhistira No.9, Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Solo.

Warung Selat Mbak Lies

Jam buka warung mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB setiap hari. Jadi bisa pilih menikmati Selat di jam sarapan, makan siang atau makan sore. Untuk area parkir jangan khawatir karena ada area parkir mobil dan motor.

 

Gimana? Tertarik untuk singgahkah, Teman-Teman? ^^

 

Baca juga: Rekomendasi Jajanan Tradisional Legendaris di Pasar Gede, Solo.

Kalagyan Coffee, Kedai Kopi Nuansa Bali di Tengah Kota Solo

Kalagyan Coffee
Kalagyan Coffee
Favorit!

Saya masih terobsesi untuk mengunjungi dan mencicipi sajian coffee latte yang ada di Jalan Slamet Riyadi, Solo. Alasannya cukup sederhana sih, hanya ingin menikmati keramaian Jalan Slamet Riyadi dengan segelas kopi dan buku di tangan, ya meski di sepanjang jalan yang sama tetapi pasti memiliki view yang berbeda.

Kalagyan Coffee

Salah satu kedai kopi yang sudah lama menjadi obsesi saya adalah Kalagyan Coffee. Kedai kopi ini berada di sudut ujung Jalan Slamet Riyadi hampir dekat dengan gapura Alun-Alun Lor. Kalagyan Coffee ini memberikan vibe Bali kepada para penikmat kopi khususnya ketika ada momen-momen spesial di Bali, kedai kopi ini akan menghadirkannya di tengah Kota

Solo. Unik bagi saya.

Kalagyan Coffee

Menu dan Harga

Kedai kopi ini menyediakan banyak pilihan menu kopi. Mulai dari espresso, americano, cappuccino, coffee latte dan mochaccino. Ada juga menu beragam Kals Signatura hingga tea based di antaranya lemon tea, lychee tea dan strawberry tea. Saat ke Kalagyan Coffee, saya memesan ice coffee latte tanpa gula yang disajikan dalam papercup.

Kalagyan Coffee

Segelas ice coffee latte, saya membayar sebesar Rp 23.000,00 dan bagi worth to taste. Aroma dan rasa kopinya masih terasa meski ditambah susu. Takarannya pas termasuk penambahan es kristalnya.

Daya Tarik

Kalagyan Coffee

Selain menunya, Kalagyan Coffee memiliki daya tarik karena tempatnya yang nyaman dan sejuk. Iya, berada di tengah kota tapi suasana kedai ini beneran sejuk dan pandangan kita dimanjakan dengan hijau dedaunan.

Di teras lantai dua, area ini juga terdapat tanaman ukuran sedang dalam pot dan beberapa tanaman kecil yang hijau menyejukkan. Belum termasuk bunga-bunga segar dan asli yang diletakkan dalam vas di atas setiap meja.

Kalagyan Coffee

Di bagian dinding luar juga nggak kalah hijau karena terdapat tumbuhan rambat, Lee Kwan Yee yang semakin menyemarakkan kesejukan di Kalagyan Coffee. Ada juga beberapa pohon besar tepat di depan kedai.

Kalagyan Coffee

Nuansa di lantai satu ini adalah suasana minimalis yang hangat. Saat membuka pintu, mata kita langsung dimanjakan dengan bar dengan segala jenis kopi yang siap dipesan. Di lantai dua nuansanya sedikit berubah yaitu cenderung industrialis minimalis. Dari awal yang saya ngincar adalah teras lantai 2 Kalagyan Coffee: segelas kopi, buku sambil menikmati pemandangan Jalan Slamet Riyadi.

Kalagyan Coffee

Selain itu, kedai ini sungguh aestetik. Tiap sudutnya sungguh menggemaskan untuk foto-foto. Dinding-dinding dihiasi lukisan yang ‘ngena’ banget.

Lokasi dan Jam Operasional

Kedai kopi yang instagrammable ini berada di Jalan Slamet Riyadi No. 11, Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo. Jika Teman-Teman naik Batik Solo Trans (BST) bisa turun di Halte Gladhag (utara atau selatan tergantung arah naik BST). Halte Gladhag tepat berada di dekat Kalagyan Coffee.

Kalagyan Coffee

Jam operasional Kalagyan Coffee mulai pukul 09.00 hingga 23.00 WIB saat weekdays dan 09.00 hingga 00.00 WIB saat weekend. Jadi jika ingin berkunjung di Hari Minggu, bisa ke CFD Slamet Riyadi lanjut nongkrong ngopi di Kalagyan Coffee, kayak saya kemarin sih 😀

Fasilitas

Kalagyan Coffee
Indoor, AC, smoking area.

Ada beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung Kalagyan Coffee. Di antaranya tersedia stopkontak, akses wifi, toilet, parkir, ruang ac no smoking, ruang ac smoking, di teras dengan kipas angin besar, area outdoor.

Kalagyan Coffee

Saya termasuk tim cashless, saat jajan di Kalagyan Coffee bisa bayar secara cashless via QRIS. Jika terpaksa tunai, kakak kasir Kalagyan akan meminta uang pas.

Kalagyan Coffee

Rasanya Kalagyan Coffee ini tuh anak muda banget. Sajian kopinya juga enak dan saya ingin ke sana sekali lagi, lagi dan lagi. ^^

 

Baca juga: Surakartea, Artisan Tea yang Mewangi di Baluwarti, Solo.

Menghabiskan Waktu Transit Saat Pergantian Tahun di Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta

Amaris Hotel Bandara

Amaris Hotel Bandara

Transit akan menjadi hal menyenangkan dengan dua pilihan, setidaknya itu yang ada dalam pandangan saya selama ini. Pilihan pertama, menikmati waktu transit dengan tetap di bandara, menikmati suasana bandara sambil baca buku dan kopi di tangan. Pilihan kedua adalah memilih staycation di hotel sekitaran bandara jika waktunya memang lama.

Amaris Hotel Bandara

Kemarin, tepat di malam pergantian tahun dan dalam keadaan transit dengan Garuda keesokan harinya, saya dan suami memilih untuk menginap di hotel saja setelah perjalanan yang melelahkan. Pilihan saya waktu itu adalah Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta.

Amaris Hotel Bandara

Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta ini termasuk dalam smart hotel atau biasa disebut dengan hotel budget. Hotel ini termasuk dalam hotel bintang dua dibawah Santika Indonesia sekaligus menjadi salah satu unit bisnis dari Kompas Gramedia. Amaris Hotel diusung sebagai versi ekonomi dari Hotel Santika.

Amaris Hotel Bandara
Air minum gratis.

Lokasi dan Harga

Amaris Hotel Bandara
Jadwal sarapan 06.00 hingga 10.00 WIB. Kami sarapan 09.30-an. Saat kami selesai, sudah mulai dibereskan 😀

Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta terletak di Jalan Husein Sastranegara No. 1, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.  Nomor telp yang bisa dihubungi (021) 54365333. Jam operasionalnya adalah 24 jam.

Amaris Hotel Bandara
Ruang makan berada di lantai 2, di atas rumah makan Padang.

Harga sewa Amaris Hotel saat saya pesan di tanggal 31 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 adalah Rp 435.600,00 dengan tipe kamar Smart Room Twin. Kalau ingat lagi tipe kamar yang saya pesan ini, saya begitu gemas dengan diri saya, haha. Check in sebagai pasangan tapi salah pesan tipe kamar yang twin, seharusnya pilih yang smart queen. Semoga Teman-Teman lebih teliti lagi kalau pesan kamar untuk check in bareng pasangan halal, jangan kayak saya 😀

Amaris Hotel Bandara
Menunya beragam ya. Ada nasi putih, nasi goreng, sayur tumis hingga kuah santan ala rumah makan Padang, roti dengan aneka selai dan tak lupa beberapa menu minuman

Fasilitas

Amaris Hotel Bandara

Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta berada di gedung modern dengan eksterior ceria. Jaraknya yang santai dengan bandara terlebih terminal 3 yang hanya 3 KM memiliki fasilitas yang bagus. Untuk luas kamar dengan ukuran standar, sudah sangat nyaman untuk istirahat yang hanya hitungan jam saja.

Amaris Hotel Bandara
Smart room twin.

Terdapat dua pilihan kamar yaitu smart room twin dan smart queen di mana perbedaannya terletak pada tipe ranjang (dua ranjang ukuran single dan satu ranjang ukuran besar). Fasilitas utamanya adalah tersedia wifi dan sarapan. Fasilitas lainnya adalah shower, area tempat duduk, TV, AC, air minum, desk, wastafel, brankas, bathrobes dan toiletries. Tak hanya itu, Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta ini juga menyediakan pengantaran ke bandara secara gratis.

Amaris Hotel Bandara

Oh iya, hal yang mengasikkan lagi adalah di samping gedung hotel yang masih satu area, terdapat rumah makan Padang. Enak sih kalau tiba-tiba ingin menu nasi Padang nggak perlu jauh-jauh atau ngempet alias menahan diri. Tinggal capcus ke gedung sebelah. Ada juga minimarket yang sangat dekat juga dari Amaris Hotel. Saat itu saya melakukan pemesanan melalui Traveloka ^^

 

Baca juga: Cerita Saat Menginap di Carani Hotel, Yogyakarta.

Amaris Hotel Bandara

Tak Hanya Indah, Mari Menikmati Serunya Memacu Adrenalin di Taman Bunga Celosia

Taman Celosia

Taman Celosia

Bandungan adalah sebuah nama kecamatan di Kabupaten Semarang. Bandungan resmi dibentuk sekitar tahun 2007 sebagai daerah pemekaran Kecamatan Ambarawa, Jambu dan Bawen. Letak Bandungan ini ada di lereng Gunung Ungaran, udah ketebak pasti ya bagaimana suhu di Bandungan?

Taman Celosia
Area jembatan yang berada di atas kolam besar.

Yap! Bandungan memiliki suasana khas pegunungan dengan udaranya yang sejuk atau cenderung dingin. Selain itu, Bandungan juga memiliki kebun-kebun bunga yang indah. Salah satu kebun bunga yang ada di Bandungan adalah Taman Bunga Celosia. Menurut saya sih ya, taman bung aini adalah yang terbesar.

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia dibangun dengan konsep taman kekinian. Ditata dengan apik dan menarik. Tak hanya menyuguhkan taman bunga yang cantik, Taman Bunga Celosia juga memiliki banyak spot foto, wisata kuliner dan wahana permainan.

Taman Celosia
Ini area setelah dari loket.

Menurut saya, setiap sudut Taman Bunga Celosia ini menjadi spot foto yang sayang bila dilewatkan bahkan saat kita masih berada di area parkir. Mulai area loket, pengunjung sudah disambut dengan hal-hal yang cantik. Pokoknya, pastikan kamera atau smartphone sudah full daya. 😀

Taman Celosia

Rasanya, saat di Taman Bunga Celosia semua warna-warni dunia ada di sini 😀 Para pengunjung bisa menemui banyak jenis bunga yang indah, tertata serta terawat. Selain pandangan mata yang dimanjakan dengan yang indah-indah, Taman Bunga Celosia juga menyediakan wahana permainan.

Taman CelosiaTaman Celosia

Nah, wahana permainan ini ada yang ‘lembut’ dan ada yang menantang. Ini adalah kali pertama saya mencoba wahana permainan rainbow slide. Ya karena anak saya teguh mau mencoba sedangkan tak ada orang lain selain saya, ibunya, yang harus menemaninya. 😀

Taman Celosia

Tiket wahana rainbow slide adalah Rp 20.000/orang di Bulan Juli 2023. Saya dan Bilgi, anak saya, menjadi tiga kelompok terakhir yang berkesempatan mencoba wahana ini karena ternyata tiket dijual terbatas tiap harinya (pada saat itu, Juli 2023).

Taman Celosia
Udah dipanggil untuk naik ke ban atau apa ya namanya itu yang untuk meluncur 😀

Saat menunggu giliran, kami dipandu untuk memakai safety ride seperti helmet. Jadi tak perlu risau soal keamanan. Kita saat meluncur pun tidak sendiri-sendiri tetapi minimal dua orang atau meluncur perkelompok.

Taman Celosia

Setelah ‘senam jantung’ di wahana rainbow slide, saya dan Bilgi lanjut naik bianglala yang besar. Kami menikmati Taman Bunga Celosia bahkan Bandungan dari ketinggian. Kita naik bianglala ini sebanyak dua putaran. Saya lupa berapa harga tiketnya, kayaknya antara Rp 15.000/orang sampai Rp 20.000/orang. Tiket dewasa dan anak-anak juga berbeda.

Taman Celosia

Setelah menikmati Taman Bunga Celosia dari ketinggian, kami berkeliling di area taman dinosaurus, taman kelinci, taman kaktus dan taman-taman bunga yang saya sendiri tidak mampu mengingat nama-nama bunga di sana karena jumlahnya yang banyak 😀

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia juga menyediakan kolam renang, ada kolam ikan yang besar dengan jembatan yang indah di atasnya, ada pula jembatan kaca, balon-balon udara dan lainnya. Pada saat saya berkunjung ke sana, ada banyak wahana permainan baru yang sedang dipersiapkan.

Taman Celosia

Setelah memacu adrenalin di wahana permainan dan berkeliling, di area Taman Bunga Celosia ini juga terdapat area kuliner yang bisa disambangi. Area kuliner ada di bagian dalam dan ada di area foodcourt bagian luar dekat dengan parkir. Menu makanan dan minumannya pun beragam.

Taman Celosia
Jembatan kaca.

Lokasi

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia berada di jalan wisata Candi Gedongsongo KM. 0,5 Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Rute perjalanan ke Taman Bunga Celosia ini memang searah ke destinasi wisata Candi Gedongsongo. Lebih tepatnya lagi, Taman Bunga Celosia ini ada di bawah destinasi wisata Candi Gedongsongo.

Taman Celosia

Jam Operasional

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia bisa dikunjungi mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB setiap hari bahkan saat musim liburan.

Tiket Masuk

Taman Celosia

Adapun tiket masuk saat saya ke sana di awal Juli (saat itu adalah masa libur sekolah) adalah Rp 30.000/orang. Tiket ini berlaku saat weekdays dan weekend. Bagi saya masih worth it-lah untuk tempat secantik itu.

Taman Celosia

Fasilitas

Taman Celosia

Bicara fasilitas tentu saja menjadi hal penting untuk sebuah destinasi wisata. Begitu juga dengan Taman Bunga Celosia yang juga menyediakan fasilitas yang baik bagi para pengunjung. Di antaranya, ada musola, toilet, area parkir yang sangat luas, hiburan musik, pusat oleh-oleh, Celosia Garden Café, foodcourt, jasa fotografi, foto 360 dan lainnya.

Kesan

Taman Celosia
Markipul, besok ke sini lagi ^^

Bagi saya, benar-benar sangat menyenangkan bisa menghabiskan waktu bersama orang tersayang di Taman Bunga Celosia. Menikmati waktu bersama di tempat yang cantik, udara sejuk dan pemandangan yang luar biasa. Rasanya saya akan berkunjung lagi dan mencoba wahana-wahana permainan yang baru. 😀

 

Baca juga:

Brooklyn Roasting Company: Kafe yang Pas untuk Nyantai di Tengah Ramainya Kawasan Dotonburi

Brooklyn Roasting Company

Osaka

Agustus (2022) lalu saya berkesempatan jalan-jalan ke negara tetangga Korea, yaitu Jepang. Tepatnya di Kota Osaka dan sekitarnya. Hari pertama, saya ingin melihat pusat keramaiannya Kota Osaka, yaitu Kawasan Dotonburi yang terkenal dengan kehidupan malamnya yang ramai, berbagai restoran dan kedai makanan enak khas Jepang, serta hiburan jalanan yang menarik.

Osaka

Walaupun saat itu masih siang, Dotonburi sudah mulai rame dengan pengunjung. Ada yang sekadar jalan-jalan atau window shopping kayak saya atau yang memilih menikmati Dotonburi naik perahu kecil menyusuri sungai yang disebut perahu “Suijo Bus”.

Osaka

Lagi seru-serunya jalan-jalan keliling di kawasan ini, baterai handphone mulai menipis, untungnya saya ingat bawa power bank. Power bank ketemu, tapi ternyata saya lupa bawa kabel charger-nya, haduh! 😀 Akhirnya mencoba mencari kafe yang banyak colokannya. Bagi saya kafe yang banyak colokannya identic dengan kafe yang enak buat belajar atau kerja pakai laptop. Setelah mencari di aplikasi google maps, ketemulah satu kafe yang menurut saya oke juga buat nge-charge HP. Karena selain banyak colokannya, kafe ini juga enak buat sekadar nongkrong, ngadem bentar dari panasnya summer di Jepang. Nama kafenya adalah “Brooklyn Roasting Company”.

Brooklyn Roasting Company

Brooklyn Roasting Company

Brooklyn Roasting Company

Salah satu yang unik dari kafe ini adalah karena lokasinya berada di bawah jalur rel kereta. Sehingga jangan heran jika sesekali bangunan terasa bergetar karena kereta yang melintas. Tema coffe shop-nya bernuansa industrial dengan langit-langit yang terbuka dan bangku-bangku dari kayu dan besi.

Brooklyn Roasting Company

Selain menjual kopi dan segala variannya, coffe shop ini juga menjual aksesoris seperti mug, tumbler, sticker dan T-shirt. Cukup niat dan cukup lengkap untuk sebuah coffe shop.

Brooklyn Roasting Company

Iseng-iseng saya coba browsing tentang coffe shop ini. Saya menduga dari namanya mungkin coffe shop ini adalah franchise coffe shop yang berawal di Brooklyn, New York, sesuai namanya. Ternyata benar, dari situs website-nya, disebutkan di situ kalau coffe shop ini pertama kali didirikan di Brooklyn, New York pada tahun 2009.

Brooklyn Roasting Company

Sedangkan cabang pertama di Jepang berlokasi di Kitahama, Osaka sebagai flagship store tahun 2012. Sebagai informasi, di Jepang sendiri Brooklyn Roasting Company telah memiliki enam cabang: empat di Osaka dan dua kedai di Tokyo. Lokasi coffe shop yang saya kunjungi ini ada di Namba, Osaka.

Brooklyn Roasting Company

Lokasi

Osaka

Coffe shop ini cukup mudah ditemukan. Berada di tengah-tengah antara Dotonburi area dan Tsutenkaku tower. Kalau di google maps cukup ketik Brooklyn Roasting Company Namba, pasti langsung ketemu dan akan muncul banyak pilihan untuk menuju ke lokasi. Mengingat lokasinya yang berada di tengah-tengah icon Osaka (Dotonburi dan Tsutenkaku tower), tempat ini cukup strategis dan cocok untuk digunakan sebagai tempat ngadem sejenak sebelum kembali mengeksplore kota Osaka.

Osaka

Kesan

Brooklyn Roasting Company

Tipe coffe shop ini cocok untuk kalian yang suka keramaian yang tidak terlalu berisik. Masih kondusif untuk belajar atau sekadar baca-baca. Asyik juga untuk tempat ngobrol bareng kawan-kawan. Lokasinya yang tepat berada di bawah rel kereta menurut saya tidak terlalu mengganggu. Getaran-getaran khas kereta lewat sih masih terasa, tapi fine-fine aja. Malah jadi kesan yang unik.

 

Baca juga: Traveling ke Kota Suwon atau Seoul, Coba Ngopi di Vonzrr Café.