Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/cindiriy/domains/cindiriyanika.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Menghabiskan Waktu Transit Saat Pergantian Tahun di Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta

Amaris Hotel Bandara

Amaris Hotel Bandara

Transit akan menjadi hal menyenangkan dengan dua pilihan, setidaknya itu yang ada dalam pandangan saya selama ini. Pilihan pertama, menikmati waktu transit dengan tetap di bandara, menikmati suasana bandara sambil baca buku dan kopi di tangan. Pilihan kedua adalah memilih staycation di hotel sekitaran bandara jika waktunya memang lama.

Amaris Hotel Bandara

Kemarin, tepat di malam pergantian tahun dan dalam keadaan transit dengan Garuda keesokan harinya, saya dan suami memilih untuk menginap di hotel saja setelah perjalanan yang melelahkan. Pilihan saya waktu itu adalah Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta.

Amaris Hotel Bandara

Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta ini termasuk dalam smart hotel atau biasa disebut dengan hotel budget. Hotel ini termasuk dalam hotel bintang dua dibawah Santika Indonesia sekaligus menjadi salah satu unit bisnis dari Kompas Gramedia. Amaris Hotel diusung sebagai versi ekonomi dari Hotel Santika.

Amaris Hotel Bandara
Air minum gratis.

Lokasi dan Harga

Amaris Hotel Bandara
Jadwal sarapan 06.00 hingga 10.00 WIB. Kami sarapan 09.30-an. Saat kami selesai, sudah mulai dibereskan 😀

Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta terletak di Jalan Husein Sastranegara No. 1, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.  Nomor telp yang bisa dihubungi (021) 54365333. Jam operasionalnya adalah 24 jam.

Amaris Hotel Bandara
Ruang makan berada di lantai 2, di atas rumah makan Padang.

Harga sewa Amaris Hotel saat saya pesan di tanggal 31 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 adalah Rp 435.600,00 dengan tipe kamar Smart Room Twin. Kalau ingat lagi tipe kamar yang saya pesan ini, saya begitu gemas dengan diri saya, haha. Check in sebagai pasangan tapi salah pesan tipe kamar yang twin, seharusnya pilih yang smart queen. Semoga Teman-Teman lebih teliti lagi kalau pesan kamar untuk check in bareng pasangan halal, jangan kayak saya 😀

Amaris Hotel Bandara
Menunya beragam ya. Ada nasi putih, nasi goreng, sayur tumis hingga kuah santan ala rumah makan Padang, roti dengan aneka selai dan tak lupa beberapa menu minuman

Fasilitas

Amaris Hotel Bandara

Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta berada di gedung modern dengan eksterior ceria. Jaraknya yang santai dengan bandara terlebih terminal 3 yang hanya 3 KM memiliki fasilitas yang bagus. Untuk luas kamar dengan ukuran standar, sudah sangat nyaman untuk istirahat yang hanya hitungan jam saja.

Amaris Hotel Bandara
Smart room twin.

Terdapat dua pilihan kamar yaitu smart room twin dan smart queen di mana perbedaannya terletak pada tipe ranjang (dua ranjang ukuran single dan satu ranjang ukuran besar). Fasilitas utamanya adalah tersedia wifi dan sarapan. Fasilitas lainnya adalah shower, area tempat duduk, TV, AC, air minum, desk, wastafel, brankas, bathrobes dan toiletries. Tak hanya itu, Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta ini juga menyediakan pengantaran ke bandara secara gratis.

Amaris Hotel Bandara

Oh iya, hal yang mengasikkan lagi adalah di samping gedung hotel yang masih satu area, terdapat rumah makan Padang. Enak sih kalau tiba-tiba ingin menu nasi Padang nggak perlu jauh-jauh atau ngempet alias menahan diri. Tinggal capcus ke gedung sebelah. Ada juga minimarket yang sangat dekat juga dari Amaris Hotel. Saat itu saya melakukan pemesanan melalui Traveloka ^^

 

Baca juga: Cerita Saat Menginap di Carani Hotel, Yogyakarta.

Amaris Hotel Bandara

Tak Hanya Indah, Mari Menikmati Serunya Memacu Adrenalin di Taman Bunga Celosia

Taman Celosia

Taman Celosia

Bandungan adalah sebuah nama kecamatan di Kabupaten Semarang. Bandungan resmi dibentuk sekitar tahun 2007 sebagai daerah pemekaran Kecamatan Ambarawa, Jambu dan Bawen. Letak Bandungan ini ada di lereng Gunung Ungaran, udah ketebak pasti ya bagaimana suhu di Bandungan?

Taman Celosia
Area jembatan yang berada di atas kolam besar.

Yap! Bandungan memiliki suasana khas pegunungan dengan udaranya yang sejuk atau cenderung dingin. Selain itu, Bandungan juga memiliki kebun-kebun bunga yang indah. Salah satu kebun bunga yang ada di Bandungan adalah Taman Bunga Celosia. Menurut saya sih ya, taman bung aini adalah yang terbesar.

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia dibangun dengan konsep taman kekinian. Ditata dengan apik dan menarik. Tak hanya menyuguhkan taman bunga yang cantik, Taman Bunga Celosia juga memiliki banyak spot foto, wisata kuliner dan wahana permainan.

Taman Celosia
Ini area setelah dari loket.

Menurut saya, setiap sudut Taman Bunga Celosia ini menjadi spot foto yang sayang bila dilewatkan bahkan saat kita masih berada di area parkir. Mulai area loket, pengunjung sudah disambut dengan hal-hal yang cantik. Pokoknya, pastikan kamera atau smartphone sudah full daya. 😀

Taman Celosia

Rasanya, saat di Taman Bunga Celosia semua warna-warni dunia ada di sini 😀 Para pengunjung bisa menemui banyak jenis bunga yang indah, tertata serta terawat. Selain pandangan mata yang dimanjakan dengan yang indah-indah, Taman Bunga Celosia juga menyediakan wahana permainan.

Taman CelosiaTaman Celosia

Nah, wahana permainan ini ada yang ‘lembut’ dan ada yang menantang. Ini adalah kali pertama saya mencoba wahana permainan rainbow slide. Ya karena anak saya teguh mau mencoba sedangkan tak ada orang lain selain saya, ibunya, yang harus menemaninya. 😀

Taman Celosia

Tiket wahana rainbow slide adalah Rp 20.000/orang di Bulan Juli 2023. Saya dan Bilgi, anak saya, menjadi tiga kelompok terakhir yang berkesempatan mencoba wahana ini karena ternyata tiket dijual terbatas tiap harinya (pada saat itu, Juli 2023).

Taman Celosia
Udah dipanggil untuk naik ke ban atau apa ya namanya itu yang untuk meluncur 😀

Saat menunggu giliran, kami dipandu untuk memakai safety ride seperti helmet. Jadi tak perlu risau soal keamanan. Kita saat meluncur pun tidak sendiri-sendiri tetapi minimal dua orang atau meluncur perkelompok.

Taman Celosia

Setelah ‘senam jantung’ di wahana rainbow slide, saya dan Bilgi lanjut naik bianglala yang besar. Kami menikmati Taman Bunga Celosia bahkan Bandungan dari ketinggian. Kita naik bianglala ini sebanyak dua putaran. Saya lupa berapa harga tiketnya, kayaknya antara Rp 15.000/orang sampai Rp 20.000/orang. Tiket dewasa dan anak-anak juga berbeda.

Taman Celosia

Setelah menikmati Taman Bunga Celosia dari ketinggian, kami berkeliling di area taman dinosaurus, taman kelinci, taman kaktus dan taman-taman bunga yang saya sendiri tidak mampu mengingat nama-nama bunga di sana karena jumlahnya yang banyak 😀

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia juga menyediakan kolam renang, ada kolam ikan yang besar dengan jembatan yang indah di atasnya, ada pula jembatan kaca, balon-balon udara dan lainnya. Pada saat saya berkunjung ke sana, ada banyak wahana permainan baru yang sedang dipersiapkan.

Taman Celosia

Setelah memacu adrenalin di wahana permainan dan berkeliling, di area Taman Bunga Celosia ini juga terdapat area kuliner yang bisa disambangi. Area kuliner ada di bagian dalam dan ada di area foodcourt bagian luar dekat dengan parkir. Menu makanan dan minumannya pun beragam.

Taman Celosia
Jembatan kaca.

Lokasi

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia berada di jalan wisata Candi Gedongsongo KM. 0,5 Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Rute perjalanan ke Taman Bunga Celosia ini memang searah ke destinasi wisata Candi Gedongsongo. Lebih tepatnya lagi, Taman Bunga Celosia ini ada di bawah destinasi wisata Candi Gedongsongo.

Taman Celosia

Jam Operasional

Taman Celosia

Taman Bunga Celosia bisa dikunjungi mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB setiap hari bahkan saat musim liburan.

Tiket Masuk

Taman Celosia

Adapun tiket masuk saat saya ke sana di awal Juli (saat itu adalah masa libur sekolah) adalah Rp 30.000/orang. Tiket ini berlaku saat weekdays dan weekend. Bagi saya masih worth it-lah untuk tempat secantik itu.

Taman Celosia

Fasilitas

Taman Celosia

Bicara fasilitas tentu saja menjadi hal penting untuk sebuah destinasi wisata. Begitu juga dengan Taman Bunga Celosia yang juga menyediakan fasilitas yang baik bagi para pengunjung. Di antaranya, ada musola, toilet, area parkir yang sangat luas, hiburan musik, pusat oleh-oleh, Celosia Garden Café, foodcourt, jasa fotografi, foto 360 dan lainnya.

Kesan

Taman Celosia
Markipul, besok ke sini lagi ^^

Bagi saya, benar-benar sangat menyenangkan bisa menghabiskan waktu bersama orang tersayang di Taman Bunga Celosia. Menikmati waktu bersama di tempat yang cantik, udara sejuk dan pemandangan yang luar biasa. Rasanya saya akan berkunjung lagi dan mencoba wahana-wahana permainan yang baru. 😀

 

Baca juga:

Brooklyn Roasting Company: Kafe yang Pas untuk Nyantai di Tengah Ramainya Kawasan Dotonburi

Brooklyn Roasting Company

Osaka

Agustus (2022) lalu saya berkesempatan jalan-jalan ke negara tetangga Korea, yaitu Jepang. Tepatnya di Kota Osaka dan sekitarnya. Hari pertama, saya ingin melihat pusat keramaiannya Kota Osaka, yaitu Kawasan Dotonburi yang terkenal dengan kehidupan malamnya yang ramai, berbagai restoran dan kedai makanan enak khas Jepang, serta hiburan jalanan yang menarik.

Osaka

Walaupun saat itu masih siang, Dotonburi sudah mulai rame dengan pengunjung. Ada yang sekadar jalan-jalan atau window shopping kayak saya atau yang memilih menikmati Dotonburi naik perahu kecil menyusuri sungai yang disebut perahu “Suijo Bus”.

Osaka

Lagi seru-serunya jalan-jalan keliling di kawasan ini, baterai handphone mulai menipis, untungnya saya ingat bawa power bank. Power bank ketemu, tapi ternyata saya lupa bawa kabel charger-nya, haduh! 😀 Akhirnya mencoba mencari kafe yang banyak colokannya. Bagi saya kafe yang banyak colokannya identic dengan kafe yang enak buat belajar atau kerja pakai laptop. Setelah mencari di aplikasi google maps, ketemulah satu kafe yang menurut saya oke juga buat nge-charge HP. Karena selain banyak colokannya, kafe ini juga enak buat sekadar nongkrong, ngadem bentar dari panasnya summer di Jepang. Nama kafenya adalah “Brooklyn Roasting Company”.

Brooklyn Roasting Company

Brooklyn Roasting Company

Brooklyn Roasting Company

Salah satu yang unik dari kafe ini adalah karena lokasinya berada di bawah jalur rel kereta. Sehingga jangan heran jika sesekali bangunan terasa bergetar karena kereta yang melintas. Tema coffe shop-nya bernuansa industrial dengan langit-langit yang terbuka dan bangku-bangku dari kayu dan besi.

Brooklyn Roasting Company

Selain menjual kopi dan segala variannya, coffe shop ini juga menjual aksesoris seperti mug, tumbler, sticker dan T-shirt. Cukup niat dan cukup lengkap untuk sebuah coffe shop.

Brooklyn Roasting Company

Iseng-iseng saya coba browsing tentang coffe shop ini. Saya menduga dari namanya mungkin coffe shop ini adalah franchise coffe shop yang berawal di Brooklyn, New York, sesuai namanya. Ternyata benar, dari situs website-nya, disebutkan di situ kalau coffe shop ini pertama kali didirikan di Brooklyn, New York pada tahun 2009.

Brooklyn Roasting Company

Sedangkan cabang pertama di Jepang berlokasi di Kitahama, Osaka sebagai flagship store tahun 2012. Sebagai informasi, di Jepang sendiri Brooklyn Roasting Company telah memiliki enam cabang: empat di Osaka dan dua kedai di Tokyo. Lokasi coffe shop yang saya kunjungi ini ada di Namba, Osaka.

Brooklyn Roasting Company

Lokasi

Osaka

Coffe shop ini cukup mudah ditemukan. Berada di tengah-tengah antara Dotonburi area dan Tsutenkaku tower. Kalau di google maps cukup ketik Brooklyn Roasting Company Namba, pasti langsung ketemu dan akan muncul banyak pilihan untuk menuju ke lokasi. Mengingat lokasinya yang berada di tengah-tengah icon Osaka (Dotonburi dan Tsutenkaku tower), tempat ini cukup strategis dan cocok untuk digunakan sebagai tempat ngadem sejenak sebelum kembali mengeksplore kota Osaka.

Osaka

Kesan

Brooklyn Roasting Company

Tipe coffe shop ini cocok untuk kalian yang suka keramaian yang tidak terlalu berisik. Masih kondusif untuk belajar atau sekadar baca-baca. Asyik juga untuk tempat ngobrol bareng kawan-kawan. Lokasinya yang tepat berada di bawah rel kereta menurut saya tidak terlalu mengganggu. Getaran-getaran khas kereta lewat sih masih terasa, tapi fine-fine aja. Malah jadi kesan yang unik.

 

Baca juga: Traveling ke Kota Suwon atau Seoul, Coba Ngopi di Vonzrr Café.

Pengalaman Tak Terlupakan Menikmati Immersive Art di Arte Museum Jeju

Arte Museum Jeju

Jeju

Museum seringkali identik dengan hal-hal berbau sejarah masa lalu yang bagi sebagian orang cenderung membosankan. Misalnya museum yang terkenal di Jakarta, Museum Fatahillah yang berisi barang-barang bersejarah peninggalan masa kolonial Belanda. Atau di samping Museum Fatahillah, ada Museum Wayang yang menyimpan koleksi beragam jenis wayang dari seluruh Indonesia.

Museum King Sejong
Museum King Sejong.

Namun, di Korea persepsi saya tentang museum menjadi seketika berbeda dengan banyaknya varian museum yang ditawarkan. Dari yang memang menceritakan sejarah masa lalu, misalnya Museum King Sejong di komplek Gwanghamun Plaza yang menceritakan peran King Sejong dalam menciptakan huruf Korea (Hangeul) seperti yang kita kenal sekarang sampai museum dengan tema unik dan nyentrik.

Museum King Sejong
Museum King Sejong.

Di Kota Suwon sendiri, dimana saya tinggal, ada Museum Toilet, yang isinya tentu saja tentang sejarah toilet dan koleksi macam-macam toliet seluruh dunia. Bangunannya saja berbentuk seperti maaf kotoran manusia. Ada lagi Love Land Museum di Jeju yang menampilkan koleksi konten-konten dewasa yang dikemas dengan nuansa artistik sehingga tidak terlalu vulgar untuk ditampilkan.

Arte Museum Jeju

Nah, kali ini saya berkesempatan mengunjungi Arte Museum di Pulau Jeju yang mengusung konsep “immersive media art exhibition space”. Terdengar rumit ya? Namanya juga seni modern, biasanya kan harus kelihatan rumit dulu biar kelihatan keren, hehe. 😀

Arte Museum Jeju
Ruangan yang seakan-akan kita berada dalam ruangan bernuansa klasik Eropa, lengkap dengan lukisan-lukisan klasik.

Let me explain slowly, apa sih maksudnya. Jadi, dari konsep di atas ada tiga key words yang perlu digarisbawahi: media art, exhibition space dan immersive. Media Art, karena nama museumnya adalah Arte Museum, maka jelas bahwa apa yang ingin ditampilkan adalah berupa karya seni. Karya seni yang seperti apa?

Arte Museum Jeju

Masuk keyword kedua exhibition space, yang berarti karya seni yang ditampilkan dikonsep dalam bentuk exhibition/pameran dalam suatu space/ruang tertentu. Tapi karya seni dalam ruangan tadi harus berbentuk immersive. Immersive mengacu pada sebuah pengalaman pengunjung dimana mereka merasa terlibat dan menyatu dengan karya seni yang ditampilkan. Contoh mudah dari pengalaman immersive adalah pemakaian Virtual Reality atau bioskop 3D.

Arte Museum Jeju

Nah, ada gambaran atau makin bingung? Hehe. Intinya adalah, pengunjung tidak hanya memandang pameran seni dalam bentuk dua dimensi atau tiga dimensi tapi bisa langsung berada di tengah-tengah pameran dan merasakan menjadi bagian dari sebuah karya seni. Media yang digunakan sebagian besar adalah proyektor yang menampilkan permainan cahaya di dalam ruangan dan didramatisasi dengan menambah efek suara menyesuaikan dengan temanya. Lebih jelasnya silakan dilihat foto-fotonya saja, pasti akan faham.

Arte Museum Jeju
(Suasana) Pantai Virtual.

Macam-Macam Immersive Art

Arte Museum Jeju
Hutan bunga.

Di dalam Arte Museum Jeju sendiri menampilkan banyak tema karya seni yang bisa dinikmati dalam sebuah gedung yang dari luar mirip sebuah gudang yang besar. Tidak heran karena memang bangunan yang dipakai memang bekas warehouse yang dimodifikasi.

  1. Ruangan yang nampak seperti berada dalam hutan bunga.
  2. Ruangan yang seakan-akan kita berada dalam ruangan bernuansa klasik Eropa, lengkap dengan lukisan-lukisan klasik.
  3. Pantai virtual dengan berbagai suasana (cerah, senja, badai, dll)
  4. Air terjun virtual dengan efek suara air terjun yang berisik
  5. Ruangan dengan efek tanpa batas (infinity room) yang berisi lampion warna-warni.

Selain yang disebutkan di atas, masih ada lagi sebenarnya tema-tema lain yang disuguhkan. Tapi karena memang saking bagusnya jadi lupa untuk banyak ambil foto dan lebih banyak keliling menikmati “immersive art”-nya. Tema lain yang masih ada misalnya: hutan virtual yang berisi macam-macam binatang, ruangan dengan lampion berbentuk kelinci, dan ruangan yang menampilkan objek wisata di Pulau Jeju, dalam bentuk virtual tentu saja.

Fasilitas

Fasilitas yang ditawarkan selain museumnya sendiri ada Convenience Store (Seven Eleven), toilet dan toko souvenir khas Jeju di pintu keluar museum. Selain itu, karena lokasi museum yang agak sedikit jauh dari jangkauan transportasi umum, banyak taksi yang parkir di luar museum.

Lokasi dan Biaya Masuk

Arte Museum Jeju

Alamat lengkap Arte Museum jeju adalah di 478 Eorimbi-ro, Jeju-si, Jeju-do. Buka dari pukul 10:00 pagi sampai dengan pukul 20:00. Pelayanan pembelian tiket terakhir adalah pukul 19:00. Harga tiketnya sendiri adalah 17.000 Won (sekitar 190.000 rupiah) untuk dewasa. Kalau saya pribadi tidak menyesal membayar sebesar harga tiket bila dibandingkan pengalaman yang didapat, benar-benar beda dan fun.

Penggagas dan Cabang Arte Museum

Arte Museum diorganisasi oleh perusahaan digital design bernama D’strict yang kantor pusatnya berbasis di Gangnam, Seoul, Korea Selatan. Arte Museum di Jeju adalah yang pertama. Selain di Jeju sudah banyak Arte Museum dengan konsep yang sama yang dibuka di Korea bahkan beberapa ada di luar Korea.

Cabang lain ada di Busan (Korea), Gangneung (Korea), Yeosu (Korea), Las Vegas (US), Dubai (UEA), Chengdu (China), dan Hongkong.

 

Baca juga: Menikmati Romantisme The Garden of Morningcalm Saat Musim Dingin.

Berburu Oleh-Oleh Khas Korea Dengan Kualitas yang Lebih Memuaskan di Arirang Souvenir Shop

Arirang Souvenir Shop

Arirang Souvenir Shop

Berkunjung ke tempat wisata rasanya memang tidak afdol kalau tidak membeli oleh-oleh untuk keluarga dan teman, terutama untuk diri sendiri. Begitupun kalau berkunjung ke Korea, pasti membeli oleh-oleh adalah salah satu check list yang harus terpenuhi.

Arirang Souvenir Shop

Di Kota Seoul, banyak tempat oleh-oleh yang bisa dikunjungi. Bahkan hampir di setiap spot lokasi wisata menyediakan minimal satu toko khusus untuk membeli oleh-oleh. Beberapa yang terkenal untuk membali oleh-oleh di Seoul adalah Myeong-dong, Namdaemun, Insadon atau Dongdaemun. Di sana Teman-Teman bisa menemukan oleh-oleh khas bernuansa Korea, seperti gantungan kunci, baju-baju, alat makan, makanan, dll.

Arirang Souvenir Shop

Kalau saya dan suami, beberapa kali memang ke tempat tersebut untuk membeli oleh-oleh. Tapi ada satu tempat yang menjadi tempat langganan suami saya membeli oleh-oleh. Lokasinya tidak di tempat yang saya sebutkan tadi, namun berada di dalam mall. Nama mall-nya adalah Doota Mall dan nama tokonya adalah Arirang Souvenir Shop.

Arirang Souvenir Shop

Lokasi

Arirang Souvenir Shop

Karena lokasinya berada di dalam mall dan bukan merupakan pusat tujuan turis, kadang-kadang tidak banyak yang tahu lokasi toko souvenir ini. Di Naver Map ketik saja Doota Mall. Lokasi tepatnya berada di lantai 5 di dalam mall ini. Doota Mall sendiri berlokasi tepat di seberang bangunan Dongdaemun Design Plaza (DDP) yang bentuknya sangat mencolok dan ikonik. Naik saja ke lantai 5 menggunakan eskalator dan lokasi tokonya tidak jauh dari eskalator.

Arirang Souvenir Shop

Keunggulan

Saya tahu lokasi toko oleh-oleh ini tentu saja dari suami yang mendapat rekomendasi dari temannya. Setelah kami mengunjungi tempat ini, suami saya baru sadar kalau tempat ini adalah tempat yang sama dimana teman-teman dari KBRI membawanya untuk beli oleh-oleh pada tahun 2017 silam. 😀

Arirang Souvenir Shop

Dibanding dengan toko oleh-oleh lain, berdasarkan pendapat saya pribadi tentu saja, ada beberapa keunggulan dari Arirang Souvenir Shop:

Penjaga tokonya bisa Bahasa Indonesia!

Arirang Souvenir Shop

Ini tentu hal yang sangat menyenangkan untuk wisatawan dari Indonesia yang pas-pasan atau gak bisa Bahasa Korea sama sekali. Apalagi yang nggak punya tour guide kan? Penjaga toko di sini kayaknya hampir semua bisa Bahasa Indonesia. Beberapa malah asli orang Indonesia yang bekerja di sini. Kita jadi gampang ngasih tahu mau oleh-oleh kayak apa, dengan harga berapa, spek-nya kayak apa dan berapa banyak. Sangat memudahkan sekali, bukan?

Harga cukup reasonable

Arirang Souvenir Shop

Beberapa teman bilang kalau harga di sini cukup murah. Kalau menurut saya yang memang jarang beli oleh-oleh di tempat lain (jadi gak bisa membandingkan), harganya reasonable, artinya sesuai dengan kualitas barang. Beberapa barang mungkin bisa kalian temukan dengan harga yang lebih murah di tempat lain. Tapi dengan kualitas bagus, harga di toko ini cukup reasonable.

Kualitasnya bagus

Arirang Souvenir Shop

Saya dan suami termasuk orang yang picky kalau membeli barang. Kalau untuk oleh-oleh, bukan sekadar yang penting murah tapi kualitas barang juga minimal cukup layak untuk diberikan ke keluarga atau teman. Contohnya kaos. Kaos di sini kualitasnya cukup bagus, kainnya bagus dan sablonnya juga kualitas bagus. Kami pernah bawa satu kaos untuk oleh-oleh teman di Jepang dan dia bilang kualitas sablonnya lebih bagus dari kebanyakan kaos oleh-oleh yang dari Jepang.

Arirang Souvenir Shop

Saya pernah membandingkan kualitas kaosnya dengan yang di jual di tempat belanja oleh-oleh lain, semisal Myeong-dong atau Insadong. Kalian memang akan bisa mendapat kaos dengan harga yang lebih murah, tapi kualitasnya tidak sebagus di Arirang, kainnya tipis dan sablonnya tidak semantab di Arirang.

One-stop shopping

Arirang Souvenir Shop

Di sini hampir semua barang oleh-oleh bisa kalian temui. Sebut saja mau apa. Dari mulai makanan, snack, barang kerajinan, gantungan kunci, hiasan magnet, sumpit set khas korea, kaos, tas, ginseng instan, alat tulis, dompet dan masih banyak lainnya.

Jadi buat yang waktunya terbatas atau energinya sudah habis seharian jalan-jalan dan tinggal beli oleh-oleh. Tempat ini cocok untuk karena menyediakan banyak pilihan oleh-oleh di satu toko.

 

So, enjoy shopping..!!!

 

Baca juga: Menikmati Suasana Musim Dingin di The Garden of Morningcalm, Gapyeong, Korea Selatan.

 

Menikmati The Garden of Morningcalm Saat Musim Dingin

The garden of morningcalm

The Garden of Morningcalm

Tempat ini memang berupa sebuah taman yang cukup luas, dan namanya sangat spesifik: The Garden of Morningcalm. Apakah maksudnya taman ini khusus diperuntukkan untuk kunjungan hanya di pagi hari? Atau waktu terbaik untuk mengunjungi taman ini adalah di pagi hari? Ternyata jawabannya bukan itu semua. Ada sebuah cerita kenapa taman ini diberi nama demikian.

The Garden of Morningcalm

Jadi begini ceritanya. Taman ini diinisiasi oleh Professor Sang-kyung Han dari Sahmyook University, dan dibuka pada 11 Mei 1996. Nama Garden of Morningcalm merujuk pada istilah yang dipakai oleh Rabindranath Tagore, seorang penyair dari India, untuk menyebut Korea sebagai “the Land of Morning Calm”. Jadi begitu ceritanya, kenapa taman ini dinamakan demikian. Salah satu tujuan dan filosofinya adalah untuk menunjukkan keindahan negeri Korea dalam bentuk taman yang cantik.

The Garden of Morningcalm

Daya Tarik

The Garden of Morningcalm

Taman ini dapat dikunjungi sepanjang tahun dalam musim apa saja: musim semi, musim panas, musim gugur, atau pun musim dingin. Masing-masing mempunyai daya tarik dan ciri khas masing-masing.

The Garden of Morningcalm

The Garden of Morningcalm

Musim semi ketika tunas-tunas mulai tumbuh dan beberapa bunga mulai bermekaran. Musim panas ketika dedaunan menjadi sangat hijau dan bunga-bunga mekar dengan maksimal. Musim gugur ketika daun-daun berubah menjadi kuning keemasan. Musim dingin ketika seluruh permukaan taman bisa tertutup oleh putihnya salju di siang hari dan festival cahaya lampu di malam hari.

The Garden of Morningcalm

The Garden of Morningcalm

Untuk lebih jelasnya, Teman-Teman bisa berkunjung di website-nya dan ada galeri foto di tiap musimnya yang memperlihatkan betapa cantiknya The Garden of Morningcalm. Bisa klik di sini ^^

The Garden of Morningcalm

The Garden of Morningcalm

Saya sendiri berkunjung ke taman ini di musim dingin dan lebih spesifik lagi di malam hari untuk menyaksikan taman yang dipenuhi oleh lampu berwarna-warni. Lighting Festival di musim dingin tahun ini dimulai dari tanggal 1 Desember 2023 – 17 Maret 2024.

The Garden of Morningcalm

The Garden of Morningcalm

Lampu-lampu mulai dinyalakan saat matahari terbenam sampai dengan pukul 21:00 atau 23:00 khusus hari Sabtu malam. Ada beragam tema dan ornamen dari Lighting Festival ini: pepohonan, laut beserta perahu dan ikan-ikan, beberapa foto spot, dedaunan, terowongan lampu, dll.

The Garden of Morningcalm

The garden of Morningcalm

Tiket Masuk dan Fasilitas

The Garden of Morningcalm

Masuk ke taman ini tidak gratis. Untuk tiket individual, harganya sebesar 7,500 won untuk anak-anak, 8,500 won untuk remaja, dan 11,000 won untuk dewasa. Pengunjung bisa dapat harga lebih murah jika datang dalam rombongan besar (group ticket). Ada juga tambahan diskon untuk manula (lebih dari 65 tahun) dan penyandang disabilitas.

The Garden of Morningcalm

Fasilitas yang diberikan untuk menunjang kenyamanan pengunjung cukup lengkap. Ada toilet, restaurant, café, bakery shop dan toko oleh-oleh.

THe Garden of Morningcalm

Lokasi

Te Garden of Morningcalm

Yang sedikit menantang adalah lokasinya yang berada di pedesaan dan agak jauh dari Kota Seoul. Ketik saja di Naver Map: Garden of Morningcalm. Teman-Teman akan diarahkan pada taman yang beralamat di Sang-myeon, Gapyeong-gun, Gyeonggi-do. Taman ini berada sedikit di luar Seoul, masuk Gapyeong yang kalau dilanjutkan perjalanannya sedikit lagi akan sampai di Pulau Nami.

The Garden of Morningcalm

Perjalanan dari Kota Seoul (Seoul Station) memakan waktu hampir 2 jam dan berpindah kereta sebanyak 2 kali sampai terakhir di stasiun Cheongpyeong. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan bus menuju Morning Calm Garden.

The Garden of Morningcalm

Bus paling pagi dari stasiun Cheongpyeong adalah pukul 09:40 sedangkan bus terakhir dari garden menuju stasiun adalah pukul 20:00. Jadi, hati-hati supaya tidak ketinggalan bus terakhir, terutama yang ingin berkunjung di musim dingin menikmati Light Festival. Jangan lupa pakai baju winter yang proper, dingin banget!

 

Baca juga: Menikmati Kota Seoul dari Namhansanseong Seomun Observatory Secara Gratis.